Selingkuh Yang Indah

Selingkuh Yang Indah
Terungkap


__ADS_3

Author Pov


Empat hari semenjak kejadian menjijikkan itu, Seika lebih banyak diam dan mengurung diri. Tatapannya kosong, wajahnya pucat pasi, bahkan tak bisa mendeteksi orang lain yang berada di sekitarnya.


Sempat dibawa ke dokter psikolog terbaik di Jakarta--Dokter Ammelia. Hasilnya, Seika mengalami gangguan mental disosiasi. Disosiasai sendiri sering disebut pelepasan dari realitas. Sedang pengertiannya adalah salah satu dari banyak mekanisme pertahanan yang digunakan otak untuk mengatasi trauma kekerasan seksual. Banyak pakar percaya bahwa disosiasi ada pada sebuah spektrum. Di salah satu ujung spektrum, disosiasi dikaitkan dengan pengalaman melamun. Di ujung bersebrangan, disosiasi kompleks dan kronis dapat membuat penderitanya sulit berfungsi dalam dunia nyata.


Disosiasi sering digambarkan sebagai pengalaman “ruh keluar dari tubuh”, di mana seseorang merasa tidak terikat dengan jasmaninya, merasa sekitarnya tampak tidak nyata, tidak terlibat dengan lingkungan tempat ia berada seperti sedang menonton kejadian tersebut di televisi.


Individu yang mengalami kejadian traumatik akan sering mengalami beberapa derajat disosiasi — amnesia sebagian, berpindah-pindah tempat dan memiliki identitas baru, hingga yang terparah, kepribadian ganda— di saat mengalami kejadian tersebut atau berhari-hari, minggu setelahnya.

__ADS_1


Hal itulah yang membuat Seika bagaikan patung manekin. Namun, El tak pernah putus asa. Dia selalu mencari pengobatan terbaik untuk mengobati kekasih tercintanya. Hancur pasti, melihat keadaan Seika yang seperti tak memiliki harapan hidup lagi. Tapi El mempercayai sebuah keajaiban. Tuhan tahu apa yang dibutuhkan Hamba-Nya.


Justru yang menjadi masalah baru El Barrack adalah Pak Amran. Pria tua pembunuh ibu tirinya itu setiap hari tak pernah absen menghubungi putrinya. Hal itu membuat El kelimpungan ketika harus mencari alasan menyembunyikan keadaan Seika yang sebenarnya.


Seperti sekarang ini, pagi-pagi buta ponsel Seika sudah berdering. Sialnya, kali ini bukan panggilan suara seperti biasa. Melainkan panggilan video. Mata El mendelik, mulutnya terbuka lebar. Apalagi melihat kondisi perempuan di sampingnya telah bangun dari tidurnya. Akhirnya, mau tak mau El mengabaikan panggilan tersebut hingga si Pemanggil bosan dengan sendirinya.


"Sayang, cepatlah kembali! Aku bingung menghadapi Bapak kamu yang setiap detik telepon. Aku nggak mau terlalu banyak berbohong," ucap El sendu. Melihat kondisi Seika sekarang ini, El tak pernah tersenyum sedikitpun. Senyumnya seolah sirna bersamaan dengan sakit yang Seika derita. El merasa, ia tak pantas tersenyum sedangkan Seika tengah melawan traumanya. Ia merasa jahat dan tak pantas.


"Saat aku tahu kalau itu kamu, aku sangat bahagia. Karena, hanya kamu yang mampu membuat jantungku berdetak seperti ingin meledak. Sayangnya, Papa melarangku untuk mendekatimu karena Papa tahu silsilah keluargamu. Papa bahkan benci kamu, makanya Papa menolak pengajuan kamu untuk meminjam uang waktu itu. Hingga akhirnya, kamu jatuh ke dalam lingkaran penderitaan. Andai waktu itu aku mengetahui lebih awal kalau kamu membutuhkan uang, mungkin kejadian ini tak kan pernah terjadi. Sayangnya, lagi-lagi aku terlambat. Payah sekali bukan?" El mengusap air mata yang jatuh menggantung di rahang Seika. El tersenyum, dan hanya untuk Seika senyuman itu.

__ADS_1


"Aku hancur, aku merasa duniaku telah berakhir mengetahui kamu akan menikah dengan Kakek Paman. Aku bahkan tak pulang semalam hanya untuk sekedar melupakan pernikahan kamu dengan Ali. Mama bahkan memarahiku habis-habisan sampai semua fasilitasku diblokir sementara. Hanya optik yang tersisa. Dan apa kamu tahu alasan aku menyukai usaha optik? Karena, optik itu untuk membuat penglihatan seseorang menjadi jernih dan jelas. Seperti kamu yang selalu jernih ketika melihat seseorang yang membutuhkan bantuan. Kamu selalu peduli dengan orang-orang sekitar, tak peduli mereka menyukaimu atau tidak. Jadi, alasan aku membuka EyeClear Optik adalah kamu." detik itu juga, jari Seika bergerak dan mengait jari tangah El Barrack yang sedang menyentuh punggung tangan Seika.


Tentu El barrack terkejut. El menatap jarinya dan jari Seika yang bertaut. Ia tersenyum lebar lalu berkata, "aku tahu, kamu pasti mendengarku. Cepatlah kembali."


**


Sedang di lain tempat, Zack tengah sibuk memblokir semua jaringan komplotan Gold Dragon yang berhubungan dengan orang luar, penadah, atau mafia besar di luar negara. Pasukan Gold Dragon sendiri berhasil dilumpuhkan oleh tim Silver Dragon. Sedangkan tim Silver Moon bertugas mengamankan barang-barang bukti dan membebaskan perempuan-perempuan tahanan. Tak mudah, karena Gold Dragon memiliki beberapa pos. Dan setiap pos memiliki kode pengaman yang sulit dipecahkan. Karena itulah, El sampai rela mengurung diri di ruang bawah tanah rumah Ali Suprapto demi mendapatkan petunjuk mengenai kode-kode pengaman setiap pos tersebut.


Yang berarti, sebelum perang antar Naga terjadi, El sudah dapat memprediksi dan mengetahui seluk-beluk Gold Dragon.

__ADS_1


Kekalahan Ali sendiri bukan semata-mata karena Gold Dragon lemah. Melainkan, otak dan pikiran Ali yang sedang tak berfungsi karena ulah Seika. Ya ... lagi-lagi karena Seika. Tapi memang begitu kenyataannya. Ali yang begitu terobsesi dengan putri mantan sopirnya, tentu akan menggenggam erat Seika agar tak lepas, bukan? Secara, untuk mendapatkannya saja membutuhkan waktu puluhan tahun. Ia sampai menebalkan muka demi Seika. Mengapa menebalkan muka? Ya, karena pembunuhan ibu Seika waktu itu.


__ADS_2