SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
JIWA YANG BESAR


__ADS_3

Sasa bergegas menuju tempat yang di bicarakan dengan penelfon tadi . Saat sudah sampai ternyata Sasa sudah di tunggu oleh orang yang tidak asing lagi. Dia adalah mama putra.


"Duduk lah " mempersilahkan duduk Sasa dengan tersenyum.


"Pesan lah minuman untuk teman ngobrol kita ,nak " imbuh Mama Putra.


"Tidak terimakasih ,tadi saya sudah makan dan saya merasa kenyang. Bisakah anda berbicara langsung ? " Sasa langsung menanyakan perihal apa Mama Putra ingin bertemu dengannya.


"Maafkan kejadian kemarin pada hari pernikahan putra nak " ucap Mama Putra sambil memegang tangan Sasa.


"Lupakanlah . Aku tidak menjadikan itu sebagai bebanku . Aku sudah terbiasa dengan hinaan kalian " Sasa tersenyum pahit jika membayangkan hal itu .


"Aku menyesal nak atas perbuatan ku . bisa kah kau memaafkan ku ? Putra dan menantu ku ? " tanya Mama Putra penuh harap.


"Aku sudah memaafkan kalian jauh sebelum anda meminta maaf " . ucap Sasa datar ,hatinya masih sakit jika mengingat nya.


"Kalau begitu bisakah kau berbicara kepada tuan Fang untuk tetap bekerja sama dengan keluarga ku dan STAR grup? kumohon nak " Sasa yang menyadari bahwa Mama Putra ingin bertemu dengan nya hanya karena untuk membujuk Fang Lee tetap bekerja sama dengan mereka ,melepaskan tangan mama putra dari genggaman tangannya


"Maaf nyonya itu bukan kehendak ku . Jika itu menyangkut bisnis keluarga anda . Bicarakan saja dengan tuan Fang sendiri . waktuku sudah habis ,selamat siang " Sasa menundukan kepalanya dan pergi tanpa menoleh ke arah mam putra .


*Di Ruangan kerja Fang Lee*


"Tuan saya sudah memesan tempat yang istimewa untuk melamar nona Sasa " ucap asisten Fang Lee


"Baik kau urus semuanya . Aku percaya padamu "


"Apakah anda sudah membeli cincin untuk nona Sasa ? " tanya asisten Fang Lee . Fang Lee yang tadinya sibuk mengetik tiba tiba diam karena lupa belum membeli cincin untuk melamar Sasa .


" Nanti sepulang dari kantor aku akan membelinya sendiri " ucap Fang Lee pada asistennya .


"Baik tuan " dan asisten Fang Lee pergi untuk menyiapkan segala keperluan saat melamar Sasa nanti .


Waktu sudah menunjukan pukul 3 sore


Sasa sudah menunggu Fang Lee di loby untuk menjemputnya . Saat Sasa merogoh ponsel nya ada pesan singkat dari Fang Lee (aku tidak bisa menjemputmu karena aku lembur . Aku sudah menyuruh supir untuk menjemputmu ,tunggulah😘) .


Selang beberapa detik ada mobil berhenti di depan Sasa dan keluarlah supir yang di perintahkan Fang Lee untuk menjemputnya


"Nona silahkan masuk" sang supir membukakan pintu untuk Sasa lalu Sasa masuk dalam mobil.


.


.


.

__ADS_1


*Di rumah Fang Lee *


Sasa turun dari mobil dan masuk kerumah Fang Lee di sambut oleh pelayan


"Sore nona .Apakah anda ingin saya buatkan minuman " pelayan menawarkan kepada Sasa lalu dia berfikir sejenak .


" Boleh tapi temani aku bicara ya " ucap Sasa menerima tawaran pelayan itu .


" Maaf nona , jika tuan tau bisa marah besar "


menolak ajakan Sasa.


" Tidak akan .Dia sedang lembur dan jika dia memarahi bibi aku yang akan menjelaskan pada nya "


"Baiklah non "


"Ok bi aku mau ganti pakaian ku dulu " sambil tersenyum berlalu .


*Di taman mawar belakang rumah fang Lee *


"Duduk sini bi" ajak Sasa.


"Bi aku mau tanya sesuatu ,boleh ?"


" Apa Bibi tau perempuan bernama Kim Hanna"


" Oooh dia .Iya non tau . Apakah nona di ganggu olehnya " tanya pelayan itu sedikit cemas.


" Bisa kah Bibi ceritakan tentang dia ? "


"Maaf non Bibi tidak berani cerita tetapi Bibi hanya bisa memperingatkan nona saja untuk menjauh dari perempuan ular itu . Dia berbahaya non ...hiii serem . Untung tuan tidak masuk kedalam jebakan nya . Kalau waktu itu tuan terjebak ,mungkin sekarang rumah ini seperti dalam neraka" ucap pelayan itu dengan membayangkan hal yang tidak-tidak.


Sasa yang mendengar penjelasan dari pelayan itu menatap heran .


" Memang apa bi yang dia lakukan ? " .


"Dulu dia pernah memaksa tuan untuk menikahinya .Dia memasukan obat tidur kedalam minuman tuan dan saat tuan berada dalam pengaruh obat tidur ,perempuan itu membuka pakaian tuan dan dia membuka pakaian nya sendiri dan mengambil foto mereka berdua "


"Dia ingin membuat skandal , menyebarkan foto itu kepada awak media untuk menjatuhkan tuan tetapi tuan tidak tinggal diam . Dia mencari tau kebenaran skandal itu dan membuat Klarifikasi kepada awak media. Seusai kejadian , perempuan ular itu tidak pernah datang lagi untuk menemui tuan sampai dengan kemarin dia datang lagi menemui tuan " jelas pelayan itu


"Bibi kemarin melihat dia datang ? " . tanya Sasa


" Iya bibi melihatnya . Dia mencoba menggoda tuan tetapi nona menghalangi nya " pelayan itu tersenyum melihat Sasa.


" Emmm ... itu karena saya sudah kesiangan bi jadi saya memutus percakapan mereka " Sasa mencoba mengelak tetapi pelayan itu tau bahwa Sasa cemburu dengan tuan nya .

__ADS_1


*toko berlian*


Fang Lee memasuki toko berlian itu sendirian "Ada yang bisa saya bantu tuan ?" seorang karyawati toko menghampiri Fang Lee.


" Aku ingin membeli cincin yang sangat indah untuk calon istriku" ucapnya tersenyum.


"Baik tuan silahkan sebelah sini" sambil mempersilahkan Fang Lee untuk mengikutinya.


" Ini adalah cincin model terbaru dari toko kami .Cincin ini mempunyai filosofi yaitu cinta yang abadi " Fang Lee masih melihat lihat cincin itu sambil memutarnya ke kiri kanan.


"Ini hanya di design khusus dan hanya ada satu" lanjut karyawati itu .


"Aku ambil ini" memberikan cincin itu pada karyawati nya.


"Baik tuan "


setelah membayar dan menerima cincin nya Fang Lee pergi dari toko itu untuk pulang ke rumah nya . Saat ingin membuka pintu mobil Fang Lee melihat di seberang jalan ada toko bunga.


"Kebetulan sekali" gumam Fang Lee dengan tersenyum .Dia berjalan ke seberang untuk membeli seikat bunga untuk Sasa .


Fang Lee memilih bunga mawar putih dan membungkusnya dengan lapisan berwarna merah .


Perangkai bunga menambahkan sentuhan sedikit sehingga menampilkan bunga yang sangat indah . Setelah mendapatkan bunga ,Fang Lee kembali ke mobil .Betapa ceroboh nya Fang Lee yang saat itu tidak melihat kanan dan kiri . Saat Fang Lee menyebrang terdengar suara klakson dan rem yang di injak dengan kasar yang membuat bunyinya terdengar nyaring dan ....


BRAAAKKK!!!!.....


Fang Lee tergeletak di tengah jalan dengan bunga mawar yang masih ada di tangan kanan nya . Kelopak bunga mawar yang tadinya indah sekarang berhamburan di jalan dengan posisi Fang Lee masih menggenggam tangkai bunga nya . Fang Lee masih sempat sadar tetapi saat banyak orang yang berkerumun pandangan Fang Lee menggelap .


*rumah Fang Lee*


Sasa sibuk bercanda dan bercerita dengan pelayan itu . Tiba tiba telfon Sasa berbunyi


"Halo...ya dengan saya sendiri ....apa !!! " Sasa kaget dan merasakan matanya mulai panas kakinya bergetar karena takut .


"Baik saya akan kesana sekarang " sambung Sasa .


"Kenapa nona Sasa tergesa gesa ,apa yang terjadi non" memegang bahu Sasa .


Sasa merasakan dada nya sesak .dia tidak siap dengan kabar buruk yang di dengar nya.


"Bi ,kak Lee kecelakaan bi "


"Astaga tuan .... begini saja non . Nona pergi dengan di antar supir pribadi tuan . Non Sasa tunggu di sini saya akan memanggil nya " .


setelah itu Sasa pergi menuju rumah sakit yang merawat Fang Lee.

__ADS_1


__ADS_2