
potret Kim hanna
setibanya di depan kantor Sasa " apa kamu masih marah dengan ku ? " ucap fang lee menghadap ke Sasa .
"tidak ,siapa yang marah " sambil memegang handle pintu mobil . fang Lee yang tau itu "tunggu" turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Sasa . "ayo ku antar kamu kedalam" fang Lee langsung menggandeng tangan Sasa . Sasa yang malu karena menjadi pusat perhatian merasa canggung dekat dengan fang Lee . "kak lepaskan tangan mu ,disini banyak orang yang melihat, aku malu " sambil berjalan kikuk di pandangi semua orang . saat berdiri di depan lift tidak lama lift pun terbuka ber isikan 5 orang , orang - orang yang ingin keluar dari lift itu juga kaget dengan pemandangan yang ada di depan nya sekarang . fang Lee tetap santai dan menganggukkan kepalanya pelan merespon orang yang menyapanya ,sebenarnya di belakang mereka ada orang yang juga ingin menaiki lift yang sama tetapi ketika melihat fang Lee menggandeng Sasa orang yang ada di belakang mereka paham dan memakai lift yang ada di sebelahnya saja .Saat di dalam lift Sasa melepaskan tangan fang Lee yang menggandengnya "kak jangan seperti ini. aku malu di lihat semua karyawan disini.di kira nanti aku menggoda kamu "
fang Lee tersenyum mendengar kata-kata Sasa" biar semua orang tau kalau kamu adalah milik ku . kan kamu memang menggodaku . kalau tidak mana mungkin aku tertarik dengan mu " .sambil memegang hidung Sasa . " aahh lepaskan . sakit tau . kapan aku menggodamu " tanya Sasa dengan kedua tangan di pinggang dan memajukan wajahnya pada fang lee
"setiap waktu (menjawabnya dengan santai) contoh nya seperti ini " dan fang Lee mencium bibir Sasa .
Ting...
pintu lift pun terbuka . saat membuka pintu lift di depan sudah ada Eka yang tidak tau kapan pulang dari perjalanan bisnis nya dengan Mrs. Yoona .
"ups...aku tidak melihat apapun" sambil berbalik arah duduk di meja nya lagi . di susul dari belakang ada Sasa yang di antar fang Lee sampai ke meja kerja sasa .
"kak ,sudah sana pergilah .banyak mata yang memperhatikan mu di sini "
"baiklah . aku pergi dulu . nanti pulang kerja tunggulah aku . aku akan menjemputmu lagi ,daaa" sambil tersenyum manis dan melambai ke Sasa.
semua orang yang ada di ruang kerja itu memperhatikan fang lee karena terpesona senyuman manis dari fang Lee . bagaimana tidak , fang Lee orang yang jarang tersenyum dan terkenal dingin.
"iya iya sudah sana " respon Sasa sambil mendorong dorong fang Lee karena malu dengan ulah laki laki itu.
.
.
.
saat fang Lee sudah tidak terlihat Eka menghampiri Sasa
"apa mataku tidak salah lihat ? " kata Eka
" apa ? " Sasa hanya menaikan alisnya
"tadi...." eka sambil menunjuk ke lift
"diamlah mulutmu ... kalau tidak akan ku sumpal dengan kaos kaki ,mau " sambil membungkam Eka agar tidak keras keras saat berbicara .
"eh kenapa kau sudah kembali dari perjalanan bisnismu bukan nya masih ada waktu 1 setengah bulan ? " tanya Sasa
__ADS_1
"semua perkerjaan disana sudah selesai sebelum waktunya jadi bisa kembali lebih awal . kenapa ? kau tidak senang aku kembali kesini? ....haaaa aku tau kau ingin aku kembali lebih lama lagi agar bisa bersama dengan Mr.fang kan " sambil menunjuk nunjuk Sasa
"apaan sih. gak jelas tau "lalu sasa menatap ke monitor nya.
tililit ... tilililit...
telfon di meja Eka berbunyi"ya Mrs...baik ...Baik Mrs." ternyata yang menelfon adalah mrs.yoona yang menyuruh Eka datang ke ruangannya
" kau berhutang penjelasan padaku . tunggu aku " dan Eka pergi dengan membawa flashdisk yang ada di tangan nya .
dari tempat lain
*perusahaan fang lee*
saat melewati meja sekretaris nya "Mr. ada nona Kim di dalam,saya sudah melarang nya masuk tapi nona Kim memaksa" sambil menunduk karena takut fang Lee marah , fang Lee sudah mengenal sifat Kim Hanna sejak lama jadi dia memaklumi karena kejadian ini bukan kesalahan sekretaris nya . fang Lee pun berjalan menuju ruangannya tanpa memperdulikan keberadaan Kim hanna di sofa.
"sejak kapan kau mengenalnya ?" Kim Hanna bertanya kepada fang lee . fang Lee yang tau maksud dari pertanyaan Kim Hanna menjawab tanpa melihat Kim Hanna " bukan urusanmu" .
"dia nampak biasa saja ,kenapa kau mau menikahi nya ? " Kim Hanna bertanya lagi
"bukan urusanmu " fang Lee mengulangi ucapan nya dengan nada tegas .
fang Lee yang duduk menghadap monitor nya dan melihat berkas berkas kerjanya tidak benar benar fokus dengan itu ,dia hanya membuat Ki Hanna kesal agar dia cepat pergi tetapi fang Lee salah ,Kim Hanna justru mendekat kearahnya dan menyender di meja kerjanya " tentu itu urusan ku . karena aku lah yang menyukaimu lebih dulu ,aku yang mengejarmu selama beberapa tahun ini
kenapa kamu tidak pernah melihatku? " Kim Hanna berbicara sedikit meninggikan suaranya .
*di dalam mobil Kim Hanna*
"sialan , belum sempat aku bisa mendekat dengan nya sekarang ada sainganku "gumam Kim hanna dengan memukul kemudi nya .
"aku harus mencari cara agar mereka tidak menikah " lalu Kim Hanna pergi ke suatu tempat .
.
.
.
*di kantor sasa*
waktu makan siang pun tiba , Sasa dan Eka pergi ke kantin bersama.
"apa hubungan mu dengan Mr fang ? "
"tidak ada" Sasa menjawab dengan gugup
__ADS_1
"kau berbohong dengan ku" ucap Eka sambil menyipitkan matanya
"bagaimana kau bisa tau ? " sambil melipat tangan nya di depan
"aku tau siapapun yang berbohong padaku dari mata ,sekarang cepat ceritakan .mulutku tidak akan ember " sambil mengangkat tangan nya
"janji ? "
"iya . cepat katakan " sambil menyendok makanan nya
" dulu kau pernah ku ceritakan tentang seorang remaja laki-laki yang di gebukin pria bertato kan ? " . Sasa mencoba mengingatkan Eka
"ya..." sahut Eka dengan terus memakan makanannya
"dia adalah remaja itu " Sasa melanjutkan ucapannya.
"jadi dia .... (membelalak masih tidak percaya dengan yang di katakan Sasa ) dia yang kau tolong ? dia yang kau bilang baik ? dia yang berjanji akan menikahimu " lalu Eka meminum jus apel nya tanpa tersisa karena tenggorokan nya tiba tiba mengering .
"bisa kah kau meminum itu dengan pelan" Sasa memperingatkan Eka yang duduk di depan nya . dan Sasa melanjutkan ucapan nya " iya dia adalah orang yang ku cari selama ini "ucap Sasa sambil memandang kearah bebas dan dia tersenyum manis .
"wah kau memang sungguh beruntung , setelah kau di campakan oleh mantanmu yang memilih menikah dengan wanita lain demi harta . sekarang kau menemukan kakak di masa lalumu yang lebih kaya dari mantanmu itu" . Eka bertepuk tangan untuk Sasa .
"hei tutup mulutmu itu . aku tidak mengincar hartanya tau "Sasa menyangkal eka sambil memajukan bibir nya .
"tenang...tenang . aku tau dirimu . kau adalah wanita yang tulus mencintai seseorang . yaaaa...walaupun saat sudah cinta kau menjadi bodoh seperti keledai" ucap Eka menggoda Sasa
" coba bilang sekali lagi " sambil mengacungkan garpu ke arah Eka
"enggak...enggak " Eka pun hanya senyum memperlihat kan giginya.
tiba tiba ponsel Sasa berbunyi
tilililit....tilililit (nomor tak di kenal) Sasa mengangkat telfonnya
"halo ,siapa ? " Sasa yang sebelumnya mengunyah makanannya dengan biasa saja . saat mendengarkan orang yang di seberang berbicara ,Sasa menahan makanannya di dalam mulut ,berhenti sejenak untuk mengunyah .
"baik , saya masih mempunyai waktu 30 menit " ucap Sasa sambil melihat jam yang melekat di tangan nya .
dan Sasa pergi berpamitan pada Eka
"aku pergi dulu sebentar "
"hei ada apa terburu-buru"
"nanti saja kuceritakan" ucap Sasa dengan wajah yang datar tidak bisa di tebak .
__ADS_1
Eka pun mengangguk paham dan lanjut menghabiskan makanannya