SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
BELAS KASIHAN SASA


__ADS_3

"kau memang perayu yang ulung David" ucap Yoona tersenyum di pelukan David.


"terimakasih tuhan .doaku selama ini sudah Kau dengar" ucap Yoona dalam hati.tidak di sangka Eka dan Rendy sedang mengintip mereka dari balik tirai jendela .


"wah sweet sekali mereka .aku tidak pernah melihat mrs.yoona tersenyum semanis ini " ucap Eka lirih


"memang dia kalau di kantor seperti apa ?" ucap Rendy yang suaranya juga lirih.


"dia kalau di kantor .tegas hampir jarang tersenyum . tetapi dia tidak pernah membentak . ck ...pokok nya di bilang baik ya baik tapi moment dia tersenyum sangat langka ,sama seperti Mr.fang..." ucap Eka .


lalu tiba-tiba pundak Eka ada yang menepuk


"ada apa ?" ucap Eka tanpa melihat belakang .lalu di tepuk lagi karena Eka masih tidak menoleh


"ck...jangan mengganggu " ucap Eka menepis tangan yang memegang pundak nya .


"kalian sedang apa?" ucap fang Lee di belakang Eka . Eka pun terkejut dan menahan nafas nya untuk menengok kebelakang .


"eh Mr.fang " ucap Eka memperlihatkan giginya


"kalian sedang apa disini? " ucap fang Lee pada Eka dan Rendy .


"saya hanya e....." ucap Eka bingung menjelaskan .


"ssstttt bisakah kau diam nanti mereka tau" ucap Rendy yang menunjuk ke arah David dan Yoona ,tetapi saat di tunjuk mereka malah tidak ada.


"loh kok tidak ada. ..kemana mereka ?" ucap Rendy bingung


"ada apa kumpul disini" ucap Yoona.


"eh tidak Mrs. saya kebetulan lewat saja. saya pergi mengambil tas dulu, permisi " ucap Eka tersenyum kikuk


"kalau kalian kenapa disini?" tanya Yoona


"tadi aku sedang melihat ....." ucap fsngee menunjuk Rendy lalu mulut Fang Lee di bungkam oleh Rendy .


"sedang mendiskusikan tentang kesehatan Sasa . benarkan , ayo kita bahas disana saja. lanjutkan . kita tidak melihat apa-apa" ucap Rendy mendorong tubuh fang Lee ke ruang tamu .


"apa yang kau lakukan " ucap fang Lee kehabisan nafas di bungkam oleh Rendy .


"sudah lah tidak usah di bahas . aku ingin pulang dulu, sudah sore" ucap Rendy .


"ya pulang lah ,kalau bisa tidak usah kemari lagi" ucap fang Lee


"aku pernah mendengar perkataan seperti ini larangan di ciptakan untuk di langgar jika kau bilang seperti itu .setiap hari aku akan mengunjungi mu . tenang saja ,aku tidak akan membiarkan mu merindukan ku begitu lama" ucap Rendy tersenyum konyol.


"hentikan wajah bodohmu " ucap fang Lee .


"sudah aku mau pulang dulu.salamkan ke sasa dan jangan lupa obati lukamu " ucap Rendy . lalu fang Lee mengangguk dan menepuk pundak Rendy


"sekali lagi terimakasih atas bantuanmu" ucap fang Lee


"tidak masalah" ucap Rendy lalu berjalan pergi .


"lee" Yoona memanggil fang Lee

__ADS_1


"ada apa ?" jawab fang Lee


"aku ingin pulang juga . kau segeralah istirahat " ucap Yoona


"baiklah hati-hati di jalan " ucap fang Lee.


"ayo ka" ucap yoona.saat Eka ingin berjalan berdampingan dengan Yoona ,David pun muncul entah dari arah mana .


"eh eh kalian mau kemana ?" tanya David


"mau pulang" jawab Yoona.


"aku antar saja" ucap David.


"tapi aku membawa Eka" ucap Yoona menatap Eka .lalu David memberi kode kepada fang Lee agar membantu nya .


"hmmm begini saja bagaimana kalau Eka di antar supir pribadi ku . David biar mengantarmu" ucap fang Lee


"tanya Eka ,apa dia mau ?" ucap Yoona .lalu David mengkode Eka juga.


"eh iya mrs.saya mau .toh kalau Mrs Yoona mengantar saya nanti kan bakal putar balik." ucap Eka.


"tapi mobilku" ucap Yoona terpotong


"sudah itu gampang" ucap fang Lee


"baiklah . ayo" ucap Yoona pada David .


"Yess! " ucap David lirih di belakang Yoona dan Eka.


lalu fang Lee pun kembali ke kamar nya untuk melihat Sasa .


"sudah kak . mereka sudah pulang ?" ucap Sasa


"baru saja. apa yang kamu rasakan ?" ucap fang Lee mencoba mendekatkan diri ke Sasa.


"aku sudah tidak apa-apa kak " ucap Sasa.


"sebentar" ucap fang Lee yang keluar lagi ,dan dia kembali membawa baskom yang berisi es batu yang sudah kecil-kecil untuk mengurangi rasa sakit pada memar di wajah Sasa.


"setelah ini ,ayo kita makan.kamu belum makan apapun dari kemarin " ucap fang lee


"baiklah" ucap Sasa .


"kak.....jangan beritahu ibu dan ayah masalah ini ya" ucap Sasa memegang tangan fang Lee.


"iya sayang.aku juga tidak mau ayah dan ibu cemas" ucap fang Lee mencium tangan Sasa .


"kak" Sasa memanggil fang Lee


"hmmm" ucap fang Lee


"maafkan aku telah melupakan mu waktu itu . pasti kakak sangat terluka saat aku tidak mengingatmu tetapi malah mengingat orang lain" ucap Sasa yang matanya berkaca-kaca


"tidak apa-apa yang terpenting sekarang kamu sudah mengingatku sayang" ucap fang Lee

__ADS_1


"tapi tetap saja aku melukaimu kak" ucap Sasa


"saat itu kamu belum mengingat ku sayang . jadi itu wajar . yang terpenting sekarang kamu sudah mengingatku kembali ,aku sangat bersyukur" ucap fang Lee


"terimakasih kak telah menjagaku" ucap Sasa memeluk fang Lee . dan fang Lee pun balik memeluk Sasa .


"kamu ingin mandi atau tidak ?" ucap fang Lee pada Sasa, Sasa pun mengangguk.


"mandi lah aku akan memesan makanan untuk kita" ucap fang Lee .lalu Sasa pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya ,karena selama di rumah sakit dan di Sandra ,sasa tidak tersentuh air sama sekali .


.


.


.


setalah selesai mandi fang Lee menyuruh Sasa untuk menunggu nya di atas ranjang untuk bergantian dia yang mandi .


"kamu tunggu aku di sini dulu ya . kita turun bersama nanti" ucap fang Lee ,Sasa pun mengiyakan ucapan fang Lee .sambil menunggu fang Lee Sasa menyalakan televisi yang menempel di dinding . kebetulan disana terlihat berita yang menayangkan skandal putra, berita itu tertulis (anak dari keluarga Aditama terlibat penculikan kini sudah di amankan oleh polisi) , Sasa terus terfokus pada berita itu hingga selesai .


"jika putra di tahan ,bagaimana nasib orang tua nya ?bukan kah mamanya sedang sakit" ucap Sasa dalam hati .


keluarlah fang Lee dari dalam kamar mandi yang bertelanjang dada .


"kamu sedang melamun apa sayang " ucap fang Lee mendekati Sasa.


"kak apa kita tidak terlalu berlebihan memasukan putra dalam penjara " ucap Sasa


"berlebihan bagaimana? ini tidak seberapa dengan yang dia perbuat terhadap mu sayang" ucap fang Lee


"tapi kasian orang tua nya . aku dengar mereka dalam keadaan yang sulit .dan sekarang di tambah putra yang masuk dalam penjara ,itu akan membuat orang tuanya bertambah sedih " ucap Sasa


"mereka memang pantas mendapatkan itu " ucap fang Lee


"jangan menghukum seseorang hanya karena aku kak , kamu sudah menghancurkan bisnis mereka apa itu belum cukup .mereka mempunyai hak untuk menikmati hidup kak " ucap Sasa.fang Lee sedang memakai baju sambil mendengarkan Sasa .


"begini saja , aku akan menjamin kehidupan orang tuanya. tetapi aku tidak akan setuju untuk membebaskan putra . dia terlalu berbahaya untuk mu sayang. tolong mengertilah " ucap fang Lee .lalu Sasa berfikir sejenak ,


"baiklah , aku setuju "ucap Sasa .


"kalau begitu ayo kita pergi makan ,aku sudah lapar" ucap fang Lee tersenyum mengulurkan tangan nya untuk di gandeng Sasa.


"kak apakah kamu tau ponsel ku ?" ucap Sasa saat menuruni anak tangga.


"aku menyimpan nya.nanti akan ku berikan padamu . saat kamu hilang ingatan, aku berfikir tidak akan memberikan ponsel mu karena kamu mungkin akan mencari informasi tentang putra . tapi menyita ponselmu pun tidak membantu ku. kamu tetap saja kabur" ucap fang Lee mencubit hidung Sasa pelan


"maafkan aku . aku tidak tau" ucap Sasa merangkul lengan fang Lee dengan manja .


"hmmmm baiklah akan ku maafkan tapi ada syaratnya " ucap fang Lee


"apa ?" ucap Sasa berfikir


"juniorku sudah lama merindukanmu" ucap fang Lee di telinga Sasa


"ck mulai lagi...ayo makan" ucap Sasa menepuk lengan fang Lee lalu berjalan mendahuluinya

__ADS_1


"hah dia masih malu-malu juga" ucap fang Lee dalam hati dengan senyum yang membingkai di wajah tampan nya


"hei aku bicara serius sayang" ucap fang Lee menyusul Sasa dari belakang.


__ADS_2