
"Hei kenapa kau tiba-tiba baik pada ku. Aku jadi takut jika begini (sambil memeluk tubuh nya sendiri) dan apa kau tidak takut jika aku kembali ke perusahaan mu nanti, aku akan menggoda Sasa ?" ucap Rendy.
"Jika kau berani menggoda nya akan ku pastikan besok tidak bisa datang lagi untuk bekerja" ucap Fang Lee.
"Seram sekali ucapan mu. Tenang lah, mulai sekarang Sasa hanya milikmu" ucap Rendy menepuk nepuk pundak Fang Lee.
"Kenapa kau memanggil kami kemari ?" ucap David pada Fang Lee.
"Aku ingin kalian menginap di rumah ku sampai acara pernikahanku di gelar" ucap Fang Lee.
"Sungguh jarang sekali tuan Fang Lee memintaku untuk menginap di rumah nya" ucap David menggoda Fang Lee. Dia tahu persis sahabat nya itu seperti apa. Jika Fang Lee sudah seperti ini pasti ada yang dia rencanakan.
"Kau mau tidak ?" ucap Fang Lee.
"Ok bos. Aku mau " ucap David.
"Aku tidak mau. Aku mau pulang saja" ucap Rendy.
"bagaimana kalau aku memberimu koleksi robot terbaru. apa kau tetap tidak mau" ucap fang Lee mencoba membujuk Rendy
"tidak" ucap Rendy hampir menarik gagang pintu .
"sayang nya aku tidak memberi satu ,tetapi dua sekaligus" ucap fang Lee dengan memutar-mutar kursinya . karena fang Lee yakin pasti Rendy tidak akan menolak nya .
"ayolah mau saja . toh hanya menginap ,kita tidak kebingungan untuk membuat sarapan di pagi hari . kita di sini akan seperti raja " ucap David juga membantu fang Lee
"benar ya kau akan memberi ku robot koleksi favorit ku" ucap Rendy pada fang Lee
"tenang saja .aku tidak akan ingkar janji" ucap fang Lee
"ok aku setuju " ucap Rendy . fang Lee pun tersenyum sambil menatap ke David . "Ciih ...kau tidak usah tersenyum seperti itu" ucap Rendy
"kenapa ?" ucap fang Lee
"sangat menyeramkan ,jauh dari kata tampan" ucap Rendy .
"untung saja kau masih bocah (fang Lee mengejek Rendy) o iya besok aku akan menemui putra di lapas " ucap fang Lee
"jam berapa ? " ucap David
"setelah sarapan aku akan berangkat " ucap fang Lee
"kalau begitu aku akan ikut dengan mu" ucap David .
"kau tidak berangkat ke kantor mu ?" ucap fang Lee
"tenang saja meliburkan diri sehari tidak masalah ,toh itu kantor ku" ucap David
"aku juga ikut " ucap Rendy
"kau tidak bekerja ? katanya kau sudah di terima di perusahaan baru " ucap David pada Rendy
"aku mulai bekerja masih Minggu depan jadi tenang saja" ucap Rendy .
"ok kalau begitu kalian boleh ikut " ucap fang Lee .
__ADS_1
"aku haus ingin mengambil minum dulu " ucap David .
"ambilkan aku juga" ucap Rendy tersenyum
"ok" ucap David lalu pergi meninggalkan fang Lee dan Rendy di ruang kerja .
"lee" Rendy memanggil nama fang Lee
"hmm" ucap fang Lee masih sibuk dengan layar di depan nya .
"aku titip Sasa padamu" ucap Rendy serius pada fang Lee . fang Lee pun menghentikan jemarinya yang lihai mengetik itu .
"kau mau pergi kemana ? " ucap fang Lee tak kalah serius dengan Rendy .
"aku akan ke Taiwan 5 hari lagi. aku di terima bekerja disana. " ucap Rendy
"5 hari lagi itu kan hari pernikahan ku dengan Sasa. apa kau tidak menghadiri acara pernikahan ku? " ucap fang Lee
"aku akan tetap datang ke pernikahan mu ,karena aku terbang pukul 3 sore . ingat ! jaga Sasa dengan baik . dia tidak boleh sakit dan tidak boleh menangis.buatlah dia bahagia. jika aku mendengar kabar bahwa Sasa kenapa-kenapa.kau yang pertama kali akan ku cari " ucap Rendy .Rendy sangat manly jika membahas tentang Sasa .
"tidak kau suruh pun aku akan menjaga nya . .kau hati-hati di sana . ingat untuk pulang mengunjungi ku dan Sasa nanti " ucap fang Lee . Rendy pun mengangguk dengan senyum tipis di bibir nya .
"semoga kau cepat melupakan istri ku di hatimu" ucap fang Lee menepuk punggung Rendy.
"jika cara bicaramu seperti ini ,aku lebih merasa kau sedang mengejek ku ,kawan" ucap Rendy menatap fang Lee . fang Lee hanya tersenyum mencemooh saja .
"tentu saja aku akan melupakan nya . aku akan mencari seorang wanita yang lebih cantik darinya dan tentu nya tak kalah imut dengan Sasa " ucap Rendy.
"apa kau berencana untuk menjadi pedophil "ucap fang Lee .
fang Lee hanya tersenyum samar saja dengan melihat ke arah layar monitor nya lagi .
"pada dasarnya mungkin aku tidak akan pernah melupakan Sasa . tidak ada yang seperti dia "gumam Rendy dalam hati
"hei kenapa kalian ribut terus . aku tinggal mengambil minum sebentar ,kalian sudah saling berteriak satu sama lain " ucap David .
"siapa yang berteriak . aku tidak melakukan nya ,hanya dia saja yang berteriak padaku" ucap fang Lee . lalu Rendy pun mengambil segelas jus sirsak yang di bawa David dan meminum nya.
"itu punyaku" ucap David yang masih memegang nampan .
"sudah terlanjur habis . salah sendiri kenapa tidak bilang" ucap Rendy tanpa ada rasa bersalah .
"tidak tau diri kau . sudah menyuruhku ,meminum jus ku pula " David menggerutu sambil meminum air putih yang seharus nya itu di minum oleh Rendy .
"salah sendiri ,kenapa kau ambil minuman harus di bedakan" ucap fang Lee
"nah benar sekali . kali ini kau memihak padaku . kau memang kawan ku " ucap Rendy berpindah ke belakang kursi fang Lee.
"kenapa jadi aku yang salah sekarang " ucap David lirih dengan menekuk wajah nya.
tok...tok ..tok...
"siapa ? " ucap fang Lee dalam ruang kerja nya .
"aku kak" ucap Sasa . lalu fang Lee berjalan untuk membukakan pintu untuk Sasa .
__ADS_1
"Joe sudah mau pulang,kakak keluar lah dulu untuk menemui nya " ucap Sasa
"ok sayang " ucap fang Lee yang berjalan berdampingan dengan Sasa dan di ikuti Rendy dan David di belakang mereka .
"kenapa cepat sekali ?" ucap fang Lee pada Joe .
"karena istrimu orang yang simple dan tidak menyulitkan ku . semua sudah clear tampan" ucap Joe dengan gemulai nya yang tak tertinggal.
"begitu (sambil melirik ke arah Sasa) baiklah ,terimakasih sudah datang ke rumah ku . mari ku antarkan ke depan" ucap fang Lee .
"kau sangat manis sekali . baiklah ayo " ucap Joe dengan menyibak an syal bulunya .
"ibu saya tinggal sebentar dulu " ucap fang Lee menganggukan kepalanya . setelah selesai mengantarkan Joe ke depan pintu ,fang Lee pun kembali masuk berkumpul dengan mereka . tiba-tiba terdengar suara yang membuat mereka saling pandang .
"bunyi perut siapa itu ?" ucap Sasa
"perut ku" ucap David mengacungkan tangan nya pelan-pelan .
"kak David belum makan ?" ucap Sasa. David hanya menggeleng saja .
"kalau begitu pesan kan makanan saja kak untuk kak David " ucap Sasa .
"baiklah . kau ingin makan apa ?" ucap fang Lee mengeluarkan ponsel nya .
"sweet steak ,kepiting saus merah , cumi lada hitam dan satu lagi ramen ke sukaan ku" ucap David menyebutkan makanan yang di inginkan nya .
"bibi " fang Lee memanggil pelayan nya sambil memasukan ponsel nya lagi ke dalam saku
"iya tuan " ucap pelayan itu lalu datang di depan fang Lee.
"apa bibi sudah ingin tidur ? " ucap fang Lee lagi .
"belum tuan " ucap pelayan itu .
"kalau begitu masakan ramen untuk nya " ucap fang Lee dengan melempar tatapan pada David .
"baik tuan " ucap pelayan itu lalu pergi ke dapur .
"hei kenapa kau menyuruh pelayan mu memasak malam- malam begini . kau tidak dengar tadi Sasa bilang apa . PE-SAN-KAN . kenapa jadi masak di rumah " ucap David .
"siapa suruh kau mengabsen segala jenis makanan . siapa yang akan menghabiskan begitu banyak nya nanti ?" ucap fang Lee
"aku " ucap David
"enak sekali kau " ucap fang Lee menggandeng tangan Sasa pergi meninggalkan David dan Rendy .
"hei lagi pula makanan seperti itu tidak akan membuatmu jatuh miskin kan . dasar pelit " ucap David . Rendy hanya melihat David dengan tatapan bengong .
"kau ini kenapa hanya menatapku " ucap David sambil memukul lengan Rendy dengan pelan .
"lalu aku harus bagaimana ? " ucap Rendy
"seharusnya bantu aku ,agar dia memberikan yang ku mau" ucap David gemas .
"yang makan kau . yang membujuk dia aku (sambil menunjuk David lalu menunjuk arah fang Lee pergi) pintar sekali otak mu " ucap Rendy merdacak pinggang ,lalu pergi ke kamar .
__ADS_1
"heh kau mau kemana ,temani aku makan ramen dulu " ucap David sedikit berteriak karena Rendy sudah berjalan jauh di depan David .