SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
ADA APA DENGAN PUTRA


__ADS_3

"iya - iya kakak tampan ,sangat tampan " ucap Sasa dengan tersenyum .


"benarkah ? " ucap fang Lee . Sasa pun mengangguk .


"sudah sini tidur .aku butuh lengan mu " ucap Sasa . fang Lee pun kembali berbaring di samping Sasa dan mereka pun mulai terpejam .


.


.


.


keesokan pagi nya saat terbangun fang Lee mencari keberadaan Sasa dengan meraba-raba di sampingnya,tetapi Sasa tidak ditemukan . fang Lee akhir nya membuka mata dan dia terlihat bingung " kemana dia ? kenapa sepagi ini sudah tidak ada " ucap fang Lee lalu berjalan ke arah kamar mandi,tetapi tidak menemukan Sasa .


"apa mungkin dia menemui Rendy . tapi kenapa sepagi ini" ucap fang Lee lalu bergegas keluar tanpa mengganti piyama nya. saat menuruni tangga fang Lee mencium aroma wangi bumbu yang di sangrai ,fang Lee akhirnya mendatangi aroma itu berasal .


"ternyata kamu disini" ucap fang Lee dengan memeluk tubuh Sasa dari belakang .


"kakak...bikin kaget saja " ucap Sasa .


"kenapa kamu meninggalkan ku saat tidur ? apa kamu tau ,aku mencari mu " ucap fang Lee mencubit pipi Sasa.


"memang nya kenapa kakak mencariku hmmm?" ucap Sasa menghadap ke fang Lee.


"kamu adalah sesuatu yang pertama harus ku lihat saat aku terbangun sayang " ucap fang Lee sambil mencium kening Sasa.


"sudah jangan begitu " ucap Sasa memundurkan tubuh fang lee .


"apa kamu tidak suka ?" ucap fang Lee terlihat sedih.


"bukan begitu . nanti di lihat ibu " ucap Sasa


"mana ibu ? memang sudah bangun " ucap fang Lee .


"kakak tidak lihat , itu siapa ? " ucap Sasa sambil menunjuk ke arah ibu nya yang ada di teras belakang sedang mengantarkan kopi untuk ayah nya .


"maaf aku tidak tau . ya sudah kamu lanjutkan masak nya . aku ingin mandi dulu " ucap fang Lee mengelus pipi Sasa lalu pergi .


"orang itu kenapa selalu terang-terang an begitu . bikin hatiku tidak karuan saja " ucap Sasa sambil tersenyum .


di tempat lain Rendy terbangun karena kaget di sebelahnya ada seseorang .


"astaga ...kenapa kau tidur di kasur ku " ucap Rendy kesal karena tangan David merangkul nya .


"aku malas berjalan ke kamar ku . jadi aku tidur saja di sini " ucap David yang masih memejamkan mata nya .


"bangun kau ....kembali ke kamar mu" ucap Rendy dengan memukul kan bantal ke tubuh david


"bisa kah kau diam. aku masih mengantuk" ucap David lalu mengubah posisinya membelakangi Rendy .


"dasar tidak tau malu . sudah menumpang tidur ,memeluk ku pula .sebaiknya aku harus cepat-cepat mandi" ucap Rendy kesal lalu berjalan ke kamar mandi .


.


.


.


fang Lee akhirnya kembali ke kamar nya untuk mandi terlebih dahulu .saat fang Lee sudah ada di kamar mandi ,asisten Han menelfon nya beberapa kali . alhasil telfon itu pun tidak terhubung pada telinga fang Lee . fang Lee terus melanjutkan mandi nya hingga selesai dan dia kembali ke kamar dengan menggunakan handuk mandi yang terlilit di pinggang.

__ADS_1


"kenapa Han menelfon ku ? " gumam fang lee lalu menelfon asisten Han lagi tetapi tidak di angkat .


"tidak di angkat . mungkin dia ingin mengingatkan ku untuk menemui putra " pikir fang Lee lalu memakai sweeter press body hitam dan celana jeans berwarna khaki .


"kakak sudah selesai mandi ? " ucap Sasa yang masuk ke kamar fang Lee .


"iya sayang .sudah selesai masak nya ? " ucap fang Lee


"sudah kak . aku mau mandi dulu " ucap Sasa . fang Lee pun mengangguk dan mencium bibir Sasa .


"aku tunggu di bawah ya " ucap fang Lee tersenyum dengan manis .


.


.


.


"hei bangun .... apa kau tidak malu dengan matahari" ucap Rendy dengan menggoyang-goyang kan tubuh David .


"diam lah . aku masih ngantuk" ucap David


"kau ini tidur jam berapa sampai jam segini masih mengantuk. ayo bangun! " ucap Rendy kesal .


"aku baru tidur jam 3 pagi tadi " ucap David dengan terduduk membuka matanya yang menghitam di bawah nya .


"astaga kau seperti mayat hidup . lalu kenapa kau tidur sedini itu ? kau ingin sakti atau bagaimana ? " ucap Rendy memundurkan dirinya karena kaget melihat wajah David.


"kau tidak tau rasanya orang baru pacaran ya ?" ucap David


"jangan bilang kau telfonan dengan pacar mu.sampai jam 3 pagi" ucap Rendy


"kau gila ! kenapa kau ladeni saja . lalu kenapa pacar mu jam 3 masih menelfon mu . apa dia tidak tidur ? " ucap Rendy


"aku menemani nya lembur dengan menelfon nya " ucap David . lalu Rendy tidak menanyai David lagi melainkan dia berjalan ke kamar mandi dan mengambil air di gayung . lalu Rendy kembali ke kasur dan menyiramkan air di kepala David . sontak David kaget dan tergopoh-gopoh .


"sial ...apa-apa an kau ini" ucap David berteriak .


"kau ini masih mengantuk . jadi aku berinisiatif untuk membangunkan mu . sekarang sudah segarkan .sana mandi" ucap Rendy santai .


"untung kau masih bocah" gumam David lirih yang berjalan ke kamar mandi karena pakaian nya pun basah terkena siraman air . Rendy hanya tertawa melihat kekesalan David .


tok..tok..tok..


Rendy pun membuka pintu kamar nya .


"maaf saya kemari ingin memberitahu tuan Rendy dan tuan David sudah di tunggu tuan fang Lee di bawah" ucap pelayan itu


"baik Bi. terimakasih .sebentar lagi saya akan ke bawah" ucap Rendy dengan tersenyum ramah lalu menutup pintu nya kembali .


"dav aku mau ke bawah dulu . sudah di tunggu fang Lee nanti kamu nyusul ya" ucap Rendy sedikit berteriak untuk di dengar David dari kamar mandi .


"iyaaa" ucap David dari kamar mandi. sebelum pergi dari kamar ,Rendy menjahili David lagi dengan mematikan lampu kamar mandi .


"rendy sialan! jangan mulai lagi ! " ucap David memperingatkan Rendy . Rendy pun tertawa dan pergi tanpa menyalakan lampu kamar mandi lagi ,akhirnya sepanjang David mandi dengan keadaan yang gelap .


.


.

__ADS_1


.


"nak Rendy sudah bangun" ucap ibu Sasa berbasa basi .


"sudah bibi " ucap Rendy sambil duduk di ruang makan .


"David kemana ? " ucap fang Lee


"masih mandi . dia tidak tidur semalaman karena menelfon pacar nya sampai jam 3 pagi" ucap Rendy . fang Lee hanya menggeleng-gelengkan kepala nya saja .


"kenapa Yoona tidak tidur .apa kantornya sedang ada masalah ? " ucap Sasa pada fang Lee .


"coba nanti akan ku tanya kan padanya" ucap fang Lee ,Sasa pun mengangguk .


"selamat pagi semua " ucap David dengan kemeja nya yang di lipat asal-asal an .


"jangan banyak bicara ,cepat duduk . kita semua sudah kelaparan karena menunggu mu dari tadi" ucap fang Lee .


"kau sangat tidak sopan membuat paman dan bibi menunggu" ucap Rendy .


"kenapa kalian menyalah kan ku. ayolah kau pasti tau rasanya jatuh cinta . benarkan paman , bibi " ucap David meminta pembelaan . ibu dan ayah Sasa hanya tersenyum dan mengangguk .


"sudahlah . ayo kita sarapan" ucap ayah Sasa dengan tersenyum .


Ting tung-ting tung ....


"siapa lagi yang datang. bibi ,tolong buka kan pintu dulu" ucap fang Lee pada pelayan nya .


"baik tuan " ucap pelayan fang Lee lalu pergi membukakan pintu . ternyata yang datang asisten Han dengan wajah yang sulit terbaca .


"tuan dimana bi ? " ucap asisten Han .


"sedang sarapan pak Han " ucap pelayan itu .


"bagaimana ini .... mereka masih sedang sarapan . pasti akan mengganggu mereka " pikir asisten Han .


"siapa bi ?" ucap fang Lee dari ruang makan .


"pak Han tuan " ucap pelayan itu


"suruh dia kemari " ucap fang Lee


"silahkan pak " ucap pelayan itu mempersilahkan asisten Han untuk menemui fang Lee .


"duduk lah . ada apa kau kemari sepagi ini ? " ucap fang Lee .


"terimakasih tuan . saya kemari membawa berita duka . putra bunuh diri tuan " ucap asisten han.sontak semua yang ada di ruangan itu pun menjadi kaget .


"putra menitipkan surat ini untuk tuan " ucap asisten Han memberikan selembar kertas yang sudah di lipat rapi oleh putra .


**********************************************


PUISI


aku pergi ....


kau hanya menganggap ku lentera dalam gelap dan meniupku waktu terang ....


aku pergi ....

__ADS_1


kau hanya menganggap ku kejora di saat sang bulan tak menetap dan melupakan ku saat sang terik telah datang .


__ADS_2