SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
MULAI POSESIF


__ADS_3

Perempuan itu adalah Kim Hanna. dia terus mengawasi dengan tenang karena berada di dalam mobil yang kaca jendelanya tertutup .


"Bukan kah itu Mr.Fang Lee . kenapa dia mau makan di pinggiran seperti ini ?"


"Ah akhirnya kenyang juga " ucap Sasa sambil mengelus perutnya .


"Setelah ini mau kemana ? " tanya Fang Lee.


"Aku tidak ingin pergi kemana-mana , jadi kita pulang saja " ucap Sasa sambil tersenyum.


"Baiklah . ayo" Fang Lee menggandeng tangan Sasa .


"Sebentar(sambil membawa piring dan gelas yang sudah kosong) Pak Mat ini ya . Saya mau pulang" ucap Sasa meletakkan piring dan gelasnya di dalam ember berisi air .


"Ya ampun non. Gak usah di beresin, kan ada saya " ucap Pak Mat yang tidak enak.


"Hanya piring saja pak . Selamat malam pak" ucap Sasa .


"Ya malam . Hati hati ya non di jalan" ucap Pak Mat.


Lalu mereka pergi dari warung makan pinggir jalan milik Pak Mat itu dengan di ikuti Kim Hanna di belakang nya . Setelah sampai di depan rumahnya ,Fang Lee membukakan pintu mobil untuk Sasa dan masuk dengan merangkul pinggang Sasa .Kim Hanna yang melihat itu tersulut emosi dan dia mencoba menelfon seseorang.


"Bisakah kau membantu ku " ucap Kim Hanna merencanakan sesuatu untuk Fang Lee .


*Kamar Fang Lee *


"Sayang, mulai besok kamu tidak usah bekerja. Cukup duduk di rumah saja . ok " ucap Fang Lee memeluk Sasa dari belakang .


"Tidak kak , aku kalau menganggur malah bosan tidak ada aktivitas. Biarkan aku bekerja hitung-hitung untuk menghiburku " ucap Sasa .


"Tidak . Kamu harus keluar dari tempat kerja . Lagi pula kamu bisa membuat kesibukan untuk datang ke acara amal misal " ucap Fang Lee memberi saran kepada Sasa karena dia cemburu di saat Sasa bertemu dengan Rendy.


Lalu Sasa memikirkan mendapat Fang Lee sejenak .


"Baiklah aku akan resign bekerja tetapi kemungkinan akan membutuhkan waktu kurang lebih 1 Minggu untuk mencari pengganti ku "


"Kenapa lama sekali ?" tanya Fang Lee yang kurang suka dengan jawaban Sasa .


"Ya karena memang prosedur nya seperti itu . Tidak lama kak cuma 1 Minggu saja . Aku juga harus berpamitan dengan teman kantorku dan membereskan meja kerjaku " ucap Sasa agar membuat Fang Lee mengerti.


"Baiklah 1 Minggu . Tidak lebih dari itu . jika lebih dari satu Minggu ,aku yang akan turun tangan " ucap Fang Lee tegas.


"Iya sayang" ucap Sasa sambil memeluk Fang Lee.


"Aku bahagia kita bisa bersama seperti ini" ucap Fang Lee dan tiba-tiba ponsel Sasa berbunyi .Sasa mengangkat telfon nya dan menjauhi Fang Lee.


"Halo ren " ucap Sasa.

__ADS_1


"Hai Sa . Bagaimana apa kamu sudah berbaikan dengan calon suami mu ?" tanya Rendy.


"Sudah . Ini aku sudah di rumah " ucap Sasa.


"Syukurlah . Aku sangat mencintaimu Sa . Aku ingin kamu bahagia selalu . Jika kamu membutuhkan ku ,aku siap untuk mu" ucap Rendy . Sasa hanya diam dan memperhatikan Fang Lee ,karena takut dia mendengar perkataan Rendy .


"Emmm... Ren , sudah ya aku tutup dulu ." lalu Sasa menghapus panggilan telfon Rendy dan Sasa kembali duduk di samping Fang Lee .


"Telfon dari siapa hingga kamu menjauhi ku ?" tanya Fang Lee dengan tenang .


"Eee...tadi ibu menelfon ku untuk menanyakan kabar " ucap Sasa berbohong.


"Hmmmm(sambil mengangguk kan kepala ) oh iya bagaimana kalau lusa kita pergi mengunjungi orang tua mu sambil membahas pernikahan kita" ucap Fang Lee .


"Baiklah" ucap Sasa dengan tersenyum .Lalu mereka beranjak tidur karena hari sudah malam . Keesokan harinya sasa bangun terlebih dahulu dari Fang Lee . Saat menuju dapur disana sudah ada pelayan .


"Nona sudah bangun " ucap pelayan itu dengan tersenyum .


"Iya bi . Mau membuat sarapan untuk kak Lee . Bibi bisa mengerjakan yang lain nya saja sedangkan saya yang akan memasak" . ucap Sasa dengan tersenyum .


"baik non ,permisi" pergi meninggalkan Sasa di dapur untuk memasak.


Berselang waktu 10 menit dari Sasa , Fang lee yang terbangun karena ponselnya berbunyi .


setelah itu Fang Lee berjalan menuju dapur dimana Sasa sedang memasak .


"Pagi sayang" sambil mengecup kening Sasa.


"Bisakah kamu menolongku untuk menyiapkan pakaian kerja ku ? " tanya Fang Lee dengan mendekap Sasa dari belakang .


"Iya akan ku siapkan . Mandi dulu sana " ucap Sasa tidak memperdulikan Fang Lee yang ada di belakangnya dia malah mencicipi kaldu di masakan nya . Fang Lee yang kesal dengan sikap Sasa ini malah menggodanya . Fang Lee terus mencium pipi dan leher Sasa dari belakang ,hingga Sasa menghadap ke arah nya .


"Iya iya aku siapin sekarang " lalu Sasa mengecilkan kompornya dan naik ke lantai atas dengan di ikuti Fang Lee yang tersenyum setelah menggoda Sasa.


"Sayang ,aku mandi dulu " ucap Fang Lee sambil mengambil handuk .


"Hmmmmm" jawab Sasa .


Setelah selesai mandi dan memakai pakaian nya ,Fang Lee turun kebawah untuk menunggu Sasa selesai mandi dan sarapan bersama.


"Sayang malam ini jangan lupa untuk menghadiri acara ulang tahun grub In" ucap Fang Lee mengingatkan Sasa.


"Iya kak ,tentu aku tidak melupakannya " ucap Sasa tersenyum .


"Nanti gaun yang akan kamu kenakan akan di antar oleh Asisten Han " ucap Fang Lee lagi .


"Baiklah" ucap Sasa .

__ADS_1


Setelah berbicara seperti itu ,mereka diam dan menghabiskan sarapan nya. Seperti hari biasanya Sasa datang ke kantor dengan di antar Fang Lee .Banyak mata yang memandang mereka tetapi Sasa masih tetap canggung dengan tatapan orang-orang. Ada yang menyapa Fang Lee ada yang hanya tersenyum padanya dan ada juga yang hanya melihat dan berbisik.


"Kak seharusnya kamu jangan mengantarkan ku sampai disini . Aku malu " ucap Sasa saat berjalan keluar dari lift .


"Kamu malu mempunyai calon suami setampan aku ? " goda Fang Lee .


"Jangan keras-keras.Mereka selalu memandang ku seperti itu ,aku tidak terbiasa" ucap Sasa sambil membungkam mulut Fang Lee .


"Kalau begitu biasakan lah " perlakuan Fang Lee bertambah berani dengan memeluk pinggang Sasa dan berjalan bersama .


"Apa yang kamu lakukan " ucap Sasa yang gelagapan dengan sikap Fang Lee .


"Hanya memeluk mu " ucap Fang Lee santai.


"Tangan mu jangan pegang-pegang ini kantor" ucap Sasa sedikit kesal dengan Fang Lee .


"Baiklah...baiklah ayo jalan"


"Sudah antarkan sampai sini saja . Kakak langsung ke perusahaan kakak . Hati-hati ya" lalu Sasa pergi tanpa menengok ke arah Fang Lee .


"Sudah tidur bersama ,masih malu - malu seperti ini " gumam Fang Lee dalam hati dan menggeleng gelengkan kepalanya dengan tersenyum membayangkan Sasa.


*Di dalam mobil Fang Lee*


ada telfon masuk dan Fang Lee pun mengangkatnya .


"Pagi Mr " rupanya itu adalah sekretaris Fang Lee .


"Iya ? " ucap Fang lee singkat.


"Hari ini ada meeting dengan klien pukul 11 siang .Apakah Mr akan datang keperusahaan"


"Ini sudah di jalan " ucap Fang Lee.


"Baik Mr " ucap sekretaris Fang Lee .


*Di kantor Sasa*


Terlihat Sasa sedang bingung mencari sesuatu di laci dan di atas mejanya .


"Kamu cari apa ? " tanya Eka.


"Aku mencari flashdisk ku yang ku taruh di laci sini . Di situ banyak file-file yang belum aku serahkan pada Mrs.Noona" ucap Sasa bingung.


"Ini maksud mu ? " sambil menunjukan benda kecil itu pada Sasa .


"Nah iya ini . Darimana kau mendapatkan ini? " tanya Sasa yang penasaran .

__ADS_1


"Kemarin saat kamu tidak masuk aku yang menggantikan bagian mu dan Mrs.Noona ingin melihat file file nya ,jadi aku mengambilnya"ucap Eka .


"Aaahh syukurlah (bernafas panjang karena lega) aku kira hilang" ucap Sasa .


__ADS_2