SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
SEMUA SUDAH TERBONGKAR


__ADS_3

keesokan hari nya Sasa sudah bangun terlebih dahulu daripada fang Lee , karena dia harus mengirimkan email pada mrs.yoona .


"ok selesai" sambil mengeklik perintah kirim pada monitor. lalu Sasa berdiri dan menyiapkan baju yang akan di pakai dirinya dan fang Lee .


"kenapa kamu bangun sangat pagi sayang? " tanya fang Lee .


"aku tadi malam lupa untuk mengirimkan surat pengunduran diriku pada mrs.yoona jadi ku kirim kan sekarang" ucap Sasa.


lalu fang Lee kembali tidur dengan membalik badan nya . beberapa menit kemudian ponsel fang Lee berbunyi .....


"kak ada telfon dari teman mu" ucap Sasa memberikan telfon nya . fang Lee diam saja sampai ponsel nya diam .lalu Sasa meletakan ponsel fang Lee di meja dekat ranjang . tidak berselang lama ponselnya berbunyi lagi .


"kak angkat lah dulu siapa tau itu penting " ucap Sasa . fang Lee pun mengambil ponselnya dengan meraba-raba meja . dilihatnya nama yang menelfon sudah 2 kali ini "ah ******** itu lagi " gumam fang Lee.


"bisa kah kau tidak mengganggu ku " ucap fang Lee tegas .


" santai dulu bro .aku hanya ingin bertanya apakah Yoona sudah memiliki pacar atau semacamnya ? " ucap David menenangkan fang Lee. David tidak tersinggung dengan ucapan fang Lee karena memang seperti itu sikap nya dari dulu.


"kenapa kau tidak tanyakan sendiri padanya " ucap fang lee.


"hei ayolah kau sudah berteman dengan ku cukup lama . bisa kah kau membantuku sedikit saja. setelah kau memberitahu kan statusnya ,aku tidak akan mengganggu tidurmu lagi . janji" ucap David . lalu fang Lee menghela nafas sebentar untuk menyabarkan dirinya menghadapi David .


"Yoona masih sendiri ,dia belum punya pacar ataupun menikah .puas " ucap fang Lee . lalu menutup telfon nya .


Sasa berjalan ke arah fang Lee dan duduk di tepi ranjang "kak kamu masih berhutang penjelasan dengan ku " ucap Sasa mengingatkan fang Lee.fang Lee tau yang di maksud Sasa .


"buatkan aku sarapan dulu . aku sudah lapar" ucap fang Lee sambil tersenyum


" baiklah . tapi janji ya " ucap Sasa ,fang Lee hanya merespon anggukan saja . lalu Sasa pergi ke dapur .


seperti biasa di dapur sudah ada pelayan yang sudah akrab dengan Sasa .


"pagi bi" sapa Sasa


"pagi juga non . kok non Sasa sudah turun .baru saja sarapan nya mau bibi buatkan. atau non Sasa pengen bibi buatkan susu strawberry dulu " ucap bibi dengan sedikit tergesa gesa karena melihat Sasa di depan nya.


"sudah bi tidak usah . saya kesini memang sengaja ingin membuat sarapan untuk kak Lee " ucap Sasa .


"bibi belanja ke pasar saja untuk membeli sayuran " ucap Sasa lagi sambil memberi pelayan itu uang belanja.

__ADS_1


"baik non . kalau begitu saya tinggal dulu" ucap bibi membungkuk pada Sasa .


"buat apa ya . ah omelet saja " pikir Sasa saat membuka lemari es .lalu Sasa mengeluarkan telur dan bahan bahan lain nya ,setelah mencampurkan semua bahan ,Sasa menuangkan pada penggorengan . beberapa menit ,omelet ala Sasa pun sudah jadi.


"sudah jadi . hmmm.....harum nya . Sasa kamu memang jago " ucap Sasa memuji dirinya sendiri.lalu Sasa naik ke atas lagi untuk memberikan sarapan pagi pada fang Lee .di balik pintu Sasa mendengar fang Lee sedang menelfon seseorang . Sasa terus menguping pembicaraan fang Lee dengan orang yang ada di telepon. terdengar tetapi samar-samar


"dia menanyakan mu terus . bolehkah aku memberinya petunjuk tentang keberadaan mu " ucap fang Lee.


"bisakah kau bersikap dewasa dan menemuinya ..... bicaralah dengan nya" ucap fang Lee lagi .


"Yoona berilah dia kesempatan . setidaknya dengarkan penjelasannya dulu " ucap fang Lee lagi . lalu tiba-tiba Sasa masuk tanpa mengetuk pintu .


"aku tutup dulu telfon nya " ucap fang Lee lalu menutup telfon nya .


"siapa itu kak ? " ucap Sasa sambil membawa nampan.


"teman ku " ucap fang Lee gugup karena dia menyebut nama Yoona saat di telfon .


"namanya ?" tanya Sasa .


"e.....David .....ya tadi David " ucap fang Lee dengan tersenyum kikuk.


"jujur atau aku pergi" Sasa mengancam fang Lee dengan sedikit melangkah ke arah pintu.


"ok sayang ok aku jelaskan . duduk sini " . ucap fang Lee sambil menepuk tepi ranjang.


lalu sasa melangkah ke arah fang Lee dan duduk di samping fang Lee . tiba-tiba


fang Lee mendorong Sasa untuk merebahkan tubuhnya di samping fang Lee dengan posisi kaki Sasa masih di lantai dan kaki fang Lee mengunci paha Sasa .


"nah begini kan enak " ucap fang Lee sambil pura-pura memejamkan matanya .


"serius ah " ucap Sasa sambil mencubit perut fang lee .


"aduh duh . iya iya . lepaskan dulu tangan kamu" ucap fang Lee merengek sakit . lalu fang Lee dan Sasa mengubah posisi mereka menjadi duduk bersila di ranjang .


"jadi begini . kamu masih ingat dengan Yoona yang di katakan David ? " ucap fang Lee mengingatkan sasa.


"iya aku ingat . kenapa ? " tanya Sasa

__ADS_1


"Yoona yang aku ceritakan ini adalah Yoona mantan dari sahabat ku David , Yoona teman sekelas ku saat kuliah dan ....." ucapan fang Lee terpotong .


"dan? ....." ucap Sasa menirukan fang Lee.


"dan dia adalah bosmu " ucap fang Lee .


"hah ? maksud kakak . Yoona adalah Mrs Yoona ? " Sasa kaget. fang Lee hanya menganggukkan kepala saja .


"jadi dulu mereka pernah dekat , lalu ada kesalahpahaman jadi seperti sekarang ini" lanjut fang Lee lagi .


"oooo begitu ... wait,wait...jangan bilang saat aku menjadi wakil dari mrs.yoona waktu dia pergi ke Singapura itu rencana kakak " ucap Sasa denga menunjuk fang Lee


"itu memang rencana ku " ucap fang Lee dengan biasa saja .


"dasar(memukul bantal).dari awal aku sudah merasa curiga . ternyata kamu dalang nya " ucap Sasa .


"gimana lagi, aku bingung ingin bertemu kamu dengan cara apa sayang . jadi aku membuat rencana itu dengan bantuan asisten Han dan detektif kepercayaan ku " ucap fang Lee


"katakan lagi semua kebohongan yang belum aku ketahui " ucap Sasa dengan nada mengintrogasi.


"apa ? " ucap fang Lee


"ya apa . ayo bilang " ucap Sasa .


"baiklah , baiklah aku akan jujur . semua ini sudah ku atur dari awal saat aku bertemu kamu kembali . kebetulan saat itu kamu melamar di kantor Yoona .aku meminta bantuan pada Yoona memanggilmu untuk interview, setelah itu aku menggali latar belakang dan alamat tempat tinggal yang kamu tinggali lalu aku sengaja menabrak mu agar kamu merasa bersalah dan datang padaku , aku sengaja mengajakmu menghadiri acara pernikahan mantan mu dan keluarga nya yang angkuh ,karena aku ingin membalas rasa sakit hatimu dulu , aku diam - diam mencari tahu semua tentang mu ,teman mu dan orang orang yang dekat dengan mu . bahkan aku meminta bantuan Yoona untuk mengawasimu........satu lagi tanpa kamu ketahui di setiap kamu keluar dengan siapapun dan di manapun di situ ada pengawal ku yang mengawasimu " ucap fang Lee . Sasa hanya diam saat memperhatikan fang Lee bicara . dia sangat kaget . Sasa yang masih terkejut dengan ucapan fang Lee merasakan matanya panas dan hidung nya kini memerah .


" kamu kenapa ?please sayang jangan marah" ucap fang Lee memohon pada Sasa . karena tau cara ini sepertinya tidak di terima oleh Sasa.


"aku serasa menjadi buronan . selalu di ikuti dan di intai secara diam diam " ucap Sasa .


"tidak sayang bukan begitu . aku hanya memberimu perlindungan " ucap fang Lee menunduk . lalu Sasa memeluk fang Lee dan menangis di dekapan fang Lee.


"sayang maafkan aku . jangan menangis jika kamu tidak terima dengan ulahku . cubit saja aku. jangan menangis seperti ini kumohon " ucap fang Lee terus mengelus kepala Sasa .


"siapa yang marah dengan mu " ucap Sasa menatap fang Lee .


"aku sangat tersentuh dengan perlakuan mu kak . terimakasih sudah menjagaku . ini seperti di adegan tv .padahal aku tidak secantik artis-artis yang di tv itu " ucap Sasa sambil sesenggukan .


"hei ,siapa bilang kamu tidak cantik . kamu cantik sayang . sangat cantik . sudah jangan menangis" (cup) fang Lee mencium kening Sasa . lalu fang Lee melihat jam di dinding .

__ADS_1


"sudah sekarang kamu pergi mandi . aku mau makan omelet ku setelah itu kita pergi " ucap fang Lee dengan melepas pelukannya.


__ADS_2