
Pekerjaan di kantor Sasa sudah selesai dan waktunya Sasa untuk pulang . setibanya di kamar kosnya "mungkin aku harus tidur lebih awal . Aku hari ini sangat lelah apalagi kurang 2 bulan lagi Eka dan mrs.yoona baru pulang " sambil melihat kalender duduk di mejanya dan setelah itu Sasa menutup matanya untuk tidur.
Keesokan harinya Sasa bangun seperti biasa dan berangkat bekerja . Semuanya terlihat lancar dan waktu sudah menunjukan pukul 3 sore . Saat melangkah pulang menuju Loby sudah ada fang lee yang menunggunya.
"Kenapa kau lama sekali turun nya " tanya Fang Lee dengan melipat tangan nya di depan.
"Aku menata meja kerjaku agar tidak berantakan saja dan..."
Sasa melihat ponselnya sambil menunjukan pada Fang Lee
"aku hanya lewat 10 menit saja " lanjut nya.
" Ayo kita berangkat sekarang " jalan mendahului Sasa
Di dalam mobil berwarna hitam metalik Sasa menatap jalan lalu menengok ke arah Fang Lee.
" Kita mau kemana ? " Sasa bertanya ke Fang Lee yang tampak nya kesal pada gadis berambut pendek itu .
"Apa aku harus mengulangi perkataan ku kemarin " Fang Lee berkata sambil menatap Sasa .
"Tinggal jawab tempat nya saja apa susah nya ,kenapa dia selalu cepat emosi " Sasa berbicara menghadap ke kaca jendela mobil dengan lirih.
"Aku mendengarmu " ucap pria dingin itu dengan menatap tajam ke arah nya .
Sasa hanya tersenyum bodoh ke arah Fang Lee dan mulai membuat duck face saat kembali menatap ke jendela mobil .
tibalah mereka di butik kelas atas yang biasa di kunjungi oleh para aktris dan model terkenal -Boutique Gloria .
setelah menginjakan kaki di lantai, Fang Lee memanggil orang kepercayaan nya yang akan merias Sasa.
"Joo ! ada pekerjaan untuk mu "
"Sebentar ! " saut Joo dengan nada lantang namun terdengar ramah .
"Hai tuan tampan apa yang membawamu kemari . apa kau rindu denganku ? " selang beberapa saat Joo sadar ada Sasa di sebelah fang Lee .
"Oooowh siapa yang kau bawa ini ? dia terlihat cantik " puji Joo terhadap Sasa .
"Dia adalah klien mu untuk kau rias . aku ada acara pernikahan di tempat rekan kerja ku buat dia tampil sangat cantik " ujar Fang Lee sambil menyimpangkan kaki nya dengan gaya yang maskulin .
"Ok tuan . semua dengan kekuatan tangan ajaib Joo akan memperlihatkan hasil karya yang sangat indah. kau tak akan kecewa dengan keterampilan ku " dengan menyibakan syal bulu berwarna ungu yang ada di leher nya .
"Ayo cantik ikut lah dengan ku " dan joo menggiring Sasa kedalam ruang rias .
Di ruang penuh cahaya dan alat make up yang tertata rapi dan bersih . Sasa mulai mengedarkan pandangan nya di ruang make up artis itu .
saat memilihkan gaun dan menempel nempel kan pada tubuh Sasa , Joo bertanya " siapa namamu cantik ?"
"Aku Sasa rekan kerja Mr.Fang"
"Benarkah ?"
"Hemmmm"jawab Sasa sambil menganggukkan kepala untuk meyakinkan Joo .
__ADS_1
"Dia adalah pria yang dingin dan cuek tapi kenapa dengan mu dia begitu hangat dan perhatian . mungkin kah dia dan kau ada suatu hubungan " tanya Joo .
" Tentu tidak " saut Sasa dengan cepat seperti orang kepergok maling .
"Eh maksud ku tidak . kami hanya sebatas rekan kerja saja " ucap Sasa dengan lembut.
"Benarkah , tapi aku melihat dari mata si tampan itu ada sebuah cinta " sambil membingkai kan jarinya membentuk hati Sasa tetap diam saja.
" Cinta ? pih !!! " ucap Sasa dalam hati .
"Dia adalah pria yang tertutup dan tidak pernah membawa perempuan manapun . kecuali kau yang duduk di hadapanku sekarang"
joo sekilas melihat Sasa dan melanjutkan ucapan nya .
"Selama ini hanya kau yang bisa duduk di samping nya dan mendapatkan perhatian seperti ini ,oh ya dulu pernah ada wanita cantik dan sexy yang mengejarnya tetapi dia tidak tertarik sekalipun dengan wanita itu "
kini Joo berjalan mengambil brush di ujung meja dan mulai melanjutkan ucapan nya .
" pernah 2 tahun lalu dia ingin menjebak si tampan tetapi rencananya gagal . jika kau bertemu dengan wanita ular itu kau harus berhati-hati " Sasa hanya mengangguk untuk respon bahwa dia mengerti dan Joo melanjutkan kata-kata nya lagi
" andaikan aku adalah perempuan ,aku pasti akan berlomba untuk mendapatkan hatinya juga " saat Joo membayangkan dirinya , Sasa mulai bertanya
" siapa nama wanita itu ? " Joo menjawab dengan suara yang berbisik .
" Kim Hanna dia adalah model iklan ternama di kota ini" lalu joo menarik tubuh nya lagi dan mulai membuat warna di kelopak mata Sasa .
" tetapi itu dulu .sekarang keberadaan nya aku pun tidak tau setelah kejadian itu dia menghilang " setelah mendapatkan jawaban dari pertanyaannya ,Sasa mengangguk anggukan kepala.
"Tidak ,aku. hanya memastikan saja " jawab Sasa sedikit gugup .
2 jam sudah berlalu dan Joo memberi sentuhan terakhir di rambut Sasa .
"Waaawwww kau sangat cantik . sepertinya aku akan tertarik dengan mu . kau adalah karyaku yang paling indah " dengan memuji Sasa.
" Sekarang mari keluar dan tunjukan pesona mu pada si tampan itu " dan Sasa di gandeng keluar oleh Joo .
"Tampan lihatlah kemari " seru Joo kepada Fang Lee .
Saat Fang Lee menghadap ke arah Sasa ,dia terpana melihat peri kecil nya itu menjadi peri yang sangat cantik bahkan mungkin dia bukan hanya peri melainkan permaisuri .Tanpa sadar Fang Lee membingkai senyum yang sangat manis
senyum itu bentuk dari penghargaan untuk Joo karena dia merasa puas dengan ketrampilan pria bersyal ungu itu .
"So beautiful " ucap Fang Lee tanpa sadar .
Sasa hanya tersenyum dengan hati dag Dig dug saat Fang Lee memujinya .
Sasa kini memakai dress putih yang mengekspos bahunya dan tersebar kerlap kerlip berlian di bagian dadanya memberikan kesan glamor .
setelah itu mereka pergi berpamitan pada Joo .
*di dalam mobil fang Lee*
"Saat di pesta nanti kau jangan berpencar denganku . Tetaplah menggandeng tangan ku . Aku tidak mau kau tersesat disana " ucap Fang Lee pada Sasa .
__ADS_1
"Baiklah" jawab Sasa
" Bisa-bisa nya dia mengaturku dan kenapa juga aku harus menggandeng tangan nya . Seberapa besar tempat itu hingga aku bisa tersesat nantinya " ucap Sasa dalam hati.
lalu Sasa memperagakan ucapan Fang lee yang di ucapkan pada nya dengan posisi menghadap ke kaca mobil . fang Lee yang mengetahui itu hanya menahan senyumnya .
.
.
.
Sesampainya di pesta , semua yang datang adalah orang orang yang berpenampilan mewah .Saat Fang Lee keluar dari mobil di susul dengan Sasa ,para wartawan sedang asik memotret mereka berdua . Disini Fang Lee yang terlihat biasa saja dan Sasa yang terlihat canggung karena ini baru pertama kalinya .
"Jangan canggung dan percaya dirilah , karena kau datang bersamaku , angkat dagumu " meyakinkan Sasa dan memegang tangan Sasa untuk di kaitkan pada lengan fang Lee . Akhirnya mereka berjalan layak nya pasangan yang sangat sempurna .
Satunya tampan dan satu lagi gadis yang sangat cantik dan anggun . Saat di pesta Sasa bersalaman dengan rekan kerja Fang Lee . dimana pun Fang Lee Sasa tetap menggandengnya akan tetapi saat Sasa haus dia ingin pergi mengambil minum di meja perjamuan . Dia harus berpisah dengan Fang Lee karena pria itu sedang berbincang bisnis dengan klien nya .
"Maaf ,aku haus . aku ingin pergi kesana sebentar untuk mengambil minum . apa kau mau ku ambilkan ? " tanya nya kepada Fang Lee
" boleh , cepatlah kembali " jawab Fang Lee lalu Sasa melepaskan tangannya pada lengan Fang Lee.
Saat Sasa mengambil minuman , dari belakang ada pengantin pria yang sangat familiar bagi nya,ya dia adalah Putra mantan Sasa.
"Sasa? " panggil putra tidak percaya bahwa itu Sasa karena penampilannya sungguh membuat dia pangling.
"Akhirnya kamu datang , aku kira kamu tidak akan datang karena kau berfikir aku menyakitimu " Sasa tetap diam .
" Oh jadi ini rekan Mr.Fang yang menikah itu " ucap Sasa tersenyum menatap Putra .
"Tentu saja aku datang " Sasa menjawab dengan mengulangi perkataan Putra .
"Sa maaf kan aku . aku tidak bermaksud menyakitimu . tapi lihatlah keadaan ku dan ..."
belum kata kata putra selesai dari belakang ada sosok perempuan yang menyelipkan tangannya pada lengan putra , itu adalah pengantin wanita yang di jodohkan oleh orang tua putra . dia bernama Rachel .
"Wah wah wah siapa ini yang datang ? . mantan pacar suami ku ? . punya nyali juga kau datang kemari " Sasa hanya mengangkat alis nya yang sebelah kanan untuk pertanda jawaban apa pedulimu.
"Hei ekspresi apa yang kau tunjukan padaku seperti itu . gaun mu bagus juga , apa kau menabung mati-matian untuk menyiapkan gaun sebagus ini untuk datang ke acara pernikahan ku ? oh itu tidak mungkin karena gajimu cukup rendah ,atau kau merayu pejabat dan memintanya untuk membelikan mu gaun sebagus ini " kata Rachel merendahkan Sasa karena gaun yang di pakai Sasa adalah gaun keluaran terbaru dari designer terkenal dan itu hanya ada 2 di dunia .
tidak jauh datang lah mama dan papa putra.
"hai mommy lihat siapa yang datang disini ? inikah mantan calon menantumu yang dulu . yang hampir akan kau nikahkan dengan anak tampanmu ini" . kata Rachel dengan bergelayut di lengan putra .
putra seperti 1 tahun lalu saat mamanya merendahkan Sasa di depan umum, hanya diam saja melihat Sasa seperti itu .
.
.
.
"Kau adalah wanita rendahan yang menjadi masa lalu suamiku . jadi rasakan ini " saat Rachel maju menghampiri Sasa dan mengambil salah satu gelas yang ada di tangan Sasa tiba tiba ...
__ADS_1