
"jika saja tangan ku bisa menggenggam dengan sempurna . ku pastikan ada lebam di wajah mu " ucap fang Lee yang kesal karena tidak di beritahu . David dan Rendy pun tertawa melihat kekesalan fang Lee .
"kau buka kan pintunya " ucap David pada Rendy . setelah memastikan fang Lee dan Sasa masuk dalam mobil, Rendy pun mengajak Eka untuk satu mobil dengan nya .
disusul David yang masuk kedalam mobil yoona .
"lho kok kamu yang masuk ?. Eka dimana ?" ucap Yoona
"Rendy satu mobil dengan Eka . katanya ada yang ingin mereka bicarakan " ucap David
"hah ! bukan nya mereka tidak akrab ? " ucap Yoona heran
"mana ku tau " ucap David
"turun lah .ini pasti rencana konyolmu kan ? kamu bisa satu mobil dengan asistennya fang Lee " ucap Yoona .
"sial" ucap David dalam hati .saat David akan turun tiba-tiba asisten Han sudah melajukan mobil milik fang Lee.
"lihat" ucap David menunjuk mobil itu .
"baiklah . duduk pakai sabuk pengaman " ucap Yoona
"iya . terimakasih tumpangan nya" ucap David .
"ck bodoh" ucap Yoona lirih
"apa ?" ucap David ingin Yoona mengulangi ucapan nya
"apanya yang apa?" ucap Yoona pura pura .
"tadi kamu bilang apa ?" ucap David mendekat ke arah Yoona.
"aku tidak bilang apa-apa . bisakah kau duduk dengan benar . aku sedang menyetir " ucap Yoona gugup.
"baiklah" ucap David .
"huuufh...orang ini selalu membuatku jantungan" ucap Yoona dalam hati.
"sayang" ucap fang Lee memanggil Sasa. lalu Sasa menengok ke arah fang Lee
"setelah kamu pulang aku akan ke kantor polisi dulu untuk bertemu dengan putra " ucap fang Lee
"untuk apa . jangan kak . biarkan pengacara mu saja yang menangani ini " ucap Sasa memeluk fang Lee.
"aku hanya ingin berbicara dengan nya sayang . dia tidak akan berani mencelakai ku lagi" ucap fang Lee mengelus rambut Sasa.
"tidak . kakak tidak boleh pergi kemana-mana" ucap Sasa.
"hmmm kalau begitu ...begini saja . aku akan kesana mengajak Rendy dan David. bagaimana ? dia tidak mungkin berani macam-macam jika aku datang bertiga" ucap fang Lee membujuk Sasa.
"ok . tapi janji hanya sebentar"ucap Sasa .
"janji" ucap fang Lee tersenyum .
beberapa menit kemudian sampailah mereka di rumah fang Lee .
"kamu nanti di temani Eka dan Yoona dulu ya " ucap fang Lee. Sasa pun mengangguk dan keluar dari mobil .
"David ,Rendy " panggil fang Lee
"iya sebentar " ucap David menutup pintu mobil yoona .
"ada apa ?" ucap David disusul Rendy di belakang nya.
"ikutlah aku ke kantor polisi" ucap fang Lee.
"ok" ucap David ,Rendy hanya menganggukan kepala saja.
"kau ingin apa ke kantor polisi" ucap rendy saat berada di perjalanan .
__ADS_1
"ada yang harus ku sampaikan pada baji**an itu" ucap fang Lee
"apa yang ingin kau bicarakan dengan nya ?ucap David
"ck...kau sangat cerewet sekali " ucap fang Lee jengkel pada david. Rendy hanya tersenyum simpul saja melihat mereka berdua.saat ingin turun fang Lee mengingatkan lagi pada mereka berdua
"nanti saat aku menemui baju**an itu kalian tidak usah masuk"ucap fang Lee
"baiklah . tapi setelah kau masuk .aku akan masuk " ucap rendy
"untuk apa?"ucap fang Lee heran
"ada sesuatu yang ingin aku sampaikan pada nya " ucap Rendy .
"baiklah" ucap fang Lee lalu mereka pun turun dari mobil .
"hei memang kau mau bicara apa ?" ucap David lirih pada Rendy
"kau mau tau" ucap Rendy ,lalu David mengangguk .
"kalau mau tau . ikut lah dengan ku nanti" ucap Rendy
"yang benar . aku boleh ikut !" ucap David
"aku hanya bercanda padamu . tunggulah saja di luar ok" ucap Rendy tersenyum .
"ck" David berdecak kesal.
"selamat pagi pak saya ingin menemui tahanan atas nama putra " ucap fang Lee
"baik .mari ikuti saya" ucap polisi itu. tinggallah Rendy dan David di ruang tunggu kepolisian.
"hei ayolah aku ikut dengan mu" ucap David.
"tidak.kau disini saja " ucap Rendy
"kalau tidak kau ajak masuk untuk apa aku ikut" ucap David
"mana ku tau , tanya fang Lee .bukan kah tadi dia yang mengajakmu" ucap Rendy
"silahkan pak " ucap polisi itu
"mau apa kau datang menemui ku ?" ucap putra menahan emosinya
"apa motif mu menculik istriku ?" ucap fang Lee
"istri ? Hahahahaha dia belum sah menjadi istrimu .begitu percaya diri kau menyebutnya istri hahahaha" ucap putra tertawa
"jangan lari dari topik pembicaraan " ucap fang Lee
"seharusnya kau sudah tau apa rencana ku .coba tebak lah " ucap putra yang mencoba membuat fang Lee jengkel .
"aku tidak ingin bermain-main dengan mu.aku tidak segan untuk membuat orangtua mu lebih menderita dari yang sekarang" ucap fang Lee menatap tajam putra dnegan suara yang di buat mengerikan .
"jangan kau sakiti mereka lagi . jangan "ucap putra memperingatkan fang lee
"kalau begitu . cepat katakan apa motif mu " ucap fang Lee.
"jika aku mengatakan nya .kau harus berjanji untuk tidak menyentuh keluargaku lagi" ucap putra.
"aku akan memegang janjiku . cepat katakan" ucap fang Lee
"pertama aku mempunyai dendam padamu yang belum terbayarkan dan ke dua aku masih mencintainya " ucap putra
"jika kau mempunyai dendam padaku .balaslah padaku jangan padanya dia tidak akan tau masalah ku dengan mu" ucap fang Lee
"awalnya aku ingin menabrakmu .tetapi tidak ku sangka Sasa tiba-tiba mendorong mu dan dia yang tertabrak . dan saat itu aku ingin pergi menolong nya tapi aku tidak bisa membantunya karena aku sedang menyamar . lalu aku menyelidiki di rumah sakit mana dia di rawat ,aku ingin menculiknya agar kau merasakan kehilangan orang yang kau sayang tetapi aku tidak bisa karena Sasa telah di jaga 24 jam . lalu tiba-tiba dia menelfon ku untuk ku jemput dan aku membawanya pergi ke daerah pelosok untuk ku sembunyikan darimu tetapi sayangnya dengan cepat kau menemukan sasa"ucap putra menjelaskan
"jika kau mencintai dia kenapa kau menyakitinya ?" tanya fang Lee heran
__ADS_1
"pertama karena dia sangat mencintaimu dan aku mencintainya , ke dua dia yang menyebabkan ini semua dan ketiga jika aku tidak memilikinya lagi .maka orang lain juga tidak akan memilikinya" ucap putra
"biadab!!!!" ucap fang Lee sudah terbawa emosi.
"ya begitulah ... apa kau kesini hanya untuk menanyakan itu? "ucap putra santai
"bukan hanya itu aku juga ingin memastikan kau benar-benar kalah dengan ku" ucap fang Lee tersenyum .
"aku tidak kalah dengan mu .hanya strategiku kurang matang untuk menjatuhkan mu . tunggu saat aku keluar dari penjara" ucap putra
"oh ya . menurut mu kau akan keluar dengan begitu cepat ? berapa tahun yang kau kira ? 1 tahun ? 10 tahun atau 20 tahun ? . jika kau menebak dengan angka angka itu ,kau bodoh" ucap fang Lee
"maksudmu" ucap putra heran
"maksudku ....kau akan ku jamin hidup membusuk di penjara " ucap fang Lee
"apa !!!! kemari kau .akan ku remukan tulang mu fang Lee " ucap putra mengamuk menggedor gedor sekat kaca yang ada di depan nya lalu badan putra di tahan oleh 2 polisi disana . fang lee pun tersenyum melihat respon putra yang begitu ketakutan bercampur marah .
"sekarang ku ulangi lagi ucapan ku . kau kalah dengan ku " ucap fang Lee lalu pergi meninggalkan putra .
"hei kembali kau ...*******....ingat aku tidak akan membuat hidup mu tenang " ucap putra berteriak
"coba saja kalau kau bisa(tersenyum licik) ..... percayakah jika aku berbicara akan menghentikan nafasmu saat kau berani menyentuh kehidupan ku dan istriku" ucap fang Lee melangkah maju kembali menatap putra dengan tatapan yang mengintimidasi . putra pun terdiam tunduk saat fang Lee berbicara seperti itu .
"ayolah aku hanya ingin tau yang kau bicarakan nanti " ucap David .
"ok..ok kau boleh ikut dengan ku" ucap Rendy menyerah .
"tapi kau harus janji .jaga sikap mu dan jangan main tangan " ucap Rendy yang tau tabiat David selalu gampang tersulut emosi .
"siap" ucap David sambil bergaya hormat.setelag pembicaraan David dan Rendy muncul lah fang Lee yang di antar oleh polisi .
"tunggu aku disini " ucap Rendy
"ren" fang Lee memanggil rendy
"ada apa ? " ucap Rendy
"jika dia mencoba menghasut mu . jangan termakan oleh omongan nya" ucap fang Lee
"kau tenang saja" ucap Rendy menepuk pundak fang Lee lalu pergi .
"sial....beraninya dia mengancam ku" ucap putra dalam hati .
"silahkan pak" ucap polisi itu mempersilahkan Rendy menemui putra.lalu putra menatap Rendy .
"apa kau melihatku untuk memastikan ku juga ?" ucap putra pada Rendy
"tidak . aku hanya ingin mengingatkan mu . jangan pernah kau sentuh Sasa lagi walau hanya menyapanya " ucap Rendy . putra hanya menatap tajam ke arah Rendy terus menerus tanpa berbicara .
"jika kau berani mengganggu sasa lagi kupastikan kau tidak akan bernafas pada esok hari " ucap Rendy tenang namun suasana terasa tercekam.
"sudah ,aku hanya berbicara itu dengan mu .nikmatilah sisa hidupmu" ucap Rendy hendak berdiri .
"apa kau mencintai nya ?" ucap putra kemudian .
"peduli apa kau menanyakan itu" ucap Rendy dengan tegas.
"jika kau mencintainya kenapa kau kalah dengan fang Lee . kenapa kau tidak merebutnya.apakah kau setakut itu dengan dia? , apakah kau tidak ingin Sasa hidup berdampingan dengan mu . kalau saja aku menjadi dirimu pasti aku akan merebut Sasa dari tangan nya" ucap putra mencoba mengadu dombanya dengan fang lee.
"aku ingin....sangat ingin tetapi kebahagian nya yang sangat penting di banding ke egoisan ku. aku bukan kau.jadi, tidak usah ikut campur dengan urusanku . urus lah dirimu yang akan tinggal disini seumur hidup" ucap Rendy dengan tenang dan berjalan menjauhi putra . David hanya menonton mereka dan akhirnya ikut pergi menyusul Rendy .
"hei tadi kau keren sekali" ucap David .
"keren darimana nya?" ucap Rendy
"kau pintar membuat dia terdiam seperti itu . ku kira kau akan termakan dengan ucapan nya ,hampir saja tadi aku ingin menyerang omongannya" ucap David .
"apakah kau sekarang telah mengakui kalau aku mempunyai jiwa yang karismatik?" ucap Rendy
__ADS_1
"terlalu besar kepalamu" ucap David lalu Rendy hanya tersenyum sekilas mendengar ucapan David.