SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
AYAH DAN IBU BERKUNJUNG


__ADS_3

"aku bersungguh-sungguh sayang . jadi ku mohon padamu.menurutlah denganku ,itu akan mempermudah ku untuk menjagamu" ucap fang Lee .


"iya . aku akan menurut padamu kak" ucap Sasa tersenyum dan memeluk fang Lee dan fang Lee mencium pucuk kepala Sasa dengan penuh rasa sayang.


"sudah ,sekarang kembalilah istirahat . aku akan ke ruang kerjaku" ucap fang Lee menidurkan Sasa dan menyelimuti nya .


"kak ,bisakah malam ini kamu menemani ku . aku ingin di temani lebih awal sebelum aku tidur" ucap Sasa menggenggam tangan fang Lee yang hendak pergi.


"baiklah akan ku temani peri kecil" ucap fang Lee tersenyum lalu naik ke ranjang . Sasa memejamkan matanya dengan memeluk tubuh fang Lee . setelah Sasa sudah terlelap dalam tidur nya ,fang Lee ingin bangun untuk mempelajari kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan ,tetapi gagal karena dia juga sudah merasa mengantuk lalu dia memutuskan untuk mempelajarinya besok dan ikut terlelap dengan Sasa .


.


.


.


keesokan hari nya datang , pagi sudah menjelang , bulan pun di gantikan oleh matahari yang mulai mengintip dari arah timur.


"huuuaammmm" Sasa menguap


"pagi sayang" ucap fang Lee yang posisinya menghadap Sasa dengan bertopang tangan.


"pagi kak . masih sangat pagi kenapa kakak sudah bangun" ucap Sasa


"aku menagih janjimu " ucap fang lee tersenyum


"menagih janji ? " ucap Sasa mengeryitkan matanya


"janji semalam .apakah kamu lupa ,aku ingin menagihnya sekarang" ucap fang Lee menaikan alisnya.


"tapi aku belum mandi . sebentar" ucap Sasa yang ingin beranjak dari tempat tidur nya .


"ah terlalu lama . aku sudah tidak tahan " ucap fang lee lalu tangan nya mengelus punggung Sasa yang berada di atas fang Lee , secara perlahan-lahan wajah fang lee semakin dekat dengan wajah sasa dan mereka pun memulai ciuman . ciuman yang awalnya hanya mencium sekilas dan terus menjadi pagutan yang lembut untuk mereka berdua. Sasa yang awalnya menolak karena tidak nyaman dengan keadaan nya yang berantakan di pagi itu menjadi lebih santai karena Sasa terus menerus menerima belaian dan pagutan dari bibir lihai fang Lee . fang Lee mengubah posisi mereka menjadi Sasa yang ada di bawah nya .lalu dia terus menghujani Sasa dengan ciuman di seluruh wajah dan tubuh nya dan sesekali tangan kiri nya mengelus perut dan meremas buah dada Sasa yang indah.melihat respon Sasa yang begitu menyukai sentuhan fang Lee , fang Lee pun tersenyum melihat wajah Sasa yang ada di bawahnya . tak lupa fang Lee menjilat telinga Sasa yang merupakan daerah sensitif baginya .


"aaah kak" ucap Sasa melenguh


"seperti nya kamu sudah siap" ucap fang Lee yang mengetahui Sasa sudah siap menerimanya . karena milik Sasa sudah basah .


TOK...TOK...TOK..


"siapa ?" ucap fang Lee berteriak


"saya tuan " ucap pelayan fang Lee .


"nanti saja sarapan nya" ucap fang Lee lalu ingin melanjutkan permainan nya lagi .


TOK..TOK..TOK


"ada apa lagi" ucap fang Lee yang kesal

__ADS_1


"maaf tuan . ada tamu" ucap pelayan itu .


"suruh pulang " ucap fang Lee singkat .


"tapi tuan " ucap pelayan itu.


"temui dulu saja kak . tidak apa-apa .nanti kita lanjutkan lagi " ucap Sasa menangkup pipi fang Lee .


"ck mengganggu saja.padahal aku sudah sangat menginkannya ,ada saja yang mengganggu....sial! " ucap fang Lee menggerutu sambil berjalan untuk membuka pintu .


"jangan cemberut" ucap Sasa tertawa kecil karena melihat fang Lee bersikap seperti anak kecil.


"ada apa ? " ucap fang Lee .


"ada tamu tuan. katanya mencari tuan dan non Sasa " ucap pelayan itu .


"pasti Rendy ..... dasar lelaki itu tidak pernah membiarkan ku untuk hidup bahagia awas saja kau ! " ucap fang Lee kesal sambil menuruni anak tangga . lalu saat tiba di ruang tamu yang ada di sana bukan lah Rendy ,tetapi orang tua Sasa .


"ibu,ayah " sapa fang Lee .


"kapan kalian datang, kenapa kemari tidak memberi tahu dulu yah . saya kan bisa menyiapkan supir untuk menjemput kalian " ucap fang Lee yang bersalaman dengan ayah dan ibu Sasa.


"sudahlah nak tidak perlu repot . ayah dan ibu mu ini khawatir dengan kalian" ucap ibu Sasa.


"khawatir tentang apa Bu . silahkan duduk " ucap fang Lee .


"siapa kak ? " ucap Sasa yang baru menuruni tangga.


"ayah ibu" ucap Sasa dengan senang.


"astaga Sasa , wajahmu memar seperti ini nak" ucap ibu Sasa kaget .


"tidak apa - apa Bu . ini hanya terjatuh dan terbentur meja" ucap Sasa yang mencoba membuat alasan .


"kamu tidak usah membohongi ayah dan ibu mu lagi . kami sudah tau cerita yang sebetulnya " ucap ayah Sasa .


"ayah sudah tau?" ucap fang Lee kaget .


"ya kami tau.paman mu(paman Sasa) yang memberi tahu kami .jika bukan paman mu yang memberitahu pasti kami juga tidak akan pernah tau " ucap ayah Sasa yang sedih .


"maaf ayah Sasa tidak memberitahu ayah dan ibu. karena Sasa tau pasti kalian akan khawatir dengan ku . Sasa tidak ingin kalian terlalu cemas" ucap Sasa memegang tangan ibu nya .


"kamu ini jangan begitu sayang. sudah sewajarnya bila orang tua mencemaskan anak nya . hah (menghembuskan nafas nya dengan kasar)ibu sudah memiliki firasat yang tidak enak sebelum kejadian ini menimpamu. lalu ibu mencoba menelfon mu tetapi selalu tidak terhubung ,ibu pikir kamu sedang sibuk nak " ucap ibu Sasa .


"maafkan saya ibu , ponsel Sasa ada padaku .karena waktu itu Sasa sempat amnesia dan dia hanya mengingat putra , jadi saya berfikir untuk menyimpan ponsel nya terlebih dahulu hingga Sasa sadar dan ingat semua nya. maafkan kami ayah ibu yang sudah membuat kalian cemas" ucap fang Lee berdiri dan membungkukan tubuhnya ke ayah dan ibu Sasa.


"sudah lah nak ini juga bukan salahmu . aku tau kau adalah laki-laki sejati . kau akan menyelesaikan urusan mu dengan jalan mu sendiri . benarkan" ucap ayah Sasa .


"benar ayah" ucap fang Lee .

__ADS_1


"sudah . kembali duduk disini " ucap ayah Sasa menyuruh fang Lee duduk di sebelahnya .


"lalu bagaimana kelanjutan tentang putra?" tanya ayah Sasa pada fang Lee


"saya akan terus melanjutkan ke jalur hukum ,saya ingin dia di penjara seumur hidup nya " ucap fang Lee


"apa itu tidak terlalu kejam nak ?" ucap ibu Sasa .


"tidak ibu . itu sudah termasuk hukuman ringan untuk nya. jika hanya di hukum 5-10 tahun saja , saya tidak akan tenang di masa depan . saya takut jika dia membahayakan Sasa dan keturunan saya nantinya" ucap fang Lee


"benar itu nak, ayah setuju dengan mu .cara berfikirmu memang hmm(mengacungkan jempolnya ) kau memang pantas di sebut bos . lho tangan mu ini kenapa ?" ucap ayah Sasa .


"hanya luka kecil yah " ucap fang Lee


"waktu aku di culik , kak Lee menolongku dan dia akan di tusuk oleh putra tapi dia menghindari dengan menahan pisau yang akan menghucam ke perut nya " ucap Sasa lirih.


"benarkah ? lalu bagaimana kondisi tangan mu ?" ucap ayah Sasa yang khawatir . fang Lee yang sudah lama merindukan kasih sayang orang tua nya kini dia mendapatkan nya lagi dari orang tua Sasa. ya....fang Lee sangat senang dengan perhatian yang mereka berikan padanya .


"tidak apa-apa ayah . mungkin lukanya sudah menutup " ucap fang Lee ingin membuat ayah Sasa tidak terlalu khawatir dengan nya .


"boleh ayah lihat ? " ucap ayah Sasa meminta izin fang Lee .


"silahkan ayah" ucap fang Lee menyodorkan tangan nya . lalu ayah Sasa pun membuka balutan perban fang Lee.


"wah ini namanya parah ,bagaimana kamu bilang ini tidak apa-apa. putra memang pantas untuk membayar ini semua" ucap ayah Sasa marah . fang Lee hanya diam melihat respon ayah Sasa yang sedang marah karena melihat hasil dari ulah putra .


"begini saja nanti akan ayah buatkan ramuan penyembuh luka tradisional . ini ramuan sangat ampuh" ucap ayah Sasa dengan percaya diri dengan memberikan jempolnya.


"tidak usah repot-repot ayah . nanti ayah akan kelelahan bila bolak balik ke rumah kami" ucap fang Lee.


"siapa bilang ayah akan bolak-balik" ucap ayah Sasa.


"lalu?" ucap fang Lee bingung.


"ayah akan tinggal sementara disini hingga kalian menikah nanti" ucap ayah Sasa senang


"apa aku tidak salah dengar ?" ucap Sasa kaget . fang Lee pun juga kaget tetapi tidak memberi komentar apapun ,dia hanya diam


"tidak sayang . ibu dan ayah akan tinggal bersama mu disini . ibu akan membantumu mempersiapkan pernikahan kalian.apa kamu senang? " ucap ibu Sasa dengan bahagia .


"sangat senang tentunya . terimakasih ibu, ayah " ucap Sasa memeluk ibunya .


"astaga ,apa lagi ini ..... ibu dan ayah akan tinggal disini .bukannya aku keberatan mereka tinggal disini tetapi bagaimana jika aku menginginkan Sasa ,apa aku harus menahan nya lagi hingga pernikahan di gelar? ah sial ! " ucap fang Lee dalam hati.


"nak ...apa yang kamu lamunkan " ucap ibu Sasa . lalu fang Lee mulai mengedip - kedip kan matanya .


"tidak ada Bu . kalau begitu ,mari saya antarkan ibu dan ayah ke kamar . mari Bu" ucap fang Lee tersenyum lembut dan mengambil tas yang ada di lantai untuk di angkat nya .


"eh..eh..tidak usah . biar ayah saja . tangan mu masih sakit" ucap ayah Sasa .

__ADS_1


"ayah...." ucap Sasa lalu menggeleng geleng kan kepalanya untuk mengkode ayahnya agar tidak melarang fang Lee . karena Sasa tau jika fang Lee di kasihani oleh seseorang , dia akan merasa tersinggung .


"baiklah. kau saja yang membawanya nak . pelan-pelan saja " ucap ayah Sasa tersenyum dengan fang Lee .


__ADS_2