SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
HAPPY ANDING


__ADS_3

"Kenapa tidak boleh melihat nya secara jelas . sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dariku. jangan bilang kalau perempuan ini simpanan fang lee" ucap Rendy .


"Kalau bicara jangan ngawur " ucap David memukul pelan kepala Rendy .


"Kenapa kau memukul kepalaku ? " ucap Rendy .


"Karena otak mu itu konslet . jadi wajar aku memukul nya " ucap David


"Tapi dia ini siapa?" ucap Rendy yang sudah kesal .


"Ssttttt jangan keras-keras suaramu " ucap David sambil membungkam mulut Rendy.


"Ok ok akan ku beritahu . dia ini adalah saudara kembar Sasa" ucap David .


"Benarkah ?coba aku lihat " ucap Rendy


"Eh jangan dulu . nanti kalau ketahuan orang lain bisa gagal kejutannya . nanti saja kalau mau lihat" ucap David .


"Baiklah " ucap Rendy .


"Ren seperti nya aku mau kedepan dulu . Noona sudah sampai" ucap David sambil melihat pesan singkat yang di kirim Noona .


"Ya sudah pergi lah" ucap Rendy menepuk pundak David .Saat David sudah pergi ,Rendy mencoba untuk berbincang dengan perempuan yang di katakan kembaran Sasa.


"Perkenalkan saya sahabat Sasa . mari saya temani" ucap Rendy sopan pada Ara .


"Jadi anda sahabat saudara kembar saya. berarti anda tau seperti apa saudara saya itu" ucap Ara .


"saya sangat mengenal Sasa . dia perempuan yang baik, ceria dan pintar . saya kagum dengan dia" ucap Rendy sambil membayangkan Sasa .


"saya lihat sepertinya anda tidak hanya kagum terhadap saudara saya" ucap Ara .


Rendy tidak menjawab hanya saja ada senyum yang terlukis di wajah nya . tak lama kemudian acara pernikahan pun di gelar


.


.


.


setelah Fang Lee selesai memakai tuxedo nya dia menghampiri Sasa di ruang rias itu .


"Sasa dimana ? " ucap Fang Lee pada Eka yang tengah berdiri di depan pintu ruang rias.


"Ada di dalam Mr" ucap Eka . lalu Fang Lee membuka pintu itu dan terlihatlah Sasa yang tengah duduk menghadap cermin di depan nya .


"Kak" ucap Sasa yang kaget bercampur senang .


"Kamu sangat cantik sayang" ucap Fang Lee dengan berjalan mendekat .


"Ku kira kakak akan datang terlambat . aku sudah takut" ucap Sasa


"tentu aku datang tepat waktu sayang . tenanglah " ucap Fang Lee .


tok...tok...tok...


"Maaf Mr. acara pernikahan segera dimulai " ucap Eka.


"Kamu sudah siap ? " ucap Fang Lee pada Sasa dengan tersenyum . Sasa hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya dengan yakin .


"Baiklah pegang lengan ku . jangan gugup sayang" ucap Fang Lee lalu berjalan berdampingan menuju pelaminan . saat memasuki suasana gedung mereka sudah di sambut dengan tamu - tamu yang berdiri dan memotret mereka . hingga pada akhirnya Sasa terpaku melihat seorang gadis seusianya memakai dress berwarna merah panjang yang mengenakan kacamata hitam dan masker .


"Siapa wanita itu? apa dia tamu kak Lee ? tapi kenapa wanita itu sangat familiar dalam batinku ? " ucap Sasa dalam hati . hingga sampailah mereka berjalan ke depan pendeta dan mengucapkan janji-janji pernikahan .


"Kedua mempelai di persilahkan untuk berciuman" ucap sang pendeta . kini semua orang bertepuk tangan dengan memasang wajah yang gembira untuk fang Lee dan Sasa .


"Kenapa kamu menangis sayang ? apa kamu tidak bahagia?" ucap Fang Lee dengan mengusap air mata Sasa .


"Justru aku sangat bahagia kak. terimakasih" ucap Sasa sambil memeluk Fang Lee .


"Aku sangat bahagia telah memilikimu sayang . berjanjilah untuk tetap bersama ku hingga kita menua nanti " ucap Fang Lee .


"Iya kak aku berjanji padamu " ucap Sasa yang masih memeluk Fang Lee . setelah berpelukan dengan Sasa tiba-tiba Fang Lee tersadar bahwa ada kejutan untuk nya .


"Ayah dan ibu dimana ? " ucap Fang Lee menanyakan pada Sasa .


"Kami ada disini nak" ucap ibu Sasa yang ada di belakang Fang Lee .


"Ayah ,ibu" ucap fang Lee sambil memeluk mereka .


"Kau harus menepati janji-janji yang kau ucap tadi nak. bahagiakan Sasa , jangan pernah kau sakiti dia . kau tau kan seberapa berharganya Sasa bagi kami " ucap ayah Sasa menitihkan air mata .

__ADS_1


"Aku berjanji ayah . ayah tidak perlu khawatir tentang kebahagiaan putri ayah . Dia sudah menjadi tanggung jawab ku " ucap Fang Lee sambil melirik sasa .


"Baiklah nak . ayah percaya padamu" ucap ayah Sasa yang kini memeluk Fang Lee.


"Ayah ,ada yang ingin saya sampaikan pada ayah ,ibu dan Sasa" ucap Fang Lee di tengah pelukan mereka


"ada hal apa nak?" ucap ayah Sasa melepas pelukan Fang Lee


"Rendy" ucap Fang Lee memanggil rendy . lalu Rendy berjalan dengan menggandeng perempuan berpakaian merah itu . seketika dahi Sasa menjadi berkerut memikirkan siapa wanita itu .


"Hai paman , bibi" ucap Rendy bersalaman dengan mereka .


"Sa kamu sangat cantik sekali . bahkan kata cantik tidak cukup untuk menggambarkan dirimu saat ini" ucap Rendy memandang Sasa.


"e


Ehem... jangan mulai" ucap Fang Lee memperingatkan Rendy .


"Ayah , ibu saat saya di korea saya bertemu dengan nona ini . apakah ayah dan ibu merasa familiar dengan dia ? " ucap Fang Lee.


orang tua Sasa saling berpandangan dan melihat ke arah perempuan itu .


"Maaf nak . kamu siapa ? " ucap ayah Sasa .


"Aku belum pernah melihat anak ini . tapi hatiku mengatakan bahwa kamu sangat dekat dengan ku" ucap ibu Sasa .


"Ara ,lepas kacamatamu . sudah waktunya ayah dan ibu tau" ucap fang Lee memberi perintah pada Ara dan betapa kaget nya mereka melihat wajah Ara yang sama persis dengan Sasa .


"Ayah , ibu" ucap Ara dengan mata yang berkaca-kaca


"Ya Tuhan " ucap ibu Sasa menutup mulut nya .


"kenapa kau mirip dengan putri kami ? " ucap ayah Sasa yang juga kaget .


"ayah ,ibu . Ara ini adalah anak kalian " ucap fang Lee dengan merangkul Sasa .


Flashback pertemuan fang Lee dan Ara


"selamat malam Mr.fang" ucap Ara


"Sasa ? " ucap Fang Lee mengerutkan dahinya .


"Permisi, apa benar Anda Mr.Fang ? " ucap ara .


"Siapa wanita ini" batin Fang Lee .


"Perkenalkan saya Hyung Ara anak dari tuan Hyung" ucap perempuan itu sambil mengulurkan tangan nya lalu Fang Lee menjabat tangan itu dan mempersilahkan nya untuk duduk .


"Sepertinya kita mulai saja pembahasan di pertemuan kita yang pertama kali ini " ucap Ara yang berbicara panjang lebar tetapi Ara merasa penjelasan nya tidak di perhatikan oleh Fang lee.


"Mr.fang apa anda menyimak yang saya bicarakan tadi ? " ucap Ara.


"Siapa kau sebenarnya? " ucap Fang Lee mengeryitkan dahinya .


"Apa maksud anda ? dasar sangat tidak sopan sepertinya kita tidak perlu melanjutkan proyek ini" ucap Ara tersinggung dengan tatapan Fang Lee dan kini dia sudah menutup laptop nya hendak pergi .


"Tunggu sebentar. aku ingin menunjukan sesuatu padamu" ucap Fang Lee merogoh ponsel yang ada di saku nya .dia membuka galery ponsel nya


" Apa kau kenal dengan dia ?" ucap Fang Lee menunjukan foto Sasa dan betapa terkejut nya Ara melihat foto yang di tunjukan fang Lee itu .


"Kau sangat mirip dengan nya bukan ? . kau siapa? " ucap Fang Lee yang mengulangi pertanyaan nya .


"Apakah benar dia adalah saudara kembar ku yang selama ini ku cari" ucap Ara yang terduduk sambil melihat foto Sasa .


"Saudara kembar ! " ucap Fang Lee yang juga kaget .


"Apakah anda kenal dengan gadis yang di foto itu ? bisakah anda mempertemukan saya dengan dia" ucap Ara pada fang Lee .


"Tentu bisa . tapi tolong ceritakan dulu kronologi nya " ucap Fang Lee yang juga penasaran bercampur bingung karena orang tua Sasa tidak pernah mengatakan bahwa Sasa mempunyai saudara kembar .


"Saat aku berumur 16 tahun papa bilang padaku kalau aku bukan anak kandung nya ,kata papa dulu aku dilahirkan oleh seorang ibu muda di rumah sakit sejahtera di kota J . saat anak kandung papa dilahirkan , dia tidak selamat karena usia kehamilan mama masih 7 bulan . Lalu papa takut mama drop jika tau anak yang di lahirkannya meninggal jadi papa meminta tolong pada bidan yang membantu persalinan mama untuk mengambil salah satu bayi kembar yang di lahirkan pada hari itu ,sang bidan sempat menolak karena tidak tega memisahkan ibu dan bayinya tapi papaku mengancam bidan itu sehingga bidan itu menyanggupi permintaan papaku ,kebetulan yang ada di ruangan bersalin adalah ibu yang melahirkan aku ,jadi saat aku dilahirkan terlebih dahulu ,aku di berikan pada papa mama ku. kata papa saat ibu kandung ku melahirkan aku , dia sempat tidak sadarkan diri . dan pada saat itu lah bidan itu membawa ku pergi " ucap Ara.


"Tapi kenapa orang tua Sasa tidak mengetahui kalau mereka mempunyai anak kembar ? " ucap Fang Lee yang masih bingung.


"Karena pada saat itu ,ayah kandung ku tidak menemani ibu saat melahirkan . Beliau sedang bekerja paruh waktu dan di tambah lagi bidan itu menyembunyikan informasi kelahiran ku jadi yang mereka tahu anak mereka ya saudara kembar ku itu" ucap Ara .


"Ok dari sini aku faham .besok aku akan pulang ,kau ikut lah dengan ku untuk bertemu orang tua dan saudara mu" ucap Fang Lee.


"Benarkah ? " ucap Ara yang menitihkan air mata kebahagiaan nya .


"Benar . karena aku dan saudara mu akan menikah di hari itu " ucap Fang Lee .

__ADS_1


"Terimakasih tuhan... takdir memang tidak bisa di tebak . sudah lama aku mencari informasi tentang keluarga kandung ku hingga aku ingin menyerah tapi kali ini Tuhan mengirimkan anda menjadi jalan ku menemukan keluarga ku " ucap Ara yang menangis .


"Sudah lah jangan menangis. kau seharusnya bahagia kan" ucap fang Lee memberikan tisu pada Ara


Flashback and ...


"Jadi...kau adalah anak kami " ucap ayah Sasa mendekati Ara .


"Iya ayah" ucap Ara


"Bu kita punya anak kembar Bu " ucap ayah Sasa sambil memeluk Ara .


"Pantas saja waktu itu ibu merasa sudah melahirkan seorang anak tetapi di tepis oleh sang bidan . ternyata ini sebab nya " ucap ibu Sasa yang menangis menghampiri Ara .


"Maafkan Ara ibu , baru bisa menemukan ibu " ucap Ara mencium tangan ibu Sasa .


"Ini semua salah ayah nak . maafkan ayah Bu tidak mendampingi mu saat persalinan" ucap ayah Sasa merasa menyesal.


"Oni bukan salah ayah . ibu bisa mengerti(sambil menatap mata ayah Sasa) kamu adalah putri ku . Putriku yang hilang selama puluhan tahun ini .akhirnya tuhan mengembalikan kamu padaku nak" ucap ibu Sasa memeluk Ara dengan tangis nya . lalu Ara mendongakkan wajah nya menghadap ke arah Sasa .


"Saudara ku " ucap Ara memanggil Sasa untuk mendekat padanya .


"Mendekat lah sayang itu saudaramu" ucap Fang Lee menyadarkan Sasa yang masih tercengang mendengar kebenaran di depan nya ini . lalu Sasa mendekat ke arah Ara dan memeluk nya .


"Ara" ucap Sasa memeluk Ara .


"aku merindukan pelukan seperti ini sejak puluhan tahun. sekarang aku sudah bisa merasakan pelukan ini " ucap Ara yang menangis haru memeluk Sasa .


"Aku senang telah bertemu dengan saudara ku . selama ini kau hidup dengan baik bukan ? " ucap Sasa yang berkaca-kaca memegang pipi Ara .


"Begitulah seperti yang kamu lihat .Sa kamu sangat cantik di hari spesial mu ini" ucap Ara tersenyum hangat


"Kamu juga sangat cantik Ara " ucap Sasa tersenyum melihat saudara kembar nya ini .


"Sepertinya ucapan paman waktu itu akan jadi kenyataan" ucap David menyenggol Pahu Rendy .


"Juuust kau bilang apa sih . merusak suasana saja" ucap Rendy yang menjadi gugup.


"Memang nya ayah bilang apa pada Rendy ? " ucap Fang Lee berbisik pada Sasa.


"Ayah bilang kalau aku punya saudara kembar ,akan di jodohkan sama Rendy " ucap Sasa .


"Sa jangan begitu . aku malu " ucap Rendy .


Sasa dan Ara pun tertawa melihat Rendy yang salah tingkah .


"Sebentar , ada urusan yang belum selesai " ucap Fang Lee pada mereka semua .


"Ada apa lagi kak ?" ucap Sasa yang penasaran.


" Ren... kau kemarin ingat kan ,aku ingin memberimu hadiah" ucap Fang Lee tersenyum pada Rendy.


" Oh iya aku hampir lupa . mana hadiah nya " ucap Rendy bersemangat.


"Kau pejamkan mata dulu" ucap Fang Lee.


"Kenapa begitu ?" ucap Rendy.


" Sudah menurut saja . kau mau hadiah tidak?" ucap Fang Lee.


"Baiklah aku akan tutup mata" ucap Rendy menutup matanya . dan tiba-tiba


BUUG...! Rendy terhuyung ke samping dan membuka matanya . Semua orang yang ada di sekitar mereka berteriak.


"Kau gila ya , kenapa memukul ku" ucap Rendy kesal .


"Itu hadiah karena kau berani membawa pergi Sasa di saat aku tidak ada" ucap Fang Lee tersenyum.


"Ooooo ok .... kalau begitu terima ini" ucap Rendy dengan memukul wajah Fang Lee dan mengenai pojok bibir nya . semua orang pun berteriak lagi .


"Kenapa kalian ini bertengkar " ucap ayah Sasa yang heran dengan sikap Fang Lee dan Rendy.


"Sial kenapa kau balik memukul ku?" ucap Fang Lee yang tidak terima .


"Itu hadiah karena kau membuat Sasa bersedih saat kau pergi" ucap Rendy mengangkat bahunya. lalu Fang Lee dan Rendy saling menertawakan diri mereka setelah itu berpelukan. Sikap mereka yang seperti itu membuat semua orang terheran.


"Aku memohon padamu dengan sangat . tolong jaga Sasa selama aku jauh . ingat pesan-pesan ku padamu " ucap Rendy di dekat telinga Fang Lee .


"Aku pastikan Sasa akan aman dan bahagia bersama ku " ucap Fang Lee menepuk punggung Rendy dan mengakhiri pelukan mereka .


"Hei hadap sini . 1....2...3 ciiiissss" ucap asisten Han memberi arahan pada mereka semua.

__ADS_1


Pada akhir dari cerita ini menjadi happy anding . Fang Lee bahagia bersama Sasa , David akan menikah dengan Noona beberapa bulan lagi dan Rendy menjalin hubungan jarak jauh dengan Ara .


__ADS_2