
"apakah kau sekarang telah mengakui kalau aku mempunyai jiwa yang karismatik?" ucap Rendy
"terlalu besar kepalamu" ucap David lalu Rendy hanya tersenyum sekilas mendengar ucapan David.
"sudah selesai ? " ucap fang Lee berdiri
"sudah"jawab Rendy.
"cepat sekali . apa yang kau bicarakan ?" ucap fang Lee .
"hanya memberi dia peringatan kecil" ucap rendy. mata fang Lee mengeryit tidak tau maksud dari perkataan Rendy.
"sudah ayo pulang.sasa pasti sudah menantimu " ucap Rendy . menepuk pundak fang Lee .
.
.
.
"sa aku lapar " ucap Eka
"ya ampun ka maaf aku lupa kenapa aku hanya menyuguhi kalian minuman saja .tunggu sebentar " ucap Sasa lalu dia menelfon pelayan itu di lantai satu untuk membuatkan Eka dan Yoona makanan.
"halo non.ada yang bisa saya bantu" ucap pelayan itu.
"tolong buatkan makanan untuk mrs.yoona dan Eka " ucap Sasa tersenyum
"baik non" ucap pelayan itu menutup telfon lalu pergi ke dapur.
"sa aku mau bantu bibi dulu ya .gak papa kan disini .masih ada Mrs Yoona" ucap Eka
"iya tidak apa-apa.maaf merepotkan mu " ucap Sasa pada Eka yang berjalan pergi.
suasana pun menjadi canggung karena Sasa masih merasa takut dengan Yoona .
"jangan canggung seperti itu" ucap Yoona menyadari sikap Sasa yang kaku sambil melihat ke arah laptop nya
"eh iya Mrs" ucap Sasa
"aku bukan atasan mu lagi . dan kita tidak berada di kantor jadi panggil namaku saja" ucap Yoona tersenyum.
"ya Tuhan mrs.yoona cantik sekali kalau senyum seperti ini" ucap Sasa dalam hati .
"apa kamu mau ku ambilkan minum ?" ucap Yoona . Sasa pun mengangguk .
"terimakasih " ucap Sasa setelah meminum air yang di berikan Yoona.
"apakah kamu merasa pusing ?" tanya Yoona
"tidak Yoon" ucap Sasa masih kaku,Yoona pun tersenyum hangat kepada Sasa .
"mulai dari sekarang kita teman .biasakan lah memanggil namaku saja" ucap Yoona
"baiklah" ucap Sasa tersenyum .
"sebenar nya apa yang terjadi dengan hubungan mu di masa lalu ?" tanyaYoona yang penasaran.lalu yoona mendengar suara mobil di depan rumah .
"sepertinya fang Lee dan yang lain sudah kembali kita sambung lain waktu saja " ucap Yoona .Sasa pun mengangguk menanggapi ucapan Yoona .
tidak lama kemudian fang Lee pun masuk ke kamar yang di dalam nya ada Sasa dan Yoona.
"ternyata kamu disini sayang" ucap fang Lee
"Yoona dan Eka langsung membawaku ke kamar karena aku merasa lelah dengan hari ini" ucap Sasa
"aku tinggal ke bawah dulu ya . silahkan kalian bicara" ucap Yoona tersenyum pada sasa lalu Yoona pergi dengan menutup pintu kamar tersebut.
"jika kamu lelah kenapa tidak berbaring istirahat? apakah mereka mengganggu istirahat mu?" ucap fang Lee
"eh tidak....memang aku belum ingin tidur. aku menunggumu kembali kak" ucap Sasa
"aku sudah kembali . sekarang istirahat lah.aku ingin menemui mereka dulu" ucap fang Lee mencium kening Sasa.
__ADS_1
"baiklah aku tidur dulu" ucap Sasa yang di selimuti oleh fang lee.
.
.
.
"wah seperti nya kita datang di saat yang tepat " ucap David mememutar mutar kunci mobil nya di jari telunjuk. Yoona dan Eka pun menolong pelayan fang Lee membawa makanan ke meja makan .
"kebiasaan" ucap Yoona menepis tangan David yang ingin mengambil salah satu lauk .
"mana mr.fang dan sasa?"ucap Eka.
"sebentar aku akan panggil mereka" ucap David.
"ada apa kalian mencarimu" ucap fang Lee datang
"Sasa mana ? ayo kita makan bersama" ucap Rendy
"Sasa sedang istirahat,mungkin dia lelah . kalian makan lah aku akan ke ruang kerja ku" ucap fang Lee
"ok" ucap Rendy .
"nah berhubung fang Lee dan Sasa tidak makan . jatah mereka aku yang makan" ucap David
"David" Yoona memperingat kan David
"apa lagi . aku hanya lapar kemarin malam aku tidak makan sampai sekarang jam 2 sore" ucap David . Yoona hanya melihat ke arah David .
" lihat lah aku jadi kurus gara-gara kurang makan" ucap David memelas.
"makanlah" ucap Yoona tersenyum manis ke arah David.
"yes...aku tau kamu pasti tidak tega dengan ku "ucap David sambil mengedipkan sebelah mata . tak sengaja Rendy dan Eka melihat kelakuan David dan mereka berdehem.
"ehem sepertinya ada yang ingin menyatakan perasaan nya setelah ini" ucap Rendy .
"ada yang seneng nih " ucap Eka sambil tertawa .tidak ada kata perlawanan dari David ,dia hanya tersenyum dengan menyantap makanan nya.
.
.
.
*ruang kerja fang Lee*
"selamat sore tuan " ucap detektif Ding
"ya ...sebelumnya aku mengucapkan terimakasih padamu" ucap fang Lee
"itu sudah menjadi kewajiban saya tuan " ucap detektif Ding .
"aku ingin kau cari tahu keberadaan orang tua putra secepatnya " ucap fang Lee
"baik tuan " ucap detektif Ding ,lalu fang Lee mengakhiri telfon mereka .setelah menelfon detektif Ding fang Lee menyuruh asisten Han untuk datang ke ruang kerja nya .
"kau dimana ? " tanya fang Lee
"saya di taman tuan " ucap asisten Han
"datanglah ke ruang kerjaku .ada yang ingin ku sampaikan padamu" ucap fang Lee
"baik tuan" ucap asisten Han menutup telfon nya.tidak lama kemudian datang lah asisten Han di depan fang Lee
"ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap asisten Han
"3 hari lagi adalah sidang dimana putra akan menerima hukuman . kau pasti tau yang ku inginkan " ucap fang Lee
"baik tuan . saya akan membereskan untuk anda" ucap asisten Han .
"baiklah kau bisa pergi " ucap fang Lee . lalu asisten Han membungkuk sekali kepada fang Lee dan pergi.
__ADS_1
.
.
.
setelah selesai makan Yoona dan Eka membereskan piring dan gelas yang ada di meja makan.
"Mrs biar saya saja yang mencuci piring " ucap Eka .
"kamu tidak perlu sungkan dengan ku . jika di luar kantor ,kamu bisa memanggil nama ku " ucap Yoona .
"baiklah Yoo...Yoona" ucap Eka masih takut sama seperti Sasa
"ok .kalau begitu aku tinggal dulu ya " ucap Yoona tersenyum meninggalkan piring kotor bersama eka.yoona pun pergi ke teras belakang yang terdapat kolam renang . tanpa di ketahui Yoona disana ada Rendy dan David.
"sssttt....sana" ucap David menyuruh Rendy pergi .
"kenapa ?" ucap Rendy
"pergi sana " ucap David lirih .
"memang nya kenapa ? " ucap Rendy bingung .
"ck...cepat sana " ucap David jengkel
"kalian kenapa ada di sini" ucap Yoona .Rendy baru mengerti yang di maksud David ,dan dia mengangguk-anggukan kepala.
"aduh perut ku mules . dav aku tinggal dulu ke kamar mandi " ucap Rendy . Yoona hanya melihat kepergian Rendy yang tiba-tiba sakit perut itu .
"kenapa dia tiba-tiba sakit perut?" ucap Yoona heran
"mungkin dia salah makan " ucap David.
"mungkin?" ucap Yoona .
"na aku ingin berbicara dengan mu .duduk lah " ucap David
"ada apa ?" ucap Yoona yang mulai deg-deg an
"jujur ....aku....aku selama ini..." ucap David gugup dan Yoona menanti-nanti ucapan David
"aku....itu " ucap David yang tidak jelas membuat Yoona kesal karena menunggu.
"itu apa ? yang jelas . cepat bilang atau aku akan pergi"ancam Yoona
"eh iya iya aku akan bilang .jujur selama ini aku menyukaimu tapi tidak berani untuk mengungkapkan ke kamu . mungkin aku terlalu takut untuk kamu tolak jadi aku menyimpan semua ini hingga sekarang " ucap David
"terus?" ucap Yoona
"apakah kamu bersedia...."ucap David masih saja gugup . lalu dengan cepat sebelum David menyelesaikan ucapannya Yoona pun mencium pipinya ,sontak David kaget membelalakan matanya .
"apa yang kamu lakukan " ucap David .
"itu jawaban ku untuk pertanyaan mu" ucap Yoona
"jadi kamu menerimaku ? " ucap David masih bingung antara percaya dan tidak percaya.yoona pun menganggukan kepalanya .
"aku tidak percaya ini apa aku mimpi (menepuk nepuk pipinya) terimakasih kamu sudah bersedia menjadi calon istriku" ucap david memeluk Yoona .
"apa calon istri ? " ucap Yoona kaget.
"iya calon istri . jangan bilang kamu menyesal setelah ini" ucap David .
"tidak .aku tidak menyesal sama sekali" ucap Yoona
"bagus kalau begitu" ucap David memeluk Yoona lagi.
"tapi mana cincin ku ? " ucap Yoona menepuk punggung David.
"menyusul. akan ku pakaikan di hadapan keluargamu dan keluarga ku " ucap David.
"kau memang perayu yang ulung David" ucap Yoona tersenyum di pelukan David.
__ADS_1
"terimakasih tuhan .doaku selama ini sudah Kau dengar" ucap Yoona dalam hati.