SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
BERKEMAS


__ADS_3

"halo , bantu aku memecahkan isi pesan yang ku kirim padamu " ucap fang Lee .


"baik tuan " saut detektif Ding yang baru sampai di lobby perusahaan fang Lee dan mengakhiri telfon mereka. lalu fang Lee mencoba fokus pada pekerjaan nya lagi.


*kantor sasa*


"aaaaa aku bisa gila " ucap Eka frustasi .


"kamu kenapa ?" Sasa berhenti mengetik dan menghampiri Eka .


"Mrs Yoona sungguh kejam . bagaimana aku bisa menyelesaikan tugas sebanyak ini " ucap Eka dengan menunjuk tumpukan berkas yang bercampur-campur .


"memangnya kamu di suruh apa ?" tanya Sasa .


"aku disuruh menyortir berkas berkas ini . untuk mengurutkan nya sesuai tanggal nya ." ucap Eka .


"sini ku bantu " ucap Sasa .


"baiklah terimakasih . kau memang sahabatku " ucap Eka mencubit pipi Sasa .


"sudah hentikan " ucap Sasa dan mereka mulai menyusun satu persatu lembaran nya .


"hei kau mengetik apa itu ? " ucap Eka melirik komputer sasa .


"hanya menyelesaikan laporan yang harus ku bereskan bulan ini " ucap Sasa sambil mengurutkan lembaran dengan teliti.


"ooww" ucap Eka .lalu mereka diam sejenak tetapi Eka memandang Sasa dengan wajah yang berubah menjadi sedih .


"Sasa...." Eka memanggil sahabatnya dengan nada lesu


"hmmmm" respon Sasa .


"apa kau benar-benar ingin pergi meninggalkan ku sendiri . jika aku dalam kesulitan seperti sekarang . siapa yang akan membantuku ? " ucap Eka dengan berpangku tangan .


"hei apa kau tidak melihat ada banyak teman disini . mintalah pertolongan mereka ,pasti mereka akan membantumu.lagi pula tenang lah . kita masih bisa bertemu bahkan kamu boleh mengunjungi ku " ucap Sasa .


"benarkah ? apa Mr.fang akan mengizinkan mu ? " ucap Eka


"kenapa tidak " ucap Sasa tersenyum .


"baiklah . aku senang " ucap Eka tersenyum juga . waktu istirahat pun datang .


"eh ayo istirahat dulu " ucap Eka .


"aku akan menyusul" ucap Sasa sambil mengemasi barang-barang nya .


"nanti saja akan ku bantu.ayo istirahat dulu " ucap Eka menarik tangan Sasa


"baiklah " ucap Sasa pasrah.


*di kantin*


"setelah kau mengundurkan diri .kau akan bekerja di grub In ? " ucap Eka dengan memakan makanannya .


"tidak" ucap Sasa.


"lalu ,apa yang kau perbuat ?" tanya Eka


"aku hanya berdiam diri di rumah dan mencari aktifitas ringan .dia tidak mengizinkan ku untuk terlalu stres dengan pekerjaan" ucap Sasa


"apa kau merasa stres ? " ucap eka


"kadang" ucap Sasa .lalu eka menghela nafas berat "betapa beruntungnya nasib mu . hassh ...aku menginginkan takdir seperti mu . bertemu dengan orang yang tepat dan yang terpenting kaya " ucap Eka penuh harap.


"hei ingat ,kamu sudah punya pacar dan sebentar lagi akan bertunangan bukan ? " ucap Sasa .

__ADS_1


"hanya berhayal apa yang salah " ucap Eka dan menjulurkan lidah nya .


"sudah jangan bicara terus . habiskan makananmu " ucap Sasa .


"baiklah . aku ambil ya siomay mu " ucap Eka mengambil siomay milik Sasa dengan cepat dan langsung memakannya


"kebiasaan" ucap Sasa sambil melotot ke arah Eka.


tak di sangka ponsel Sasa berdering .


"hei lihat ponselmu berdering.angkatlah " ucap Eka .


"sudah tau " ucap Sasa ketus .


"halo ren." ucap Sasa pada rendy


"aku sudah sampai bandara . kamu dimana ? "


"aku masih di kantor . hari ini terakhir aku kerja "ucap Sasa


"baiklah aku akan kesana untuk menemui mu " ucap Rendy


"eh tidak usah . ini aku sudah mau masuk lagi. bagaimana kalau nanti setelah aku pulang kerja "ucap Sasa .


"baiklah ide yang bagus" ucap Rendy lagi


"ok . aku tutup ya telfon nya . bye" ucap Sasa mengakhiri telfon mereka .


"siapa sa ? " tanya Eka masih mengunyah makanannya .


"rahasia . sudah kamu teruskan makan mu .aku mau kembali ke kantor" ucap Sasa dengan meneguk minumannya untuk yang terakhir.


"tinggal jawab saja susah" ucap Eka berteriak sedikit agar perkataan nya di dengar oleh Sasa yang sedang berjalan .


tok...tok...tok..


"masuk" ucap fang Lee


"kau lagi " ucapnya lagi.


"kenapa kau selalu tidak suka dengan kehadiran ku .kau temanku bukan " ucap David lalu berjalan ke arah sofa yang ada di dekat pintu masuk ruangan fang Lee.


"letak kan kakimu di bawah.kaki mu hanya akan mengotori mejaku " ucap fang Lee tanpa memandang David . lalu David menurunkan kakinya dan tersenyum manis kepada fang Lee .


"hentikan memasang wajah bodoh" ucap fang Lee . lalu David mengubah ekspresinya


"ayolah ,wajah setampan ini kau bilang wajah bodoh " David memuji wajahnya sambil melipat tangan nya .


tok...tok..tok..


"masuk" ucap fang lee


"selamat siang Mr .besok pukul 10 pagi ada clien dari China yang akan membicarakan kontrak kerja " ucap sekretaris nya.


"hmmmm atur saja tempat nya " ucap fang Lee


"baik Mr" ucap sekretaris fang Lee dan meninggalkan ruangan . lalu fang Lee terfokus lagi pada berkas-berkas yang ada di depan nya .lalu dia melihat jam di dinding .


"cepat .katakan apa yang kau mau " ucap fang Lee


"akhirnya .kau bertanya juga" ucap David dengan menjentikan jari nya.


"aku ingin menemui Yoona tapi aku bingung untuk bertemu dia dengan cara apa " ucap David


"kalau begitu tidak usah bertemu" fang Lee menggoda David dengan gayanya yang cuek .

__ADS_1


"ah kau ini .bantulah aku " ucap David dengan mondar-mandir .lalu fang Lee memakai jas dan mengambil tas nya untuk pergi .


"hei kau mau kemana ?. beri aku ide dulu " ucap David .


"ikut saja dengan ku . kau akan tau " ucap fang Lee terus berjalan mendahului David. David pun mengikuti fang Lee di belakangnya dengan otak yang masih berfikir "mau di ajak kemana aku "


saat di dalam mobil fang Lee menelfon Sasa.


Tut .....tut.....


"halo kak " jawab Sasa


"kamu sekarang dimana ?" tanya fang Lee


"aku di kantor sedang membereskan barang-barang ku" ucap Sasa .


"baiklah . sebentar lagi aku akan ke sana " ucap fang Lee.


"tapi ini masih pukul setengah 3 " ucap Sasa dengan melihat jam nya .


"aku masih ada urusan lain . jika kamu belum selesai juga aku akan menunggumu " ucap fang Lee.


"oooo.baiklah .hati hati ya kak" lalu Sasa menutup telfonnya.


"kenapa aku harus ikut menjemput calon istri mu . ah kalian ingin pamer kemesraan di depan ku ? kejam sekali" ucap David. fang Lee tetap diam dan fokus menyetir .


.


.


.


sesampainya di depan kantor tempat Sasa bekerja ,David tercengang


"bukan kah ini tempat Yoona bekerja " ucap David.


"hmmm. kau akan ku bawa untuk menemui nya" ucap fang Lee .


"kau memang sahabat sejati ku. aku tidak menyangka kau sebaik ini " ucap David .


"cepat turun " ucap fang lee. lalu David membuka pintu mobil untuk turun . dia menunggu fang Lee untuk turun tetapi tidak lekas turun . akhirnya David mengetuk kaca mobil milik fang Lee dan fang Lee membuka kaca mobilnya sedikit .


"ayo turun " ucap David.


"buka kan pintu mobilku dulu " ucap fang Lee.


"aku bukan supirmu " ucap David


"kau ingin ku bantu tidak " ucap fang Lee mengancam David .


"ah kau ini " ucap David menggerutu .


tanpa terlihat oleh David ,fang Lee pun tersenyum geli karena mengerjai sahabat nya ini . lalu saat turun fang Lee berjalan berdampingan dengan David dan menaiki lift bersama . tibalah mereka di ruang kerja Sasa .


"kak . kok kamu naik kesini . tunggu saja di bawah . sebentar lagi aku selesai .eh ada kak david " ucap Sasa tersenyum masih membenarkan letak buku dan file nya .


"hai" ucap David melambaikan tangan nya pada Sasa. lalu fang Lee melirik ke arah David dengan mata yang tajam .saat David melihat tatapan fang Lee dia hanya tersenyum konyol saja.


"aku ada urusan dengan Yoona sayang(menatap ke arah Sasa dengan tersenyum) .kau tunggu di sini sebentar. biarkan aku yang bicara dengan Yoona dulu "ucap fang Lee pada David dan berjalan menjauhi Sasa dan David.


"wah selama aku berteman dengan nya . baru pertama kali ini aku melihat nya tersenyum lembut seperti itu " ucap David kagum pada senyum fang Lee.


"hei gadis kecil , apa yang kau perbuat dengan sahabatku itu"ucap David pada Sasa.


Sasa hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala nya pelan dan meneruskan aktifitas nya.

__ADS_1


__ADS_2