SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
SASA MENEMUI FANG LEE?


__ADS_3

"Benar . aku gak ngarang kok . coba saja nanti kalau kesini ,kamu perhatikan dia" ucap Sasa


tiba-tiba ponselnya berbunyi ,saat di lihat itu adalah telfon dari Fang Lee berbentuk video call .


"Ren kak Lee " ucap Sasa menunjukan ponselnya pada Rendy


"Mana biar aku saja . aku mau menggoda dia" ucap Rendy ,lalu Sasa pun memberikan ponsel nya pada Rendy .


"Hai bro" ucap Rendy menyapa Fang Lee terlebih dahulu .


"Mana Sasa , kenapa ponselnya ada pada mu ? kenapa dia bisa pergi dengan mu?" ucap Fang Lee .


"Kalau tanya itu satu-satu" ucap Rendy santai .


"Jangan bercanda . mana Sasa " ucap Fang Lee yang masih santai .


"Dia aman dengan ku " ucap Rendy


"Aku ingin lihat dia . Berikan ponsel nya pada Sasa" ucap Fang Lee


"Tidak mau " ucap Rendy


"Rendy jangan membuat ku marah ya" ucap Fang Lee.


"Aku akan memberikan ponsel ini pada sasa kalau kau mengatakan aku tampan" ucap Rendy


"Omong kosong . jika aku mengatakan itu ,artinya aku berbohong" ucap Fang Lee tertawa sekilas.


"Kalau tidak mau ya sudah.tidak usah bicara dengan Sasa" ucap Rendy


"Kau jangan menguji batas sabar ku Rendy. cepat berikan ke Sasa" ucap Fang Lee tegas .


"Sudah sudah ,sini berikan padaku . jangan menggodanya terus . kasian kak Lee " ucap Sasa merebut ponsel nya .


"Sayang" ucap Fang Lee yang kini melihat Sasa .


"Iya kak . ada apa ? " ucap Sasa sambil tersenyum


"Kamu sudah tidak marah?" ucap Fang Lee cemas


"Iya aku tidak marah lagi " ucap Sasa tersenyum .


"Syukurlah kalau begitu . kamu ini dimana sayang ? " ucap Fang Lee . tiba-tiba Rendy berdiri dari duduk nya dan berpindah di belakang Sasa .


"Dia jalan-jalan dengan ku " ucap Rendy yang menyaut .


"Hei aku tidak bicara dengan mu . minggirlah" ucap Fang Lee .


"Kenapa ? kau tidak terima ?" ucap Rendy memajukan badan nya hampir penempel dengan pucuk kepala Sasa .


"Hei jangan dekat-dekat dengan wanitaku . jaga jarak !" ucap Fang Lee meninggi .


"Aku hanya berdiri begini . masih salah juga" ucap Rendy tetap menggoda Fang Lee .


"Awas kau ya(menatap ke arah Rendy) sayang aku tutup dulu telfon nya . nanti kita sambung jika pengganggu nya sudah pergi " ucap Fang Lee.


"Hei kenapa kau tutup . kau tidak ingin bicara dengan ku" ucap Rendy.


"Bicara apa lagi" ucap Fang Lee


"Seperti tolong jaga Sasa untuk ku atau aku titip Sasa sementara padamu " ucap Rendy


"Jika aku berbicara seperti itu sama saja aku memberikan kesempatan untukmu. cepat bawa Sasa pulang sekarang " ucap Fang Lee lalu menutup terlfon nya .

__ADS_1


"Yah ...dia mematikan telfon nya " ucap Rendy . Sasa hanya tersenyum melihat tingkah Fang Lee yang cemburu seperti tadi .


"Menurut mu tadi kak Lee marah atau tidak?" ucap Sasa pada Rendy


"Kamu tidak lihat ? matanya sudah seperti ingin membunuh ku " ucap Rendy


"Salah sendiri . siapa suruh menggoda nya . aku saja tidak berani" ucap sasa sambil memakan nasi goreng nya .


"Aku juga bingung . dulu waktu kerja dengan nya aku sangat takut kalau menatap matanya tapi sekarang malah kebalikan nya" ucap Rendy .


"Cepat makan . Nasi goreng mu sudah dingin dari tadi " ucap Sasa .


"Ok . setelah ini kita kemana ? " ucap Rendy


"Pulang lah.sesuai perkataan kak Lee tadi " ucap Sasa


"baiklah " ucap Rendy lalu mereka diam sambil menghabiskan kan makan nya masing- masing.


.


.


.


di kamar hotel Fang Lee


"Bisa-bisanya dia mengajak peri kecilku pergi di saat aku sibuk begini. saat aku pulang nanti kau akan membayar nya rendy" ucap Fang Lee yang masih kesal . Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamar Fang Lee . lalu Fang Lee berjalan menuju pintu itu dan membuka nya .


"Selamat sore tuan Fang " ucap perempuan itu dengan sopan .


"Kau siapa?" ucap Fang Lee .


"Bisakah kita bicara empat mata di kamar mu . ini penting " ucap perempuan itu dengan wajah yang serius . lalu Fang Lee membuka pintu kamar nya lebar-lebar untuk mempersilahkan perempuan itu masuk .


setelah perempuan itu masuk Fang Lee mengangkat bicara lagi


"Aku tidak perlu waktu satu menit untuk melakukan nya" ucap perempuan itu dengan melepas kancing blazernya satu persatu .


Fang Lee hanya melihat tanpa berekspresi sama sekali .


"Apa yang sedang kau lakukan " ucap Fang Lee datar .


"Ayolah ,apa anda tidak tau betapa saya mengagumi anda tuan Fang . kemarilah" ucap perempuan itu


"Kau sudah tidak waras" ucap Fang Lee mengangkat satu alisnya.


"Banyak pria yang ingin tidur dengan ku . apakah anda ingin menyia-nyiakan kesempatan ini ? " ucap perempuan itu yang sudah meninggalkan blazer nya di atas ranjang Fang Lee . Memang benar perempuan itu mempunyai postur tubuh yang berisi di bandingkan Sasa , maka tidak heran banyak pria yang terpesona dengan nya .


Kini perempuan itu berjalan menghampiri Fang Lee yang berdiri 2 meter dari nya .


"Apa kau tau aku akan menikah" ucap Fang Lee menatap tajam perempuan itu .


"Aku tau . tapi tidak ada salahnya kan .anda bersenang-senang dengan ku dulu . anggap saja ini hadiah pernikahan untuk anda" ucap perempuan itu yang hendak mengelus wajah Fang Lee. belum sampai tangan itu mengelus wajahnya , Fang Lee sudah menepis terlebih dahulu .


" Percuma kau berbuat seperti ini . aku tidak tertarik dengan tubuh kotormu " ucap Fang Lee .


"Ayolah anda belum mencobanya dengan ku" ucap perempuan itu memaksa dan merangkul Fang Lee . sontak Fang Lee langsung memutar badan perempuan itu dan mengunci tangan nya .


"Kau jangan memaksaku berbuat kasar dengan mu . Sekarang cepat pakai pakaian mu dan pergi" ucap Fang Lee .


"Aawww sakit ...lepaskan " ucap perempuan itu .


"Sekarang bicaralah . apa mau mu " ucap Fang Lee .

__ADS_1


"Lepaskan aku" ucap perempuan itu memberontak .


"Aku tidak akan melepaskan mu sampai kau bicara ,apa maumu! " ucap Fang Lee berteriak .


"Ok aku akan bicara tapi lepaskan dulu . tangan ku sakit" ucap perempuan itu memberi penawaran pada Fang Lee . kini Fang Lee melepaskan kuncian nya pada perempuan itu .


"Cepat katakan" ucap Fang Lee yang berdiri dengan jarak 1 meter dari perempuan itu .


"Aku adalah suruhan Mr.Diaz " ucap perempuan itu sambil mengambil blazer nya dan lari menuju pintu .


"Tua Bangka Diaz ....ternyata kau dalang nya " ucap Fang Lee santai dengan senyum yang licik .setelah itu Fang Lee menghubungi detektif Ding untuk membalas perbuatan kotor mr.diaz .


"Selamat sore tuan " ucap detektif Ding .


"Hmmmm aku butuh bantuan mu . Tolong kau Beres kan orang yang fotonya ku kirim padamu . tidak perlu mati , cukup membuat nya menjadi lumpuh agar dia tidak bisa menjalankan aksi busuk nya lagi" ucap Fang Lee.


"Baik tuan " ucap detektif Ding ,lalu Fang Lee menutup telfon nya .


"Tunggu saja balasan ku Diaz " ucap Fang Lee lalu masuk ke kamar mandi .


.


.


.


Sesampainya di rumah , Sasa turun terlebih dahulu sambil membawa 2 kantong plastik yang berisi makanan .


"Sore ayah " ucap Sasa pada ayah nya yang sedang menonton tv .


"Sore sayang . sudah pulang , kalian habis dari mana saja ? " ucap ayah Sasa.


"Sasa di ajak Rendy main di mall yah . o iya ini untuk ayah dan ibu . tadi Rendy yang membelikan " ucap Sasa.


"Wah kau memang teman Sasa yang perhatian " ucap ayah Sasa tersenyum .


"Ah paman bisa saja " ucap Rendy .


"Andai saja Sasa mempunyai saudara kembar pasti sudah paman jodohkan dengan mu " ucap ayah Sasa .


"Wah boleh juga itu paman " ucap Rendy menanggapi candaan ayah Sasa .


"Yah Sasa pergi ke atas dulu ya . mau mandi " ucap Sasa


"Baiklah nak . setelah itu turun lah bantu ibu mu menyiapkan makan malam " ucap ayah Sasa


.


.


.


Setelah selesai mandi ,Fang Lee memakai jas kerja nya lagi untuk menemui klien berikutnya di suatu cafe ternama di kota Gangnam . Fang Lee berangkat dengan di antarkan Supir sewaan yang sudah menjadi langganan nya saat di Korea . setelah beberapa menit perjalanan sampailah Fang Lee di cafe tersebut .Lalu Fang Lee mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi sekretaris klien .


"saya sudah sampai di tempat " ucap Fang Lee .


"Baik Mr. tetapi maaf sebelum nya karena tuan Hyung tidak bisa menemui anda dan di gantikan oleh putri nya " ucap seorang lelaki di telfon .


"Apa ! tau apa putri nya tentang bisnis ini" ucap Fang Lee sedikit emosi .


"Tenang saja Mr . bisnis ini yang memegang awalnya adalah putri tuan Hyung . Jadi anda bisa membahasnya langsung dengan beliau nanti" ucap lelaki itu .


"Ok . terimakasih" ucap Fang Lee lalu menutup telfon nya . Tak lama kemudian datanglah seorang perempuan menuju meja Fang Lee

__ADS_1


"Selamat malam Mr.Fang" ucap perempuan itu yang seperti nya orang yang di tunggu Fang Lee untuk menyelesaikan proyeknya . saat Fang Lee mendongak betapa kaget nya dia melihat seseorang yang berdiri di depan nya ini .


"Sasa ? " ucap Fang Lee mengerutkan dahinya .


__ADS_2