SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
MEMBUJUK SASA UNTUK KEMBALI


__ADS_3

*dalam mobil Rendy*


"Sa...." Rendy ingin mengatakan sesuatu tetapi dia ragu .


"Ya ? " kata Sasa.


"Gak jadi" ucap Rendy sambil menggeleng geleng kan kepalanya.


"Ada apa Ren ? " kata Sasa penasaran.


"Aku mau tanya sama kamu " Rendy mulai memberanikan diri . Sasa hanya merespon dengan menganggukkan kepalanya saja .Agar lebih aman Rendy meminggirkan mobilnya terlebih dahulu untuk berbicara dengan Sasa .


"Adakah aku di hatimu sedikit saja?" tanya Rendy.


" Maksud mu ? " Sasa tidak tau apa yang di katakan Rendy.


"Ya seperti hal nya putra dan calon suamimu . apa aku pernah ada di hatimu , pernah kah kamu menyukaiku lebih dari teman ? " kata Rendy.


Lalu Sasa menghadap ke arah Rendy


"kenapa kau masih menyimpan rasa begitu lama untuk ku . Maaf Ren aku tidak bisa membalas rasamu karena di hatiku cuma ada satu nama yaitu calon suami ku . Kau memang baik tetapi aku memang tidak bisa menyukai mu lebih dari teman.Carilah orang yang lebih baik dariku dan pantas menerima cintamu . Maafkan aku " kata Sasa sambil memegang bahu Rendy .


Desaat Rendy hanya terdiam lesu lalu mengangkat wajah nya kearah sasa.


"Baiklah ,terimakasih atas jawaban nya . Aku sudah lega dengan menyatakan ini padamu . Aku janji akan menjadi teman mu yang baik dan mencoba mencari pengganti dari dirimu yang lebih cantik" ucap Rendy dengan senyuman untuk menghibur Sasa agar tidak merasa bersalah.


"Apa kau sungguh baik-baik saja ? Maafkan aku " kata Sasa mengeryitkan mata.


"Ya aku baik baik saja. Tidak masalah pria setampan aku pasti mudah mendapatkan wanita yang baik dan cantik.Tenang saja (sambil tersenyum ).... ok mari kita teruskan perjalanan menuju sahabat mu karena hari sudah gelap " ucap Rendy sambil mengendarai mobil nya lagi .


Perjalanan memakan waktu 30 menit dan akhirnya sampai di rumah Eka . Eka tinggal seorang diri karena orang tuanya sudah meninggal saat dia berumur 5 tahun dan dia di rawat oleh nenek nya .


"Terimakasih Ren " ucap Sasa sambil membuka pintu mobil.


"Ya . Kamu hati-hati Sa . Lekas berbaikan dengan calon suamimu " sambil melihat dari kaca jendela yang sudah di buka.


Rendy menunggu Sasa berjalan menuju rumah Eka dan memastikan Sasa aman di dalam rumah itu ,lalu Rendy pergi saat ada perempuan yang membukakan pintu dan memeluk Sasa .


tok...tok...tok...


"Eka !!!..."panggil Sasa dengan keras.


"Ya sebentar " sambil membuka kunci pintu.


"Ya ampun Sasa kemana aja kamu (sambil memeluk sasa) apa kamu baik-baik saja . Kamu kemarin tidur dimana ? " tanya Eka dengan nada khawatir.

__ADS_1


"Bisa kah aku masuk dulu. Nanti akan ku ceritakan " ucap Sasa yang matanya mulai merah lagi. Eka pun mempersilahkan Sasa untuk masuk dan Sasa menceritakan semuanya .


"Oooo jadi begitu " ucap Eka.


"Kenapa kamu hanya merespon seperti itu ? " ucap Sasa dengan suara yang terputus-putus karena menangis.


" Ya karena aku sudah mendengarnya dari Mr.Fang " ucap Eka melihat Sasa dengan tersenyum .


"Kembalilah Sa , dia sangat tersiksa saat kamu pergi . Dia tidak sengaja membentakmu karena dia merasa cemburu " lanjut Eka sambil mengusap rambut Sasa .


"Tapi aku masih marah dengan nya . Kenapa dia menuduhku seperti itu " ucap Sasa tetap bersikeras belum mau memaafkan Fang Lee.


"Dekarang aku tanya , kamu masih mencintai dia atau tidak ? " tanya Eka kepada sasa.


"Aku sangat mencintainya Ka . Sebenarnya aku juga gak mau lari kayak anak kecil gini , tapi gimana lagi aku takut melihat dia yang marah seperti kemarin " sambil memeluk Eka dan menangis .


"Jika kamu masih mencintai dia ,berilah dia kesempatan untuk memperbaiki semua nya . dia juga manusia sama seperti kita .Kadang berbuat kesalahan Sa . Aku tidak memihak kamu atau Mr.Fang ,aku disini sebagai penengah kalian . Aku ingin hubungan kalian membaik dan bisa bersama lagi " ucap eka menenangkan Sasa tetapi Sasa tidak merespon apapun, dia hanya diam .


Lalu Eka melanjutkan ucapan nya


"Maafkan aku sudah membuat kalian bertengkar seperti ini . Seharusnya aku tidak menyuruhmu untuk menggantikan ku lembur" ucap Eka merasa menyesal.


"Kamu itu apa sih , jangan ngomong gitu dong" ucap Sasa sambil mengangkat kepalanya memandang Eka.


"Abis kamu gak mau baikan sama Mr.Fang . kan memang gara-gara aku kamu jadi kena imbasnya kayak gini " ucap Eka berpura pura merasa bersalah agar mengetahui respon Sasa .


"Benarkah ? " ucap Eka sambil mengembangkan senyum nya.


"Iya aku akan berbaikan dengan nya " ucap Sasa agar Eka tidak menyalahkan dirinya sendiri .


"Ya sudah aku mau tidur dulu ya ka " ucap Sasa berjalan ke kamar Eka.


"Eh kamu gak makan dulu . Di dapur ada pasta tuh tadi aku baru buat " kata Eka.


"Enggak ah udah kenyang " jawab Sasa .


"Di lemari es ada susu strawberry tuh " kata Eka menggoda Sasa . Padahal tidak ada susu strawberry disana.


"Mau" Sasa langsung pergi ke dapur untuk mengambil susu strawberry yang di katakan Eka. Dia mencari di lemari es atas sampai bawah tetapi tidak menemukan susu strawberry nya .


" Mana ka ? kok adanya cuma soda sama air mineral" ucap Sasa yang masih mencari dan melihat di lemari es.


"Hahahaha gak ada sa . Aku cuma godain kamu aja kok . katanya kenyang tapi masih mau minum susu " ucap Eka sambil tertawa .


Sasa hanya memajukan bibirnya dan melewati Eka.

__ADS_1


"Sepertinya bibirmu bisa di kuncir kuda " goda Eka


"Tau ah " ucap Sasa sambil masuk kamar Eka.


.


.


10 menit kemudian Eka mencoba mengintip Sasa di kamar untuk memastikan Sasa sudah tidur atau belum karena Eka ingin menelfon Fang Lee .


tut...tut....Tut...


"Halo Mr ini saya Eka "


"Ya,ada kabar dari Sasa ? " ucap Fang Lee dengan dingin.


"Sasa sekarang berada di rumah ku " kata Eka sambil berbisik agar Sasa tidak bangun.


" Ok aku akan kesana sekarang . Berikan alamatmu " ucap Fang Lee yang bersemangat karena dia akan bertemu dengan peri kecil nya lagi .


"Tunggu Mr. jangan sekarang . Sasa sudah tidur . Besok pagi saja Mr. kesini untuk menjemput nya " ucap Eka.


"Baiklah besok aku akan kesitu untuk menjemputnya . Terimakasih kau sudah membantuku " ucap Fang Lee.


"Tidak masalah jika menyangkut kebahagiaan sahabatku . Nanti alamatnya akan kukirimkan untuk anda " setelah itu Eka menutup telfon nya dan pergi untuk tidur di samping Sasa .


*di rumah Fang Lee*


Fang Lee yang tadinya akan beranjak untuk tidur tidak jadi mengantuk karena mengharap kan pagi datang lebih cepat , dia tidak sabar untuk melihat peri kecil nya .Fang Lee juga memikirkan cara untuk meminta maaf pada Sasa dan dia mendapatkan ide lalu dia menuruni anak tangga untuk menemui pelayan nya .


"bi bibi " Fang Lee memanggil pelayan nya


"Iya tuan . ada yang bisa saya bantu tuan "


"bibi bisa masak pasta udang ? " tanya Fang Lee.


" Bisa tuan . Mau saya buatkan sekarang? "


"Tidak bi.bisa kah bibi menyebutkan apa saja bahan bahan nya dan cara membuatnya ? "


"Bisa tuan " . lalu pelayan nya menyebutkan step by step membuat pasta udang yang sangat di sukai oleh Sasa .


"Ok bi. makasih . bibi bisa kembali beristirahat " ucap Fang Lee pergi , saat ingin menginjakan kaki di anak tangga Fang Lee lupa menanyakan sesuatu.


"O ya Bi . semua bahan bahan ini ada di lemari es kan ? " tanya Fang Lee lagi.

__ADS_1


"Ada tuan ".


"Ok makasih bi " Fang Lee tersenyum bergegas untuk naik . Pelayan yang bingung dengan sikap Fang Lee hanya menggaruk garuk kepalanya.


__ADS_2