SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
KODE APAKAH ITU ?


__ADS_3

Mereka makan dengan lahap dengan hati yang senang . kini fang lee merasa lega karena hubungan nya di restui oleh orangtua Sasa sebaliknya pun begitu , Sasa juga senang akhirnya tuhan mengirimkan orang yang benar-benar dia butuhkan dalam hidupnya .


"Bu biarkan saya saja yang mencuci piring" ucap Sasa .


"tidak usah nak . kamu sudah cantik dan wangi . biar ibu saja " ucap ibu Sasa tersenyum .


"terimakasih ibu . maaf tidak bisa membantu " ucap fang Lee .


"sudahlah nak . jangan terlalu kaku seperti itu" ucap ibu Sasa.


"maksud kamu ,menantuku yang akan mencuci piring kotor ini ? " ucap ayah Sasa .


"bagaimana ayah tau ? ayah mengintip ya " tanya Sasa curiga.


"bukan sengaja mengintip . tetapi ayah tidak sengaja melihat " ucap ayah Sasa .


"itu sama saja ayah " ucap Sasa dengan memajukan bibirnya . lalu ayah Sasa tertawa dan fang Lee hanya menahan senyum nya .


"apa ? kenapa kakak menahan tawa seperti itu ?" ucap Sasa dengan nada ketus. lalu fang Lee menarik nafas untuk menghilangkan rasa ingin tertawanya .


"maaf sayang .aku tidak bermaksud menertawakan mu.....ayah bukan nya Sasa tidak ingin mencuci piring tetapi saya yang melarang nya " ucap fang Lee menjelaskan pada ayah Sasa .


"mengapa seperti itu nak ? " ucap ibu Sasa yang sedang mencuci piring .


" karena dia pendamping hidup saya . tidak akan saya biarkan dia melakukan hal yang menyulitkan nya . saya tidak ingin dia merasa kesusahan dan menyesal menikah dengan saya " ucap fang Lee .


"aku tidak akan menyesal telah memilihmu kak . hidup seperti apapun walau di jalani dengan mu aku akan senantiasa senang " ucap Sasa dalam hati dengan tersenyum memandang fang Lee.


"waah bagus itu nak . aku semakin yakin dengan mu " ucap ayah Sasa .


"terimakasih ayah" ucap fang Lee .lalu Sasa melihat jam tangan nya .


"kak sekarang " ,fang Lee pun mengangguk dan tersenyum .


"ayah, ibu kami pamit " ucap fang Lee bangun dari duduk nya . ibu yang mendengar ucapan fang Lee langsung mengeringkan tangan nya dan pergi menghampiri mereka .


"apakah kalian langsung menuju ke kantor ?" ucap ibu Sasa.


"iya ibu " ucap Sasa.


"hati-hati . jika sudah sampai telfon lah kami " ucap ibu Sasa . lalu ayah Sasa menimpali ucapan"jaga anak ku dengan baik . jangan kau sakiti dia . kalau tidak kau akan berurusan dengan ku " dengan menunjuk-nunjuk fang Lee.


"tenanglah ayah . akan ku pastikan calon istri ku selalu bahagia dengan ku " ucap fang Lee meyakinkan ayah Sasa .


"hei berani - berani nya kau menyombongkan bahwa anak ku calon istrimu hahahaha" ucap ayah Sasa lalu merangkul pundak fang Lee dari samping . lalu mereka semua pun tertawa dan berjalan keluar .


"jaga diri baik-baik ya Bu " Sasa memeluk ibunya sebelum masuk ke mobil.


"hati-hati" ucap ibu Sasa dengan melambaikan tangan nya dan mobil fang Lee pun melaju meninggalkan rumah orang tua Sasa .


"kamu ingin tema pernikahan seperti apa sayang ?" tanya fang Lee yang memecah keheningan .


"sederhana saja . cukup di hadiri oleh rekan kerja kakak dan teman dekat ku " ucap Sasa .

__ADS_1


"kau tidak ingin merayakan dengan pesta yang megah ?" ucap fang Lee.


"tidak. acara seperti yang kusebutkan tadi sudah cukup kak . jangan suka menghambur-hamburkan uang " ucap Sasa tersenyum .


"baiklah sayang .untuk keperluan dekorasi dan lainya bisa kamu bicarakan dengan wedding organizer kita nanti (cup)" mencium kening Sasa . tidak lama kemudian telfon Sasa berdering .


"sebentar telfonku berdering" ucap Sasa . dan fang Lee fokus menyetir kembali.


"halo...oh Rendy . kenapa nomor mu ganti ?" ucap Sasa tersenyum . fang Lee yang mendengar Sasa menyebut nama Rendy langsung mencoba menguping pembicaraan mereka . tetapi tidak bisa .


"Ooo begitu ,kapan ? " ucap Sasa .


"benarkah ? " ucap Sasa lagi dengan antusias yang membuat fang Lee tanpa sadar mengerutkan dahinya .


"baiklah ,kabari lagi nanti ya .bye" ucap Sasa dan mengakhiri telfonnya .


"kenapa dia menelfon mu ?" ucap fang Lee datar .


"Rendy bilang ,dia akan terbang ke sini kak " ucap Sasa .


"untuk apa ? " tanya fang Lee


"katanya dia ingin menemui saudaranya yang sedang magang . lalu dia berniat untuk bertemu dengan ku " ucap Sasa .


"aku ikut" ucap fang Lee pada Sasa


"boleh" ucap Sasa tersenyum . lalu fang Lee hanya mengangguk . fang Lee tau jika dia melarang Sasa untuk bertemu dengan Rendy ,Sasa akan marah dengan fang Lee karena menganggap fang Lee tidak mempercayai Sasa .


.


.


.


"aku masuk dulu ya kak " ucap Sasa saat sudah keluar dari mobil.


" nanti akan ku jemput lagi " ucap fang Lee sambil mengelus rambut Sasa .


"daaa hati-hati " ucap Sasa melambaikan tangan saat mobil fang Lee melaju keluar dari depan kantor Sasa . Sasa kini sudah tidak merasa canggung lagi dengan hubungannya . dia sudah tidak merasa sungkan untuk menunjukan kemesraan nya di depan umum .


"sasaaaaa!!!!" panggil Eka dengan kencang dan memeluk sahabatnya itu .


"aku kangen dengan kamu " ucap Eka masih memeluk Sasa .


"iya ,kangen ya kangen . tapi aku tidak bisa bernafas " ucap Sasa menepuk-nepuk lengan Eka .


"hehehe maaf maaf . o ya ini hari terakhir mu bekerja kan " ucap Eka .


"hmmm" Sasa hanya menjawab seadanya .


"kalau begitu . kau harus mentraktir kita satu bagian untuk mengenang mu " ucap Eka .


"hei ,aku hanya mengundurkan diri . bukan mau meninggal dunia " ucap Sasa .

__ADS_1


"pikiran mu " ucap Eka sambil menoyor kepala Sasa dan lari .


"hei . apa maksudmu . awas ya " ucap Sasa mengejar Eka yang masuk ke dalam kantor .


*di kantor fang lee*


" selamat pagi Mr" ucap pengawal fang Lee yang membuka pintu mobilnya. lalu fang Lee memberikan kunci mobil pada pengawal untuk memarkirkan mobilnya. saat fang Lee memasuki kantornya ,seperti biasa dia di sapa oleh semua karyawan yang berlalu lalang .


"selamat pagi Mr " ucap sekretaris fang Lee saat tiba di depan pintu ruangan nya .


"panggilkan asisten Han ke ruanganku dan buatkan aku secangkir cappuccino" ucap fang Lee.


"baik Mr" ucap sekretarisnya . lalu memencet tombol telfon nya sementara fang Lee meneruskan langkah untuk memasuki ruangannya . selang beberapa menit ,saat fang Lee membuka dokumen yang ada di meja ,pintu ruangannya di ketuk oleh seseorang .


"masuk" suruh fang Lee.


"selamat pagi tuan , ada yang saya bantu " ucap asisten Han dengan membungkukan badan sedikit . lalu fang Lee menyodorkan ponsel nya yang berisi pesan dari nomor yang menerornya .


"duduk lah ....menurutmu siapa pemilik nomor ini " ucap fang Lee .


"maaf tuan saya kurang yakin . mungkinkah dia salah satu orang yang membenci anda?" ucap fang Lee.


"tepat sekali . aku sudah menyuruh detektif Ding untuk mencari peneror ini . dia berkata bahwa orang yang menerorku adalah salah satu anggota dari keluarga Aditama " ucap fang Lee .


"maksud tuan ,tuan menuduh mantan nona Sasa ?" ucap asisten Han .


"aku juga kurang yakin . tapi tidak ada lagi selain dia yang menyimpan dendam padaku . dia adalah putra" ucap fang Lee .


"lalu apa yang tuan inginkan ?" tanya asisten Han .


"awasilah dia . semua gerak gerik nya . karena satu Minggu lagi aku akan menikah dengan peri kecilku.aku tidak ingin rencana ku gagal " ucap fang Lee .


"baik tuan" ucap asisten Han .


"sudah kau boleh pergi " ucap fang Lee . dan asisten Han membungkukan badan lagi untuk berpamitan pada fang Lee . saat asisten Han hendak keluar dia berpapasan dengan detektif Ding dan mereka saling sapa melempar senyum lalu asisten han pergi .


"informasi apa yang kau bawa ?" ucap fang Lee .


"maaf tuan . saya kehilangan jejak " ucap detektif ding .


"bagaimana bisa ? " ucap fang Lee


"sepertinya orang yang meneror anda telah menyuruh orang lain yang berpengalaman untuk memanipulasi gerakan mereka agar tidak mudah untuk di lacak" ucap detektif Ding .


"sial" ucap fang Lee dengan memukul meja.


"begini saja . aku sudah mengutus asisten Han untuk mengintai putra . kau bantu dia saja ,karena aku menaruh rasa curiga padanya " ucap fang lee lagi .


"baik tuan " ucap detektif Ding dengan membungkukkan badan dan berlalu pergi .


lalu fang Lee merima pesan lagi dari nomor yang tidak di kenal dengan nomor yang berbeda tentunya.


"R1520" itu isi pesan nya .

__ADS_1


"apa maksud dari pesan ini ?. kenapa hanya angka " fang Lee berfikir keras .lalu fang Lee mengirim pesan pada detektif Ding untuk memecahkan maksud pesan yang di terimanya .


__ADS_2