SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
MEMANAS !


__ADS_3

Braaaakkkkk.....!!!!!! tabrakan pun tak Ter elak kan .mobil yang menabrak sudah pergi hanya menyisakan sasa disana terbaring dengan kepala yang bersimbah darah sudah tidak sadarkan diri ,dan fang Lee yang tersungkur ke tanah . tak lama kemudian semua orang berkerumun menghampiri Sasa.


tak terkecuali fang Lee , dia terbangun dari jatuh nya dan berlari cepat ke arah Sasa .


"minggir...minggir (fang Lee menocba mencari jalan untuk menembus kerumunan orang-orang) Sasa ...sayang bangun lah. apa kau mendengar suaraku ...sayang " ucap fang Lee menepuk pipi Sasa dan menggoyang - goyangkan badan Sasa.


"halo tolong kirim ambulance ke jalan. raffless" lalu fang Lee menutup telfon nya .


Sasa pun dibawa ke rumah sakit terdekat dan langsung di larikan ke UGD . saat di perjalanan sampai di rumah sakit . fang Lee terus berbicara sendiri tanpa henti. dia memikirkan hal yang tidak-tidak dan terlebih lagi membayangkan jika peri kecil nya tidak selamat .


lalu fang Lee menghubungi asisten Han dan David.


.


.


.


tak lama kemudian datanglah David dan Yoona.


"Lee .bagaimana keadaanya ?" tanya David .


"aku belum tau . dokter masih memeriksanya " ucap fang Lee. terduduk di samping pintu ruang UGD .


"tenang lah .dia pasti akan selamat " ucap David .


lalu ponsel Sasa berdering . tertulis nama pemanggil nya (Rendy)


"halo ,sa kamu sampai mana ?kenapa lama sekali . apakah terjadi sesuatu " ucap Rendy


"ponsel nya ada padaku " ucap fang Lee lemah


"oh mr.fang . maaf Mr . Sasa kemana ya ?" tanya Rendy


"Sasa kecelakaan .dan dia di rawat di RS. sejahtera "


"bagaimana bisa? " tanya Rendy kaget tidak percaya .


"dia tertabrak mobil karena menyelamatkan ku " ucap fang lee parau


"aku akan kesana sekarang ". ucap Rendy dengan nada khawatir dan menutup telfonnya .


"ini semua salah ku . aku tidak bisa melindunginya " ucap fang Lee memukul -mukul kan tangan nya ke jendela kaca hingga membuat kaca itu pecah mengenai telapak tangan nya .


"tenangkan pikiran mu. melukai diri sendiri tidak akan mengubah keadaan " ucap David lagi.


"Yoon aku bawa dia untuk mengobati luka nya dulu.kau disini saja .berjaga-jaga jika ada kabar dari dokter" ucap David pada Yoona. dan Yoona menganggukan kepalanya.


saat David dan fang Lee melangkah pergi ,dokter keluar dari ruangan dengan membawa Sasa yang masih terbaring lemah di ranjang pasien untuk di pindahkan .


"bagaimana keadaan nya dok " yang Yoona pada dokter.


"maaf ,siapa keluarga terdekat dari pasien ?" tanya dokter . fang Lee yang mendengar itu langsung mengurungkan niatnya untuk mengobati luka nya . kini yang terpenting adalah informasi dari keadaan Sasa .


" saya suaminya " ucap fang Lee dengan cepat.


"keadaan pasien sedang masa kritis ,pasien telah kehilangan banyak darah akibat benturan di kepalanya . kemungkinan saat dia sadar akan mengalami amnesia ringan " ucap dokter.

__ADS_1


"apa golongan darah nya dok ?" tanya fang Lee .


"golongan darahnya O . stok kantong darah O di rumah sakit kami kebetulan habis . jadi saya mohon bapak bisa mencarikan golongan darah yang sama dengan pasien " ucap dokter.


"golongan darah ku AB ,siapa diantara kita yang mempunyai golongan darah O ?" tanya fang Lee dengan nada khawatir .


"aku juga sama sepertimu" ucap David


"ambil darah saya saja " ucap seseorang yang berada di belakang fang Lee . dan mereka semua menengok ke arah belakang untuk melihat siapa yang bicara itu.


"golongan darah saya O dok "ucap Rendy


"kalau begitu mari ikut saya . lebih cepat lebih baik "ucap dokter mempersilahkan Rendy.


"urusan kita belum selesai " ucap Rendy menatap berani ke arah fang Lee.


lalu tak lama kemudian datanglah asisten Han .


"tuan ,kenapa tangan anda berdarah seperti ini" ucap asisten Han kebingungan .


" ini bukan masalah serius .sekarang kau hubungi detektif Ding .dan cari tahu siapa yang menabrak peri kecil ku. cepat!!!" ucap fang Lee


" baik tuan. tapi tangan tuan..." ucap asisten Han saat ingin memberi pertolongan pada fang Lee tetapi di urungkan oleh David .


" Anda urus saja yang di perintahkan oleh nya . aku akan menjaga dan mengobati lukanya" ucap David .


"baik tuan " lalu pergi meninggalkan fang Lee dan David .


"ayo ku obati dulu lukamu " ucap David menggandeng fang Lee .


.


.


.


"pasien sekarang dalam keadaan kritis pak . pasien kehilangan banyak darah " ucap dokter .


"kapan dia bisa sadar dok?" tanya Rendy .


"untuk kondisinya yang seperti sekarang ,saya belum bisa memprediksi pak . " ucap dokter dengan menggeleng-geleng kan kepalanya . lalu Rendy memejamkan matanya dengan memanggil nama Sasa .


"tolong dok,selamatkan teman saya " ucap Rendy dengan memegang tangan dokter


"akan kami usahakan pak. tenang lah " ucap dokter menenangkan Rendy .


berbeda tempat di ruang perawatan fang Lee berada. di sana hanya meninggalkan David dan fang Lee yang tangan nya sudah di perban oleh perawat .


"tenanglah . jangan terlalu depresi seperti itu .dia pasti kuat " ucap David.


"bagaimana aku bisa tenang . Sasa belum juga siuman . dan sekarang dia membutuhkan darah . aku tidak bisa membantunya " ucap fang Lee dengan berteriak.


"pelankan suaramu .ini rumah sakit...kau harus tenang ." ucap David dengan mengelus pundak fang Lee lalu mereka berjalan kembali menuju ruangan dimana Sasa terbaring dengan bantuan alat di tubuhnya . di sana sudah ada asisten Han , Yoona dan Rendy .


Rendy yang melihat fang Lee dari kejauhan langsung menghampiri nya dan menarik kerah kemeja fang Lee.


"bangs*t kau . kenapa kau tidak bisa menjaganya " ucap Rendy lalu memukul wajah fang Lee

__ADS_1


fang Lee hanya terdiam tidak membalas.


"bangun!" ucap Rendy lalu menyeret fang Lee ke jendela kaca yang memperlihatkan Sasa disana .


"lihatlah dia . dia pasti sangat menderita . ini semua salahmu " ucap Rendy yang ingin memukul fang Lee lagi ,tetapi gagal karena di hadang oleh David .


"bisakah kau tenang . disini yang sedih bukan hanya kau.dengarkan dulu kronologinya . jangan asal memukul" ucap David lalu membuang tangan Rendy yang tadi di tahannya .


"aku sudah muak dengan mu . kau terlalu kasar dan tidak berkepedulian terhadap dia .seharusnya aku harus merebut Sasa darimu .agar aku bisa menjaganya lebih baik darimu . "ucap Rendy


"GM Rendy tolong anda bersikap sopan . tuan fang Lee adalah atasan anda " ucap asisten Han pada Rendy.


"ya dia adalah atasanku....tapi itu dulu. sekarang aku berhenti" dan Rendy memukul wajah fang Lee yang ke 3 kali tanpa di hadang oleh David karena gerakan Rendy secara tiba-tiba.


"bagaimana bisa aku bekerja dengan seseorang yang menyakiti wanita yang ku cintai . aku sudah merelakan nya untuk mu tetapi kau tidak menjaganya dengan sepenuh hatimu. bodoh"


dan david ganti memukul Rendy tepat pada pelipis nya .


"kurang ajar " ucap David dengan pukulan pertamanya yang membuat Rendy jatuh tersungkur di lantai .


"bisakah kau tenang dan bertanya secara baik-baik . pantas saja Sasa tidak memilihmu . karena kau tidak layak untuk nya " ucap David.


"lalu yang layak untuk nya siapa ? sahabatmu ini ,hah" ucap Rendy dengan mendorong tubuh David. fang Lee yang sudah pusing di tambah lebih pusing dengan kegaduhan yang mereka buat. menjadi marah besar.


"DIAM!!! ....David kau tidak usah melarang nya untuk memukul ku . disini memang aku yang bersalah tidak bisa menjaganya . dan kau ,ini adalah kecelakaan yang telah di rencanakan . aku sedang mencari dalang dari semua peristiwa ini " ucap fang Lee . Rendy pun menatap fang Lee dengan geram .


"jikapun ini di sengaja. kenapa bukan kau saja yang terbaring disana " ucap Rendy .


"jikapun bisa aku akan menggantikan nya sekarang juga . ini memang salahku . kau puas " ucap fang Lee berteriak frustasi .Rendy pun terdiam dan mulai mengontrol emosi nya .


"aku akan mencari tahu sendiri . siapa dalang di balik ini " ucap Rendy dan pergi meninggalkan fang Lee dan yang lainnya .


kini fang Lee menangis tersedu-sedu jika mengingat kecelakaan itu .


"aku tidak pernah melihatnya sehancur ini " ucap Yoona .


"aku pun begitu. mungkin memang Sasa adalah orang yang sangat berarti baginya . sadarlah sa . kasihan kekasihmu ini " ucap David pada Yoona .


"aku ngantuk mau beli kopi dulu . apa kau mau kopi?" tanya Yoona pada David .


"sebentar aku akan bertanya pada Lee " ucap David yang ingin menghampiri fang Lee.


"apa kau mau kopi " tanya David pada fang Lee. fang Lee hanya menggeleng lemah .


"kau belum makan . kau mau makan sesuatu ?" tanya David lagi .dan di jawab dengan gelengan yang sama dengan fang Lee ,lalu fang Lee bangun dari tempat duduk nya dan masuk ke ruangan Sasa . David hanya menghembuskan nafas dengan kasar . dia berjalan pada Yoona "bawakan aku 1 kopi saja . dia tidak mau " ucap David .


"baiklah " ucap Yoona lalu pergi meninggalkan David .


.


.


.


*didalam kamar pasien*


"sayang ,bangunlah ....kenapa kau mendorongku waktu itu.seharusnya yang terbaring di sini adalah aku" ucap fang Lee .

__ADS_1


"aku mencintaimu sayang.kamu ingatkan ,sebentar lagi kita akan menikah . kita akan membuatkan ayah dan ibu cucu yang sangat lucu dan menggemaskan seperti mu. bangunlah sayang. bangunlah peri kecil ku" ucap fang Lee dengan mencium tangan Sasa .


"aku berjanji padamu akan menemukan orang yang membuatmu seperti ini. kamu harus segera sadar . berjanjilah untuk bangun secepatnya . aku merindukanmu " ucap fang Lee yang menangis .


__ADS_2