SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
BERKUMPULNYA 3 SEKAWAN


__ADS_3

"hei aku tidak kecil tau . tinggi kita hampir sama . cuma berbeda beberapa Senti saja" ucap Rendy menghadap pintu kamar fang Lee . Rendy pun pergi ke bawah dengan wajah yang kesal dan menebak-nebak apa yang di lakukan fang Lee di kamar .


"untung saja Sasa menyukaimu . jika tidak....sudah habis kau karena mengatai ku" ucap Rendy memukul mukul kan tangan nya di anak tangga .


"sudah kau panggilkan nak ?" ucap ibu Sasa menegur Rendy yang sedang bergumam sendiri .


"sudah Bi . dia masih berganti pakaian " ucap Rendy .


"kalau begitu duduk lah disini sambil menunggu mereka datang " ucap ibu Sasa .


"baiklah bibi " ucap Rendy tersenyum .berbeda tempat dari ibu Sasa dan Rendy berdirilah fang Lee di kamar nya sedang membenahi rambut . tiba-tiba asisten Han menelfon fang Lee .


"selamat sore tuan" ucap asisten Han


"ada apa kau menelfon ku ?" ucap fang Lee yang tetap sibuk membenahi rambutnya .


"tadi kuasa hukum tuan berbicara dengan ku bila putra ingin bertemu dengan tuan" ucap asisten Han .


"dia ingin bicara apa dengan ku ?" ucap fang Lee


"maaf tuan . saya kurang paham soal itu" ucap asisten Han .


"besok akan ku temui dia" ucap fang Lee .


"baik tuan . selamat sore " ucap asisten Han dan mematikan telfon nya . lalu fang Lee berjalan mendekati pintu kamar mandi dan mengetuknya .


tok...tok..tok...


"ada apa kak ?" ucap Sasa dari dalam kamar mandi


"apa kamu masih lama ? " ucap fang Lee


"10 menit lagi" ucap Sasa


"kalau begitu aku tunggu kamu di bawah ya" ucap fang Lee .


"iya" ucap Sasa dari dalam kamar mandi. setelah mendengar izin dari Sasa ,fang Lee turun ke bawah untuk menemui Rendy .


"wah wah wah tuan rumah tidak tau diri " ucap rendy . fang Lee hanya tersenyum sinis saja mendengar ucapan Rendy .


"kenapa ?" ucap fang Lee santai .


"kenapa ? kau bilang kenapa ? kalian sudah mempermainkan ku " ucap Rendy kesal pada fang Lee


"kalian ?" ucap fang Lee meneguk air putih yang ada di meja .


"iya kau dan David " ucap Rendy


"aku tidak mempermainkan mu . memang nya David tadi bilang bagaimana ? "ucap fang Lee


"dia menyuruh ku datang kemari untuk menemui mu.tapi kau malah tidur " ucap Rendy .


"tidak . aku tidak bicara seperti itu. kau sudah di bohongi David " ucap fang Lee mengelak .


"sial . kenapa aku mudah percaya padanya . ya sudah kalau begitu aku pulang saja " ucap Rendy kesal .


"Rendy mau kemana ? " ucap Sasa yang turun dari atas .


"aku ingin pulang " ucap Rendy tersenyum pada Sasa.


"kenapa buru-buru . ayo makan dulu mumpung makanan nya sudah siap" ucap Sasa


"baiklah jika kau mengajak ku " ucap Rendy tersenyum . saat berbalik badan Rendy di tegur oleh fang Lee lagi .


"kau mau apa ? " ucap fang Lee mengeryitkan dahinya .


"makan" ucap Rendy


"ck...ck...ck...tidak tau malu juga kau rupanya . tadi pagi kau minta sarapan dan sekarang kau minta makan malam ?" ucap fang Lee


"hei... ganti kata-katamu itu . yang benar bukan minta makan . tapi aku di ajak makan . benarkan sa" ucap Rendy yang mengedipkan sebelah matanya pada Sasa .


"hei kau ingin ku butakan matamu" ucap fang Lee memberi peringatan pada Rendy . sontak Rendy pun tertawa terbahak-bahak melihat kekesalan fang Lee.

__ADS_1


"mudah sekali membuatmu marah" ucap Rendy .


"taruh disini saja bi . bibi silahkan duduk " ucap ibu Sasa yang membawa sayur di tangan nya pada pelayan yang membawa nasi .


"kalian dari mana saja seharian ini hmmmm" ucap ibu Sasa .


"mati kau " ucap Rendy menggerakkan mulut nya menghadap fang Lee


"kami tadi sedang mengobati luka ku Bu lalu Sasa tertidur di kamar saya saat saya tinggal di ruang kerja Bu " ucap fang Lee berbohong .


"oh begitu . ya sudah ayo makan " ucap ibu Sasa dengan tersenyum .


"pintar sekali dia mengarang cerita" ucap Rendy dalam hati sambil mengambil nasi yang ada di depan nya .


.


.


.


waktu makan pun selesai . lalu ayah Sasa ,fang Lee dan Rendy beranjak dari duduk nya .


"ayah tinggal dulu ya . mau cari angin" ucap ayah Sasa .


"baik ayah" ucap fang Lee .


"heh mau kemana kau " ucap fang Lee pada Rendy .


"mau pulang" ucap Rendy


"tidak tidak ....kau ikut dengan ku di ruang tamu. ayo" ucap fang lee


"ck ..ada apa lagi . jika kenyang seperti ini aku tidak bisa berdebat dengan mu" ucap Rendy


"ikut saja" ucap fang Lee mengapit leher Rendy dengan lengan nya .


"hei ....aku tercekik " ucap Rendy mencoba merenggangkan apitan fang Lee .


.


.


.


"aku tau kau tidak menyukai ku . tapi jangan membunuh ku dengan cara yang murahan seperti itu " ucap Rendy .


"siapa yang ingin menbunuh mu?" ucap fang Lee.


"kau" ucap Rendy . bel rumah fang Lee pun berbunyi tidak lama kemudian munculah David dan Joe secara bersamaan .


"hai kawan " ucap David pada fang Lee dan Rendy . Rendy pun memasang wajah yang sinis terhadap David.


"selamat malam tampan . aku kemari memenuhi permintaan mu " ucap Joe dengan balutan syal di leher nya .


"bersantailah dulu . aku akan memanggil Sasa "ucap fang Lee .


"ok tampan" ucap Joe tersenyum dengan gemulai .


"hei wajah mu kenapa di tekuk begitu" ucap David pada Rendy .


"teman sial kau " ucap Rendy dengan nada kesal.


"kenapa kau mengumpatku bocah" ucap David .


"aku bukan bocah " ucap Rendy tambah kesal .


"lihat . seperti ini adalah perangai bocah " ucap David mengarahkan tatapan nya ke atas sampai ke bawah tubuh rendy


"kau ...kemari kau" ucap Rendy mencoba menangkap David .


"hahahaha apa kau marah . ayo tangkap aku kalau kau bisa " ucap David menantang .


"baiklah jika tertangkap tak ada ampun untuk mu " ucap Rendy .

__ADS_1


"aduuh pusing ...kenapa kalian ribut sekali . berhentilah" ucap Joe dengan lemah gemulai nya .


"bagaimana aku bisa berhenti kalau dia terus mengejar" ucap David .


"aku akan berhenti jika kau menarik ucapan mu " ucap Rendy.


"ucapan yang mana . memang kau bocah" ucap David.


"David .berhenti disitu" ucap Rendy memperingatkan .


lalu saat ingin mengejar David ,Rendy menabrak Sasa yang berjalan menemui Joe .


"aduh"ucap Sasa memegangi lengan nya


"sa kamu tak apa? . maaf aku tidak sengaja menabrak mu" ucap Rendy memegang lengan Sasa yang di tabrak nya .


"tidak apa-apa kok " ucap Sasa


"singkirkan tangan mu dari lengan istriku " ucap fang Lee yang menepis tangan Rendy di lengan Sasa


"aku hanya membantu nya saja . haaahh kau tetap cemburu denganku" ucap Rendy .


"kamu kenapa sayang" ucap fang Lee


"tidak apa apa . tadi aku berjalan tidak melihat Rendy dan menabrak nya" ucap Sasa.


"makanya kalian jangan lari-larian seperti anak kecil di rumah ku" ucap fang Lee tegas .


"kenapa aku juga ikut di salahkan " ucap David lirih . Sasa dan fang Lee pun duduk berdampingan dengan di temani Rendy dan David di samping mereka .


"silahkan tuan " ucap pelayan fang Lee yang membawa 6 minuman untuk mereka . lalu dari belakang datang lah ibu Sasa .


"silahkan di minum dulu" ucap ibu Sasa tersenyum pada Joe ,David dan Rendy .


"oooo ini calon mertua si tampan" ucap Joe. lalu Joe berjabat tangan dengan ibu Sasa .


"kalau begitu akan ku tinggal dulu . kau bisa membahas nya dengan ibu mertuaku dan istriku " ucap fang Lee yang tanpa sadar membuat pipi Sasa memerah.


"kenapa kalian diam saja " ucap fang Lee pada Rendy dan David .


"lalu ?" ucap mereka bersamaan


"apa kalian juga ingin berdiskusi tentang pernikahan ku. ayo cepat berdiri " ucap fang Lee menarik kerah baju mereka ,lalu mereka pun berjalan berdampingan dengan fang Lee menuju ruang kerja fang Lee.


"wah ruang kerja mu tidak kalah besar dengan yang di kantor " ucap Rendy melihat-lihat kesekeliling ruangan itu .


"kau tidak ingin kembali bekerja dengan ku ?" ucap fang Lee pada Rendy . "permintaan macam apa itu . tanpa ada surat resmi yang datang memintaku" ucap Rendy . fang Lee hanya tersenyum miring.


"sepenting itu kah kau ingin ku beri surat " ucap fang Lee.


"setidak nya tunjukan keprofesionalan mu padaku" ucap Rendy yang duduk di depan fang Lee .


"sebelum aku mengirimkan surat padamu . apa kau mau kembali ? . aku tidak ingin menyia-nyiakan selembaran berharga untuk mu" ucap fang Lee


"CK CK CK ..... dasar perhitungan kau . selembar kertas saja masih kau pertimbangkan" ucap Rendy .


"mau atau tidak kembali ke perusahaan ku" ucap fang Lee


"aku tidak mau " ucap Rendy


"kenapa kau menolak permintaanku? " ucap fang Lee mengerut kan dahinya .


"aku sudah mendapatkan pekerjaan . yah walau jabatan nya tidak sehebat di perusahaan mu " ucap Rendy


"hei terima saja tawaran Lee . jarang-jarang dia baik seperti ini bukan" ucap David merangkul pundak Rendy .


"masalah nya aku sudah menerima pekerjaan dari perusahaan lain " ucap Rendy .


"kalau begitu ,Jika kau tidak betah dengan perusahaan baru mu itu . grub In akan selalu terbuka untuk mu" ucap fang Lee


"hei kenapa kau tiba- tiba baik padaku . aku jadi takut jika begini(sambil memeluk tubuh nya sendiri) dan apa kau tidak takut jika aku kembali ke perusahaan mu nanti ,aku akan menggoda Sasa ?" ucap Rendy


"jika pun kau berani menggoda nya akan ku pastikan besok kau tidak bisa datang lagi untuk bekerja" ucap fang Lee .

__ADS_1


"seram sekali ucapan mu . tenang lah ,mulai sekarang Sasa hanya milikmu" ucap Rendy menepuk nepuk pundak fang Lee .


__ADS_2