
Setibanya di perusahaan, Fang Lee memberikan kunci mobilnya pada ajudan berbadan tegap yang berdiri di depan pintu masuk . Lalu Fang Lee di hampiri oleh asisten Han
"Tuan dia ada di ruangan" Fang Lee hanya tersenyum sinis
"Perempuan itu lagi" ucap Fang Lee dalam hati . Saat berjalan melewati meja sekretaris nya ,dia berbicara terlebih dahulu karena mengetahui sekretarisnya membungkuk untuk meminta maaf.
"Aku sudah tau , duduk lah" sambil memasukan tangan nya pada saku ,lalu kembali berjalan dengan di ikuti asisten Han di belakang nya yang membawa tas Fang Lee .
Pintu ruangan pun di buka oleh Fang Lee ,disana sudah ada wanita bersetelan hitam dan merah membentuk lekuk tubuhnya yang indah. Fang Lee hanya memandang sekilas dan berjalan ke arah mejanya .
"Selamat pagi tuan Fang Lee " ucap Kim Hanna.
"Tidak tau malu " Fang Lee mencemooh Kim Hanna.
"Aku kesini karena aku punya malu . Aku sudah menyerah ingin mendapatkan mu .Apa kau mau memaafkan ku ?" ucap Kim Hanna yang raut wajahnya di buat menyesal .Fang Lee yang sudah tau sikap licik yang dimiliki Kim Hanna mencoba mengimbangi akting nya .
" aiklah aku akan memaafkan mu ,jadi sekarang pergilah" ucap Fang Lee datar .
"Bolehkah aku menghadiri acara ulang tahun perusahaan mu untuk terakhir kalinya . Aku berjanji setelah ini akan pergi dari kehidupanmu" ucap Kim Hanna lagi.
"Tentu boleh " ucap Fang Lee tetap tersenyum .
"Baiklah . Terimakasih tuan Fang" ucap Kim Hanna lalu pergi dengan langkah yang sangat senang karena rencananya kali ini pasti akan berhasil, tetapi tidak di duga Fang Lee sudah mengetahui terlebih dahulu .
F**lash back**
Di saat Fang Lee terbangun oleh ponsel nya yang berbunyi . Dia mengangkat telfon itu ternyata yang menelfon adalah asisten Han ,dia memberikan informasi .
"Halo tuan"
"Ya "
"Saat di pesta nanti tuan harus berhati-hati dengan perempuan itu . Dia merencanakan sesuatu untuk tuan" ucap asisten Han .
"Saat di pesta awasi dia terus" ucap Fang Lee.
"Baik tuan" ucap asisten Han untuk mengakhiri telfon mereka .
Fl**ash back and**
"Bersiaplah memakan umpan mu sendiri " ucap Fang Lee sambil tersenyum penuh penekanan.
Setelah itu Fang Lee berjalan keruang meeting .Lalu ponsel Fang Lee berbunyi ,dilihatnya yang menelfon adalah peri kecilnya ,Fang Lee tersenyum.
__ADS_1
"Halo sayang. Apa kamu sudah merindukan ku ? " ucap Fang Lee.
"Kak sudah lah jangan genit begitu . Oh ya aku sekarang menuju ke ruangan mu " ucap Sasa .
"Ada apa ? " tanya Fang Lee.
"Untuk pekerjaan " ucap Sasa dengan melangkah keluar lift .
"Baik ,tunggu aku . Aku ada meeting sebentar " ucap Fang Lee .
"Iya kak"
"Jangan di tutup dulu " ucap Fang Lee dengan cepat .
"Ada apa lagi kak ? " . ucap Sasa bingung dengan memberhentikan langkahnya .
" Aku mencintai mu " ucap Fang Lee dengan tersenyum dan tanpa ragu-tagu . Sasa tidak membalas ucapan Fang Lee dan langsung menutup nyadengan hati yang berbunga-bunga . Dia masih tidak menyangka hidup nya akan seindah ini . Sasa melewati meja sekretaris dengan senyum yang terus merekah disana . Tidak sengaja dia bertemu dengan seseorang.
"Sasa" Rendy menyapa Sasa ,lalu Sasa menengok ke arah Rendy.
"hai Ren " ucap Sasa sambil tersenyum.
"Kenapa kamu ada di sini ?" tanya Rendy.
" Ini aku ada kerjasama dengan perusahaan yang kamu tempati ini . Kamu kerja disini?" ucap Sasa .
"Hmmm sombong kamu " ucap Sasa sambil tersenyum masam .
"Hahaha aku hanya bercanda .....Sa kamu sore ini ada acara tidak ? aku ingin mengajak mu menghadiri pesta dengan ku " tanya Rendy pada Sasa .
"Maaf Ren aku tidak bisa " jawab Sasa sambil menyesal .
"Baiklah kapan-kapan saja kita keluar sendiri . kalau begitu aku tinggal dulu ya" ucap Rendy sambil menepuk lengan Sasa .
Setelah kepergian Rendy ,Sasa masuk keruangan Fang Lee , dia memainkan ponselnya untuk menunggu Fang Lee sampai 15 menit pun terlewati akhirnya Fang Lee menyelesaikan meeting dan datang menemui Sasa di ruangan nya .
"Sudah selesai meeting nya ? " tanya Sasa.
"Hmmm" jawab Fang Lee .
"Kok wajahnya kesal begitu ? sakit ? " tanya Sasa lagi. Fang Lee hanya menggeleng .
"Kamu kenapa sih kak ? " tanya Sasa pada Fang Lee.
__ADS_1
"Kenapa tidak membalas ucapan ku tadi . dan langsung mematikan telfon ? " tanya Fang Lee yang merajuk . Sasa yang sadar akan sikap f
Fang Lee seperti ini tersenyum dan mendekat pada Fang Lee .
"Hanya karena itu? " ucap Sasa sambil tersenyum .
"Kamu bilang hanya ? setidak nya kamu kan membalas ucapan ....." belum sempat menyelesaikan perkataan nya , Sasa mendekat pada Fang Lee . Dengan cepat dia mencium pipi Fang Lee .
"Masih marah ? " tanya Sasa . Sekarang Fang Lee hanya terdiam tidak jadi mengomel pada Sasa .Lalu Fang Lee mulai tersenyum sedikit demi sedikit .
"Sudah . Ini tanda tangan disini dan disini " perintah Sasa pada Fang Lee . Setelah menandatangani berkas- berkas yang di berikan Sasa lalu Fang Lee mendorong tubuh Sasa untuk menidurkannya di sofa dengan posisi Fang Lee yang setengah menindihnya .
"Kak mau apa ? " tanya Sasa yang kaget.
"Menurutmu ? " lalu Fang Lee hendak mencium Sasa .
tok...tok...tok
pintu ruangan Fang Lee di ketuk oleh seseorang .
"Kalau saja ini bukan kantor ,pasti kamu sudah habis oleh ku " ucap Fang Lee pada Sasa dengan pandangan nakal dan bangun membenahi duduk nya .
Tiba-tiba Sasa merasakan wajahnya merah padam karena malu dengan tindakan pria itu .
"Masuk! " ucap Fang Lee lantang untuk memberi perintah pada orang yang mengetuk pintu tadi.
"Maaf Mr . Ini berkas yang Mr minta saat meeting tadi " ucap sekretaris Fang Lee .
"Letakan di meja" ucap Fang Lee .
"Baik Mr " setelah meletakan berkas-berkas itu sekretaris nya pun pergi menutup pintunya lagi .
"Aku mau kembali ke kantor ku " ucap Sasa berpamitan pada Fang Lee .
"Hati-hati di jalan " ucap Fang Lee . Sasa hanya tersenyum manis pada Fang Lee . saat Sasa keluar ,Fang Lee menelfon asisten Han .
"Datang keruangan ku " lalu menutup telfon nya . Setelah itu asisten Han datang menemui Fang Lee di ruangan nya .
"Ada apa tuan ? " tanya asisten Han.
"Kau atur pemindahan asisten manager itu lagi .Dengan alasan apapun aku tidak peduli . aku tidak mau dia ada disini " ucap Fang Lee dengan tegas. sebenar nya Fang Lee mengetahui saat Sasa dan Rendy berbincang-bincang di depan pintu ruangannya .
Awalnya Fang Lee ingin kembali ke ruangan nya untuk menemui Sasa sebentar tetapi dia urungkan untuk menguping pembicaraan Rendy dan Sasa . Hal yang membuat Fang Lee marah ialah waktu Rendy mengajak Sasa untuk datang ke pesta di tambah lagi dia menyentuh lengan Sasa. Fang Lee tidak suka itu .
__ADS_1
"Baik tuan " ucap asisten Han lalu pergi meninggalkan Fang Lee.
"Berani-beraninya kau ingin merebut milik ku " ucap Fang Lee dalam hati .