SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
BERTENGKAR LAGI


__ADS_3

"Sekarang giliran ku untuk menyelesaikan permainan ini " gumam Fang Lee lirih dengan mengepalkan tangan .


Setelah menelfon asisten Han ,Fang Lee mencoba menghubungi Noona .


"Halo na " sapa fang Lee untuk mendengarkan suara Noona.


"Ya ada apa ? " ucap Noona.


"Apakah hari ini kau sangat sibuk ?" tanya Fang Lee .


"Tidak ,ada apa?" ucap Noona


"Bisakah kau menjaga Sasa karena aku ingin bertemu dengan klien sebentar " ucap Fang Lee .


"Bisa . tapi aku kesana mungkin jam 8 pagi karena aku harus menandatangani berkas-berkas ku di kantor " ucap Noona.


"baiklah tidak masalah " ucap Fang Lee.


"Ok . Aku tutup dulu telfon nya " ucap Noona dan mengakhiri telfon nya .


Pintu kamar mandi pun terbuka menampakan David yang rambutnya sudah basah dan terlihat segar.


"Kau belum pergi?" tanya david.


"Aku menunggumu " ucap Fang Lee mencium Sasa lalu berdiri meninggalkan David .


"Ingat jaga istriku baik-baik . Jika terjadi apa-apa langsung telfon aku" ucap Fang Lee di depan pintu .


"Iya...iya" ucap David.


*Di kantor Noona *


"Eka datang ke ruangan saya sekarang " ucap Yoona di telfon.tidak lama kemudian Eka datang ke ruangan Yoona.


"Memanggil saya Mrs." ucap Eka.


"Ya silahkan duduk dulu" ucap Noona tanpa memandang Eka ,karena dia masih fokus pada berkas-berkasnya.


"Begini . saya pukul 8 akan pergi ke rumah sakit untuk menjaga Sasa . jadi tolong kamu hendle pekerjaan saya" ucap Noona. Eka yang mendengar ucapan Noona terkejut .


"Maaf Mrs. Sasa yang Mrs Noona maksud adalah ...rekan kerja kita?" tanya Eka.


"Ya" ucap Noona singkat.


"Mohon maaf Mrs. memang nya Sasa sakit apa ? " tanya Eka lagi .


"Dia baru saja kecelakaan tertabrak mobil kemarin sore " ucap Noona.


"Astaga" ucap Eka membungkam mulut nya .


"Maaf Mrs ,saya terlalu kaget . kalau begitu saya permisi Mrs" ucap Eka . dan Noona hanya menjawab anggukan kepala .


"Aduh Eka kenapa kau tidak mengetahui keadaan sahabat mu yang sekarat " ucap Eka saat di luar ruangan Mrs Noona. Eka pun menghubungi ponsel Sasa .


Tut...tut...


"Ah terhubung....ayo angkat...angkat ..." ucap Eka mondar-mandir di depan ruangan Noona.


"Ah akhirnya kau mengangkat nya . bagaimana keadaan mu .kenapa kau bisa tertabrak mobil......" ucap Eka terus menerus karena khawatir dengan sahabat nya ini.


"Sasa masih belum sadar .dia kritis" ucap Fang Lee pada Eka .setelah mendengar suara Fang Lee Eka merasa terkejut .


"Eee...maaf Mr. dia di rawat di RS mana dan ruang apa ?" tanya Eka lagi.


"Nanti akan ku kirimkan alamatnya . aku masih ada urusan pekerjaan " ucap Fang Lee.


"Oh maaf Mr .saya mengganggu anda " ucap Eka merasa tidak enak dengan Fang Lee.


"Tidak masalah . ok aku tutup telfonnya" ucap Fang Lee.


"Baik Mr . terimakasih "ucap Eka lagi .

__ADS_1


"Kenapa kamu masih ada disini ?" tanya Noona saat membuka pintu ruangannya, ingin beranjak pergi ke rumah sakit .


"Eh iya Mrs . tadi saya mau bicara sesuatu dengan mrs.yoona tapi saya lupa" ucap Eka


"oh .kalau begitu katakan saja apa yang ingin kau bicarakan " ucap Noona.


"Nanti saja Mrs . saya juga lupa . bukan masalah yang sangat penting sekali " ucap Eka .


"Baiklah . jika ada yang tidak kamu mengerti ,telfon saya saja " ucap Noona .


"Baik Mrs . hati-hati di jalan" ucap Eka dengan membungkukan kepala.


"Hufft...hampir saja " ucap Eka menghembuskan nafasnya dengan kasar dan kembali ke meja kerjanya .


di tempat lain David sedang bermain game online nya di sofa dekat ranjang Sasa . tiba-tiba pintu kamar pun terbuka ,disana muncullah Noona yang berjalan menghampiri David .


"Kamu ada di sini ?" tanya yoona. David hanya mengangguk kikuk .


suasana masih terasa canggung bagi mereka , karena tidak pernah bertemu sejak kesalah pahaman itu .


"Apa kamu sudah sarapan ?" tanya David pada Noona.


"Belum" ucap Noona .


"Kamu tunggu di sini aku akan pergi untuk membeli sarapan untuk kita" ucap David .


"Baiklah. hati-hati" ucap Noona tersenyum tipis. lalu saat David pergi membeli sarapan ,Noona duduk di kursi sebelah ranjang Sasa sambil memainkan ponselnya .


Dia mengambil buah apel dan kupasnya untuk mengganjal perut sambil menunggu David datang . pintu ruangan pun telah di buka oleh seseorang .


"Kenapa kamu cepat sekali...." ucap Noona yang menengok ke arah pintu. tetapi mendapati orang yang di sana bukanlah David ,melainkan Rendy dengan se ikat bunga dan buah-buahan yang ada di tangan nya .


"Selamat pagi " ucap Rendy tersenyum melihat Noona.


"Ya pagi " ucap Noona untuk menanggapi sapaan Rendy.


"Aku hanya ingin melihat nya . apakah Sasa sudah sadar " ucap Rendy


"silahkan duduk " ucap Noona mempersilahkan Rendy untuk menempati tempat duduk nya yang ada di samping ranjang Sasa .


"terimakasih " ucap Rendy tersenyum lalu Noona berpindah di sofa untuk tetap mengawasi Rendy dari kejauhan .waktu sudah berjalan 30 menit dan David pun kembali .


"Noona ini sarapan mu" ucap David memberikan sekotak sarapan untuk Noona.


"Terimakasih" ucap Noona pada David .


"Kau....!mau apa lagi kau kemari" ucap David pada Rendy dengan datar .


"aku hanya ingin melihatnya . apa ada masalah " ucap Rendy menantang David .


"dia calon istri sahabat ku . jadi sebaiknya kau enyah dari sini" ucap David .


"jika aku tidak ingin pergi kau mau apa ? " ucap Rendy berdiri menghampiri David .


"bajing*n ,kemari kau " ucap David maju menarik kerah Rendy .


"stop" ucap Noona memisah mereka .


"jangan membuat rusuh disini .ini rumah sakit " ucap Noona.


setelah Noona berbicara seperti itu masuklah dokter dan perawat untuk mengecek keadaan Sasa .


"ada apa ini ? " ucap dokter saat melihat David masih menarik kerah Rendy .


"selamat kau hari ini" ucap David lirih melepaskan kerah Rendy dengan kasar .


"tidak ada apa-apa dok . mereka hanya bercanda" ucap Noona yang mencoba mencairkan suasana.


"saya mohon kalian keluar dulu . pasien akan kami periksa" ucap dokter . lalu mereka mengangguk patuh dengan intruksi dokter dan keluar .


saat di luar mereka masih meneruskan perdebatan mereka .

__ADS_1


"hei siapa yang menyuruhmu datang kesini . pergi kau sekarang " ucap David kasar .


"kau tidak jauh beda dengan kawan mu . sama sama kasar ,seperti brandal" ucap Rendy.


"apa kau bilang" ucap David tersulut emosi .


lalu datang lah fang Lee .


"ada apa ini ? " ucap fang Lee .


"lihatlah dia . ingin rasanya aku menghajar wajah nya lagi" ucap David yang maju meraih kerah Rendy lagi . saat ingin menghajar Rendy tangan David di hadang oleh fang Lee.


"cukup .kendalikan emosi mu" ucap fang Lee pada David .


"tapi dia telah menghina mu " ucap David bersikeras ingin memukul wajah Rendy .


"aku bilang cukup" ucap fang Lee lebih tegas .


"ini masalahku . kau tidak perlu ikut campur . duduk disana " ucap fang Lee menyuruh David .


"awas kau " ucap David menunjuk-nunjuk Rendy . Rendy tetap tidak takut dengan ancaman dan tatapan yang di berikan David .


"mau apa kau kemari " ucap fang Lee ada Rendy.


"cih...bukan urusan mu " ucap Rendy .


"menjadi urusan ku jika itu berhubungan dengan istriku" ucap fang Lee.


"istri ? kau saja belum menikah . jangan mengada-ada" ucap Rendy dengan pandangan yang mengejek .


"memang dia belum menjadi istri sahku . tetapi dia sudah tidur denganku " ucap fang Lee .


"apa kau bilang......Bangs*t kau " ucap Rendy ingin memukul fang Lee . tetapi usahanya sia-sia karena tangan nya telah di kunci oleh fang Lee.


"ada masalah dengan omonganku " ucap fang Lee di belakang tubuh Rendy yang dia kunci .


"bajing*n kau ....kenapa kau mengambil kesucian nya .lepaskan aku Bangs*t...lepaskan " ucap Rendy mengamuk .


"jika kau terus melawan . tangan mu akan patah . dan kau tidak akan bisa membela wanita yang kau cintai lagi untuk memukul ku.


" ucap fang Lee tenang .lalu Rendy diam tidak melawan fang Lee.


"Sasa yang menyerahkan mahkotanya sendiri padaku . aku tidak meminta .kita saling mencintai. jadi pikirkan baik-baik . apa kau masih ingin bertarung dengan ku . untuk hal yang sudah pasti . dia memiliku jadi sadarlah " ucap fang Lee lalu melepas kan tangan Rendy . dokter pun keluar dari ruangan Sasa.


"bagaimana keadaan istri saya dok?" ucap fang Lee khawatir .


"kesehatan pasien sudah membaik . kemungkinan akan bangun 1-2 hari lagi jika kondisi nya terus membaik " ucap dokter .


"syukurlah " Rendy mengucap syukur . lalu dokter pergi meninggalkan mereka .


"kau dengar sendiri . Sasa sudah tidak apa apa jadi sekarang pergi lah " ucap fang Lee .


"aku ingin berbicara empat mata dengan mu " ucap Rendy pada fang Lee .


"bicara disini saja " ucp fang Lee


"disini ada seekor anjing" ucap Rendy melirik David


"hei apa katamu" ucap David yang beranjak berdiri .


"sudah ,sabar " ucap Yoona menahan lengan David agar tidak maju ke arah Rendy .


"baiklah . ikut aku" . ucap fang Lee dan mendahului Rendy .


"kurang ajar sekali dia mengataiku anjing . dasar tidak sopan. untung ada Lee kalau tidak sudah habis denganku " ucap David yang masih menggerutu kesal dengan Rendy .


"kenapa kamu melihatku seperti itu?" ucap David pada Noona .


"berhentilah bersikap seperti anak kecil" ucap Noona.


"tapi dia..." ucap David terpotong

__ADS_1


"sudah...sudah ....ayo masuk . kita jaga Sasa lagi " ucap Noona menggandeng lengan david.


__ADS_2