SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
MERASA SENANG


__ADS_3

"ayo Bu kita tinggal mereka " ucap ayah Sasa .


"kami ke depan dulu ya nak . " ucap ibu Sasa .


"baik Bu " ucap fang Lee menganggukan kepala nya . dan berdiri membantu sasa membawa piring kotor .


"kak biar aku saja yang mencucinya" ucap Sasa .


"tidak usah . kamu duduk saja dan perhatikan " ucap fang Lee.


"ini sudah tugas perempuan kak " ucap Sasa. lalu fang Lee berhenti mencuci sejenak dan menatap ke arah Sasa .


"mulai sekarang . kamu tidak ku perbolehkan mencuci piring .... jika pun tidak ada pelayan ,aku yang akan mencuci piring " ucap fang Lee . Sasa hanya tersenyum dan mengangguk untuk menyetujui ucapan fang Lee.


"kalau begitu aku mengelap meja makan saja ya. agar cepat selesai setelah itu masuk kamar" ucap Sasa meminta izin pada fang Lee. fang Lee mengangguk dan berbicara pada Sasa " sepertinya kamu menyetujui ucapan ku tadi " . Sasa yang menyadari ucapan fang Lee merasa salah tingkah dan pipinya bersemu merah.


"apakah kepiting yang ibu masak tadi terlalu pedas , hingga pipimu memerah ?" ucap fang Lee lagi dengan salah satu alis di naikan .Sasa tidak menggubris perkataan fang Lee,dia langsung berbalik badan menuju meja makan untuk mengelap meja nya.


"kenapa pikiran nya semesum itu " gumam Sasa sambil membayangkan fang Lee .


"ah kenapa aku malah membayangkan yang tidak-tidak " ucap Sasa sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"kamu kenapa sayang ?" ucap fang Lee tersenyum melihat Sasa menggeleng gelengkan kepalanya . fang Lee tau pasti Sasa membayangkan sesuatu.


"sudah ,jangan mengurusiku . cepat selesaikan cuci piring nya " ucap Sasa mencoba ketus untuk menutupi tingkah nya .


setelah mereka selesai dengan tugasnya masing-masing. Sasa masuk ke kamar dan fang Lee menyusul nya di belakang .


"kamu ngapain kak ?" ucap Sasa karena melihat fang Lee membuka laptop nya .


"hanya menyelesaikan pekerjaan kecil sayang" ucap fang Lee menghampiri Sasa di ranjang. lalu Sasa duduk di samping fang Lee untuk melihat pekerjaan apa yang akan di selesaikan .


"bolehkah aku membantu ?" ucap Sasa menawarkan diri .


" aku tidak ingin membebani mu sayang . tidurlah" ucap fang Lee.


" aku belum mengantuk " ucap Sasa menatap fang Lee


"kalau begitu , bisakah kamu membuatkan kopi untuk kita " ucap fang Lee .


"baiklah .tunggu ya" ucap Sasa bangkit dari ranjang nya.


tidak lama kemudian detektif Ding menelfon fang Lee.


"bagaimana ? " ucap fang Lee .


"saya sudah mencoba melacaknya . dia adalah salah satu keluarga dari Aditama" ucap detektif Ding.


"temukan orang itu dan bereskan " ucap fang Lee .


"baik tuan " ucap detektif Ding dan mengakhiri telfon mereka .


"bersiaplah . kau akan menimpa ganjaran nya" gumam fang Lee .


.


.


.


lalu Sasa muncul dari balik pintu dengan dua cangkir kopi yang ada di tangan nya .


"aku taruh sini ya kak " ucap Sasa meletakan kopi nya di meja samping ranjang .

__ADS_1


"ini grafik apa kak ? " tanya Sasa .


"laporan salah satu proyek ku sayang " ucap fang Lee .


"bener nih ,gak ada yang harus ku bantu ?" ucap Sasa meyakin kan fang Lee .


"tidak . kamu cukup duduk di samping ku dan memberi energi positif mu " ucap fang Lee tersenyum .


" baiklah " ucap Sasa membalas senyuman fang Lee.


"besok pagi kita akan kembali " ucap fang Lee .


"kalau begitu ayo kita tidur.pekerjaan ini di teruskan besok saja" ucap Sasa .


"sebentar lagi sayang aku sudah terbiasa begadang " ucap fang Lee


"aku tau . tapi besok kakak akan menyetir . lebih baik tidur jangan terlalu larut malam " ucap Sasa.


"baiklah-baiklah mari kita tidur." ucap fang Lee menutup laptop nya dan berbaring di samping Sasa. karena dia menyadari bahwa peri kecil nya sudah merajuk .


"mendekatlah . aku ingin memelukmu " ucap fang Lee . lalu Sasa mendekat pada fang Lee . fang Lee mencium kening Sasa "selamat malam " ucap fang Lee


"selamat malam " balas Sasa dengan tersenyum dan mereka pun tidur dengan fang Lee memeluk Sasa .


.


.


.


keesokan paginya ,fang Lee bangun terlebih dulu , dia sudah memakai pakaian kerjanya dan berkaca di depan lemari Sasa.


"huuaaammm" Sasa menggeliat dan mengerjapkan mata nya .


" pagi juga kak. sini aku pasangkan dasi mu " ucap Sasa . lalu fang Lee berjalan menuju ranjang dimana Sasa berada .


"kenapa melihat ku seperti itu?" ucap Sasa dengan memegang wajah nya ,karena mengira ada air liur nya yang menempel di sekitar bibirnya .


"kamu cantik, kalau bangun tidur seperti ini " ucap fang Lee.


"terus saja merayu" ucap Sasa mencubit fang Lee .


"aduh , aku tidak merayu sayang . sungguh kamu sangat cantik jika bangun tidur seperti ini " ucap fang Lee lagi .


"hentikan rayuan mu " sambil menarik kencang dasi fang Lee . fang Lee merasa lehernya tercekik " leherku tercekik . lepaskan " ucap fang Lee .


"makanya jangan gombal" ucap Sasa melepaskan tangan nya dari dasi fang Lee.


tok...tok..tok..


"Sasa bangun" ucap ibu Sasa .


"sudah Bu . Sasa mau mandi dulu " ucap Sasa dari dalam kamar .


"kamu keluar dulu kak . aku mau mandi " ucap Sasa


"tidak perlu ku temani " ucap fang Lee menggoda Sasa sepeeti biasa. lalu Sasa hanya menyodorkan kepalan tangan nya saja . sontak fang Lee tertawa geli melihat tingkah Sasa yang seperti itu . setelah itu fang Lee berjalan keluar dari kamar .


"kenapa kamu memakai setelan kerja nak ?" ucap ibu Sasa .


"iya Bu, saya ingin kembali ke aktifitas. karena perusahaan tidak bisa saya tinggal lama-lama " ucap fang Lee.


"OOO begitu . ya sudah .ini minum kopi nya dulu " ucap ibu Sasa menyuguhkan kopi pada fang Lee .

__ADS_1


" terimakasih bu " ucap fang Lee dengan tersenyum .


"ayah kemana Bu" ucap fang Lee lagi.


"ada di belakang . mungkin menyiram tanaman " ucap ibu Sasa . lalu fang Lee menganggukan kepalanya beberapa kali . tidak lama kemudian Sasa keluar dari kamar nya .


"kamu juga ikut kembali ? " tanya ibu Sasa.


" iya Bu. Sasa harus mengurus keperluan pernikahan Minggu depan" ucap Sasa.


" iya ibu mengerti" ucap ibu Sasa .


"wah wah wah ....kalian sudah rapi saja pagi pagi bengini " ucap ayah Sasa .


"iya yah kami mau kembali ke kota " ucap Sasa


"kenapa terburu-buru . kemarin kan baru sampai " ucap ayah Sasa.


"sebenarnya saya betah disini ayah . tetapi pekerjaan sudah menunggu saya " ucap fang Lee .


"ayah tau kau orang yang sibuk " ucap ayah Sasa dengan mengerutkan dahi .


"maafkan saya ayah " ucap fang Lee menundukan kepalanya sekali .


" jangan kamu ambil hati nak ucapan ayahmu . dia hanya bercanda dengan mu " ucap ibu Sasa. lalu fang Lee memasang wajah santai lagi .


"jangan takuti menantumu dengan candaan mu itu " ucap ibu Sasa menepuk lengan ayah Sasa . lalu ayah Sasa tertaww .


"hahahaha aku hanya bercanda denganmu nak . jangan terlalu tegang " ucap ayah sasa.


"apakah kalian sudah tinggal seatap ? " ucap ayah Sasa. lalu Sasa menatap fang Lee bingung untuk menjawab apa.


"sudah ayah " ucap fang lee santai .


"sudah tidur bersama? " ucap ayah sasa


"sudah ayah " ucap fang Lee santai lalu Sasa menginjak kaki nya . fang Lee menahan sakit di kakinya .


"tidak ayah . kami tidak sekamar . tadi dia salah bicara " ucap Sasa .


ayah dan ibu Sasa berpandangan sejenak dan tersenyum mendengar ucapan mereka yang tidak kompak .


"ayah , ibu .saya berniat untuk membawa kalian ke kota untuk hidup bersama dengan kami . apakah kalian setuju ? " ucap fang Lee .


"tidak usah nak . kami di sini saja . disini ayah kan juga ada usaha yang harus di jalankan " ucap ayah Sasa.


"jika ayah berkenan ayah bisa membuka usaha di kota sana. untuk tempat dan karyawan nanti akan saya Carikan " ucap fang Lee .


"tidak perlu repot-repot nak . kami sudah terbiasa seperti ini. cukup kalian saja yang tinggal di sana . disini banyak kenangan yang tidak ingin kami tinggalkan " ucap ayah Sasa


"ayolah yah . kita tidak keberatan jika ayah dan ibu ikut kami tinggal di kota " ucap Sasa ikut membujuk orang tua nya .


"tidak usah nak . ayah dan ibu sudah betah disini " ucap ibu Sasa.


"


baiklah jika mau ibu dan ayah begitu . tetapi saya akan memberikan tempat untuk berdagang lebih strategis dan nyaman . saya mohon ayah dan ibu tidak menolak permintaan saya ini"


"baiklah nak .jika kau memaksa" ucap ayah Sasa .


"sudah sudah . ayo makan dulu . ibu sudah menyiapkan sarapan untuk kita" ucap ibu Sasa .


*maaf ya kak baru post lagi karena sedang keluar kota .susah signal☺️. terimakasih yang sudah sabar menunggu episode selanjutnya . semoga kalian suka 🤗

__ADS_1


__ADS_2