SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
INSIDEN APA LAGI ?


__ADS_3

"Apakah Mr.Fang takut dengan calon istri nya ?" ucap wartawan itu lagi .


"Sudah lah jangan banyak pikiran . ayo kerja lagi " ucap wartawan yang memegang camera sedang maju lagi untuk mendapatkan foto tamu penting lain nya.


.


.


.


tibalah fang Lee dan Sasa di depan pintu gedung itu . Terlihat banyak tamu-tamu penting yang menghadiri acara pernikahan Kim Hanna .


"selamat sore Mr.Fang lama tidak bertemu " ucap seseorang yang muncul dari depan Fang Lee .


"Selamat sore Mr.Diaz " ucap Fang Lee datar


"Bagaimana kamar anda ? setelah kerja sama kita selesai saya sudah tidak pernah melihat anda lagi" ucap Mr.diaz tersenyum .


"Kabar ku sangat baik " ucap Fang Lee.


"Apakah ini calon istri anda ? " ucap Mr.Diaz memandang Sasa seperti pandangan lelaki hidung belang.


"Iya dia calon istri ku " ucap Fang Lee tetap melihat ke arah mr.diaz.


"Senang bertemu dengan anda nona...." ucap Mr.Diaz menggantung karena tidak tau nama Sasa .


"Saya Sasa Mr" ucap Sasa tersenyum


"Senang bertemu dengan anda nona Sasa" ucap Mr.Diaz menjabat tangan Sasa .


"Ok . kita lanjutkan nanti saja obrolan ini . aku dan calon istri ku ingin menemui pengantin terlebih dahulu" ucap Fang Lee sambil mengambil tangan Sasa yang sedang bersalaman dengan Mr.Diaz.


"Baiklah Mr.Fang silahkan " ucap Mr.Diaz memberi jalan . Sasa pun tersenyum pergi dengan di peluk erat oleh Fang Lee . saat sudah tidak melihat punggung Mr.Diaz Sasa mulai menegur Fang Lee.


"Kak tidak seharusnya kakak tadi memperlakukan rekan seperti itu" ucap Sasa.


"Memperlakukan seperti apa ? " ucap Fang lee.


" Kakak tadi berbicara dengan nada yang tidak enak . aku tau itu" ucap Sasa berbisik


"Sudah lah kamu tidak tau tentang dia sayang.itu pengantin nya ayo kita kesana" ucap Fang Lee mengalihkan topik agar tidak berdebat dengan Sasa .


"Hai Mr.Fang ,Sasa . ku kira kalian tidak datang ke acara pernikahan ku" ucap Kim Hanna dengan memegang tangan Sasa .


"Tentu kami akan datang untuk memberimu selamat. ini untukmu" ucap Sasa tersenyum sambil memberi hadiah pada Kim hanna .


"Seharusnya kalian tidak perlu repot-repot seperti ini "ucap Kim Hanna .


"Tidak repot kok . sudah sewajarnya aku memberi seorang pengantin baru seperti mu" ucap Sasa tersenyum .

__ADS_1


"Sasa , maafkan aku yang dulu . karena sempat ingin merebut Mr.Fang dari mu" ucap Kim Hanna terlihat tulus meminta maaf pada Sasa.


"Tidak apa-apa itu sudah berlalu" ucap Sasa memeluk Kim Hanna lagi .


"Syukurlah kalau kau memaafkan ku (Kim Hanna tersenyum) silahkan bergabung dengan tamu yang lain jangan lupa untuk mencicipi hidnagan yang ada" ucap Kim Hanna .


"Baiklah . selamat berbahagia untuk mu Kim Hanna " ucap Sasa sambil tersenyum . Fang Lee dan Sasa berjalan menuju tempat mengambil minum . disana berjejer segala jenis minuman dan warna .


"Kak pernikahan Kim Hanna ini sangat mewah ya" ucap Sasa .


"Begitulah . nanti pernikahan kita tak kalah mewah dari ini sayang " ucap Fang Lee.


"Bukan Fang Lee nama nya kalau tidak menghamburkan uang. benarkan " ucap Sasa dengan nada mengejek.


"Kamu sudah hafal dengan ku rupanya" ucap Fang Lee tertawa .


"Mr.Fang kemarilah" ucap salah satu rekan dekat Fang Lee yang juga menghadiri pernikahan Kim Hanna.


"Sayang kamu disini dulu ya ,aku ingin menyapa rekan kerja ku di sana sebentar. ingat jangan berjalan tanpa aku. tunggulah di sini saja " ucap Fang Lee mencium kening Sasa lalu pergi menuju rekan-rekan nya. Sasa terus melihat ke sekeliling nya hingga dari belakang ada seorang pria yang menyapa dirinya .


"Nona Sasa " ucap pria itu.


"Mr.Diaz" ucap Sasa dengan tersenyum .


"kenapa anda sendirian . kemana Mr.Fang? " ucap Mr.Diaz


"Oh sayang sekali wanita secantik dirimu malah di tinggal sendirian disini . apa dia tidak takut jika wanitanya di ambil orang " ucap Mr.Diaz sambil mendekatkan diri ke Sasa . Sasa yang merasa tidak nyaman mulai menggeser tempatnya berdiri.


"Kenapa anda menjauhi ku nona . mendekat lah aku akan menemanimu disini" ucap Mr.Diaz yang ingin mengelus punggung Sasa yang Terexpose tetapi belum sampai tangan nya mengelus punggung Sasa tiba-tiba tangan Mr.Diaz di cekal oleh seseorang yang ada di belakang nya .


"Mr Fang " ucap Mr.Diaz yang melotot kaget . tidak banyak omong akhirnya Fang Lee membanting tubuh Mr.Diaz ke belakang.


BRUUUG......! Mr Diaz terpelanting dan jatuh di lantai . Semua tamu yang ada di sekitar mereka menjadi takut dan beringsut mundur . lalu Fang Lee menghampiri dan menarik dasi yang di pakai Mr.diaz.


"Ku peringatkan kau , jaga tangan kotor mu itu jangan pernah menyentuh calon istriku . atau kau akan mendapatkan perlakuan yang lebih dari ini . paham " ucap Fang Lee berteriak di depan wajah mr.Diaz


"Paham Mr." ucap Mr Diaz gugup .


"Sudah kak . jangan mempermalukan dirimu di sini . ayo pulang sekarang " ucap Sasa menenangkan Fang Lee.


"Dasar tua Bangka sialan kau" ucap Fang Lee sambil melepaskan dasi yang di tarik nya tadi .


"Ada apa ini ? " ucap Kim Hanna yang datang melihat kegaduhan di pestanya .


"Ini hanya kesalah pahaman . kami akan pulang dulu .Maaf tidak ikut serta dalam pestamu. " ucap Sasa lalu menggandeng Fang Lee untuk pergi. Kim Hanna hanya melihat Fang Lee yang pergi dengan membawa amarah nya setelah itu melihat mr.diaz yang pakaian nya sudah amburadul karena ulah Fang Lee .


"Kau kenapa bisa terlibat masalah dengan nya" ucap Kim Hanna pada Mr.Diaz.


"Aku tertarik pada calon istrinya . aku hanya ingin menggoda nya sedikit saat Fang Lee tidak ada tapi tiba-tiba dia ada di belakang ku" ucap Mr.Diaz. Kim Hanna merespon dengan senyuman sinis pada Mr.Diaz.

__ADS_1


"Sepertinya kau memilih mangsa yang salah malam ini . jangan pernah coba-coba untuk berurusan dengan Mr.Fang lagi jika hidup mu tidak ingin di buat berantakan oleh nya . Kau tidak ingat isu tentang nasib keluarga Aditama" ucap Kim Hanna mengingatkan Mr.Diaz.


"Sebaiknya kau sekarang harus lebih berhati-hati" ucap Kim Hanna lalu pergi meninggalkan Mr.Diaz yang masih melamun memikirkan sesuatu .


"Cepat kemari" ucap Fang Lee menelfon supir nya . tak lama kemudian supir Fang Lee pun datang dengan membawa mobil nya lalu Fang Lee dan Sasa masuk ke dalam mobil tanpa bicara sepatah kata . sang supir pun bingung dengan tuan nya ini .


"Tuan kenapa ya . tadi saat berangkat masih bercanda dengan non Sasa . sekarang kenapa diam saja " ucap sang supir dalam hati .


Suasana di mobil hening seperti tidak ada orang sama sekali .Pak supir juga tidak berani untuk menyalakan radio seperti di saat perjalanan pergi .Setelah menempuh perjalanan pulang yang hening akhirnya mereka sampai di rumah lagi . saat memasuki rumah Fang Lee di sapa oleh Rendy .


"Hai kenapa sudah pulang " ucap Rendy tetapi tidak di gubris oleh Fang Lee . dia terus berjalan dengan cepat menuju kamarnya sedangkan Sasa mengikuti Fang Lee dengan berjalan sedikit berlari untuk mengikuti langkah Fang Lee yang cepat dan panjang .


"Ssssttt Sa!" ucap Rendy memanggil Sasa . Sasa pun menengok ke arah Rendy .


"Dia kenapa lagi" ucap Rendy.


BRAAAKK!!! bunyi pintu yang di banting Fang Lee . Rendy dan Sasa pun terlonjak kaget dan menengok ke arah atas .


"Nanti saja ku jelaskan . aku ingin menenangkan nya dulu " ucap Sasa .


"Kenapa dia sangat Hobby marah . cepat tua baru tau rasa " ucap Rendy yang keheranan melihat tingkah aneh Fang Lee .


.


.


Di kamar Fang Lee


Fang Lee mulai melepas jas nya dan melonggarkan dasinya . dari arah pintu muncul lah Sasa dengan senyum membingkai di wajah nya .


"Kakak marah dengan ku ? " ucap Sasa mendekati Fang Lee .


"Tidak" ucap Fang Lee .


"Kalau tidak marah kenapa di mobil mendiamkan ku " ucap Sasa lagi .


"Aku hanya tidak suka kamu membela pria hidung belang itu" ucap Fang Lee .


"Aku tidak membelanya kak . aku membelamu . Kakak lihat tadi banyak orang yang memperhatikan perilakumu aku tidak ingin nama kakak menjadi buruk . Kak lihat aku (sambil memegang tangan Fang Lee) aku tidak apa-apa . tidak mungkin dia bersikap kurang ajar padaku di depan orang banyak " ucap Sasa mencoba menenangkan Fang Lee


"Kamu tidak tau dia sayang . kamu tidak lihat tadi , dia ingin memegang mu .untung saja aku datang tepat waktu . kalau tidak ! " ucap Fang Lee terhenti .


"Kalau tidak kenapa ? kakak ingin mematahkan tangan nya ,atau membuat dia hancur ? hmmmm" ucap Sasa menebak kalimat Fang Lee yang menggantung tadi .


"Kak ku mohon hilangkan rasa tega mu itu terhadap orang lain . jangan selalu dengan kekerasan . ingat kita akan menikah ,kamu akan menjadi panutan ku dan nantinya akan menjadi panutan anak kita. kamu mau anak kita mencontoh perbuatan buruk mu ? " ucap Sasa .


"Untuk hal lain aku bisa lebih bersabar . tapi jika menyangkut dirimu tidak akan ada toleransi lagi untuk orang seperti itu . tolong mengertilah sayang " ucap Fang Lee dengan rahang yang masih mengeras .


"Baiklah-baiklah aku akan mengerti. Sudah jangan marah begitu . lemaskan otot rahang mu itu(sambil mengelus pipi Fang lee) kamu menakutiku kak " ucap Sasa dengan memeluk Fang Lee .

__ADS_1


__ADS_2