
"Ok . terimakasih" ucap Fang Lee lalu menutup telfon nya . Tak lama kemudian datanglah seorang perempuan menuju meja Fang Lee
"Selamat malam Mr.Fang" ucap perempuan itu yang seperti nya orang yang di tunggu Fang Lee untuk menyelesaikan proyeknya .
saat Fang Lee mendongak betapa kaget nya dia melihat seseorang yang berdiri di depan nya ini .
"Sasa ? " ucap Fang Lee mengerutkan dahinya .
"Permisi, apa benar Anda Mr.Fang ? " ucap perempuan itu dalam bahasa Korea .
"Ah ya benar saya Mr.Fang" ucap Fang Lee yang mulai tersadar atas lamunan nya . Dia terus mengerjapkan matanya berulang kali karena dia berfikir mungkin sedang berhalusinasi rindu pada Sasa, tetapi wanita di depan nya ini memang benar-benar mirip dengan Sasa .
"Siapa wanita ini" batin Fang Lee .
"Perkenalkan saya Hyung Ara anak dari tuan Hyung" ucap perempuan itu sambil mengulurkan tangan nya lalu Fang Lee menjabat tangan itu dan mempersilahkan nya untuk duduk . Sepanjang obrolan mereka tentang proyek Fang Lee terus melamun tanpa memperhatikan ucapan perempuan yang di depan nya itu . Pertanyaan siapa dia terus tergambar dalam pikiran nya sampai meeting itu selesai .
"Mr.Fang apa anda menyimak yang kita bicarakan tadi ? " ucap Ara
"Siapa kau sebenarnya? " ucap Fang Lee mengeryitkan dahinya .
"Apa maksud anda ? dasar sangat tidak sopan " ucap Ara tersinggung dengan tatapan Fang Lee dan kini dia sudah menutup laptop nya hendak pergi .
"Tunggu sebentar. aku ingin menunjukan sesuatu padamu" ucap Fang Lee merogoh ponsel yang ada di saku nya .Dia membuka galery ponsel nya
" Apa kau kenal dengan dia ?" ucap Fang Lee menunjukan foto Sasa dan betapa terkejut nya Ara melihat foto yang di tunjukan Fang Lee itu .
"Kau sangat mirip dengan nya bukan ? . kau siapa? " ucap Fang Lee yang mengulangi pertanyaan nya .
.
.
.
"Masa kau lupa dengan ku ? aku Rendy " ucap Rendy pada orang yang di telfon nya .
"Bagaimana keadaan mu disana ? .....ok baiklah nanti jika aku berangkat ke Taiwan akan ku kabari lagi tapi ingat kau harus menjemputku . ok " ucap Rendy tersenyum sebelum memutus telfon nya .
"Siapa Ren ? " ucap Sasa.
"Salah satu teman ku yang tinggal di Taiwan Sa" ucap Rendy
"Hmmmmm" ucap Sasa sambil mengangguk .
"Sa sebelum aku pergi ke Taiwan . Kamu mau tidak menghabiskan waktu dengan ku . Hitung-hitung sebagai hadiah untuk ku " ucap Rendy
"Seharusnya aku yang meminta hadiah padamu bukan aku yang harus memberimu hadiah" ucap Sasa .
"Kenapa kamu sekarang sama seperti Fang Lee" ucap Rendy
"Kamu tau sendiri kan aku siapa nya kak Lee" ucap Sasa tertawa mendengar pernyataan Rendy .
"Aku akan memberi mu hadiah dan kamu juga memberiku hadiah jadi kita seri" ucap Rendy
"Hmmm bagaimana ya" ucap Sasa berpura-pura memikirkan tawaran Rendy .
"Aku janji tidak macam-macam kok hanya mengajak mu jalan-jalan . Tanpa bersentuhan tangan ataupun memeluk . janji" ucap Rendy
"Setuju" ucap Sasa .
"Baiklah kita akan bersenang-senang seperti waktu kita di SMA dulu . di mulai dari besok pagi " ucap Rendy .
__ADS_1
"Kalian sedang apa disini" ucap David yang baru pulang lembur .
"Kepala mu kenapa?" ucap Rendy yang melihat David memijat kepala nya .
"Tugas kantor numpuk . aku pusing" ucap David .
"Bagaimana kalau besok kak David ikut kita main ? kan besok hari Minggu " ucap Sasa .
"Benar sekali . kau bisa mengajak kekasih mu juga " ucap Rendy sambil menjentikan jari nya .
"Ide bagus . aku suka ide kalian " ucap David yang kini melupakan sakit di kepalanya dan masuk ke kamar untuk menelfon Noona .
"Ya sudah kalau begitu Sa . Kamu cepat istirahat lah dan aku juga mau kembali ke kamar . sampai jumpa besok" ucap Rendy tersenyum pada Sasa .
Keesokan paginya Sasa ,Rendy ,David dan Noona memulai keasikan mereka di tempat wisata yang ada .Di mulai dari menaiki komedi putar , berfoto dengan badut ,bermain Bombom car dan lain sebagainya . tak jarang pula Fang Lee memberi kabar pada Sasa setiap jam nya . Bisa lewat pesan ataupun video call . hingga akhirnya 3 hari pun terlewati tanpa Fang Lee.
#Hari pernikahan Fang Lee dan sasa
Kini Sasa sedang di rias oleh MUA ternama di ibu kota . Sasa bagaikan putri dalam dongeng yang sangat mempesona tetapi raut wajah Sasa terlihat seperti orang yang sedang cemas .
"Sa kamu kenapa ?ini kan hari bahagiamu . apa yang kamu fikirkan?" ucap Eka sahabat Sasa yang hadir menemani sasa di ruang rias .
"Ponsel kak Lee tidak bisa di hubungi .jadi aku tidak tau dia sudah take off atau belum" ucap Sasa yang cemas .
"Tenang lah mungkin ponsel nya di matikan karena dia sedang dalam perjalanan" ucap Eka menenangkan Sasa . Selang beberapa saat ,ponsel Sasa telah berbunyi dan disitu tertulis nama orang yang dia rindukan 3 hari ini.
"Halo kak " ucap Sasa yang tidak sabar.
"Hai sayang aku sangat merindukan mu. aku sudah di bandara . Sekarang aku sedang menunggu David untuk menjemput ku" ucap Fang Lee .
"Baiklah kamu hati -hati di jalan" ucap Sasa .
"Ok sayang . aku juga membawa kejutan untuk mu dari korea" ucap Fang Lee
"Nanti kamu akan tau sayang . Ya sudah aku masuk mobil dulu .ternyata David sudah menungguku di pintu keluar . daaa sayang " ucap Fang Lee lalu menutup telfon nya .
kini wajah Sasa sudah merasa lega setelah mendengar Fang Lee telah landing di bandara dan akan menghampirinya .
"Benarkan kata ku . kamu tenang saja sa" ucap Eka .
"Sekarang jam berapa ? " ucap Sasa
"Jam 9 " ucap Eka
"Berarti masih ada waktu satu jam lagi . apa mungkin kak Lee akan datang tepat waktu" ucap Sasa
"Kamu berdoa saja ya . jangan terlalu cemas begitu " ucap Eka .
.
.
.
"David" ucap Fang Lee memanggil sahabatnya itu .
"Hai bro " ucap David memeluk Fang Lee lalu tertegun saat melihat gadis di samping Fang Lee .
"Lho .bukan nya ....." ucap David yang terpotong .
"Dia bukan Sasa . sudah nanti saja ku ceritakan ,ayo kita jalan dulu . Kita hanya punya waktu satu jam " ucap Fang Lee
__ADS_1
"Ok" ucap David yang masih bengong melihat perempuan itu.
"Dav ,aku saja yang menyetir . kau duduk di sampingku " ucap Fang Lee . karena dia tau David masih bingung dengan perempuan yang semobil dengan nya ini.
"Bagaimana bisa dia mirip dengan Sasa" gumam dalam hati David .
"Kau memikirkan apa ?" ucap Fang Lee yang sekilas memperhatikan David saat di lampu merah .
"Yang kau bawa ini siapa ? . Kenapa mirip sekali dengan calon istrimu" ucap David dengan mengucek matanya .
"Dia saudara kembar Sasa " ucap Fang Lee
"Hah ! benarkah ? pantas saja dia sangat mirip dengan Sasa. Perkenalkan aku David Sahabat lee " ucap David pada Ara .
"Saya Hyung Ara . Anda bisa memanggil saya ara" ucap Ara tersenyum .
"Wajah mereka sama tetapi gaya nya berbeda" ucap David .
"Begitulah" ucap Fang Lee
"Bagaimana kau bisa menemukan saudara kembar calon istrimu ?" ucap David
"Dia adalah klien ku yang ku temui di korea . awalnya aku juga kaget melihat ara" ucap Fang Lee .
"Jadi nona Ara ini kakak Sasa atau adik Sasa ? " ucap David .
"Saya adalah kakak dari Sasa " ucap Ara tersenyum lembut . Tidak lama kemudian sampailah mereka di sebuah gedung acara pernikahan Fang Lee di gelar. Fang Lee turun terlebih dahulu di banding David dan Ara .
"Dav , ku titip kan Ara padamu . bawa dia ke salah satu kamar yang sudah ku sewakan untuk para tamu ku biarkan dia istirahat terlebih dahulu " ucap Fang Lee .
"Tidak perlu . aku ingin melihat acara pernikahan saudara kembar ku " ucap Ara .
"Jika kau keluar sekarang . semua orang akan mengenalimu "ucap Fang Lee.
"Mudah saja . aku tinggal pakai 2 benda ini" ucap Ara memamerkan masker dan kacamata di tangan nya .
"Baiklah kau bisa keluar . tapi jangan membuka penyamaran mu dulu sebelum aku yang menyuruh mu" ucap Fang Lee .
"Ok . aku tau . sesuai rencana kita " ucap Ara . lalu Fang Lee pergi ke ruang rias untuk berganti tuxedo dan merapikan rambut nya sedangkan Ara turun dengan di temani David .
"Ayo ikut aku" ucap David yang berjalan mendahului Ara . setelah tiba di tempat yang ramai itu muncul lah Rendy dari belakang David .
"Kau dari mana saja . mana Fang Lee" ucap Rendy menepuk pundak David .
"Astaga kau membuatku kaget. dia sedang di ruang rias" ucap David .
"Syukurlah kalau begitu . kau tadi ku telfon kenapa tidak di angkat " ucap Rendy menaikan alisnya .
"Benarkah (David mengejek ponsel nya) oh iya benar kau menelfon ku . maaf tadi aku silent" ucap David .
"Ini siapa yang kau bawa?" ucap Rendy menunjuk ara .
"Dia kliennya Lee dari Korea" ucap David .
"Seperti nya aku tidak asing" ucap Rendy mengeryitkan matanya .
"Heh jangan dekat-dekat " ucap David .
"Kenapa tidak boleh melihat nya secara jelas . sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dariku. jangan bilang kalau perempuan ini simpanan fang lee" ucap Rendy .
"Kalau bicara jangan ngawur " ucap David memukul pelan kepala Rendy .
__ADS_1
"Kenapa kau memukul kepalaku ? " ucap Rendy .
"Karena otak mu itu konslet . jadi wajar aku memukul nya " ucap David.