SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
PESTA YANG GAGAL


__ADS_3

"Untuk hal lain aku bisa lebih bersabar . tapi jika menyangkut dirimu tidak akan ada toleransi lagi untuk orang seperti itu . tolong mengertilah sayang " ucap Fang Lee dengan rahang yang masih mengeras .


"Baiklah-baiklah aku akan mengerti. sudah jangan marah begitu . Lemaskan otot rahang mu itu(sambil mengelus pipi fang lee) kamu menakutiku kak " ucap Sasa dengan memeluk Fang Lee .


.


.


.


"Bagus ya ,baru pulang kau hah ! " ucap Rendy memprotes David yang baru pulang dari kencan nya .


"Ada apa ? " ucap David .


"Mana pacarmu?" ucap Rendy mencari keberadaan Noona .


"Sudah ku antarkan pulang" ucap David.


"Kenapa kau pulang dengan tangan kosong " ucap Rendy.


"Terus kau berharap aku membawakan camilan untuk mu ? mimpi ! " ucap David


"Ah kau memang pelit sekali " ucap Rendy lalu memandangi ponsel nya lagi .


"Itu mobil Lee kenapa sudah ada di depan ? " ucap David.


"Mereka sudah pulang 10 menit yang lalu " ucap Rendy tetap melihat ponsel nya.


"Kenapa cepat sekali ? " ucap David.


"Mana ku tau,tadi Fang Lee pulang dengan wajah yang marah " ucap Rendy


"Apa mungkin dia bertengkar dengan Sasa lagi ? " ucap David


"Astaga tadi aku melihat Fang Lee membanting pintu kamar nya . Apakah dia akan menyakiti Sasa juga ? " ucap Rendy memandang David


"Mungkin" ucap David memandang rendy ,lalu mereka bergegas untuk naik ke lantai atas menuju depan pintu kamar Fang Lee .


Disana mereka sedang berdiri dan menempel kan telinga mereka di daun pintu .


"Kau mendengar sesuatu ? " ucap David berbisik


"Tidak " ucap Rendy berbisik juga,lalu David mencoba mengintip dari lubang kunci ,pikirnya mungkin akan terlihat dari situ apa yang Fang Lee lakukan pada Sasa .


"Kau melihat sesuatu?" ucap Rendy berbisik


"Tidak " ucap David .


"Astaga apa yang dia lakukan pada Sasa menurut mu ? " ucap Rendy yang masih menempel kan telinganya


"Aku tidak tau . tapi setauku Fang Lee itu orang yang nekad " David masih mencoba mengintip dari lubang kunci .


"Ck kau jangan menakuti ku . apa kita ketuk saja pintu nya" ucap Rendy . tiba-tiba pintu pun di buka oleh pemilik kamar .


"Mau apa kalian disini" ucap Fang Lee yang heran .


"Eeee kami....anu...." ucap rendy yang bingung mencari alasan.


"Oh iya kami ingin mengajak mu main catur . apa kau bersedia" ucap David .


"Tidak aku ingin istirahat saja" ucap Fang Lee


"Kalau begitu istirahat lah kami tidak akan mengganggu mu " ucap rendy dengan tersenyum kikuk.


"Bye Sa " ucap David lalu pergi menggandeng Rendy turun . Saat di bawah David melepaskan tangan nya yang menarik Rendy .


"Untung saja aku punya alasan" ucap David .


"Tadi kau melihat Sasa ? " ucap Rendy . David pun mengangguk


" Apakah pipi nya memar ? atau ada yang lecet?" ucap Rendy yang khawatir .


"Dia baik-baik saja . malah dia tadi tersenyum " ucap david .


"Syukurlah kalau begitu " ucap Rendy menghela nafas nya .


.


.

__ADS_1


.


"Ada-ada saja" ucap Fang Lee yang masih heran sambil menutup pintu kamar nya lagi .


"Kenapa mereka kemari kak ?" ucap Sasa


"Tidak tau ,mereka aneh sekali tiba-tiba mengajak ku main catur" ucap Fang Lee.


"Ya sudah kalau begitu , ganti baju kakak dengan piyama sana " ucap Sasa memberikan piyama Fang Lee


"Iya sayang ,sebentar aku akan memesan makanan untuk kita . kamu tadi kan belum makan " ucap Fang Lee


"Baiklah . kalau begitu aku akan mengganti pakaian ku dulu ya ." ucap Sasa


"Iya sayang " ucap Fang Lee sambil mencium kening Sasa . setelah selesai mengorder makanan ,Fang Lee akhirnya berganti pakaian menuju kamar mandi.


"Sayang kamu tunggu di sini dulu ya " ucap Fang Lee pada Sasa.


"Iya kak" ucap Sasa lalu duduk di meja rias membersihkan riasan nya .


.


.


.


"Kau ini bisa main catur tidak ? sudah 2 kali main kenapa kalah terus " ucap Rendy.


"Diam kau . Mungkin aku hari ini lagi sial" ucap David yang memajukan anak catur nya .


"Otak mu sudah penuh dengan kencan kencan kencan . jadi ya begitu" ucap Rendy .


"Kalian sedang apa disini ? " ucap Fang Lee yang menggandeng tangan Sasa .


"Kau bisa lihat sendiri kan" ucap David yang kesal karena kalah terus.


"Seharusnya yang kau majukan yang itu , jangan yang ini" ucap Fang Lee memberi tahu David .


"Eiits tidak boleh di ganti . SKAK!!!!!" ucap Rendy .


"Astaga aku kalah lagi" ucap David


Ting tung ...Ting tung ...


"Kau bergilah ke depan . biar aku yang main " ucap Fang Lee pada David.


"Baiklah . kau harus menang ya "ucap David lalu pergi .


"Katanya kau ingin istirahat?" ucap Rendy.


"Nanti dulu, Sasa belum makan jadi aku memesan makanan " ucap Fang Lee .


"Sa coba tebak ,siapa yang akan menang di babak ini" ucap Rendy


"Pastinya kak Lee " ucap Sasa sambil tersenyum ke arah Fang Lee . Fang Lee membalas senyuman Sasa .


"Ok kita lihat saja nanti " ucap Rendy sambil menata catur nya .


"Lee apa kau memesan makanan?" ucap David yang kembali membawa 2 kresek sedang makanan .


"Iya karena tadi Sasa belum makan disana.aku membeli 4 bungkus makanan agar kalian ikut makan" ucap Fang Lee yang fokus pada catur nya .


"Main nya nanti saja aku ingin makan dulu" ucap Rendy yang baru 2 langkah permainan lalu meninggalkan Fang Lee .


"Hei ....apa-apa an kau ini. permainan nya belum selesai" ucap Fang Lee .


"Sudahlah ,ayo kita ikut mereka ke dalam . kita makan dulu " ucap Sasa tersenyum pada Fang Lee .


.


.


.


Di ruang makan


"Akhirnya ada yang perhatian juga dengan ku . tidak seperti kau" ucap Rendy pada David.


"Ck kenapa kau menyindir ku . besok saja akan ku traktir" ucap David

__ADS_1


"Benar ? " ucap Rendy


"Iya benar . daripada kau selalu menyindirku" ucap David .


"Sa duduk lah disini" ucap Rendy pada Sasa yang datang bersama Fang Lee .


"David saja yang duduk disana . dia duduk di samping ku" ucap Fang Lee .


"Rupanya masih cemburu saja dengan ku " ucap Rendy pada David dengan melirik Fang Lee. Sasa hanya tersenyum saja .


"Hei kau jangan banyak bicara . cepat ambilkan punya ku" ucap Fang Lee pada Rendy


"Siap bos" ucap Rendy lalu meletakan makanan Fang Lee di depan nya .


"Ren aku dengar kamu mau pergi ya 4 hari lagi ?" ucap Sasa.


"Iya Sa aku sudah di terima bekerja di taiwan " ucap Rendy .


"Kenapa tidak kembali ke perusahaan kak Lee saja?" ucap Sasa


"Aku sudah terlanjur menerima pekerjaan itu" ucap Rendy dengan menyantap makanan nya .


"Baiklah . kamu disana harus jaga kesehatan ya , jangan telat makan dan jangan lupa tidur dengan teratur karena disana tidak ada yang bisa kamu tengok " ucap Sasa.


"Sayang jangan terlalu perhatian"ucap Fang Lee melihat ke arah Sasa .


"Iya kakak " ucap Sasa tersenyum ,rendy pun ikut tersenyum bersama David .


"Kenapa kalian tertawa ,hah ? " ucap Fang Lee mengangkat satu alis nya.


"Tidak apa-apa " ucap David.


"O iya satu lagi jangan sampai putus komunikasi dengan kita ya" ucap Sasa pada Rendy


"Kecuali Sasa . Kau bisa berkomunikasi dengan siapa saja" ucap Fang Lee mengimbuhi ucapan Sasa .


"Kakak" ucap Sasa memprotes .


"Baiklah kau bisa menghubungi siapa saja disini tapi dengan Sasa jangan sering-sering" ucap Fang Lee.


"Iya aku tau batasan ku" ucap Rendy .


"Bagus . kalau begitu aku kembali ke kamar dulu " ucap Fang Lee .


"Makanan mu belum habis" ucap David .


"aku tidak terlalu lapar" ucap Fang Lee yang langkah nya sudah jauh .


"Kalau begitu ku makan ya" ucap David tetapi tidak mendengar lagi suara Fang Lee.


"Ssst Sa" ucap Rendy.


"Hmm?" Sasa mendongak.


"Tadi kenapa Fang Lee marah ?" ucap Rendy.


"Dia marah karena aku di goda oleh rekan nya" ucap Sasa


"Ooooo ku kira dia marah dengan mu lagi " ucap David .


"Lalu apa yang dia lakukan pada rekan nya itu ? " ucap Rendy penasaran .


"Seperti biasa ,kamu tau kak Lee kan . sudah aku mau menyusul kak Lee ke kamar Daaa..."ucap Sasa meninggalkan Rendy yang masih berfikir .


Saat Sasa sudah tidak terlihat Rendy mulai bertanya pada David .


"Sssttt kau tau yang di lakukan Fang Lee?" ucap Rendy


"Apa lagi kalau tidak memukul ya menendang" ucap David sambil berjalan.


"Hei kau mau kemana? " ucap Rendy


"Kamar" ucap David.


"Ini bagaimana ?" ucap Rendy sambil menunjuk bekas kantong makan dan box makanan .


"Kau yang terakhir jadi kau yang membersihkan " ucap David .


"Apa-apa an ini kenapa aku lagi. ah sial" ucap Rendy kesal dengan tetap menghabiskan makanannya yang ada di meja .

__ADS_1


__ADS_2