SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
PENUH PERHATIAN


__ADS_3

setelah Sasa selesai mandi ,dia keluar memanggil fang Lee untuk menyuruhnya mandi .


"kak aku sudah selesai . sana kamu mandi " ucap Sasa


" iya sayang " ucap fang Lee lalu pergi ke kamar mandi . saat Sasa sudah berganti baju dan berdandan sedikit hanya memakai bedak dan lipsglos, setelah itu dia turun kebawah untuk sarapan .


tok tok tok ...


"kak aku mau sarapan di bawah dulu ya" ucap Sasa mengetuk pintu kamar mandi .


"yaaaaa" jawab fang Lee dari balik pintu . setelah itu Sasa menuruni anak tangga ,dia berjalan menuju lemari es mengambil susu strawberrynya dan 2 potong kue blackforest.


"baru pulang bi ? " tanya Sasa saat pelayan membuka pintu belakang .


"iya non . tadi pasar nya sangat ramai " ucap pelayan itu .


"iya gapapa "


"non sudah sarapan ? . saya buatkan makanan dulu ya non " ucap pelayan itu .


"tidak usah bi . aku sarapan ini saja " sambil menunjukan roti di tangan nya .


"kalau begitu. permisi non" ucap pelayan itu dengan membungkuk lalu pergi .


"sayang , ayo berangkat " ucap fang Lee yang menuruni anak tangga dengan membawa koper kecil di tangan nya.


"ayo " jawab Sasa . lalu mereka berangkat dengan di supiri fang Lee sendiri.


saat di jalan, Eka menelfon Sasa .


"halo ada apa ka ?" tanya Sasa


"kamu beneran mau risign ?" tanya Eka


"iya bener ka memang kenapa ? " ucap Sasa


"kenapa gak bilang sama aku sih !!!!! " ucap Eka dengan berteriak.sasa menjauhkan ponselnya pada telinga.


"maaf maaf .sebenarnya aku mau ngasih tau kamu waktu berpamitan saja . eh sekarang kamu udah tau" ucap Sasa


"kamu jahat sa . terus aku di sini sama siapa ? teman ku siapa ? ucap Eka sambil merengek .


"lebay kamu . kan kita masih bisa bertemu di luar kantor " ucap Sasa


"kenapa sih kamu tiba-tiba berhenti ? seperti nya kamu baik baik saja disini . tidak ada yang mengganggumu di tempat kerja kan . " tanya Eka .


"aku yang menyuruhnya keluar " ucap fang Lee sedikit lebih keras agar terdengar oleh Eka. Sasa hanya tertawa cekikikan


"aduh mati aku ,kenapa kamu gak bilang kalau di situ ada Mr.fang " ucap Eka sedikit lirih . tapi percuma saja fang Lee tetap mendengar suara nya karena telfon nya di lospeaker oleh fang Lee .


"memang nya kenapa ? " ucap Sasa


"maaf Mr .keputusan Mr untuk menyuruh Sasa keluar memang benar . sa aku tutup dulu ya daaaa"


Tut Tut Tut .....


"halo ka ...Eka ..." ucap Sasa sambil melihat ponselnya .


"dimatikan ? " tanya fang Lee .

__ADS_1


"iya . dia takut sama kamu " ucap Sasa sambil tertawa geli .


"aku tidak menakuti nya " ucap fang Lee


"tapi aura kakak yang dingin itu yang membuatnya takut " ucap Sasa membenarkan omongannya.


tidak lama kemudian mereka sampai di bandara sebelum turun mereka mencari tempat parkir untuk mobil mereka . setelah mendapat tempat untuk memarkirkan mobil nya ,fang Lee keluar terlebih dahulu dari mobil dan membukakan pintu untuk Sasa .


"ayo " ucap fang Lee menggandeng tangan Sasa . mereka berjalan beriringan dengan santai . dan mencoba menghubungi Rendy untuk menanyakan tempat pertemuan nya .


"kamu mau apa ? " tanya fang Lee .


"telfon Rendy . mau tanya dia sekarang ada di mana " jawab Sasa .


"biar aku saja yang bicara" ucap fang Lee sambil meminta ponsel Sasa . lalu Sasa memberikan ponsel nya dengan patuh. telfon pun terhubung ....


"kau dimana ? " tanya fang Lee pada Rendy .


"ok" lalu fang Lee menutup telfon nya.


lalu mereka bertemu di kursi tunggu bandara .


"Rendy" sapa Sasa .


" hai sa . aku kira kamu sibuk dan tidak ingin bertemu dengan ku " ucap Rendy .


"aku sempatkan untuk menemui mu dulu . "ucap Sasa .


" dimana mr.fang tadi dia pamit untuk beli minuman dulu karena aku haus " ucap Sasa


" kamu haus . ini aku ada minuman. tapi sudah ku minum sih " sambil menyodorkan minuman yang ada di tangan nya . tidak lama kemudian datang fang Lee dari belakang Sasa .


"selamat pagi Mr . sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas kebaikan Mr. untuk menaikan jabatan saya " ucap Rendy mengulurkan tangan ingin berjabat tangan dengan fang Lee. fang Lee pun menerima uluran tangan Rendy .


"pertemuan ini ku beri waktu 10 menit saja tidak lebih dari itu . di mulai dari sekarang " ucap fang Lee melihat jam di tangan nya .


" Mr .boleh kah saya meminjam Sasa untuk berbicara 4 mata saja" tanya Rendy .


"tidak , kalau kau ingin bicara dengan nya . aku juga harus mendengarnya." ucap fang Lee .


"kak berilah waktu sedikit saja " ucap Sasa.


"tidak. ayo cepat bicara waktumu sudah terbuang 2 menit " ucap fang Lee


"baiklah...baiklah . sa pertama Tama aku ingin meminta maaf padamu jika aku sangat mneyebalkan , dan jaga kesehatanmu jangan makan makanan cepat saji terus .jangan sedih terus-terusan . bersikap dewasalah .... oh ya jika ada waktu bisa kah kita berkomunikasi ? " tanya Rendy .


"tidak . dia tidak akan mempunyai waktu untuk lelaki lain selain aku " ucap fang Lee .


Rendy dan Sasa melihat ke arah fang Lee . Rendy hanya tersenyum geli melihat kecemburuan fang Lee. Sasa hanya melirik tajam ke arah fang lee.


"apa?" ucap fang Lee yang pura-pura tidak tau kesalahan nya. melihat tingkah fang Lee yang seperti ini . Rendy berfikir untuk membuatnya lebih jengkel lagi .


"baiklah .....jika kamu tidak punya waktu untuk menghubungiku tidak masalah . asal kamu terus bahagia aku akan tenang . jika kamu sedih dan merasa tersakiti . datang lah padaku . aku akan menghiburmu " ucap Rendy sambil memberi kode pada Sasa bahwa ini pura-pura.


"waktumu habis . silahkan pergi" ucap fang Lee .


" terimakasih Mr. sudah memberikan ku kesempatan untuk bertemu Sasa" ucap Rendy dengan berjabat tangan lagi .


"sa aku pergi dulu " ucap Rendy menghampiri Sasa ingin bersalaman dengan nya tetapi gagal karena di hadang oleh fang Lee .

__ADS_1


"aku mewakili dirinya " ucap fang Lee menyalami Rendy lagi .Sasa hanya tersenyum kikuk dan mencubit pinggang fang Lee "aduh" ucap fang Lee spontan . Sasa merasa tidak enak dengan Rendy. lalu Rendy tersenyum dan pergi dengan melambaikan tangan pada mereka berdua .


fang Lee menghembuskan nafasnya dengan lega " haaahhh.... akhirnya dia pergi juga " ucap fang Lee ,Sasa melihat ke arah fang Lee dengan tatapan yang kesal .


"kamu kenapa ? " tanya fang Lee


"pikir sendiri " ucap Sasa lalu pergi mendahului fang Lee .


"hei ,sayang jangan marah lagi " ucap fang Lee mengikuti langkah Sasa .


saat berjalan , Sasa saking kesalnya dengan fang Lee tidak berhati hati saat berjalan dan akhirnya kaki kanan Sasa tersandung oleh kaki kirinya .


"sayang" ucap fang Lee berlari menolong Sasa .


"aduh" ucap Sasa sambil memegang mata kakinya .


" mana yang sakit ?" ucap fang Lee cemas


"ini kak " ucap Sasa kesakitan . lalu fang Lee mencoba mencari urat yang sakit itu . setelah ketemu dia mencoba memijit dan mengurut kaki Sasa . Sasa hanya menahan jeritanya karena sakit .


"masih sakit?" tanya fang Lee


"sudah lumayan " ucap sasa.lalu fang Lee mengangkat tubuh Sasa untuk menggendongnya di depan ala pengantin baru .


"kak kamu mau apa ? turunkan aku" ucap Sasa


"diamlah jika kakimu kamu buat gerak terus akan bertambah sakit dan membengkak . kamu mau ? " ucap fang Lee. Sasa hanya menggeleng kan kepalanya saja .


"bagus .kalau begitu menurut lah" ucap fang Lee berjalan dengan menggendong Sasa . , semua mata memandang mereka .


"kak aku berat tolong turunkan aku . nanti kamu capek" ucap Sasa.


"menurutlah saja" ucap fang Lee .


"aku malu di lihatin orang-orang di bandara" ucap Sasa .


"bersikap biasa saja .mereka hanya melihat tidak akan menerkam mu " ucap fang Lee yang kini mencoba membuat lelucon tetapi malah membuat Sasa kesal dan memukul dadanya dengan pelan .


lalu mereka sampai juga di mobil .


"kita membeli oleh-oleh apa untuk bibi dan paman ?" ucap fang Lee


"bawakan kue yang ada di toko bakery dekat sana" sambil menunjuk toko kue yang di maksud .


"baiklah kita akan kesana " ucap fang Lee menancapkan gas . di dalam mobil , mereka terdiam hingga sampai di toko kue yang di maksud Sasa .


"kakak di mobil saja . biar aku yang turun " ucap Sasa.


"aku saja yang membeli " ucap fang Lee


"tidak usah ,aku hanya sebentar " ucap Sasa


"aku ingin membeli kue yang ingin ku makan lagi pula kaki mu habis terkilir " ucap fang Lee


"memangnya kue apa ?biar aku ambilkan " tanya sasa


"aku lupa namanya , biarkan aku saja yang masuk memebeli . kamu tunggu di mobil saja " ucap fang Lee


"baiklah" . jawab Sasa tersenyum .

__ADS_1


__ADS_2