SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
SASA KEMBALI LAH !


__ADS_3

FLASHBACK pertengkaran Sasa dan Fang Lee


"Kau belum mendengarkan penjelasan ku tetapi kau terus membentak ku dan menuduhku yang tidak tidak " lalu Sasa pergi meninggalkan kan rumah Fang Lee. Sasa terus berjalan dengan menangis ,pikiran nya kacau dan dia tidak tau harus pergi kemana.


"Aku harus kemana lagi (sambil melihat ponsel nya yang mati dan dia melihat di tas nya ada dompet ) . Aku cari penginapan saja di dekat-dekat sini" Sasa pun berjalan mencari penginapan untuknya bermalam .


Saat sudah memiliki tempat untuk beristirahat Sasa tetap tidak bisa tidur dan hanya duduk memandang keluar jendela .


"Kenapa dia begitu jahat, dia menuduhku seakan aku wanita yang tidak baik" gumam Sasa .


Flashback End


Jam sudah menunjukan pukul 2 pagi tapi Sasa masih belum bisa tidur . Dia memutuskan untuk memejamkan matanya dengan paksa dan akhirnya dia tertidur dengan pulas . Pagi pun datang ,tetapi Sasa belum bangun dan terus menutup matanya .Dia sangat lelah begadang semalam dan memikirkan hal hal yang ada di pikiran nya . Jam sudah menunjukan pukul 10 pagi dan Sasa baru mengerjap-ngerjapkan matanya.


"Huuuaaammm jam berapa ini ,kenapa matahari sudah sangat terik(sambil melihat jam tangan yang di pakai) astaga ! (sambil terbangun duduk) Aku sudah sangat terlambat datang ke tempat kerja . Ah ya sudah lah aku lanjut tidur lagi ,percuma saja datang pasti nanti di suruh pulang sama mrs.Noona " lalu Sasa menarik selimutnya lagi , tidak lama ponsel nya berbunyi.


"Halo Ren ? "


"Kamu dimana sa kenapa suaramu seperti itu?" tanya Rendy.


"Aku baru bangun,ada apa?"


"Kalau begitu boleh kah aku ke tempat mu ? mari sarapan bersama " ucap Randy dengan bersemangat. Sasa baru sadar kemarin dia tidak makan dan sekarang perutnya berbunyi.


" Ok . Sebentar aku kirim lokasi ku "


"baiklah aku akan segera kesana " ucap Rendy menutup telfon.


Di tempat lain Fang Lee masih bingung mencari keberadaan Sasa .


Sampai dia datang ke kantor Sasa untuk melihat peri kecil nya ada di sana atau tidak . ternyata dugaan Fang Lee salah .Lalu Fang Lee memutuskan untuk mencari Sasa di tempat lain . Saat Fang Lee ingin pergi ,datanglah Eka dari ruangan Mrs.Noona.


"Apakah semalam Sasa menginap di rumah mu ? " tanya Fang Lee dengan nada yang khawatir pada Eka.


"Tidak Mr. Apakah anda dan sahabat saya ada masalah ? " tanya Eka ragu-ragu ,takut kalau respon Fang Lee marah.


"Bisakah kau menolongku ? " tanya Fang Lee.

__ADS_1


"Tentu" ucap Eka yakin dan mereka mencari tempat untuk mengobrol.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan hubungan kalian , aku lihat kemarin Sasa baik-baik saja ? " tanya Eka penasaran.


"Aku telah menuduhnya yang tidak-tidak dan membentaknya padahal aku belum mendengarkan penjelasan nya . Aku begitu bodoh " ucap Fang Lee frustasi karena bingung tidak bisa menemukan Sasa .


" Kenapa anda berfikiran seperti itu (Eka sedikit meninggikan suaranya )sebentar aku akan menelfon nya " lalu Eka menelfon Sasa tetapi tidak ada jawaban.


" Nomornya tidak aktif " kata Eka.


"Dia kemarin bicara kalau menggantikan mu lembur dan saat ingin mengabari ku ponselnya lowbat " ucap Fang Lee dengan mata yang sembab memerah karena menangis .


"Memang benar Mr. dia menggantikan ku lembur karena aku ada kepentingan lalu dia ingin menghubungi anda tetapi keburu di panggil oleh Mrs. Noona . Mungkin dia terlupa karena mendapat tugas dari Mrs. Noona waktu itu. Dia adalah perempuan yang baik dan lugu ,mana mungkin dia menghianati anda" jelas Eka yang membuat Fang Lee tambah menyesal tidak mendengarkan penjelasan Sasa.


"Kasian sekali pria ini , pasti dia menyesal sudah membentak Sasa . Dia seperti orang yang frustasi di tinggal bertahun tahun oleh kekasihnya (ucap Eka dalam hati dengan menggeleng gelengkan kepala) Kemana kau sa kembalilah kasian kekasihmu ini " ucap Eka dalam hati sambil memikirkan keberadaan Sasa .Kini Eka sama bingungnya seperti Fang Lee ,karena Sasa sudah dianggap seperti saudari kandungnya selama bekerja di perusahaan itu .


"Jika kau melihatnya , bisakah kau menghubungiku " sambil memberikan nomor telepon nya pada Eka .


"Baik Mr. nanti akan saya kabari jika saya bertemu dengan nya ." ucap eka , saat Fang Lee akan pergi ...


*penginapan Sasa*


Ting tung ....Ting tung ...


"Sebentar!!" Sasa berjalan ke pintu.


"Surprise !!!! " ucap Rendy dengan membawa 2 kantong makanan tidak lupa susu strawberry kesukaan Sasa.


" Apa-apan kau ini membawa segini banyak nya emang nya aku gajah" sambil berkacak pinggang .


"Tenang saja perut mu tidak akan meledak . kan itu karet " canda Rendy sambil melihat perut Sasa . Sasa pun memukul lengan Rendy karena mengejek nya .


"Dah sini masuk " ucap Sasa lalu menutup pintu nya .


"Kamu tinggal disini sa ? "


"Enggak ,cuma sementara aja " kata Sasa membuka susu strawberry nya.

__ADS_1


" Sementara ? emang kamu tinggal dimana ? ucap Rendy sambil meminum soda.


"Di rumah calon suamiku lah " kata Sasa santai .Tiba-tiba Rendy menyemburkan minumannya karena kaget dengan ucapan sasa.


"Minum itu yang bener " sambil menepuk-nepuk punggung Rendy .


"Kamu udah mau nikah ? " tanya Rendy.


"He'em tapi gak tau kapan . Soalnya ini lagi bertengkar sama dia" ucap Sasa sambil memajukan mulut nya . Rendy yang sadar dari ucapan Sasa merasakan hatinya sakit lagi lebih sakit saat Sasa menolaknya dulu. Akan tetapi dia tidak mau menunjukan pada Sasa karena takut Sasa akan menghindar lagi darinya.


"Udah gak usah cemberut gitu . Namanya hubungan pasti ada perselisihan . Kamu udah gede kalo ada masalah itu di selesaikan jangan kabur-kabur an(ucap Rendy dengan nada kesal) .Nanti aku antar kembali ya ke calon suamimu " kata Rendy.


"Ah enggak enggak aku pergi sendiri aja . Nanti dia bakal marah lagi kalau tau aku di antar oleh mu " kata Sasa.


"Ya sudah , hari ini aku tidak pergi bekerja . aku ingin menghibur mu saja " ucap Rendy sambil tersenyum ke Sasa.


"Ah yang benar ? " kata Sasa memainkan alis nya naik turun sambil tersenyum konyol.


"Hahahaha iya benar . sudah jangan membuat ekspresi seperti itu . Kamu terlihat bodoh " kata Rendy sambil mengusap kepala Sasa .


Setelah sarapan Sasa pergi bersama Rendy ke taman bermain dan memakan permen kapas . Mereka bercanda dan sesekali usil satu sama lain


"Sasa...sasa...apa kamu tidak pernah ingin membuka hatimu untuk ku . Aku sangat mencintaimu tapi tak apa aku tak memilikimu paling tidak aku harus mengawasi mu agar kamu bahagia"gumam Rendy berjalan pelan mengikuti Sasa yang berjalan di depan nya sambil menghabiskan permen kapas.


Tidak terasa waktu sudah sore


"Sa ayo pulang . Sudah hampir gelap " Rendy mengajak Sasa untuk pulang.


"Aku belum mau pulang aku masih kesal dengan dia " ucap Sasa pada Rendy.


"Terus kamu mau tidur dimana ? disini ? Aku tidak tenang jika kamu kembali tidur ke penginapan sendirian" tanya Rendy yang juga kesal dengan sikap bocahnya Sasa .


" Antarkan aku saja ke tempat sahabatku . Aku akan tidur disana " ucap Sasa tersenyum.


"Laki-laki ? " tanya Rendy dengan mata menyipit.


" Bodoh(sambil menyentil kepala Rendy) ya perempuan lah . ayo cepat ! " Sasa berjalan mendahului Rendy .

__ADS_1


__ADS_2