SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
PESAING AKAN TERSINGKIR


__ADS_3

beberapa saat semuanya hening .kini Sasa mulai menangis haru dengan yang di lakukan fang Lee . "yes I Will " jawab Sasa sambil memberikan tangan kanan nya pada fang Lee .semua orang bersorak dan bertepuk tangan.di ikuti fang Lee berdiri memasangkan cincin di jari manis Sasa .


"aku harap kamu tidak menyesal setelah menerima lamaranku" lalu mencium tangan dan kening Sasa .


di sisi lain Rendy memperhatikan acara pelamaran Sasa di depan para tamu . Rendy yang awalnya terdiam , merasakan sakit hati yang kini dirasanya bertambah sakit . tetapi Rendy tau ,ini adalah kebahagiaan Sasa yang dia inginkan . Rendy harus menghargai itu .


"jujur aku sakit sa melihat mu berbahagia dengan orang lain . tetapi aku lebih sakit jika memaksakan kehendak ku dengan mu..... berbahagialah sasa ." ucap Rendy dengan tersenyum pedih mengingat nasib nya .


.


.


.


"terimakasih kak atas kebahagiaan ini" . ucap Sasa parau.


fang Lee memeluk Sasa dan mengusap kepala nya "aku juga sangat bahagia sayang. sebentar lagi aku akan menepati janji ku" ucap fang Lee tetap memeluk Sasa .


Sasa kini merasa sangat bahagia hingga air matanya tidak berhenti untuk keluar .


"hei jangan menangis sayang . aku sedang melamarmu bukan memarahimu " ucap fang Lee menghapus air mata Sasa .


"aku masih tidak menyangka akan seperti ini . aku sangat bahagia malam ini " ucap Sasa dengan senyum di wajah nya . lalu fang Lee mendekat ke wajah Sasa dan mencium 2 kelopak mata Sasa yang basah karena air mata .


"sudah jangan menangis " setelah itu fang Lee merangkul pundak sasa untuk berjalan ke pinggir . lalu para tamu meneruskan dansa mereka .


Sasa dan fang Lee sedang berada di sofa dengan berbincang-bincang rencana mereka kedepan nya .


"besok kita akan mengunjungi orang tua mu . dan meminta restu pada mereka " ucap fang Lee.


"besok aku harus menyerahkan surat pengunduran diri ku ke Mrs.Yoona kak . bagaimana kalau lusa saja" ucap Sasa


"surat pengunduran dirimu bisa kamu kirim lewat email saja " ucap fang Lee lagi .


"emang bisa ? " tanya Sasa tidak yakin


"coba kamu tanya mrs.yoona " ucap fang Lee .


"ok sebentar aku akan menelfon nya di toilet saja . disini ramai" ucap Sasa pergi meninggalkan fang Lee . saat Sasa pergi ,fang Lee dengan cepat menelfon mrs.yoona


"halo Lee ada apa ? " ucap Mrs.yoona


"Sasa akan menelfon mu . bilang saja surat pengunduran dirinya bisa di kirim lewat email " ucap fang Lee .


"baik lah" jawab Mrs. Yoona dan menutup telfon nya .


"haiisss...laki-laki ini . kenapa dia selalu merepotkan ku dengan urusan nya " ucap mrs.yoona menggerutu sendiri . tidak lama ponselnya pun berbunyi .


"ya Sasa " ucap Mrs Yoona .


"maaf Mrs mengganggu istirahat anda . saya ingin bertanya ,bolehkah surat pengunduran diri saya di kirim lewat email ?" tanya Sasa dengan wajah yang was was . takut Mrs Yoona memberi respon kurang baik.


"ya boleh " ucap Mrs Yoona


"terimakasih Mrs. nanti akan saya kirim kan .slamat malam Mrs " ucap Sasa dan menutup telfonnya.lalu Sasa kembali menemui fang Lee di sofa .


"bagaimana ? " tanya fang Lee pura-pura ,padahal dia sudah jelas tau jawaban nya .

__ADS_1


"boleh kata Mrs Yoona . jadi kita besok bisa ke rumah orang tua ku " ucap Sasa senang . lalu muncul teman fang Lee waktu kuliah dulu bernama David . dia tinggal di Amerika menjalankan perusahaan ayahnya disana .


"hai bro,congratulation for your company" ucap David dengan menelentangkan tangan nya ingin memeluk fang Lee.


"jangan berbasa basi . aku tau yang kau cari " ucap fang Lee datar .


"bisakah kau lebih santai . kau sama seperti dulu ..... hei siapa ini yang di samping mu?cantik sekali" ucap David berjalan mendekati Sasa ingin berkenalan dengan nya .


"perkenalkan aku David" sebelum Sasa menerima uluran tangan David ,fang Lee lebih cepat menarik tangan David untuk bersalaman dengan nya .


"dia wanitaku . tidak ada urusan nya dengan mu . dan satu lagi jangan dekat-dekat dengan nya . paham " ucap fang Lee dengan meremas tangan David .


"ok,ok aku paham" ucap David yang kesakitan .


"kau tau dimana Yoona ? " ucap David .


"Yoona ? " Sasa bergumam di dalam hati dan menunjukan wajah yang bertanya-tanya


" kau tidak lelah mengejarnya ? " tanya fang Lee


"hei ...ayolah . menyerah dengan tantangan itu bukan sifatku " ucap David . fang Lee hanya tersenyum samar .


"temuilah dia di rumahnya " ucap fang Lee menepuk pundak david mengajak Sasa untuk pergi meninggalkan pesta .


"tapi dimana rumah nya " tanya David dengan menghentikan langkah mereka


"mana ku tahu ,cari saja sendiri " ucap fang Lee sambil melambai ke David dari belakang, dengan memeluk pinggang Sasa .setelah itu Sasa dan fang Lee masuk kedalam mobil yang di kendarai oleh supir pribadinya .


saat di mobil Sasa bertanya pada fang Lee .


" kak tadi aku mendengar teman kakak menyebut nama Yoona . siapa Yoona kak ?"


"mantan kakak ? " tebak Sasa


fang Lee hanya tersenyum tipis .


"lalu siapa kak ? " tanya Sasa .


"nanti akan ku ceritakan setelah kita tiba di rumah " ucap fang Lee dengan tersenyum . Sasa pun mengangguk patuh .


tanpa sasa ketahui ponselnya sudah menyala berkedip beberapa kali karena ada pesan singkat yang masuk . sengaja dia mengaktifkan mode senyap karena sedang ada di acara pesta ,dia lupa untuk mengaktifkan dering ponselnya lagi .


.


.


.


setibanya di rumah Sasa berjalan menuju pintu utama dan di sambut oleh pelayan seperti biasa.


"selamat malam non . mau bibi buatkan susu strawberry ? " tawar pelayan itu dengan senyuman.


"boleh bi . nanti bibi taruh di kamar saja ya " ucap Sasa dengan tersenyum lalu pergi ke kamar dengan menggandeng fang Lee .


"kak aku mau mandi dulu ya " ucap Sasa


"tidak mau mandi bersama ? " ucap fang Lee dengan mengedipkan sebelah mata .

__ADS_1


Sasa berdecak kesal "ck....mulai " ucap Sasa


"hahahaha tidak tidak . sudah sana mandi " ucap fang Lee dengan senyuman .


"awas macam-macam" ucap Sasa dengan mengepalkan tangan nya .


kini ponsel Sasa berkedip lagi .fang Lee pun berjalan mendekati ponsel Sasa , ingin tau pesan dari siapa ,saat fang Lee membuka pesan nya alis fang Lee terangkat satu . pesan itu dari Rendy .


"sa aku ingin bertemu dengan mu besok pukul 9 pagi karena aku akan pindah tugas lagi .aku mendapat promosi naik jabatan. " (pesan 1)


"pesawatku pukul 11 akan berangkat . bisakah kamu meluangkan waktumu sejenak " . (pesan 2 )


"temuilah aku di bandara besok pagi. o ya aku turut bahagia karena kamu sudah di lamar oleh laki-laki yang pantas membuat mu bahagia . doaku selalu menyertai kalian . " (pesan ke 3 ).


fang Lee setelah melihat isi pesan yang di kirim kan Rendy hanya diam dan langsung mengembalikan ke menu utama . dia tidak menghapus pesan yang di kirimkan Rendy tadi . fang Lee berfikir " turuti saja apa yang dia mau. toh Sasa akan datang dengan ku besok "fang Lee bergumam dalam hati . setelah itu Sasa keluar dari kamar mandi dengan handuk nya yang ada di kepala .


"tadi ada pesan dari teman mu " ucap fang Lee dengan berjalan menuju kamar mandi .


"siapa ? " tanya Sasa


"lihat saja sendiri" lalu fang Lee menutup pintu kamar mandi. Sasa membuka kotak pesan yang ada di ponsel nya dan membaca isi pesan dari Rendy . Sasa nampak kaget dengan ucapan Rendy .


"bagaimana bisa dia mendapatkan promosi dalam hitungan Minggu ?? hmmmmm aku tau ini ulah siapa " ucap Sasa dalam hati .


lalu Sasa menahan membalas pesan Rendy karena ingin meminta izin pada fang Lee untuk bertemu dengan Rendy terakhir kalinya.


Sasa menunggu fang Lee keluar dari kamar mandi dengan menyisir rambutnya di depan meja rias serta mengeringkan rambutnya .


ceklek ...


pintu kamar mandi pun terbuka . dan disana sudah ada fang Lee yang bertelanjang dada dengan handuk yang terlilit di pinggang nya .


"apa ini adalah ulahmu?" ucap Sasa sambil menunjukan pesan Rendy yang pertama .


"bukan " ucap fang Lee


"bohong" ucap Sasa


"kenapa kamu tidak percaya dengan ku ?" tanya fang Lee .


"bagaimana bisa percaya ,kan promosi jabatan itu setidak nya 1-2 tahun bekerja baru dapat . lah ini dengan mudah nya cuma dengan hitungan minggu? " ucap Sasa


"ya karena ....memang dia berbakat " ucap fang Lee gugup


"apa ....apa....dasar bohong . mana ada aturan seperti itu. mau jujur tidak " ucap Sasa sambil mencubit perut fang Lee


"aduh duh duh . iya iya itu aku " ucap fang Lee yang terpaksa mengaku karena sakit oleh cubitan sasa .


"kan benar dugaanku. kakak kenapa kok berbuat jahat sama Rendy ? " tanya Sasa


"aku jahat? justru aku baik sayang memberikan dia peluang untuk naik jabatan dengan mudah " ucap fang Lee .


"pokok nya aku tidsk mau tau . ini semua ulah kakak . besok aku akan bertemu dengan Rendy dulu sebelum mengunjungi orang tuaku " . ucap Sasa


"tidak masalah ,tapi kamu harus ku temani " ucap fang Lee santai .


"tidak masalah . tapi ingat....jangan galak " ucap Sasa sambil menyipitkan matanya .

__ADS_1


lalu Sasa menyetik pesan untuk Rendy bahwa dia menyetujui permintaan rendy .


__ADS_2