
"Aku sudah mendengar semuanya " ucap Sasa sambil membelakangi Fang Lee . Fang Lee yang mendengar ucapan Sasa yang seperti itu kaget dan tegang .
Sasa mengubah posisi tidurnya menghadap Fang Lee ,menatapnya dengan pandangan mengintimidasi
" Apa benar kau adalah kakak Lee yang dulu pernah tinggal bersamaku ? , jadi selama ini kau mengatur rencana seperti ini untuk bertemu dengan ku ? " Fang Lee hanya diam mematung dan masih berfikir untuk menjelaskan pada Sasa .
Sasa yang tidak mendapatkan jawaban dari Fang Lee merasakan matanya terasa panas ,dia ingin menangis .
" Jawab aku " ucap Sasa yang mulai suaranya menjadi parau .
Fang Lee mengubah posisinya menjadi duduk di tepi ranjang
" Benar ,aku adalah kak Lee mu yang dulu sempat hidup seatap dengan mu , yang dulu pernah berjanji akan menikahimu " ucap Fang Lee sambil memejamkan matanya .
Sasa pun berjalan keluar kamar dengan menitikan air mata kecewa karena telah di bohongi Fang Lee akhirnya Fang Lee mengejar Sasa keluar .
.
.
.
"Kenapa kau tidak jujur dari awal ? " kata Sasa yang menyadari bahwa Fang Lee ada di belakangnya.
" Lalu kenapa kau tidak menyadari kalau ini adalah kakak Lee mu " sambung Fang Lee .
"Bagaimana aku bisa mengenali mu sedangkan kau muncul dengan bersikap dingin bahkan berubah tidak seperti 10 tahun lalu " Fang Lee yang menyadari perkataan Sasa hanya diam saja .Sasa melanjutkan ucapannya
" Aku teringat saat aku mabuk kau memanggilku peri kecil bukan ? . aku kira hanya salah dengar karena mulai merindukan orang yang meninggalkan ku ,ternyata itu benar-benar kamu " Sasa menangis menutupi wajah dengan kedua tangannya . Fang Lee yang menyadari itu langsung memeluk Sasa dari belakang .
" maafkan aku ...maafkan aku . aku bingung harus menemui mu dengan cara apa ? jadi aku merencanakan ini semua " mengecup kepala Sasa dari belakang .
"Kebohongan apa lagi yang kau sembunyikan dariku kak " Sasa bertanya dengan suaranya yang masih parau .
" Tidak...tidak ada . hanya itu saja yang ku sembunyikan darimu . maafkan aku ,setelah ini aku tidak akan membohongi apapun " masih dengan posisi yang sama .
.
.
.
Selang beberapa menit mereka terdiam.
"Aku masih tidak percaya ,apa kau benar benar dia yang selama ini aku cari "ucap Sasa yang ingin lebih di yakinkan lagi dengan Fang Lee . Fang Lee yang mendengar itu membalikan tubuh Sasa untuk menghadapnya
__ADS_1
" Hei lihatlah mataku peri kecil , apa kau menemukan ada kebohongan lain di sana . akan ku tunjukan bukti lain bahwa aku kakak Lee mu , ayo ikut denganku " Fang Lee menarik tangan Sasa dengan lembut dan Sasa berjalan mengikuti fang Lee .
*di ruang kerja fang Lee (rumah)*
Fang Lee membuka laci yang berada dekat dengan kursi kerjanya dan menunjukan bukti bahwa dia adalah orang yang di cari Sasa selama ini
" lihatlah ini semua , ini yang kau berikan dulu untuk ku bukan ? .aku menyimpan nya dengan baik .Suatu saat untuk bukti jika kau tidak yakin dengan kata kataku aku akan menunjukan ini padamu . tapi aku bingung ingin menemuimu dengan cara apa , aku takut kau tidak percaya dan malah menjauhiku . sekarang sudah ada bukti ini ,apa kau masih belum yakin " Sasa hanya diam saja masih melihat benda yang di berikan nya dulu .
"Aku ingin bertanya satu lagi . apakah benar aku hamil dengan mu ? " Fang Lee yang mendengar pertanyaan Sasa yang seperti itu mulai mengeluarkan keringat dingin karena tegang kembali .
"Tidak , kau tidak hamil (sambil berjalan menuju jendela membelakangi Sasa . Fang Lee sudah bersiap jika Sasa akan marah besar dengan nya ) aku hanya memanipulasi semuanya . Aku hanya meninggalkan kecupan di dada dan leher mu untuk membuatmu yakin kau telah tidur dengan ku "
"Mana mungkin aku melakukan hal itu untuk pertama kali dengan keadaanmu tidak sadarkan diri .Aku sangat menyayangimu .jika aku ingin melakukannya harus dengan seizinmu " Sasa yang mendengar jawaban dari Fang Lee lega dan bahagia ,teryata pria yang dia cari selama ini sudah ada di sampingnya walaupun caranya ingin memiliki nya salah Sasa bisa mengerti .
" Maafkan aku kak . aku tidak menyadari bahwa itu kamu..." ucap Sasa sambil memeluk Fang Lee dari belakang . Fang Lee yang terkejut dengan respon Sasa dan beberapa detik Fang Lee berbalik badan untuk menyambut pelukan Sasa
" Sudahlah . sekarang yang penting aku sudah bertemu denganmu dan mengakui semuanya ,walaupun kau tidak hamil aku akan tetap menikahi mu kau tidak boleh menolak " ucap Fang Lee dengan memeluk dan mengusap kepala Sasa .
"Apa 10 tahun ini kau banyak tekanan sehingga berubah menjadi orang pemaksa seperti ini " ucap Sasa sambil mencubit perut pang Lee
" Apa kau tidak suka ? " tanya fang Lee pada Sasa .
" Tentu aku suka " ucap Sasa dengan menenggelamkan kepalanya di dada Fang Lee.
Tidak lama kemudian mereka pergi ke kamar untuk beristirahat karena jam sudah menunjukan pukul 12 malam .
"Selamat pagi peri kecil " sambil mengecup kening Sasa untuk membangunkan Sasa .
"Selamat pagi juga kak ...kenapa kau baru membangunkan ku . " ucap Sasa sambil mengikat rambut nya dengan asal asalan saja .
" kamu mau kemana ? " tanya Fang Lee .
"menyiapkan sarapan untuk kita " jawab Sasa .
" tidak perlu , aku sudah memasak untuk mu " kata fang Lee .
"cepat mandi lah . setelan kerjamu akan di siapkan pelayan saat kau mandi " .
"baiklah . terimakasih kak " lalu Sasa berjalan menuju kekamar mandi
setelah selesai mandi Sasa mengeringkan rambut dan berdandan . 30 menit berlalu dan Sasa turun untuk sarapan dengan Fang Lee .
" ini "
"Terimakasih sayang " ucap Fang Lee sambil menerima sepiring makanan dari Sasa.
__ADS_1
"Nanti aku akan mengantarkan mu ke tempat kerja . aku akan menyetir sendiri "
"Tumben ? " tanya Sasa
"Kebetulan supir pribadiku anak nya sakit dan harus menunggunya "
" Apa kakak tidak ada rencana untuk menjenguknya anaknya "
"nanti sepulang kerja aku akan menjenguknya . apa kamu mau ikut denganku"
"Hmmmm" Sasa sambil mengangkat alisnya
sasa membantu Fang Lee memakaikan jas kerja dan mereka berjalan keluar . saat ingin membuka pintu mobil ada perempuan dengan mobil merah metalik nya keluar dengan gaya yang elegan. Rambutnya di kuncir kuda menunjukan leher jenjangnya .
perempuan itu datang menghampiri fang Lee .
"Hai tuan Fang Lee , kita bertemu lagi " sambil tersenyum dan melepas kacamatanya
"Ada urusan apa kau kemari " tanya Fang Lee datar.
"Bisakah kita bicara empat mata saja " Kim Hanna sambil melirik sasa.
Fang Lee yang tadinya ingin menjawab permintaan nona Kim terdiam karena sasa yang berganti bicara .
"Salau mau bicara ya bicara saja .jangan mengurusiku ,aku akan tetap disini " Sasa menjawab nona Kim dengan ketus .
" Siapa kau berani beraninya berbicara tidak sopan dengan ku " saut nona Kim tidak kalah ketusnya dengan Sasa .
" Aku calon istri nya , kenapa ? ada masalah denganmu ? kalau kau ingin bicara cepatlah bicara kita tidak punya waktu untuk meladenimu " ucap Sasa lagi sambil memegang lengan Fang Lee . Fang Lee yang mendengarkan ucapan Sasa pada Kim hanna tersadar bahwa wanitanya cemburu dengan kehadiran Kim Hanna , kini Fang lee hanya menahan tawanya .
Nona Kim hanya tersenyum miring
" kita bertemu di ruangan mu saja di sini ada pengganggu " Kim Hanna maju satu langkah ingin mencium pipi Fang Lee . Tiba tiba Sasa menghalangi dengan maju satu langkah untuk menghentikan Kim Hanna .
"tunggu apa lagi silahkan pergi sekarang" ucap Sasa sambil melipat tangan nya di depan .
Kim Hanna yang tidak berhasil mencium Fang Lee hanya melambaikan tangan nya kepada pria berwajah tampan itu. Melihat kelakuan Kim Hanna yang melambai-lambaikan tangan pada Fang Lee membuat Sasa semakin kesal dengan Kim Hanna . Fang Lee yang menahan tawanya dari tadi tidak tahan lagi dan saat kim Hanna sudah tidak terlihat fang Lee tertawa lepas . Sasa yang melihat nya sedikit bingung dan menaikan salah satu alisnya .
" Apa yang lucu? " tanya Sasa dengan nada kesal .
" Kenapa kau yang tadi nya melankolis menjadi antagonis hahahaha " sambil memegang perutnya
Sasa hanya cemberut dan masuk ke mobil .
menyadari Fang Lee yang masih tertawa Sasa membuka kaca mobilnya
__ADS_1
" berangkat tidak ,aku sudah kesiangan " jawab Sasa dengan nada ketus .
" iya peri kecil " seru fang Lee masuk ke mobil dan menancap gas nya