SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL

SEMUA BERUBAH SAAT KAU MUNCUL
POSESIF 2


__ADS_3

Sesampainya Sasa di kantor ,dia langsung menuju ke ruangan mrs.Noona untuk menyerahkan berkas yang di tandatangani Fang Lee tadi .


tok...tok...tok..


"Masuk" ucap Mrs.Noona


"Silahkan duduk " tambah nya lagi .


"Ini Mrs. semua berkas sudah di tandatangani " ucap Sasa sambil menyodorkan map nya .


"Bagaimana ? ada kendala dalam kerja sama ini ? " tanya Mrs Noona sambil melihat pada berkas.


"Tidak Mrs . semua lancar " jawab Sasa . Mrs. Noona hanya mengangguk untuk merespon jawaban Sasa tadi .


"Mrs . saya mau bicara " ucap Sasa sedikit ragu .


"Silahkan " ucap Mrs.Noona sambil melihat Sasa


"Saya ingin resign Mrs ." ucap Sasa sambil menarik nafas .


"Baiklah ,Tidak masalah . Kamu bisa langsung membuat surat pengunduran diri " ucap Mrs.Noona. Sasa yang tadi nya ada rasa takut untuk mengatakan itu sekarang dia merasa bingung dengan atasan nya ini ,bagaimana dengan mudah dia mengiyakan kemauan Sasa . Padahal selama ini jika ada yang ingin resign pasti akan di persulit dan menunggu ada pengganti dari pekerjaan yang di tinggalkan .


"Eemmm...baik Mrs . besok akan saya serahkan surat pengunduran diri saya " ucap Sasa yang awalnya masih bingung dengan sikap Mrs .Noona .


"Kenapa gampang sekali "ucap Sasa dalam hati .


"Sasa ?" tanya Mrs Noona .


"Iya Mrs" ucap Sasa tergagap.


"Ada lagi ? " tanya Mrs Noona


"Sudah Mrs " ucap Sasa sambil mengangguk.


"Silahkan kembali ke tempat mu . slesaikan lah tugas yang masih menggantung "ucap mrs.Noona


"Baik Mrs . terimakasih banyak" lalu Sasa membungkuk dan berjalan keluar ruangan mrs.Noona .setelah itu Sasa menyelesaikan tugas-tugasnya yang menumpuk di meja dan merapikan mejanya untuk pulang ke rumah . karena waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore .


"Ok waktunya pulang " Sasa bergumam sendiri . saat Sasa berjalan menuju loby ada telfon masuk di ponselnya.


"Halo kak ? " ucap Sasa.


"Sayang , di depan kantor mu sudah ada supir pribadi kita . Kamu pulang dengan nya. karena aku masih satu jam lagi akan pulang " ucap Fang Lee.


"Baiklah " ucap Sasa mehembuskan nafas dengan kasar .


"Hei jangan menggerutu begitu . nanti aku akan tiba di rumah tepat waktu " ucap Fang Lee dengan tersenyum .


"Iya kak .Nanti jangan ngebut saat pulang daaaa" lalu menutup telfon nya .


"Silahkan masuk non" ucap supir pribadi Fang Lee.


"Terimakasih pak" ucap Sasa sambil tersenyum . Sasa yang kelelahan saat di tempat kerjanya , memutuskan untuk tidur sebentar di mobil .


"Tidur sebentar ah . lumayan 15 menit " pikirnya.


.


.

__ADS_1


.


sesampainya di rumah ,Sasa di bangunkan oleh supir nya . supirnya sedikit ragu-ragu untuk membangunkan Sasa .


"Non , bangun Non . sudah sampai " ucap sang supir. Sasa mengerjap-ngerjapkan matanya dan mulai terbangun .


" Sudah sampai pak ?"


"Sudah Non " ucap supir nya lagi .


setelah itu Sasa turun dengan di bukakan pintu oleh supirnya .


"Makasih pak " lalu Sasa berjalan masuk ke rumah .


"Selamat sore Non .Mau susu strawberry ?" pelayan itu menawarkan minuman favorit Sasa .


"Boleh bi . saya mau mandi dulu ya ke atas "


"Baik Non " lalu Sasa berjalan menaiki anak tangga untuk membersihkan diri .Setelah itu meminum susu yang di buatkan pelayan tadi lalu berdandan di kamarnya, saat ingin berdandan tiba-tiba Fang Lee datang .


"Ah sayang apa yang kamu lakukan ?" tanya Fang Lee menepuk kening nya .


"Apa ?" tanya Sasa bingung


"Kenapa kamu tidak memakai baju . kamu ingin memancingku ?" ucap Fang Lee mendekat ke arah Sasa .


Sasa yang sadar dia hanya memakai handuk saja saat itu langsung beringsut mundur menjauhi Fang Lee.


"Kak jangan mulai . please !! " ucap Sasa yang sudah terpojok oleh dinding . Fang Lee terus mendekat ke arah Sasa ,terus mendekat hingga tidak ada jarak antara mereka , Sasa kini hanya menutup mata dengan memegangi handuk yang di pakainya .Fang Lee yang melihat itu tertawa terbahak bahak


"Hahahahahhaaha" suara Fang Lee tertawa


"Wajah kamu lucu . hahahaha "


"Ah sudah-sudah sana mandi . bikin kesal saja" ucap Sasa mendorong Fang Lee . Fang Lee belum berhenti tertawa hingga Sasa duduk di kursi riasnya


"Hmmmm terus aja terus . aku gak mau nemenin kakak datang ke pesta " sambil melipat tangan nya di depan .


"Baiklah baiklah aku tidak tertawa lagi . ya sudah aku mandi ya " (cup) mencium ujung kepala Sasa "sudah jangan ngambek" ucap Fang Lee lalu pergi ke kamar mandi . lalu sasa melanjutkan dandananya ,setelah itu memakai gaun warna silver dengan perpaduan diamond di sekitar pinggangnya dan tersebar bunga kecil kecil pada bagian roknya ,dari belakang memperlihatkan punggung nya yang terekspos indah.Rambutnya yang biasa di gerai kini di ikat dengan cantik tidak lupa menggunakan aksesoris tambahan untuk memperindah hasil rambutnya . tidak terasa Sasa berdandan sudah 2 jam dan akhirnya selesai.


"Sayang apakah kamu sudah selesai berdandan ? " tanya Fang Lee


"Sudah kak " jawab Sasa


"Bisakah kamu membantuku " tanya Fang Lee pada Sasa ,sambil memperlihatkan dasi di tangan nya . lalu Sasa berjalan ke arah Fang Lee untuk memakaikan dasi . saat Sasa memakaikan dasi padanya , Fang Lee melihat Sasa dengan mengeryitkan mata .


"Ok sudah " ucap Sasa sambil merapikan dasi lalu ingin berbalik ke meja rias .


"Tunggu sebentar " ucap Fang Lee sambil memegang tangan Sasa . Lalu Fang Lee mendekat ke wajah Sasa ,Sasa kini menutup matanya lagi padahal Fang Lee mendekat ke wajah nya hanya untuk memakaikan anting mata mutiara pada telinga Sasa .


"Ok sempurna" ucap fang Lee sambil tersenyum .


"Terimakasih " ucap Sasa sambil tersenyum senang bercampur malu.


"Duh kenapa pikiran mu selalu kesana sih sa" ucap Sasa dalam hati .


"Kenapa pipimu merah ? " tanya Fang Lee dengan tersenyum .


"Tidak" elak Sasa sambil memegang pipi nya .

__ADS_1


"Hahaha ya sudah ayo kita berangkat . nanti aku juga ada acara sambutan " ucap Fang Lee merangkul pinggang Sasa untuk keluar dari kamar dan menuruni anak tangga .


saat itu Fang Lee tidak menyetir sendiri ,melainkan di antar oleh supir pribadinya . saat di dalam mobil, Sasa mengambil foto selfie beberapa kali ,Fang Lee hanya melihat tingkah sasa dan tersenyum .


"Ayo ikut " Sasa mengajak Fang Lee untuk berfoto


"Tidak ,kamu saja " ucap Fang Lee .


"Ayo lah ikut , ayo ,ayo ,ayo" Sasa terus menggoyang-goyangkan lengan Fang Lee


"Baiklah baiklah ayo " Fang Lee pun mau di ajak berfoto dengan Sasa .padahal sebelum Sasa ,siapapun yang mengajaknya dia tidak pernah mau di ajak berfoto sama sekali.


baginya Sasa adalah separuh jiwanya dan bagian dari dunianya . dia akan memberikan apapun yang Sasa mau jika itu yang membuat Sasa bahagia . begitu besar rasa cinta Fang Lee pada Sasa .


.


.


.


Tidak lama kemudian mereka tiba di gedung tempat pesta ulang tahun di gelar . lalu sang supir turun membukakan pintu untuk Fang Lee dan Sasa .


mereka berjalan berdampingan dengan Sasa mengalungkan tangan nya ke lengan Fang Lee . banyak wartawan yang datang dan banyak orang yang mengambil gambar saat mereka berjalan di karpet merah memasuki gedung .


saat mereka sudah ada di dalam gedung , mereka langsung mendatangi tamu - tamu besar yang datang di acara itu ,ada yang dari Singapure , Eropa ,dan Swiss . tak terkecuali pesta ini juga di hadiri oleh para karyawan yang mempunyai jabatan di kantor seluruh cabang .


tak lama saat Fang Lee berbincang bincang dengan rekan bisnis nya dari belakang muncullah Rendy dengan setelan berwarna hitam nya .


"Mr selamat untuk berdirinya grub In selama 7 tahun ini . semoga semakin berjaya " ucap Rendy dengan berjabat tangan dengan fang Lee . Fang Lee yang tadi nya berwajah datar dan santai ,kini menjadi geram jika melihat Rendy .


"Ya terimakasih " . ucap Fang Lee singkat . tidak lama Rendy melihat wanita yang ada di samping Fang Lee.


"Sasa?" Rendy menyapa nya dengan nada bingung .


"Iya ren ini aku " ucap Sasa dengan tersenyum .


"Kamu ngapain disini ? " ucap Rendy yang ingin lebih mendekat ke arah Sasa lalu di hadang oleh Fang Lee dengan memeluk erat pinggang Sasa .


"Apa kamu tidak menceritakan pada sahabatmu ini siapa calon suamimu sayang ?" ucap Fang Lee menghadap ke arah Sasa untuk menekan kan kata kata calon suami kepada Rendy .


"Jadi ....Mr Fang adalah calon suami kamu sa ?" tanya Rendy dengan gagap .


"Iya Ren dia calon suami ku " ucap Sasa dengan tersenyum .


"Oh kalau begitu selamat ya " ucap Rendy sambil mengulurkan tangan nya kepada Sasa . Sasa ingin membalas uluran tangan Rendy tetapi dengan cepat Fang Lee menyaut tangan Rendy untuk bersalaman lagi dengannya.


"Rerimakasih pak Rendy "ucap Fang lee dengan senyuman yang terpaksa .


"Kalau begitu ,saya kesana dulu untuk menyapa teman-teman . selamat malam " ucap Rendy dengan membungkukkan badan dan gugup . Fang Lee hanya melihat nya pergi.


Saat Sasa sudah tidak melihat keberadaan Rendy dia mencubit perut Fang Lee


"Galak banget sih kak "


"Aduh sakit sayang" ucap Fang Lee


"Tau rasa . siapa suruh jadi galak " ucap Sasa dengan ketus .


"Kalau aku tidak galak seperti tadi ,pasti dia sudah mencari kesempatan mendekati kamu . aku tidak mau kamu dekat dengan laki-laki lain " . ucap Fang Lee . Sasa yang mendengar itu pun langsung terdiam .

__ADS_1


__ADS_2