
Sebelumnya Author mau minta maaf 🙏🙏🙏
karena lama gak update. Author lagi kurang enak badan. Jadi Author gak fokus buat nulis nya. Nanti setelah Author Sehat Author usahain buat Update setiap hari. itu pun kalau si baby gak rewel ya. Apalagi si Baby lagi aktif aktif nya main.
Mohon dukungan nya agar author semangat buat nulis. Dan mohon dukungannya y🙏*
~""""///////""""~
Di tempat lain. Devan telah menyelesaikan pekerjaan nya. Ia tampak membereskan beberapa file dan dokumen yang berada di meja kerja nya.
Di liriknya jam tangan terlihat jam menunjukan pukul 11.15. Devan bersiap untuk berangkat menuju mall XX menemui ibunya.
Devan keluar ruangan kerjanya. di langkahkan kakinya menuju lobi kantor nya. Di depan lobi mobil Devan sudah siap. Dia masuk dan duduk di balik kemudi. Segera ia injak gas mobilnya menuju mall XX.
Tak butuh waktu lama, Devan sampai di mall XX. Devan keluar dari mobil dan bergegas menuju food court.
Sesampainya di food court Devan terkejut melihat Airin juga berada disana. bahkan sedang duduk bersama sang ibu.
"Assalamualaikum bu, maaf Devan terlambat" sapa Devan seraya mencium punggung tangan ibunya.
"Waalaikumsalam nak, Gak pa pa sayang. kebetulan tadi ketemu Airin jadi ibu ada temen buat ngobrol." ucap ibu Devan.
"Ya udah, duduk gih." pinta ibu Devan pada Devan seraya menunjuk kursi sebelah Airin.
Devan segera duduk dan melihat ke arah Airin dengan senyuman. Airin tampak membalas senyum Devan dengan anggukan kecil.
"sekarang kan Devan udah dateng, jadi kita mulai aja makan siang nya. Kamu mau pesen apa nak." tanya ibu Devan.
"Devan ngikut aja bu" jawab Devan.
"Airin, mau pesen apa." Tanya ibu Devan sambil menatap Airin.
"Sama in aja Tante makan nya, tapi untuk minumnya Airin ice lemon tea Aja tan." ucap Airin.
Ibu Devan segera memanggil pelayan untuk memesan beberapa menu favorit di sana dan juga minuman nya.
Tak lama pesanan mereka pun sampai. Mereka bertiga menikmati makan siang dengan suana hening dan nada dentingan sendok yang khas.
Selesai makan siang, ibu Devan memutuskan untuk mengajak Devan dan Airin jalan jalan sebelum kembali ke rumah.
Sangking asiknya jalan jalan mereka tak sadar matahari telah berganti dengan cahaya bintang dan rembulan. mereka memutuskan untuk pulang.
__ADS_1
"udah malem ternyata, kita pulang aja yuk" ajak ibu Devan.
"Iya bu" jawab Devan.
"Dev, antar ibu pulang dulu ya! kasihan Devia nunggu ibu di rumah sendiri. Bapak kan lagi ada urusan di luar kota. lalu nanti kamu antar Airin." perintah Ibu Devan.
"Gak perlu tante, Airin bisa pulang naik taksi." tolak halus Airin.
"Jangan sayang, kamu itu perempuan. dan sekarang udah malam. jadi biar Devan aja yang antar kamu." ucap ibu Devan.
" Kamu antar Airin ya Dev." lanjut ibu Devan.
"Iya Bu." ucap Devan dan Airin hanya tersenyum menanggapinya.
"Akhirnya, aku punya kesempatan lagi buat deket sama kamu Devan. Aku gak akan sia sia kan kesempatan ini." gumam Airin dalam hati.
Mereka bertiga berjalan menuju parkiran mobil. Devan membuka kan pintu mobil depan untuk sang ibu. tapi ibu Devan malah menyuruh Airin duduk di depan di samping kursi kemudi. Dengan senang hati Airin masuk ke dalam mobil dan duduk.
Setelah menutup pintu, Devan membuka pintu belakang untuk ibunya. Setelah itu Devan segera berjalan memutar dan masuk ke dalam mobil. Duduk di balik kursi kemudi.
Devan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Karena jalanan macet Butuh waktu hampir 1 jam untuk sampai kediaman ibu Devan.
Di dalam perjalanan Airin merasa lapar karena memang belum sempat makan malam. Airin meminta Devan berhenti di sebuah rumah makan.
"Dev, bisa kita mampir makan malam dulu. aku merasa lapar." pinta Airin pada Devan.
"Baiklah." Devan segera menghentikan laju mobilnya ke sebuah rumah makan.
Mereka berdua duduk di sebuah meja dekat dengan kaca karena dari situ mereka dapat melihat taman resto dan lalu lalang mobil di jalan raya.
Setelah memesan beberapa menu Airin ijin ke toilet pada Devan.
"Dev, aku ke toilet bentar ya." pamit Airin pada Devan.
"Iya." jawab Devan Singkat
Airin berdiri dari kursi nya dan berjalan ke arah toilet. Airin mulai merapikan penampilannya. menambah kesan bibir seksinya dengan lipstik merah merona. Tak lupa ia pakai parfum dengan Aroma yang sangat manis untuk menarik simpati Devan.
"Gue, gak bakal sia sia kan kesempatan kali ini. gue harus bisa deketin Devan lagi." Ucap Airin dengan penuh percaya diri.
Setelah selesai berkutat dengan berbagai alat make up, Airin kembali ke meja mereka.
__ADS_1
"Maaf ya lama" Ucap Airin. " Pesanan kita sudah datang, mending kita langsung makan aja biar bisa cepet pulang." lanjutnya.
"Hmmm." Devan hanya berdehem dan menyantap hidangan yang ada di tempatnya..
Mereka makan dengan begitu tenang, setelah makan Airin. mencoba bicara seperti itu tadi.
"Dev, makasih ya." ucap Airin.
"Untuk" tanya Devan.
"Ya untuk semuanya, terimakasih kamu masih mau jadi teman aku, kamu masih baik setelah semua yang aku lakuin sama kamu." ucap Airin.
"Udah lah Ai. udah ya gak usah bahas yang dulu dulu. aku udah lupain semuanya. aku udah anggap kamu kayak adik aku sendiri." ucap Devan sambil memegang tangan Airin.
"Makasih" Devan Tersenyum mendengar ucapan Airin.
"Udah lanjut makan nya, setelah itu aku antar kamu pulang.'' ucap Devan.
Mereka segera menghabiskan makan malam nya. Selesai makan malam Devan segera mengantar Airin pulang ke rumah nya.
Setelah mengantar Airin pulang, Devan segera melajukan mobilnya untuk pulang.
*****
Di tempat Lain. Sera yang baru selesai membersihkan apartemen nya merasa bosan karena Devan tak kunjung pulang.
Sera memutuskan untuk pergi ke luar ke minimarket membeli beberapa cemilan dan minuman dingin.
Letak mini market tak begitu jauh dari apartemennya. Jadi Sera hanya berjalan kaki dan tak butuh waktu lama untuk sampai di minimarket.
Sera masuk ke dalam mini market dan mulai mengambil beberapa makanan dan minuman yang dia inginkan. setelah selesai, Sera menuju kasir untuk membayar semua belanjaannya.
"Total semua nya Rp 97.300,00 kakak" ucap sang kasir.
" ini mbk." Sera menyerahkan selembar uang Seratus ribuan pada Kasir mini market.
"Ini kembaliannya, silahkan di cek terlebih dahulu. Terimakasih atas kunjungan anda." Ucap mbak mbak kasir setelah memberikan kembalian dan belanjaan Sera.
Sera keluar dari mini market dan berjalan untuk pulang ke apartemen. Sera menoleh berhenti karena suara klakson mobil, dan menoleh ke arah mobil tersebut.
"Tin...Tin...Tin.."
__ADS_1