Seraphina

Seraphina
Epson 4


__ADS_3

~Pagi hari~


Pagi itu terdengar bunyi alarm dari jam weker milik Seraphina yang mengalun merdu membangun siempu nya. Tadi tak sedikit pun di gubris oleh Seraphina. Bersamaan dengan bias cahaya mentari yang masuk melalui cela jendela kamar nya. Ia mulai mengerjapkan mata nya dan menguap. Segera dia menoleh ke jam weker nya guna melihat jam berapa sekarang.


"Deg...."


Bak disambar gledek di pagi hari. Dia melonjak kaget karena jam sudah menunjukan pukul 07.15. Dan disambarnya handuk seraya berlari menuju kamar mandi. Dengan segera dia membersihkan diri dengan cepat. Selesai bebersih diri dia bersiap-siap mengenakan kemeja pink polos dipadukan dengan celana hitam panjang, tak lupa ia memakai flat shoes hitamnya. Tak perlu waktu lama untuk merias diri, karena pada dasarnya Seraphina tidak suka dengan make up dan sekawannya. Menurutnya semua itu ribet, ngabisin duwit, dan gak penting ga juga. Dia lebih suka memoles wajahnya dengan bedak bayi tipis dan hanya lip thin di bibirnya.


Seraphina, kini dia telah berjalan cepat tergopoh gopoh menuju tempat kerjanya, lebih tepatnya dengan berlari kecil.


Dia tak mau mengecewakan Bu Broto yang sudah mempercayakan sebuah pekerjaan kepada dirinya. Tak lama kini Seraphina telah sampai di tempat kerja. Dengan nafas yang terengah-engah.


"Hos...hos...hos...."berusaha mengatur nafas nya


"Dewi, bu Broto sudah datang." tanyanya kepada sang teman


"hmmm....Belum Ser, memangnya kenapa?"


"Alhamdulillah, selamat selamat. untung gue kagak telat Dew."


"Loe kenapa sih, abis dikejar kejar anjing atau apa sih? datang datang kok kayak gini acak acakan banget tau gak" Kepo si Dewi karena gak biasanya melihat sahabatnya seperti itu.


"Tadi gue bangun kesiangan, dan gue hari ini harus ikut Bu Broto ke Nugi Company buat tanda tangan kontrak, mangkanya gue lari dari kos - kosan ke sini."


"oh...." Dewi hanya membulatkan mulutnya. " serius loe mau ikut Bu Broto ke sana dengan tampilan kayak begini, sumpah gak cocok banget."

__ADS_1


" Iya, kan pihak dari sana memang meminta salah satu karyawan sini buat kontrol langsung di kantin mereka." jawab Sera polos.


"Serius." Sera hanya mengangguk. " Tapi beneran serius loe mau ke sana dengan penampilan ini" tanya Dewi memastikan lagi


" Emang kenapa sih, aku serius Dewi ."


" Mending ngaca dulu deh liat penampilan kamu."


Seraphina langsung berlari ke toilet untuk melihat dirinya di cermin. didepan cermin dia dibuat melongo dengan penampilannya sekarang, benar-benar acak acakan. disaat dia kaget terdengar suara tawa dari belakang.


"Wakakkakkkk....Wkkwkkakkkk..." tawa Dewi pecah seketika melihat temannya itu


"Ngapain loe ketawa, gak jelas tau gak sih."sewot Seraphina.


"Abis nya lho lucu banget tau gak sih." sebuah gulungan tisu melayang ke arah Dewi.


" salah sendiri lho ketawain gue, bantuin napa? kasih solusi kek, jangan mangap aja."


"Sini gue bantuin, loe tunggu sini bentar ya, sambil nunggu gue mending lho cuci muka tu biar gak kusut." titah Deei sambil melangkah ke luar...


tak lama kemudian Dewi datang membawa sebuah dress selutut berwarna tosca dengan lengan panjang dan sedikit aksen di bagian pinggang. Dan menyuruh Seraphina memakainya. Sera nampak begitu cantik Dengan gaun tersebut.


Setelah selesai berkutat membereskan penampilannya, kini Seraphina menuju ruang kerja Bu Broto untuk menemui dan berangkat ke Nugi Company.


~Nugi company~

__ADS_1


"Bos, diluar sudah ada bu Broto dengan karyawan nya."


" Suruh mereka masuk" jawab Devan masih fokus pada layar laptop nya.


"Mari, silahkan masuk."titah Rendi "Tuan Devan sudah menunggu anda."


Bu Broto masuk bersama Seraphina.


" Silahkan duduk." Rendi mempersilahkan mereka duduk.


"Selamat pagi, Saya Devan Nugroho pimpinan sekaligus pemilik Nugi Company."Sambut Devan dan memperkenalkan dirinya."


"saya bu Broto, dan ini anak buah saya Seraphina.


"Baik, langsung saja untuk penanda tangan kontrak nya." ucap Devan to the poin.


" Baik tuan, ini kontrak kerjanya. Silakan dibaca jika anda setuju anda bisa langsung menandatangani nya." ucap Rendi menyodorkan kontrak kerja kepada bu Broto.


"Saya setuju Tuan." Jawab bu Broto lalu menandatangani nya.


" Dan Sera ini yang akan mengawasi langsung di kantin perusahaan anda, sesuai dengan permintaan anda Tuan."


"Baiklah, semoga kerjasama kita berjalan lancar." ucap Devan. "Rendi, tolong antar mereka ke kantin Perusahaan."


" Baik Tuan."

__ADS_1


///maafin author nya🙏 ceritanya masih lempeng-lempeng aja. Bentar lagi akan author mulai keseruannya///


__ADS_2