Setelah 11 Tahun Pernikahan

Setelah 11 Tahun Pernikahan
Bab 49


__ADS_3

"Apa kau sudah puas melihat dia menderita Della. Ups, Diana" ucap seorang pria yang bersama dengan Diana yang sejak tadi melihat ke arah Hendra yang tengah mabuk berat itu kini di gotong keluar dari bar tersebut.


''Sudah lumayan puas, karena dia sudah hancur sama seperti hatiku beberapa tahun yang lalu.'' Jawab Diana dengan kilatan mata penuh kebencian.


"Dia sudah menderita Della, sekarang lebih baik kita pergi dari negara ini secepatnya jika tidak suatu saat dia akan menangkapmu Karena telah menipunya."


"Kau tenang saja kak, semuanya aman terkendali. Jika saat ini aku berada di hadapan mereka pun Hendra tak akan pernah mengenali aku."


"Andai saja jika hari itu kau tidak menghinaku secara pisik dan mental, maka mungkin saat ini kau masih hidup bahagia dengan istri yang. Selalu kau banggakan itu. Hahh.. taoi sayang semakin tua ternyata otakkmu semakin lemah dan tidak berpungsi dengan baik.''


Flashback


Seorang gadis lugu dan cupu sedang memandang pria tampan dan rupawan di balik kaca mata tebalnya dialah Della Jelita. Tak seperti nama nya yang cantik dia terlihat begitu culun dekil dan tak menarik sama sekali.


Di unniversitas itu Della dengan penuh semangat dan percaya diri yang tinggi menghampiri hendra yang sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya, ''Hallo kak Hendra" Sapa Della dengan ramah, membuat Hendra dan teman-temannya menatap ke arah gadis culun itu.


"Ada apa?'' Tanya Hendra dengan raut wajah biasa saja.


"Kak aku ingin bicara dengan mu.'' Ucap Della sambil membenarkan kaca mata tebalnya, Karena menahan rasa gugup yang kini mulai datang.


"Katakan saja apa yang ingin kau bicarakan Karena sebentar lagi ada kelas'' Jawab Hendra dengan nada dinginnya. Karena sesungguhnya ia tak ingin jika Mila melihat dirinya bersama dengan gadis lain, karena Hendra menjaga hati dan perasaan tunangannya saat ini. Hendra tidak ingin Mila salah paham padanya karena hal ini.


"Kak Hendra aku sangat mencintai mu, maukah kau menjadi kekasihku.'' Pekik Della dengan penuh semangat menyatakan cinta nya pada Hendra di hadapan semua orang.


Karena mendengar teriakan Della kini semua para mahasiswa yang berada di tempat itu pun melihat ke arah mereka, membuat Hendra tidak nyaman dan merasa sangat malu kerena ulah Della.

__ADS_1


"Kak, aku sangat mencintai mu dan''


"Cukup! Aku tidak ingin mendengar apapun lagi dari mulut mu itu'' Ucap Hendra dengan raut wajah penuh amarah.


"Apa kau sudah tidak waras, lihatlah dirimu di cermin apa kau pantas dengan ku. Wanita dekil dan cupu seperti mu tidak cocok berada di samping ku" Ucap Hendra dan mendorong tubuh Della hingga terjatuh ke tanah. Kini suara tawa teman-teman Hendra pun terdengar dengan jelas di telinga Della. Kata-kata mengejek dan berbagai cemoohan itu pun membuat Della mengepalkan tangannya dan berjanji akan membalaskan rasa sakit hatinya suatu hari nanti.


Beberapa Tahun kemudian, gadis culun lugu dan dekil itu pun kini berubah menjadi gadis cantik dan mempesona. Karena setelah hari itu Della belajar berhias dan merawat dirinya dengan maksimal agar dia bisa membalaskan dendam dan rasa sakit hatinya pada Hendra.


Pertemuan yang sudah di rencanakan oleh Della dan Alex pun berjalan dengan lancar. Hari demi hari Hendra semakin dekat dengan Della yang menyamar sebagai Diana membuat Della merasa sangat senang Karena misinya telah berhasil terlebih saat ibu Hendra merestui kedekatan mereka. Della pun sering mendengar berbagai curhatan Hendra yang ingin sekali memiliki anak, dan saat itu lah Della memiliki sebuah ide seakan mereka tidur bersama dan Della yang menyamar sebagai Diana mengandung benih dari Hendra untuk menghancurkan keluarga harmonis dan kesetiaan Hendra pada istrinya.


Della sedang tertawa penuh kemenangan di dalam kamarnya. ''Hendra, hendra nasib mu sangat menyedihkan sekali'' Suara tawa pun terdengar begitu keras memenuhi ruangan tersebut.


"Saatnya Diana berakting'' Ucap Della yang langsung mengambil ponsel nya untuk menelpon Hendra.


"Kak, Hiks.. Hiks...''


"Aku, aku hamil kak'' Ucap Della dengan senyum smirk dan menghapus air mata palsunya.


[Apa, ini tidak mungkin!]


"Kak, aku hamil anak mu ini semua Karena kejadian malam itu apa kau masih ingat'' Ucap Della mulai meyakinkan Hendra, sedangkan di tempat lain Hendra yang mendengar bahwa ia akan menjadi seorang ayah merasa sangat begitu senang dan dilema. Senang karena keinginannya terkabul dan dilema karena bukan istrinya Mila yang sedang mengandung keturunannya melainkan wanita lain.


''Kak apa kau masih disana?'' Tanya Della dengan wajah penuh kemenangan kini ia berhasil menjebak Hendra dengan tipu muslihatnya untuk membuat Hendra agar berpisah dari istrinya.


"*I*ni baru permulaan ku Hendra''

__ADS_1


Hari demi hari pun berlalu begitu cepat Hendra semakin lengket dengan Diana, dengan menggunakan teklnologi membuat kehamilan palsu Della menjadi seperti nyata adanya.


"Sayang sekarang bayi kita sudah memasuki dua puluh tempat minggu kapan kau akan menikahi aku, apa kau ingin anak kita lahir tanpa ayah dan menjadi bahan ejekan orang-orang nanti" Ucap Diana dengan nada manjanya.


"Tidak sayang aku akan segera menikahi mu secepatnya.''


Diana pun langsung berdiri dan mulai dengan aktingnya, "Sampai kapan aku sudah lelah mendengar semua ocehan dan omong kosong mu selama ini, jika kau tidak ingin aku dan anak kita hidup bersama dengan mu maka aku akan pergi saja'' Ancam Diana.


''Jangan baik besok kita akan menikah, jangan pernah jauh dariku apalagi membawa anak kita'' Hendra pun memeluk tubuh dela dengan erat, membuat Della semakin senang karena misinya berhasil. Della pun mulai menggoda Hendra untuk membangkitkan hasrat pria itu namun akhirnya dia meninggalkan Hendra yang sudah terbakar gairah, itulah yang selalu Della lakukan namun ia melarang keras Hendra untuk menyentuh istrinya dengan berbagai ancaman.


Hari itu pun tiba setelah Hendra pulang dari rumah istrinya, ia berbohong untuk perjalanan bisnis namun nyatanya Hendra pergi untuk menikah di Bali bersama dengan Diana, suatu rencana yang sudah Della rencanakan dengan sang kakak.


"Pernikahan palsu, istri palsu dan anak palsu'' Gumam Della dengan tawa yang menggelegar, ''Saatnya membuat keretakan pada hubungan yang selalu di baganggakan Hendra dulu''


Setelah Mila mengetahui kebenaran perselingkuhan suaminya, Diana pun memaksa Hendra untuk tinggal bersama dengan Mila dengan alasan ingin dekat dengan istri pertama suaminya. Namun yang Diana lakukan adalah menjebak Mila yang seakan akan tak suka padanya dan mencoba mencelakainya dan bayi nya.


"Mas tolong perutku sakit sekali Mila sudah mendorong ku tadi'' Ucap Diana yang berpura-pura kesakitan dengan cepat ia pun menyobek kantong darah yang sudah ia siapkan sebelumnya agar aktingnya terlihat begitu menyakinkan .


Flashback end.


"Della kenapa kau diam saja'' tanya Alex pada adiknya dan menyadarkan Della dari bayangan masalalu nya.


"Ck.. Mengganggu saja" Ucap Della yang langsung pergi meninggalkan Alex begitu saja.


Jaga lisan, bisa saja kata-kata kasar mu akan melukai hati seseorang dan akan menjadi boomerang dalam hidupmu bagaikan sebuah belati yang bisa melukai mu di kemudian hari. Seperti kata pepatah mulutmu harimau mu jadi berhati-hatilah dalam berbicara.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2