Sistem Raja Pecundang

Sistem Raja Pecundang
Penculikan (part.end)


__ADS_3


Naufal pun langsung menyerang Santo dengan 360° kick, namun Santo dengan mudah menahannya. Lalu, Santo melemparkan Naufal ke tembok dan membuat tembok itu hancur.


"Apa-apaan anak ini? Tadi belagu banget!" Ejek Santo dengan senyuman lebar yang menyeramkan.


Naufal kembali berdiri, ia membuka sistem dan mengambil knuckle yang disimpannya di dalam inventory. Naufal memakai knuckle yang ia punya, dengan itu Naufal merasa pertarungan akan seimbang karena Santoso dan dirinya sama-sama memakai knuckle.


Santoso dan Naufal pun saling menyerang satu sama lain. Pertarungan itu bagaikan sebuah langit dan bumi, di mana kekuatan Naufal tak sebanding dengan Santoso yang memiliki kekuatan diatasnya.


Berkali-kali Naufal menghindari serangan Santoso yang begitu cepat, sesekali ia membalas serangan Santoso. Namun serangan itu tak berasa bagi Santoso, otot keras yang dimilikinya bagaikan sebuah tembok yang kokoh.


Santoso yang tak mau dipukuli terus, ia membalas dengan melayangkan pukulan keras ke arah wajah Naufal, tentu saja serangan itu membuat Naufal terpental jauh. Santoso melepaskan pakaiannya, terlihat tubuhnya yang kekar dan penuh akan tato.


Di sisi lain, Rain terlihat melawan dua orang sekaligus. Yaitu Mahendra dan Indra, dengan keterampilannya ia berhasil mengimbangi mereka berdua, namun ia masih terdesak dengan kombinasi antara Mahendra dan Indra.


Tiba-tiba, sebuah sayatan besar muncul di pahanya, itu adalah perbuatan Indra. Kini Indra memakai pisau yang tajam sebagai senjatanya, dengan keterampilannya dalam menggunakan senjata, ia langsung membuat tubuh Rain dipenuhi luka.


Rain yang sedang sibuk oleh Indra, tiba-tiba mendapatkan pukulan keras yang mendarat di wajahnya. Itu adalah pukulan keras yang di layangkan oleh Mahendra.


Rain yang sudah sangat terdesak, langsung menggunakan jurus yang ia pelajari. Dia menarik tangan Indra dan menghempaskan nya, lalu Mahendra yang hendak memukul Rain, juga tangannya di tarik dan dihempaskan. Jurus itu bernama memancing ular.


Rain memasang kuda-kuda silat nya, menandakan kalau ia sudah memasuki mode serius. Lalu, ia membuka sebuah kain yang menutup tangan kirinya, terlihat sebuah luka besar di sana, "hei pengguna senjata, kita lihat apa kau bisa membuat luka seperti ini?"


Dengan cepat ia berlari ke arah Indra, ia menyerang semua titik vital pada tubuh Indra sehingga membuatnya langsung kesakitan setengah mati. Mahendra yang melihat itu langsung mencoba menyerang Rain.


Sayangnya, sebuah tendangan mengenainya sehingga ia terpental jatuh. Orang yang menyerangnya adalah Rizki, dengan berdiri sempoyongan dan darah yang terlihat di pakaiannya. Ia menarik rambutnya kebelakang dan senyuman terukir diwajahnya.


"Brengs*k, padahal aku tak mau seserius ini." Ucap Rizki yang langsung menyerang Mahendra secara membabi-buta. Pertarungan antara mereka berdua terlihat seimbang walaupun Rizki sudah terluka parah.


Rizki melompat-lompat pendek di tempatnya, itu adalah kuda-kuda Jet Kune do miliknya. Dengan cepat ia menendang-nendang Mahendra dengan keras.


Tak mau kalah oleh Rizki, Mahendra juga membalas serangan Rizki dengan memukul tepat di ulu hatinya. Ia menyerang Rizki dengan tinju besi secara membabi-buta.


Di sisi lain juga, terlihat Zulfi yang sedang berhadap-hadapan dengan Rizal. Zulfi adalah seorang out boxer yang memiliki daya pukulan yang mematikan, tetapi Rizal juga seorang akrobatik yang memiliki tubuh yang lentur dan terlatih.


Tanpa basa-basi, Zulfi langsung menyerang Rizal dengan kecepatan yang lumayan cepat. Serangan itu setidaknya membuat Rizal kewalahan untuk menghindarinya.


Semua serangan Zulfi tidak ada yang mengenai Rizal, namun semua serangan Rizal selalu mengenai Zulfi. Dalam keadaan seperti itu, Zulfi menaikan kecepatan nya, dengan begitu ia berhasil memberikan pukulan yang kuat kepada Rizal.


Rizal yang tak terima dengan itu, langsung melakukan sebuah gerakan akrobatik yang berbahaya untuk menyerang Zulfi. Gerakan itu adalah gerakan Rolling depan, namun dengan sedikit perbedaan. Yaitu kaki yang sengaja di hentakan demi memberikan sebuah daya serangan kepada Zulfi.


Lalu Rizal yang melihat sebuah tiang, langsung bergelantungan di tiang itu. Ia memancing Zulfi untuk menyerangnya. Zulfi yang terpancing langsung menyerang, namun serangan itu gagal ketika sebuah tendangan dari Rizal mengenai pelipis Zulfi.


Namun, itu tak membuat Zulfi terjatuh, ia malah menarik kaki Rizal dan membantingnya ke lantai. Zulfi langsung memukuli wajah Rizal secara membabi-buta.


Di sisi lain, terlihat Dani yang pergi menuju ke arah para perempuan yang disekap. Di sana, ia langsung mencari Putri karena khawatir, "dimana Putri? Dia gak kenapa-kenapa kan?" Tanyanya kepada Lia yang sudah terbangun.


"Putri gak kenapa-kenapa, tapi Alisa...," Jawab Lia sembari menunjuk Alisa.


Dani pun langsung melihat keadaan Alisa, terlihat Alisa yang sudah terbaring mengenaskan. Wajahnya penuh dengan darah dan lebam. Namun, Dani malah menolong Putri dan yang lainnya terlebih dahulu, mengesampingkan keadaan Alisa yang mengenaskan.


Lalu, sebuah tendangan mengenainya dan membuatnya terpental. Tendangan itu dilayangkan oleh Aldi, sembari mengemut permen, ia menghampiri Dani, "apa yang sedang kau lakukan? Membebaskan mereka?" Ucap Aldi.


"Iya," sahut Dani sembari bangkit dan berdiri. Lalu memasang kuda-kuda, bersiap-siap untuk bertarung.


"Parah sekali ya, dasar amatiran. Kau melewati orang yang lebih membutuhkan pertolongan mu? Aku yakin kau masih pemula dalam Taekwondo," ejek Aldi sembari memasang kuda-kuda taekwondo.


"Apa maksudmu? Aku tidak menolong orang yang membutuhkan ku? Salah," balas Dani, ia pun menoleh ke arah Lia, "kamu tolongin Alisa ya," lanjutnya.

__ADS_1


Tiba-tiba, sebuah tendangan mendarat di wajah Dani dan membuat terpental jauh kebelakang. Terlihat ekpresi marah dari wajah Aldi, ia tak menyangka ada seorang lelaki seperti Dani di dunia ini.


"Dasar sampah, ayo lawan aku sampai mati." Tantang Aldi, ia pun melompat ke arah Dani dan menghentakkan kakinya ke lantai. Seketika, lantai itu hancur, namun Dani berhasil menghindar tepat waktu.


Dani bangkit dan membalas, ia melakukan 360° kick. Namun, dengan mudah di blok oleh Aldi, ia lalu melakukan dwichagi dan masih bisa di blok oleh Aldi.


Seketika, ekpresi Aldi berubah menjadi serius. Ia dengan cepat menyerang Dani. Saking cepatnya tendangan itu, Dani hampir tak bisa melihat serangan Aldi, ia hanya diam ketika serangan Aldi menghantamnya.


Dani langsung terjatuh, tapi dengan cepat ia bangkit kembali untuk menyerang Aldi. Layaknya pertarungan Naufal dengan Santoso, pertarungan Dani dan Aldi juga bisa disebut tidak adil, karena kekuatan Aldi jauh di atas Dani.


Semua serangan Dani bisa dihindari oleh Aldi, jikapun ada serangan yang mengenai Aldi, serangan itu malah tidak terasa bagi Aldi.


Kembali ke pertarungan Naufal dengan Santoso. Terlihat, Naufal yang sudah babak belur dan bercucuran darah, ia masih sanggup berdiri setelah menerima serangan dari Santoso yang begitu kuat.


Fanni yang melihat Naufal melindunginya, langsung menangis karena tak kuasa menahan rasa sedihnya. Fanni hanya bisa menonton pertarungan Naufal yang berat sebelah tanpa bisa membantu.


Namun, pemuda itu malah tersenyum sinis. Ia menatap Santoso dengan wajah yang menyeramkan, "hei bangs*t, berikan aku satu kesempatan untuk memukulmu," ucap Naufal.


"Aku," Santoso pun tersenyum menyeringai, "tak suka menyia-nyiakan kesempatan sih," ia langsung memukul Naufal dengan uppercut yang membuat Naufal terjatuh dan terbaring tak sadarkan diri.


Melihat itu, seluruh teman Naufal langsung menoleh ke arah Naufal yang tak sadarkan diri. Mereka melihat Santoso masih memukuli wajah Naufal dengan brutal, sehingga darah bercipratan kemana-mana.


Rizki langsung berlari menghampiri Naufal tanpa memperdulikan Mahendra yang sedang ia lawan. Rizki langsung melompat dan menyerang Santoso hingga terhempas lumayan jauh, lalu ia membelakangi tubuh Naufal untuk melindunginya.


Santoso bangkit kembali, dengan santai ia mendekati Rizki. Senyum lebar terbentuk di wajahnya, matanya menyipit, "percuma saja bodoh, palingan teman mu itu mati. Kkekekeke," pekik Santoso yang bergema di tempat itu.


Rizki yang marah, langsung menyerang Santo bertubi-tubi. Namun itu percuma saja, karena pertahanan Santo yang sangat kuat, dia tak merasakan rasa sakit dari pukulan Rizki. Malahan, Rizki yang balik diserang secara bertubi-tubi oleh Santoso.


Rizki yang sudah terjatuh, ia akan di pukuli oleh Santoso seperti Naufal. Namun, sebuah tendangan dwichagi mengenai kepala Santoso, tendangan itu di layangkan oleh Dani yang mengabaikan Aldi.


Santoso yang kesal akan hal itu, langsung menarik kaki Dani dan memukuli paha nya berkali-kali. Tak butuh waktu lama, Dani langsung tak sadarkan diri karena kesakitan.


Tak butuh waktu lama, Zulfi langsung terkapar di lantai, ia telah di pukuli habis-habisan oleh Santoso. Lalu, Santoso dihampiri oleh Rain. Santoso pun tersenyum lebar, ia berkata, "wah-wah, siapa ini? Si penakluk SMP," katanya.


Tanpa membalas perkataan Santoso, Rain langsung menyerang Santoso. Sama seperti sebelumnya, Santoso mengalahkan Rain dengan mudah dan membuat Rain terluka cukup parah.


Lalu, Santoso tertawa jahat, ia berjalan mendekati Fanni, yang membuat Fanni gemetaran karena ketakutan.


...[Peringatan!]...


...[System error]...


...[Masuk ke mode override!]...


Di saat tak ada harapan lagi bagi teman-temannya, Naufal kembali bangkit. Ia berdiri dengan tegak, mata nya yang menutup perlahan-lahan terbuka.


Semua orang kaget melihat mata Naufal, bagaimana tidak, kornea mata Naufal berubah menjadi putih dan sklera nya berwarna ungu cerah.


...----------------------------...


...Nama: Naufal Setyadi...


...Tinggu: 175 cm...


...Kekuatan: ???...


...Ketahanan: ???...


...Kecepatan: ???...

__ADS_1


...Kepintaran: ???...


...Potensial: ???...


...Override Mode, King of Loser has born...


...----------------------------...


Melihat itu, Mahendra yang sangat ingin menyerang Naufal. Mahendra langsung berlari dan menyerang Naufal, namun serangan dapat dihindari dengan mudah oleh Naufal.


Lalu, Naufal memegang pergelangan tangan kanannya, dan menarik tangan kanannya ke belakang, lalu memukulkannya ke wajah Mahendra sehingga membuatnya terpental jauh menabrak tembok. Tembok itu hancur dan membuat kepala Mahendra terjepit.


Lalu, Aldi melompat dan melakukan 1080° Kick kepada Naufal. Namun, dengan mudah Naufal menangkap kaki Aldi lalu membantingnya ke lantai. Setelah itu, Naufal menggunakan tendangan Naeryeo chagi ke Aldi, dan membuat lantai itu hancur.


Indra yang sedari tadi hanya melihat, langsung berlari menyerang Naufal dengan pisau nya. Namun naas bagi Indra, kepalanya malah di tangkap oleh Naufal lalu dibenturkan ke tembok sampai tembok itu hancur.


Yang terakhir, adalah Santoso. Naufal langsung berlari ke arah Santoso dan berhenti tepat di depannya, ia kemudian mengejek Santoso dengan melambai-lambaikan tangannya seperti menantang Santoso.


Santoso yang tak terima, langsung memukul Naufal. Namun, kali ini serangan Santoso yang tidak berasa kepada Naufal, lalu Naufal menyerang balik dengan 1 Inch punch ke ulu hati Santoso hingga membuatnya tak sadarkan diri.


Setelah itu, Naufal langsung terdiam. Ia tak bergerak sama sekali setelah mengalahkan Santoso. Teman-temannya yang melihat itu, langsung menghampiri Naufal.


Tapi tiba-tiba, tubuh Naufal terjatuh dan membuat teman-temannya langsung khawatir. Mereka mengerumuni tubuh Naufal yang terjatuh, mereka melihat kalau Naufal seperti tertidur pulas. Melihat itu, teman-temannya pun langsung merasa lega.


...~~...


Singkat cerita, Naufal terbangun di ruangannya yang ada di markas Twenty seven. Ia terbangun dengan perban yang menutupi semua lukanya.


Lalu, ia melihat Fanni yang tertidur pulas di pahanya. Melihat itu, Naufal mengira bahwa ia sudah dikalahkan oleh Santoso, "kalah ya? Sialan,"


(Tidak tuan, anda tidak kalah,)


"Apa maksudmu Luxxy? Jelas-jelas aku kalah oleh mereka,"


Lalu, Luxxy menayangkan cuplikan Naufal saat mengalahkan Santoso dan teman-temannya sendirian.


"Gilaa, itu aku? Padahal aku gak inget apa-apa,"


(Wajar saja tuan, anda telah memasuki mode Override. Mode itu sangatlah terlarang,)


"Terlarang? Maksud mu apa? Jelaskan apa itu mode Override sekarang,)


[Mode Override adalah mode dimana seorang player sudah tak sadarkan diri, namun ancaman masih ada di dekat player. Lalu, mode Override akan mengambil alih tubuh player. Mode Override meningkatkan kekuatan seorang player hingga 18x lipat dari aslinya.]


"Keren juga. HOOAAMM... Aku mengantuk, izinkan aku tertidur Luxxy."


Naufal pun berbaring, namun sebelum itu, ia memindahkan Fanni ke kursi. Akhirnya Naufal pun kembali berbaring, dengan cepat ia tertidur.


...##Sistem Raja Pecundang##...


(Maaf karena ada kesibukan, author sedikit terlambat meng-update cerita ini.)


Author sedang kebingungan untuk cerita kedepannya, saya harap para pembaca bisa memilih salah satu ide cerita yang ada di bawah ini untuk kedepannya.


A. Menceritakan masa lalu Naufal dan Fanni (sekaligus menceritakan asal usul sistem yang Naufal dapat.)


B. Melanjutkan saja cerita melawan 4 kru penguasa daerah.


C. Memperbanyak karakter

__ADS_1


Sekian, saya harap para pembaca bisa memberikan saran yang baik. Terimakasih.


__ADS_2