SKENARIO DARI TUHAN

SKENARIO DARI TUHAN
Part 13


__ADS_3

Nada dan syahira telah duduk dibangku peserta, semua kursi sudah hampir penuh karena memang sebentar lagi acara akan dimulai.


" Assalamu'alaikum semuanya. Alhamdulillah dikesempatan kali ini, kita semua bisa berkumpul diacara yang telah ditungu - tunggu selama tiga atau mungkin dua minggu yang lalu. Hari ini kita akan mengetahui, siapa sajakah yang menjadi juara diacara perlombaannya. Pemenang yang akan diumumkan hanya 3 besar saja, namun sebelum itu mari kita dengarkan terlebih dahulu sambutan dari ketua penyelenggara acara ini. " Pembawa acara sudah naik keatas panggung menandakan acara telah dimulai, membuat suara hiruk pikuk yang terdengarpun menghilang.


" Aduh Nad, kok aku deg - degan ya " bisik syahira.


" udah santai aja Ra, aku yakin kamu pasti menang. " ujar Nada percaya diri, karena ia tahu kemapuan syahira dalam merangkai kata tak jauh beda dari orang - orang yang memang sudah mahir membuat novel.


" kamu nih Nad sok tahu, pesertanya tuh banyak belum tentu aku menang. " syahira merasa insecure, melihat saingannya yang memang orang - orang hebat membuatnya tak percaya diri.


" Tapi aku yakin kamu pasti menang Ra, percaya deh. Ya kalaupun misalnya gak menang juga, kamu jangan sampai sedih jadiin aja itu sebagai pengalaman. " kata Nada mencoba menenangkan.


" Hemm...iya kamu bener Nad. "


Acara sambutan telah selesai, ketua dari penyelenggara acara pun telah turun dari panggung. Kini saatnya mengumumkan siapa saja peserta yang berhak mendapatkan penghargaan atas karya yang telah dibuatnya.


Pembawa acara naik ke atas panggung. " Oke, Terima kasih kepada bapak Herawan selaku ketua penyelenggara acara ini. Baik semuanya, kini saatnya kita umumkan para pemenang lomba ini. Para penulis hebat yang mempu mendokrak hati para juri dengan sapuan katanya. Sudah pasti anda penasaran bukan? " tanya pembawa acara, yang langsung mendapat jawaban 'iya' dari semua penonton.


" Baiklah, untuk mempersingkat waktu. Mari kita sebutkan pemenang ketiga dari lomba ini adalah....' MENGUKIR SENJA ' karya Bagus Gumanto. Beri tepuk tangannya yang meriah. " ucap mc dan direspon dengan tepuk tangan yang meriah.


" Silahlan kepada saudara Bagus untuk naik ke panggung. " lanjutnya mempersilahkan.


" Oke, sekarang kita beranjak kepada pemenang yang kedua. Wah...ini adalah seorang penulis yang cukup handal ya ternyata. Dia adalah seorang penulis yang viral tahun lalu, sudah pasti semuanya tahu bukan?...ya mari kita panggilkan Ataya Khoerunnisa dengan novelnya yang berjudul ' MAWAR YANG BERDURI '. Beri tepuk tangan yang meriah untuknya. " ucapnya lagi mengumumkan pemenang kedua. Seorang gadis anggun pun terlihat berdiri dan berjalan mendekat kearah panggung.


Syahira yang melihatnya pun terpukau, dan merasa tambah pesimis pasalnya orang yang hebat seperti Ataya saja mendapat peringkat kedua bagaimana dengan dirinya yang biasa ini? Begitulah yang terlintas dipikirannya.



Merasa dirinya tidak akan menang, syahira berdiri dan beranjak akan pergi. Namun, tiba - tiba langkahnya terhenti ketika mendengar penggalan kata yang dibacakan pembawa acara didepan.


" Sayap itu hilang


Sayap itu telah pergi


Pergi meninggalkanku sendiri

__ADS_1


Kemana aku harus pergi?


Kemana aku harus terbang?


Jika sayapku saja telah hilang


Mampukah aku bertahan


Meski tangis terus saja datang. "


" penggalan cerita itu mampu membuat semua juri terpukau dan terbawa akan cerita yang disajikan penulisnya. Dan jujur saya pun terasa terbawa akan kata - katanya. Ada yang tahu siapa penulisnya...??? " pembawa acara itu bertanya, namun tak ada satu orang pun yang menyaut begitu pula dengan syahira. Ia masih terpaku ditempatnya, merasa salah akan pendengarannya.


Merasa tak ada respon pembawa acara pun kembali berbicara. " Penulisnya adalah.... saudari SYAHIRA ANASTASYA, dia adalah seorang siswa SMA disekolah ternama yang ada dijakarta. Novelnya yang sederhana namun mampu membangkitkan rasa telah membawanya menjadi pemenang utama diperlombaan kali ini. Semuanya pasti penasaran bukan sepeti apa sosoknya? Kalau begitu mari kita sambut saudari Syahira Anastasya dengan novelnya yang berjudul ' DIBALIK KEPERGIANNYA ' . Beri tepuk tangannya yang meriah. "



Semua hadirin berdiri dengan tepuk tangan yang membahana. Syahira yang dipanggil hanya diam tak bergeming. Ia masih tak percaya dengan indra pendengarannya. Berkali-kali ia bertanya kepada Nada yang ada disampingnya, membuat Nada bosan untuk menjawab lagi dan lagi.



" Selamat ya, tuh kan apa kata aku. Kamu pasti menang." Ucap Nada ketika syahira baru tiba ditempatnya.


" Iya Nad kamu benar, makasih ya. Aku masih gak nyangka kalau aku menang. " syahira menangis haru, tak menyangka dengan apa yang telah diraihnya.


" Menang kok nangis, harusnya senyum dong. " ucap seseorang.


" Kak Fadil!! " syahira terkejut melihat pria yang disukainya itu ternyata benar - benar datang. Ia fikir perkataannya tempo hari cuma sekedar bercanda.


" Iya, kenapa? kok kaget liat kakak." Tanyanya yang melihat syahira terkejut.


" Ya kakak datengnya kayak jelangkung, tiba - tiba nongol gitu aja, gimana gak kaget coba." timpal Nada.


" Maaf. " jawabnya, kemudian ia merogoh kantong jagetnya. " Nih! " ucapnya sambil menyodorkan sebuah kotak kearah syahira.


" Apa ini kak? " tanya syahira heran, kenapa tiba - tiba Fadil memberikan sebuah kotak.

__ADS_1


" Hadiah, karena kamu sudah menang ikut lomba. " ucapnya sambil tersenyum. " Nih ambil "


" Ya ampun, gak perlu gini juga kali kak. BTW maksih ya kak. " jawab syahira dengan pipi yang sudah memerah, ia merasa bahagia mendapatkan hadiah dari orang yang disukainya. Syahira merasa Allah begitu baik kepadanya, karena telah memberikan kebahagian yang bertubi - tubi kepadanya.


" iya santai aja Ra, kamu kayak sama siapa aja hahah..."


" Bener tuh kata kak Fadil, santai aja Ra. Kan lumayan dapet hadiah, apalagi kalau dapetnya dari orang yang..." belum sempat Nada menyelesaikan ucapannya, syahira langsung membungkam mulutnya. Syahira gak mau kalau sampai Nada keceplosan bilang bahwa dirinya menyukai Fadil.


" Orang yang apa Nad...? " tanya Fadil penasaran.


" Eggak kok kak bukan apa - apa, iya kan Nad? " elak syahira.


" Gak, kamu bohong. Kalau gak penting mana mungkin kamu tutupin mulut Nada gitu. Ayo apa? " desak Fadil.


" Enggak kak..."


" Bohong. " ucap Fadil tak percaya, ia berusaha mencoba membuka mulut Nada yang ditutup syahira. Namun, syahira tak membiarkannya hingga akhirnya terjadinya tarik - menarik tangan syahira yang menutup mulut Nada. Pertengkaran itu tak terlihat seperti bertengkar, malah terlihat seperti sepasang kekasih yang saling bercanda bahagia karena mereka berdua sama - sama tertawa. Dan hal itu mampu membuat hati seorang wanita yang melihat pertengkaran mereka sejak tadi menjadi terbakar dan membara.


" HONEY!!! " teriak wanita itu yang berhasil membuat semua orang termasuk Nada, syahira dan Fadil mengalihkan fokusnya untuk melihat kewanita itu.


" Kamu!! " ucap Fadil ketika melihat wanita itu.


hai hai Authot balik lagi


semoga suka ya sama ceritanya


jangan lupa


like


vote


komen


and share ya biar Authornya lebih semangat buat update.

__ADS_1


Apalah artinya Author tanpa kalian para readersku


__ADS_2