
#Author pov.
" ....Ara!!! "
" Mas..Pras!!! "
Keduanya sama - sama terlihat terkejut. Apalagi syahira, semburat kepanikan terukir jelas diwajahnya. Ia masih belum siap jika harus mengatakan yang sebenarnya kepada Pras.
" Dek, kamu ngapain disini? " tanya Pras heran.
" Itu...Ara...mmm " lidah syahira kaku, ia tak mampu menjawab pertanyaan kakaknya.
" Eh Ra, gimana masnya mau beli apa? Gak ada yang cocok disini ya, coba kamu cek digudang siapa tahu ada. " ucap Nina yang tiba - tiba datang, dan ucapannya membuat Pras langsung melirik kearah adiknya.
" Maksudnya? dek jangan bilang kalau kamu kerja disini."
" Mas itu..."
" Iya kakak, Syahira ini memang pegawai dibutik ini. " sela Nina, ia berkata begitu saja tanpa melihat situasi apa yang tengah terjadi, padahal dari tadi syahira sudah mengkodenya supaya tidak mengatakan apa pun.
" Apa!!! Dek ayo ikut mas. Mas butuh penjelasan dari kamu." Ucap Pras yang langsung membawa syahira pergi keluar butik.
......................
Angin berhembus kencang, menambah dinginnya suasana yang tercipta antara Pras dan Syahira saag ini. Lima menit sudah berlalu, tapi masih tidak ada yang memulai pembicaraan. Keduanya sama - sama duduk diam dikursi Cafe yang ada disebrang toko butik tempat syahira bekerja.
__ADS_1
" Dek, benar kamu bekerja disana? " Pras akhirnya memulai pembicaraan.
" Iya mas. " jawab syahira takut, ia masih menundukkan kepalanya karena takut kakaknya itu akan marah besar.
" Kenapa dek? Apa uang jajan dari mas selama ini kurang? Kalau kurang kamu bisa minta ke mas, gak perlu susah - susah kerja kayak gini. " bukannya marah, Pras malah merasa bersalah.
" Enggak mas ini bukan salah mas kok, emang syahira yang mau. Ara tahu selama ini bapak gak pernah ngasih uangkan? Makanya mas juga mati - matian cari kerja kesana - kesini buat biaya hidup kita. Ara cuma mau bantuin mas supaya mas gak kesusahan sendiri. "
" Tapi dek, semua itu emang udah tugas mas sebagai kakak laki - laki kamu. Kamu gak perlu sampai harus kerja kayak gini, biar mas aja. Mas bakalan kerja lebih giat lagi deh, biar kamu gak perlu mikirin masalah biaya hidup kita apalagi sekolah kamu. " ucap Pras, ia tak mau jika adiknya harus susah payah sama seperti dirinya.
" Mas, kita ini adik kakak. Sudah sepantasnya kita saling membantu, jadi please mas, Ara mohon iziinin ara untuk kerja ya. Lagian minggu depan Ara sudah UN, mas juga lagi banyak tugaskan? Stok belanjaan dikulkas juga udah menipis. Kebutuhan kita semakin banyak mas, otomatis kita juga memerlukan uang lebih. Jadi Ara mohon, mas Izinin Ara untuk kerja ya? Lagian kerjanya sebentar kok, jam 4 juga udah pulang." Bujuk syahira.
" Tapi dek..."
" Hmm...ya sudah. Tapi inget jangan sampai kecapean, dan pulang kerumah langsung kalau udah beres kerja." Putus Pras, pada akhirnya ia pun mengizinkan syahira untuk bekerja.
" Oke, mas baik deh. Syahira jadi makin sayang sama mas." Ucap syahira bahagia dan langsung memeluk Pras. " Syahira janji pasti bakalan pulang tepat waktu. " lanjutnya.
" Bener ya? Mas pegang janji kamu, awas aja nanti kalau misalnya kamu pulang telat. Mas cabut izin kamu untuk kerja. "
" Ih mas galak amat sih, iya Ara janji gak bakalan pulang telat. " ucapnya sambil mengacungkan kelingking kearah Pras.
" Ya sudah gih sana balik, kerja lagi yang bener. Hari ini pulang bareng mas, mas tunggu kamu disini sekalian mau ngerjain tugas. "
" Jadi mas ngusir ara nih? " syahira memberenggut kesal.
__ADS_1
" Enggak gitu dek, tapi kan kamu lagi kerja. Kalau kelamaan diluar nanti dicariin lagi, mau kamu disebut gak profesional dalam bekerja terus nanti gajinya dipotong. " ucap Pras menjelaskan.
" Iya mas bener juga, ya sudah kalau gitu Ara balik kebutik ya mas. Assalamu' alaikum." Pamitnya.
" Iya wa'alaikumsalam."
hai hai readers author comeback
kok sepi ya,,,,ayo mana yang lagi baca episode ini acungin tangannya.....
semoga kalian suka cerita author ya, ya tapi kalau gak suka dan gak banyak dukungan mungkin author bakal pindah lapak aja kali ya dari pada disini author sepi, sunyi, dan menyendiri tanpa readers setia yang menimani <<<<>>>>
makanya kalau gak mau authornya lebay terus nanti merajuk dan malah pindah lapak, yuk semuanya dukung terus cerita ini biar author nya semangat untuk terus berkarya. Dukungnya gampang kok tinggal
like (gak harus bayar ya gaesss, so yuk buruan like)
vote
komen
share
dan tambahkan cerita ini ke daptar favorite ya biar dapet terus informasi update-tannya...
see you guys, I love you all
__ADS_1