
Hai guys,, sorry ya kalo author baru up lagi. maklum lah author kan cuma author amatiran jadi masih belum bisa membuat cerita yang bisa membuat kalian terpukau dan masih belum bisa untuk up" dalam waktu cepat dikarenakan ide yang kadang terputus-putus dan merangkai kata yang sulit.
jika kalian punya unek-unek dan ingin memberikan kritik dan saran boleh komen aja ya guys, tapi INGGAT!!! berikanlah kritik dan saran yang membangun jangan yang menjatuhkan ya👍👌🤗
mungkin sebagian readers bisa mengerti bahwa menulis itu tidak semudah kelihatannya, itu perlu usaha, tenaga, dan menguras pikiran. so, author sangat berharap jika kalian bisa menghargai ini. jika kalian tidak suka karena author yang jarang up" please kalian boleh komen tapi jangan menjatuhkan apalagi sampai bilang 'lebih baik jangan up" lagi ' .
author gak bakalan maksa kalian buat baca, kalau kalian mau baca silahkan kalau enggak please tolong jaga bicaranya.
sorry ya guys author malah jadi curhat, habisnya tiba" dapat komen seperti itu jadi author agak terkejut. ya author ngerti kalian pasti kesel nunggu ceritanya up" tapi author juga punya kesibukan lain jadi ya begitulah.
udah deh yah dari pada author cuap-cuap mulu dan nanti malah emosi mending langsung baca ceritanya aja ya.
🌸🌸happy reading guys semoga suka🌸🌸
Ayam jago sudah berkokok, Pras bangun dari tidurnya kemudian pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri sekaligus mengambil air wudhu. Lima belas menit berselang ia sudah keluar dari kamar mandi kemudian bersiap melaksanakan salat subuh. Setelah salat Pras mengambil al-qur'an dan membacanya sebentar.
Hari sudah semakin siang, matahari sudah mulai menampakkan sinarnya. Kebetulan hari ini Pras libur bekerja, ia berencana mengajak Syahira untuk berjalan-jalan disekitar rumah. Pras berharap dengan berjalan-jalan dan menghirup segarnya udara dipagi hari dapat membuat perasaan Syahira lebih baik.
Sesampainya didepan pintu kamar Syahira, Pras pun mengetuk pintunya perlahan. Namun, sudah hampir tiga puluh menit lamanya Pras menunggu tapi masih tetap tidak ada sahutan dari dalam. Merasa Khawatir Pras pun mencoba membuka pintu kamar Syahira dan ternyata tidak dikunci.
__ADS_1
" Dek, kamu dimana? " ucap Pras ketika tidak melihat adiknya. Ia pun mengecek kamar mandi yang ada didalam kamar, tapi tetap tak bisa menemukan Syahira.
" Dek, jangan bercanda kamu dimana. "
Pras kembali memanggil Syahira, namun masih tetap tidak ada jawaban. Pras mulai merasa ada yang aneh, ia pun berlari menuju lemari untuk mengeceknya. Dan benar saja, semua pakaian Syahira sudah tidak ada, lemari itu telah kosong, tak ada satu helai pun yang tersisa.
Pras menutup pintu lemari kemudian bergegas pergi untuk mencari Syahira, namun baru beberapa langkah tiba-tiba sebuah kertas jatuh dari atas meja. Penasaran kertas apa itu, Pras pun memungutnya.
" Untuk mas Pras "
' apakah ini surat yang ditulis Ara untukku. ' batin Pras. Kemudian ia pun membuka kertas itu dan mulai membacanya.
Assalamu'alaikum mas,
Syahira tahu mas pasti bakalan nemu surat ini, tapi ketika mas baca surat ini mungkin Syahira sudah jauh.
Mas terimas kasih karena sudah menyayangi Syahira selama ini, terima kasih karena mas udah buat Syahira bahagia selama ini. Dan terima kasih juga karena mas selalu membela Syahira, bahkan ketika mas sudah tahu bahwa Syahira bukanlah adik kandung mas.
Syahira bersyukur sekali karena Allah telah mempertemukan kita, meskipun Syahira tahu bahwa kehadiran Syahira hanyalah sebuah beban. Syahira minta maaf ya mas, dan sampaikan pula permintaan maaf Syahira ke bapak.. Maaf Syahira sudah merepotkan kalian selama ini. Syahira berharap jangan berantem mulu sama bapak ya, mau bagaimana pun dia tetaplah orang tua mas.
__ADS_1
Mas gak perlu khawatir Syahira pergi, karena Syahira pasti bisa jaga diri kok hihihi.... mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk kita semua. Jadi mas jangan sedih ataupun merasa bersalah dan mas jangan coba-coba buat cari Syahira ya, Syahira bakalan ngambek kalau mas cari Syahira. pokoknya mas diem aja dirumah yah. Nanti jika sudah ada waktu yang tepat Syahira janji bakalan balik lagi kok.
Syahira Sayaaaangggg banget sama mas, meskipun mas bukanlah kakak kandung Syahira tapi bagi Syahira selamanya mas bakalan jadi kakak satu-satunya yang Syahira miliki.
Oh iya mas, ada uang dalam kantong coklat itu. Itu uang arisan ibu mas dan Syahira minta maaf mas karena Syahira mengambilnya setengah untuk bekal ditempat baru nanti. Suatu hari Syahira pasti bakalan ganti uangnya.
Sekali lagi Syahira minta maaf ya🙏
Adikmu yang menyayangimu
Syahira.
" ya ampun Syahira, kamu dimana? " gumam Pras setelah selesai membaca surat yang ditulis Syahira.
Air mata tiba-tiba jatuh dari mata Pras, kepergian Syahira membuat dirinya merasa kehilangan. Digenggamnya erat surat yang Syahira buat, dan dibawa menuju kamarnya kemudian disimpan kedalam laci mejanya.
" Dek, kakak janji kemana pun kamu pergi kita pasti akan ketemu lagi, dan saat itu tiba mas janji, kita pasti akan hidup bahagia. " tekadnya kuat.
" Tunggulah mas disana dek, mas janji akan mencari dan menemukanmu sesegera mungkin. Semoga Allah SWT. terus melindungi kamu dek, amiin. "
__ADS_1
🌸🌸to be continue🌸🌸