Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 22 - Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

"Maaf, bisakah aku duduk disini?" Ucap dari salah seorang yang datang ke tempat meja Shin.


Shin yang sedang menikmati minumannya, dia melihat ke arah dua orang yang datang ke arahnya dan berbicara dengannya.


Dari yang Shin lihat saat ini, tampilan dari orang yang berbicara dengannya, masih sangat muda, tampaknya usianya seumuran dengan Shin, hanya saja penampilan pria di depannya sangat tampan, walaupun Shin tidak ingin mengakuinya tapi ini adalah fakta. Pakaian yang orang ini pakai tampaknya adalah pakaian mahal, dilihat dari bahannya itu adalah kualitas yang tinggi.


Dan orang yang di belakang pria ini tampak berusia 30-35 tahunan, dari pakaiannya dia memakai set baju yang tampak seorang prajurit.


Ketika Shin merasakan aura kedua orang ini, dia merasa hanya bisa merasakan pria yang ada di depannya, namun dengan pria yang di belakangnya Shin tidak bisa merasakannya.


Pria yang berbicara dengan Shin saat ini melihat ekspresi Shin, lalu berkata, "Maaf bukannya aku bermaksud mengganggu, karena restoran ini penuh, aku melihat meja ini kalau kau sedang makan sendirian, jadi aku mendatangimu untuk bergabung disini." Ucapnya sambil tersenyum.


Mendengar penjelasannya, Shin mengangguk, walaupun dia mengerti, tetap saja dia tidak bisa mempercayai seseorang yang tidak dia kenali, Shin tidak ingin ada masalah yang tidak di inginkan muncul.


Shin menjawab sambil tersenyum, lalu berkata, "Oh, Silahkan! masih ada tempat kosong disini, jadi duduk saja dimana pun yang kau sukai." Ucap Shin sambil tersenyum dan mempersilahkan kedua orang ini untuk duduk di mejanya.


"Terima kasih, maaf mengganggu." Ucap pria yang memiliki wajah tampan itu sambil tersenyum.


Setelah Shin mempersilahkan kedua orang ini untuk duduk di mejanya, lalu kedua orang ini berjalan dan mulai duduk bersebrangan dengan Shin.


"Aku minta maaf kalau makananku sudah habis, jadi aku akan segera pergi setelah menghabiskan minumanku." Ucap Shin.


"Tidak apa-apa, tidak usah dipikirkan, ngomong-ngomong perkenalkan namaku Helie, dan ini adalah Federic, salam kenal." Ucap Helie sambil memperkenalkan Federic di sebelahnya.


Federic setelah diperkenalkan oleh Helie, dia membungkukkan sedikit kepalanya lalu berkata, "Salam kenal." Ucapnya


Shin melihat tindakan yang dilakukan oleh Federic dia sedikit mengerti, sangat jarang seorang pejuang atau prajurit membungkukkan kepalanya, apalagi kepada orang yang tidak dikenal, jadi Shin berpikir kalau identitas dari salah seorang ini mungkin berbeda.


"Salam kenal, namaku Shin. Senang bertemu dengan kalian!" Ucap Shin sambil tersenyum, namun dia sedikit memiliki beberapa pikiran di kepalanya.

__ADS_1


Setelah percakapan kecil ini, Shin melanjutkan untuk menghabiskan minumannya, dan hanya beberapa menit kemudian, minuman Shin habis.


Dan kedua orang di seberang Shin sudah memesan makanan di restoran ini, lalu dia mengucapkan pamit kepada kedua orang ini dan akan segera melanjutkan perjalanannya.


"Karena minumanku sudah habis, aku akan segera pergi, jadi selamat tinggal!" Ucap Shin lalu segera berdiri dan berjalan menuju resepsionis untuk membayar makanannya.


Setelah membayar makanannya, Shin berjalan keluar dari restoran ini untuk melanjutkan perjalanannya menuju Kerajaan Tesaria.


Pada saat akan berjalan keluar dari restoran ini, tiba-tiba suara terdengar dari belakangnya.


"Hey Shin! bisakah kita berbicara sesuatu sebentar saja?" Ucap Helie sambil memanggil Shin yang hendak pergi dari restoran ini.


Setelah mendengar ini, Shin berbalik dan melihat siapa yang memanggilnya, pada saat berbalik dia melihat kalau yang memanggilnya adalah Helie.


Shin berjalan kembali ke mejanya dan duduk di seberang kedua orang ini lagi.


Setelah mendengar ini, Helie memandang ke arah Federic, lalu mengangguk dan berkata, "Apakah kau tertarik dengan bisnis?" Ucap Helie dengan nada yang sedikit serius.


Mendengar kalau ada perubahan di nada dan ekspresinya, Shin segera memahaminya, lalu berkata, "Bisnis? bisakah kau mengatakan bisnis apa dan bicarakan lebih jelas lagi?" Ucap Shin dengan wajah serius dan nada serius.


"Aku akan memberitahumu bisnis ini adalah jika kau menerima tawaran ini aku akan memberikanmu 1.000 Kristal Spar tingkat tinggi," Ucap Helie sambil memberitahu bisnis apa yang akan dilakukannya, lalu melanjutkan, "Bisnis ini adalah kau ikut mengikuti turnamen yang di adakan oleh Raja dari Kerajaan Tesaria sebulan dari sekarang, dan jika kau menerima tawaran ini, aku akan memberimu setengah hadiahnya, dan jika kau hadir di turnamen ini aku akan memberikan hadiah sisanya. Bagaimana?" Lanjut Helie.


"Oh ya, aku akan memperkenalkanku lebih jelas, namaku adalah Helie Valgard, aku adalah seorang Pangeran Kelima dari keluarga Valgard, dan ini adalah Federic Marsh, dari keluarga Marsh, dia adalah pelayanku." Ucap Helie sambil tersenyum.


Mendengar apa yang dikatakan Helie ini, Shin sangat terkejut, ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan seorang Pangeran secara nyata, dan untuk keluarganya, keluarga Valgard adalah keluarga bangsawan dan bahkan Raja dari Kerajaan Tesaria memiliki nama keluarga Valgard.


Shin sangat terkejut saat ini, setelah itu dia memikirkan bisnis yang telah Helie, sang Pangeran Kelima ini katakan.


Setelah memikirkannya, karena satu tujuannya saat ini Shin mengangguk lalu berkata, "Sebelum aku menerima atau tidaknya, bisakah kau beritahu padaku mengapa kau memilihku?" Ucap Shin.

__ADS_1


"Aku memilihmu karena untuk mengikuti Turnamen ini seseorang harus berumur kurang dari 20 tahun, dan aku tidak bisa mengikuti turnamen ini, jadi aku memilihmu untuk menjadi kandidatku. Bagaimana?" Ucapnya sambil tersenyum.


Setelah mendengar ini, Shin mengangguk lalu berkata, "Baiklah, aku akan menerimanya, karena masih ada 1 bulan lagi jadi kita akan bertemu 1 Minggu sebelum turnamen dimulai." Ucap Shin.


"Bagus! Kalau begitu ... terima lah, aku akan menunggumu satu Minggu sebelum turnamen dimulai." Jawab Helia sambil mengeluarkan Cincin Penyimpanan.


"Ngomong-ngomong, kau bisa bertemu denganku nanti di istana, dan di dalam cincin ini ada setengah hadiah dan token identitasku, jadi kau hanya perlu memperlihatkan token ini ketika memasuki Kerajaan Tesaria, dan orang-orang tidak akan mempersulit mu." Ucap Helia.


Setelah mengambil Cincin Penyimpanan ini, Shin segera pergi dari restoran ini.


...


Setelah melihat Shin sudah pergi, Helia Valgard berbicara kepada Federic Marsh.


"Apakah pilihanku tepat?" Tanya Helia Valgard kepada Federic.


"Aku yakin pilihan anda sangat tepat Pangeran, karena dilihat dari usianya dan tingkat kekuatannya dia berbeda dengan orang-orang yang seusia dengannya." Jawab Federic dengan hormat.


"Apakah begitu? Baguslah jika apa yang kau katakan itu benar, kuharap dia tidak mengecewakanku." Ucap Helie Valgard sambil memikirkan beberapa hal.


Setelah percakapan singkat akhirnya pelayan yang membawa pesanan Helie dan Federic datang.


"Yah... mari kita sarapan terlebih dahulu." Ucap Helie Valgard sambil menatap makanannya di depan.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2