Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 41 - Meningkatkan Keterampilan


__ADS_3

Setelah keluar dari ruangan tingkat pertama, Shin berjalan keluar dari menara pelatihan pedang dan menuju penginapan bulu biru.


Namun pada saat baru keluar dari menara, dia di tahan oleh seorang pemuda yang tampak seusia dengannya, pemuda ini memiliki pedang di pinggangnya.


Shin menatap pemuda di depannya, dia merasa kalau tingkat kekuatannya berada di tahap Prajurit Tingkat Rendah, dan Shin tidak tahu mengapa dia dihentikan.


"Apakah kau yang bernama Shin?" Ucap pemuda itu.


"Ya, aku Shin, apakah ada sesuatu?" Jawab Shin dengan nada santai.


"Aku dengar kau di bawa oleh Nona Elisa, jadi bisakah kita berlatih tanding?" Ucap pemuda ini dengan nada serius di suaranya.


"Berlatih tanding? Mengapa aku harus berlatih tanding denganmu?" Jawab Shin, bukannya dia tidak mau, hanya saja saat ini sedang dalam kondisi lelah karena dia telah menghabiskan banyak waktu berlatih aturan.


"Aku hanya ingin mendengar kalau kau akan setuju atau tidak?" Ucap pemuda ini dengan tatapan yang fokus terhadap Shin.


Shin tertegun sejenak, lalu menjawab: "Baiklah, tapi tidak hari ini, jika kau ingin besok kita akan berlatih tanding." Jawab Shin, dia menerima ini karena untuk mencoba aturan pedang yang telah Shin pahami.


Dalam pandangan Shin, pemuda ini tampaknya mempunyai sifat yang serius, mempunyai obsesi dengan pedang dan tampaknya orang yang langsung pada intinya ketika berbicara.


Menurutnya sikap dari pemuda ini tidaklah buruk terhadap dirinya, hanya aja dalam menyampaikan ajakan kepada orang lain pemuda ini sedikit aneh.


"Baiklah kalau begitu, besok siang aku akan menunggumu di arena latih tanding." Ucap pemuda itu, dan setelah mengucapkan ini dia langsung pergi meninggalkan Shin tanpa mengucapkan selamat tinggal.


Melihat kepergian pemuda ini, Shin sedikit mengernyit, ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan seseorang yang memiliki sifat seperti itu, lalu Shin menggelengkan kepalanya dan pergi ke penginapan bulu biru.


Pada saat ini, Shin yang berjalan sambil melihat ke langit tampaknya sudah sore hari, dan bahkan langit yang tampak oranye sudah berganti menjadi gelap.


Suara-suara lonceng kota terdengar oleh Shin yang mengingatkan kalau hari ini sudah memasuki malam hari.


Setelah berjalan beberapa menit, akhirnya Shin sampai di penginapan bulu biru, dia segera duduk di meja ruangan utama dan memesan makanan.


Dan setelah selesai makan, Shin kembali ke kamar VIP nya, saat ini Shin sedang duduk di kursi balkon sambil menatap jalan utama yang orang-orang sedang berlalu lalang di depannya.


Shin melihat statusnya saat ini, dan berbicara dalam benaknya.


Status, Ucap Shin dalam benaknya.


...[Nama: Shin]...


...[Gender: Laki-laki]...


...[Usia: 18 tahun]...


...[Ras: Manusia]...


...[Tingkat Kekuatan: Prajurit Tingkat Menengah (Membutuhkan 0 / 500.000)]...


...[Kekuatan: 515]...


...[Kecepatan: 451]...

__ADS_1


...[Energi Spiritual: 50]...


...[Energi Tubuh: 325]...


...[Keterampilan: Pedang Dasar ( Level 6 ) (+), Gerakan Dasar ( Level 6 ) (+), Sword Slash ( Putih Rendah Level 4 ) (+), Sword Moon Art ( Putih Rendah Level 4 ) (+) ...]...


...[Item: Pedang Besi (biasa) x7, Pedang Hitam (besi hitam), Tombak Merah (biasa), Pisau Gelap (biasa) ...]...


...[Energi Jiwa: 243.800]...


...[Evaluasi: Sedikit peningkatan, tetap saja lemah!]...


Shin memandangi hologram di depannya, dia berpikir kalau apakah Energi Jiwanya dipakai untuk meningkatkan kekuatannya atau keterampilannya, Shin bingung dengan ini.


Shin memegang dagunya lalu berpikir sesaat, dan tidak lama kemudian dia mendapat ide kalau untuk Energi Jiwa saat ini dia akan meningkatkan Shadow Step dengan Teknik Pedang Roh!


Memikirkan Teknik Pedang Roh saat ini adalah serangan yang menurut Shin kuat, dan bagaimana jika dia meningkatkan keterampilannya ke level 4? Berapa banyak pedang Roh yang dapat dia buat nantinya?


Setelah berpikir sejenak, Shin memanggil sistem.


Sistem, buka daftar keterampilan saat ini, Ucap Shin dalam benaknya.


[Keterampilan: Pedang Dasar ( Level 6 ) (+), Gerakan Dasar ( Level 6 ) (+), Sword Slash ( Putih Rendah Level 4 ) (+), Sword Moon Art ( Putih Rendah Level 4 ) (+), Shadow Step (Putih Tinggi Level 2) (+), Teknik Pedang Roh (Biru Menengah Level 3) (+), Sword Bone Art (Putih Menengah Level 2) (+), Wind Slash (Putih Rendah Level 1) (+), Teknik Tubuh Gorila (Putih Menengah Level 1) (+), Sky Sword Art (Biru Tinggi Level 1) (+).]


Setelah melihat daftar keterampilan ini, Shin mengulurkan tangannya dan menekan tombol '+' pada opsi keterampilan Teknik Pedang Roh.


[Membutuhkan 140.000 Energi Jiwa untuk meningkatkan keterampilan Teknik Pedang Roh ke level 4!]


[Konfirmasi / Batalkan]


Shin menekan tombol 'Konfirmasi'.


Serangkaian gerakan dalam benak Shin muncul pada saat ini, dalam gerakan ini Shin sedang berlatih Teknik Pedang Roh dan pedang roh yang di keluarkan menjadi 12 pedang!


Setelah beberapa menit menyerap latihan dalam benaknya, Shin merasa senang ketika dia melihat pedang roh yang dapat dia buat berjumlah 12.


Lalu melanjutkan menekan tombol '+' pada opsi keterampilan Shadow Step.


[Membutuhkan 35.000 Energi Jiwa untuk meningkatkan keterampilan Shadow Step ke Level 3!]


[Konfirmasi / Batalkan]


Shin menekan tombol 'Konfirmasi'.


[Shadow Step berhasil di tingkatkan ke Level 3!]


Gambar dirinya sedang berlatih muncul dalam benaknya, Shin merasa latihan gerakan ini tampak berbeda dalam benaknya, dia melihat setelah meningkatkan keterampilan Shadow Step nya ke level 3, Shin dapat bergerak dan tampak seperti bayangan. Bahkan afterimage nya yang dibuatnya dapat bertahan selama 6 detik!


Setelah meningkatkan beberapa keterampilannya, Shin akhirnya bangun dari kursi lalu berjalan ke kasurnya dan segera tidur.


...

__ADS_1


Keesokan harinya, Shin bangun di pagi hari seperti biasanya karena lonceng kota, dia pergi ke kamar mandi dan segera membersihkan badannya.


Lalu pergi sarapan pagi dan setelah itu dia pergi ke menara pelatihan pedang untuk melanjutkan berlatih aturan pedang.


Shin tidak melupakan tentang latih tandingnya dengan seorang pemuda aneh sebelumnya, dan ketika sampai di menara pelatihan pedang Shin memasuki lantai pertama.


Seperti sebelumnya, walaupun masih pagi di tempat lantai pertama ini sudah banyak orang di dalamnya, mungkin mereka bermeditasi semalaman atau bahkan berhari-hari, lalu Shin duduk di tempat yang kosong dan memejamkan matanya.


Pada saat Shin baru saja memejamkan matanya, dia merasa sedang di awasi kali ini, seperti ada mata yang menatapnya namun di tempat latihan lantai pertama semua orang sedang memfokuskan dirinya untuk memahami apa yang ada di batu prasasti ini.


Shin menyebarkan pikiran spiritualnya lalu mencari arah dari siapa yang mengawasinya, ketika dia mengikuti arah dari pengawasan ini, Shin tampaknya tidak bisa melihat lebih jauh, karena jarak pikiran spiritualnya hanya sampai 50 meter.


"Siapa yang sedang mengawasi ku? dari jarak yang dilihat oleh yang menatapnya lebih dari jarak yang aku miliki!... Tampaknya seseorang benar-benar mengawasi ku! Aku harus hati-hati setelah keluar dari Lantai Pertama nanti, tapi sekarang hal pertama yang aku harus lakukan adalah fokus untuk memahami aturan yang ada di dalam prasasti ini lalu melanjutkan ke lantai dua menara ini!" Ucap Shin lalu memfokuskan energi spiritualnya kedalam prasasti batu lalu melanjutkan memahami aturan pedang.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 11. (Update untuk tanggal 12 akan di update besok, terima kasih!)


...Daftar nama yang sudah vote:...


1. Cuup Sajah \= Vote 300 Poin


2. NxR IKxSxN \= Vote 170 Poin


3. Rivaal Why... \= Vote 160 Poin


4. Bill Sopios \= Vote 150 Poin


5. 🎉 sofian 👅 Jamily 🎉 \= Vote 140 Poin


6. Lidya Mariska \= Vote 100 Poin


7. satri laras \= Vote 100 Poin


8. Indra Nuryana \= Vote 70 Poin


9. said Irfan \= Vote 30 Poin


10. Jordi Srabal \= Vote 20 Poin


11. Yoga Saputra \= Vote 20 Poin


12. Drexsseleer \= Vote 10 Poin


13. Wizy Angrian \= Vote 10 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.

__ADS_1


——————————————————————————


Silahkan di like dan komen dan semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!


__ADS_2