Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 33 - Bergabung Dengan Klan Pedang


__ADS_3

Shin yang saat ini sedang memikirkan beberapa pengalaman sebelumnya, dia merasa kalau senjata yang akan Shin pakai adalah pedang dan ingin menjadikan dirinya sebagai Pejuang Pedang terkuat.


Dan pintu ruangan pengobatan terbuka, Shin membuka matanya setelah mendengar pintu ruangan terbuka, dan ketika melihat siapa yang datang, Shin melihat pria tua Ivote dan diikuti oleh Elisa dan seorang pria berambut putih.


"Shin, bagaimana dengan lukamu?" Ucap Elisa.


Shin yang saat ini beberapa bagian lukanya ditutupi oleh perban, dan menjawab, "Lukaku sudah membaik dan sepertinya hanya beristirahat sebentar akan sembuh." Jawab Shin.


Mendengar ini Elisa mengangguk, lalu melihat ke arah pria berambut putih si sebelahnya, "Gavin, pemuda ini yang bernama Shin." Ucap Elisa.


Pria berambut putih ini tampaknya bernama Gavin, segera memperhatikan Shin yang sedang duduk di kasurnya, dalam pandangannya pemuda bernama Shin ini tampak biasa-biasa saja, namun ketika memikirkan kata-kata Elisa sebelumnya dia merasa aneh sekaligus bingung.


"Jadi namamu adalah Shin, perkenalkan namaku Gavin, aku adalah wakil pemimpin dari cabang Klan Pedang." Ucap Gavin sambil menatap Shin.


Shin merasa di pandang orang bernama Gavin ini dia merasa memiliki tekanan, dalam pandangan orang ini tampak berbeda dari pejuang biasa lainnya, tatapannya sangat tajam yang membuat Shin merasa terkejut akan hal ini.


Dan ketika mendengar Gavin ini adalah wakil pemimpin di cabang ini, dia tentu saja merasa terkejut, seorang berpangkat tinggi datang menemuinya? tentu saja ini hal aneh, jadi ketika Shin menatap Elisa dia merasa Elisa ini tampaknya memiliki identitas yang sangat tinggi, bahkan seorang yang memiliki status tinggi dapat mengikutinya.


Setelah mendengar perkenalan Gavin, Shin mengangguk dan berkata, "Namaku Shin, senang bertemu dengan anda." Ucap Shin dengan nada hormat sambil tersenyum.


Gavin hanya mengangguk dan menatapnya diam.


Elisa melihat tanggapan Gavin tampaknya dia sudah menebaknya lalu tersenyum dan berkata, "Baiklah, Shin, apakah kau ingin bergabung dengan Klan Pedang?" Ucap Elisa sambil tersenyum.


Gavin dan Ivote mendengar ini tentu saja terkejut, mereka berdua tidak mengerti dengan apa yang Elisa katakan saat ini, seorang Elisa yang memiliki bakat tinggi dan sangat jarang berbicara dengan orang asing apalagi menawarkan seseorang untuk bergabung dengan Klan Pedang. Hal seperti ini sangat jarang dan langka.


Bahkan Shin saat ini juga terkejut mendengar ini, di benua ini nama Klan Pedang sudah sangat terkenal dengan kekuatan yang sangat kuat, apalagi Klan Pedang ini juga merupakan salah satu dari tujuh klan terkuat di benua ini.


Shin tidak mengira kalau dirinya akan mendapat tawaran untuk bergabung dengan Klan Pedang, menurut informasinya Klan Pedang ini mengkhususkan diri pada berpedang, bahkan baru saja Shin memutuskan untuk menggunakan pedang sebagai senjata utamanya, dan sekarang tampaknya dia memiliki peluang untuk memahami senjata pedang.


Shin yang tampak terkejut dengan tawaran Elisa, dia ingin memastikan kembali, "Apakah ini benar?" Ucap Shin dengan ekspresi penasaran.


"Tentu saja ini benar, bagaimana apakah kau bersedia bergabung dengan Klan Pedang?" Ucap Elisa sambil tersenyum.


Gavin yang berada di sebelah Elisa hanya menatap Elisa dengan tatapan kebingungan saat ini, dia tidak bisa menghentikannya, karena Gavin tahu identitas dari Elisa ini sangat tinggi jadi dia hanya menghela nafasnya.


Setelah memastikan ini benar, Shin menjawab, "Baiklah, aku bersedia bergabung." Ucap Shin.


"Bagus! Mulai sekarang kau adalah anggota dari Klan Pedang, kalau begitu aku akan pergi, besok seseorang akan membawakan mu token identitas Klan Pedang dan buku peraturan Klan Pedang," Ucap Elisa sambil tersenyum dan memiliki pandangan yang berbeda terhadap Shin, lalu melanjutkan, "Kau beristirahatlah disini, kita akan bertemu lagi nanti." Ucap Elisa.

__ADS_1


Gavin dan Ivote saat ini masih sangat terkejut dengan perilaku Elisa yang dia lihat sekarang, ketika mendengar Elisa akan pergi Gavin berkata, "Baiklah Shin selamat kau sudah menjadi anggota Klan Pedang, kuharap kau bisa menjadi lebih kuat lagi di Klan Pedang ini." Ucapnya dengan nada datar.


Segera ketiga orang itu pergi dari ruangan Shin, dan ketika sudah diluar ruangan pengobatan, Gavin melihat ke arah Elisa dan berkata, "Elisa, bisakah kau beritahu mengapa kau mengundangnya ke Klan Pedang kita? Ini tidak seperti dirimu yang biasanya." Tanya Gavin dengan ekspresi bingung di wajahnya.


Elisa mendengar ini hanya tersenyum dan menjawab singkat, "Tidak ada, hanya aku percaya pada instingku saja." Jawab Elisa.


Gavin mendengar ini dia tertegun, segera menggelengkan kepalanya lalu segera kembali ke ruangannya.


***


Setelah melihat kepergian ketiganya, Shin merasa terlalu banyak kejadian yang dia alami beberapa hari terakhir ini, hanya saja memikirkan kalau dia sekarang adalah anggota Klan Pedang, Shin merasa sedikit bersemangat karena ini, lalu Shin menutup matanya untuk melanjutkan memahami pengalaman sebelumnya.


...


Keesokan harinya.


Shin terbangun di pagi hari, dia merasa efek obat yang dibuat oleh Ivote ini sangat efektif, Shin merasa luka dalamnya sudah sembuh dan tampak sudah kembali seperti biasanya.


Ketika Shin bangun dari kasurnya, dia mendengar pintu ruangannya terbuka dan seseorang masuk berjalan ke arah Shin.


"Tuan Shin, ini adalah token identitas anda dan buku peraturan, mohon di terima." Ucapnya


Pria ini segera mengundurkan diri dan pergi dari ruangan Shin.


Shin melihat token identitasnya, bentuk token identitas ini terbuat dari bahan besi dan di atasnya terdapat gambar pedang yang tampak ini adalah lambang Klan Pedang, dan di belakangnya ada tulisan bertuliskan nama Shin.


Dan ketika mengambil buku peraturan Klan Pedang, Shin membacanya di dalam aturan Klan Pedang ini yang pertama adalah seseorang tidak dapat membawa orang asing kedalam area Klan Pedang, aturan kedua adalah meningkatkan kontribusi dengan menyelesaikan misi yang ada di aula misi dan poin kontribusi dapat ditukar dengan berbagai macam item yang ada di aula penukaran ....


Setelah membaca buku aturan ini, aturan yang ada di Klan Pedang sangat ketat, namun Shin tidak terlalu memperhatikannya, karena dia melihat ada tower latihan berpedang dan di dalam tower ini bukan hanya latihan tapi dapat meningkatkan pemahaman tentang berpedang.


"Tampaknya untuk memasuki setiap kelompok memiliki manfaat yang sangat banyak dalam meningkatkan kekuatan..." Ucap Shin sambil memegang dagunya, dia memikirkan akan pergi ke aula misi untuk mendapatkan poin kontribusi.


Untuk mendapatkan poin kontribusi bukan hanya dari menyelesaikan misi saja, tapi seseorang dapat mendapatkan poin kontribusi dari bertarung dan bertaruh.


Segera Shin melepaskan perban yang ada di tubuhnya lalu mengenakan pakaiannya, setelah mengenakan pakaiannya Shin keluar dari ruangan pengobatan lalu pergi ke aula misi.


Di perjalanan Shin melihat banyak sekali rumah besar dan orang-orang yang merupakan anggota Klan Pedang lainnya, Shin mendekati seseorang yang sedang berjalan dan bertanya.


"Maaf, bisakah kau memberitahuku dimana posisi aula misi?" Ucap Shin.

__ADS_1


Pria yang sedang berjalan ini melihat Shin berbicara kepadanya lalu menjawab, "Oh, apakah kau orang baru? Aula misi tidak jauh dari sini, kau bisa mengikuti jalan utama ini, dan berjalan sekitar 15 menit kau akan sampai di aula misi." Jawabnya.


Setelah mendengar ini Shin berterima kasih kepadanya, "Terima kasih sudah membantu, kalau begitu aku akan pergi." Ucap Shin sambil tersenyum.


Pria ini mengangguk dan melanjutkan perjalanannya.


Lalu Shin segera pergi ke aula misi untuk mengumpulkan poin kontribusi, dia membutuhkan poin kontribusi ini untuk ditukarkan menjadi buku keterampilan.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 4. (Update untuk tanggal 5 akan di update besok, terima kasih!)


...daftar nama yang sudah vote:...


1. SanSkuy \= Vote 880 Poin


2. Renata Firdaus \= Vote 520 Poin


3. NxR IKxSxN \= Vote 260 Poin


4. {DwiS(DarkBlaze)} \= Vote 100 Poin


5. Lidya Mariska \= Vote 50 Poin


6. Yoga Saputra \= Vote 20 Poin


7. Jordi Srabal \= Vote 20 Poin


8. Gito Chan \= Vote 10 Poin


9. k4Z4MI-Kun \= Vote 10 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, dan mulai sekarang saya akan update pembaca yang vote novel ini sebagai apresiasi dan rasa terima kasih saya kepada kalian yang sudah membaca dan vote novel ini.


——————————————————————————

__ADS_1


Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!


__ADS_2