Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 51 - Membuat Masalah Di Ruang Lantai 3 Menara Pelatihan Pedang


__ADS_3

Setelah memasuki lantai 3 Menara Pelatihan Pedang, Shin terkejut setelah melihat ada 2 batu prasasti di ruangan ini.


Ketika melihat sekelilingnya, ia melihat kalau orang-orang disini kebanyakan pria paruh baya, dan bahkan ia tidak melihat ada seorang pemuda yang seumuran dengannya.


Shin tertegun sejenak dan berjalan lalu duduk di tempat kosong, segera menyebarkan aura spiritualnya menuju ke arah batu prasasti yang ada di sebelah kanan dan menutup matanya.


Shin memahami gerakan-gerakan seseorang yang ada dalam benaknya, setelah 15 menit melihat gerakan ini, ia melihat ada ribuan gerakan yang berbeda dan berbagai cahaya yang ada dalam setiap gerakan adalah petunjuk yang dibantu oleh sistem.


Shin tenggelam dalam pemahamannya hingga saat ia merasakan tanda misteri yang awalnya tidak jelas sampai tanda misteri ini menjadi semakin jelas, ia memasuki keadaan pencerahan kembali.


Di ruangan lantai 3 Menara Pelatihan Pedang, waktu berlalu dari menit, jam hingga hari ke hari.


Shin saat ini tenggelam dalam pemahaman dan pencerahannya.


Bahkan kecepatan pemahaman Shin ketika dalam keadaan pencerahan ini, 100 kali lebih cepat dari yang biasanya ia memahami aturan pedang. Dan karena ia telah memahami berbagai aturan pedang dan pemahaman pedang, kecepatan pemahaman Shin saat ini sangat mengerikan dibandingkan dengan pencerahan sebelumnya.


Shin baru saja menyelesaikan latihan gambar visualisasi yang ada dalam benaknya dari gerakan ke-1 - ke-250 dalam waktu 2 hari!


Dan saat menyelesaikan visualnya lagi dan lagi, kecepatan peningkatan Aura Spiritual dan Aura Pedang pada tubuhnya telah meningkat. Bahkan mental dan persepsinya terhadap pedang telah meningkat juga.


Pada awalnya aturan pedang Shin hanya 45 aturan pedang, setelah menyelesaikan visualisasi gerakan ke-250 pemahaman pedangnya mencapai 65 dan ada beberapa aturan yang telah ia pahami meningkat karena pemahamannya semakin mendalam.


Orang-orang di sekitar merasakan ada perubahan peningkatan Aura Pedang, mereka yang awalnya sedang dalam kondisi memahami, membuka matanya dan menatap pemuda yang berada di samping kiri dengan cahaya bersinar di atas kepalanya.


"Ini … Aura pedang yang sangat kuat!"


"Berapa usia bocah itu? Bocah itu bahkan memiliki aura pedang yang sangat kuat, bahkan membuat tekanan kepadaku!"


"Sial, betapa beruntungnya bocah itu memasuki keadaan pencerahan! Aura Pedang yang ia keluarkan benar-benar membuat tekanan kepadaku sehingga aku tidak bisa fokus dalam memahami aturan pedang."


"Hey, apakah kau menyadari kalau Aura Pedang yang pemuda keluarkan itu tampaknya terus meningkat?"


"Ya, kau benar, sepertinya Aura Pedangnya terus meningkat!"


Pada saat ini ada seorang yang tampak kesal dengan Aura yang dikeluarkan Shin lalu bangun dan melesat ke arah Shin.


"Brengsek! Bocah itu benar-benar mengganggu yang lain, aku akan menghajar bocah itu hingga terbangun."


Orang-orang melihat pria paruh baya itu tiba-tiba menyerang pemuda yang dalam kondisi pencerahan, mereka terkejut.


Namun kecepatan pria paruh baya yang melesat ke arah Shin merasakan Aura Pedang yang dikeluarkan Shin, ia menjadi lebih tertekan ketika mendekati nya. Dan pada saat akan memukul pemuda ini, tiba-tiba seseorang muncul di depan Shin lalu menendang pria paruh baya yang menyerang Shin hingga menabrak batas menara yang jarak nya hingga 60 meter.

__ADS_1


"Ho … Tampaknya seseorang ingin melanggar aturan Menara Pelatihan Pedang ini." ujar seorang yang muncul di depan Shin sambil berkata main-main.


Orang-orang disekitar melihat orang itu, mereka tidak mengenalnya dan tampak bingung dan bertanya-tanya.


Saat ini Shin yang sedang dalam kondisi pencerahan benar-benar tenggelam dalam pemahamannya, bahkan di luar ada kebisingan pun ia masih tidak terganggu.


Seorang yang berdiri di depan Shin adalah pria paruh baya yang adalah penjaga dan pengawas di lantai 3 menara ini, ia melirik Shin sebentar lalu mengangguk dan berbicara, "Tampaknya kalian tidak mengenalku, kan? Aku akan memberitahu pada kalian, aku adalah seorang penjaga dan pengawas di lantai 3 Menara Pelatihan Pedang ini." ujar seorang yang adalah penjaga Menara Pelatihan Pedang.


Mendengar identitas orang yang tiba-tiba muncul itu, orang-orang di sekitar akhirnya paham.


Namun seseorang bertanya, "I-Ini, bagaimana mungkin kami memahami aturan pedang dengan keadaan seperti ini?"


Penjaga itu melihat ke arah seorang yang bertanya lalu menjawab singkat, "Itu adalah resikomu dan jika kau tidak suka dengan aturan yang ada di Menara Pelatihan Pedang ini, kau bisa pergi dan kembali lain kali!" jawabnya dengan nada tidak peduli.


Setelah mendengar kata-kata ini, orang-orang di sekitar tampak tertegun dan mengernyit.


Mereka tidak bisa membantah kata-kata yang baru saja dikatakan oleh penjaga ini, memang benar dalam aturan Menara Pelatihan Pedang, jika seseorang dalam kondisi pencerahan dan dalam kondisi yang sama seperti Shin alami, mereka tidak dapat mengganggu nya, atau diusir dari Menara Pelatihan Pedang ini dan tidak dapat berlatih selama 1 tahun!


Pria paruh baya yang menyerang Shin tampak terluka dan tampak patah tulang akibat tendangan yang dilakukan oleh penjaga itu, tampaknya penjaga ini memiliki tingkat kekuatan yang sangat tinggi, dan ini adalah perbedaan kekuatan di dunia ini!


Penjaga itu menatap pria paruh baya yang sedang terluka akibat tendangannya, ia melesat ke arah pria paruh baya itu dan berkata, "Aku akan memberitahumu kalau kau segera keluar dari Menara Pelatihan Pedang ini dengan inisiatif mu sendiri atau aku yang menyeret keluar?" ujar penjaga itu.


Mendengar ini, pria paruh baya itu menggertakkan giginya dan segera berdiri lalu berjalan keluar dari Menara Pelatihan Pedang.


Orang-orang disekitar melihat ini, mereka menghela nafasnya, untungnya mereka tidak melakukan tindakan seperti yang dilakukan pria paruh baya itu, kalau tidak mereka tidak dapat berlatih 1 tahun di Menara Pelatihan Pedang ini.



Setelah waktu terus berlalu hingga hari ke-10, Shin yang saat ini terus memahami aturan pedang yang ada di dalam batu prasasti ini, akhirnya ia memahami seluruh gerakan pedang yang ada di dalam batu prasasti ini dan aturan pedang di dalamnya.


Jumlah total gerakan yang ada di dalam gerakan dalam visualisasi benaknya adalah 2.450 total gerakan pedang. Dan total aturan pedang yang telah ia pahami adalah 75 aturan pedang yang hanya meningkat 10 aturan pedang. Walaupun begitu, bukan hanya aturan pedang yang telah meningkat, tapi 15 aturan telah meningkat intensitasnya setelah memahami lebih dalam.


Saat ini Shin akhirnya menyelesaikan kondisi pencerahannya dan membuka matanya lalu melihat ke sekitarnya, ia melihat hanya ada beberapa orang saja yang ada di ruangan lantai 3 ini.


Melihat ini Shin tertegun, "Kemana orang-orang ini sebelumnya?" ujarnya.


Sebelumnya banyak sekali orang-orang yang sedang memahami aturan pedang, namun sekarang hanya tersisa beberapa orang saja.


Tiba-tiba seorang pria paruh baya membuka matanya dan melihat kalau pemuda yang dalam kondisi pencerahan akhirnya terbangun, lalu berkata, "Akhirnya kau sadar, apakah kau penasaran mengapa orang-orang di ruangan ini hanya tersisa sedikit?" ujar pria paruh baya.


Merasa seseorang berbicara kepadanya ia melirik orang itu dan bertanya, "Ya, bisakah kau beritahu aku alasannya?" tanya Shin dengan nada penasaran.

__ADS_1


Pria paruh baya itu segera menghela nafasnya dan menjawab, "Orang-orang sebelumnya merasa terganggu oleh Aura Pedangmu sehingga mereka pergi dari ruangan ini." jawabnya.


Shin tertegun mendengar ini, jadi alasan orang-orangnya sekitarnya semakin berkurang karena ulah perbuatannya, ia tersenyum masam dan menggaruk kepalanya.


"Sistem, sudah berapa lama aku memasuki kondisi pencerahan?" tanya Shin.


Menurutnya ia akan pergi dari kota Ogria dan menuju Kerajaan Tesaria sebelum 3 hari pertemuan dirinya dengan Pangeran Helie Valgard.


[Anda telah menghabiskan 10 hari dalam kondisi pencerahan, dan saya sarankan anda segera makan sebelum rasa sakit di perut anda muncul dalam waktu 20 detik dari sekarang.]


Mendengar ini, Shin terkejut, lalu segera mengeluarkan daging kering yang ia beli sebelumnya dari cincin penyimpanannya lalu memakannya dengan cepat.


Setelah memakan daging kering ini, Shin merasa bersyukur karena dagingnya masih bisa dimakan dan belum busuk, walaupun sedikit keras dan asin.


Masih ada 10 hari dirinya berlatih di Menara Pelatihan Pedang ini dan setelah itu ia akan pergi ke Kerjaan Tesaria.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 18. (Update untuk tanggal 19 akan di update besok, terima kasih!)


Daftar nama yang sudah vote:


1. Abdul ghofur \= Vote 1.000 Poin


2. Lidya Mariska \= Vote 110 Poin


3. Bebek_Liar \= Vote 100 Poin


4. Ali Rasyidin \= Vote 100 Poin


5. Fakh Run \= Vote 100 Poin


6. NONE \= Vote 80 Poin


7. Yoga Saputra \= Vote 20 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru,  vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.

__ADS_1


——————————————————————————


Silahkan di like dan komen, semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!


__ADS_2