
Sebelum memulai baca cerita ini, saya ingin meminta pendapat kalian tentang jumlah like lebih dari 40 dan komentar lebih dari 10 saya akan update sehari 2x dengan jadwal (Pagi dan malam jam 20:00 WIB)
Karena saya juga membuat cerita di novel Super Leveling System juga, jadi saya tidak ada waktu untuk menulis 3 chapter sehari dan berhubung saya sedang belajar Bahasa Jepang (N4) jadi waktunya tidak banyak 🙏
Oleh karena itu saya ingin meminta pendapat kalian tentang ini. Terima kasih!
***
Ketika melihat ke langit, tampaknya hari sudah mulai sore, namun aktivitas di Kota Ogria ini tampaknya sama seperti pagi hari atau siang hari.
Shin menunggangi kudanya untuk pergi mencari penginapan di dekat Klan Pedang, dan setelah beberapa menit berjalan akhirnya Shin menemukan penginapan bulu biru.
Meskipun penginapan bulu biru ini tampak biasa saja, Shin tidak terlalu memperdulikannya, dia menyimpan kudanya di kandang kuda yang sudah di sediakan penginapan bulu biru, setelah menyimpan kudanya di kandang, Shin memasuki penginapan.
Ruangan utama penginapan ini tampaknya banyak meja yang terlihat seperti restoran, Shin melihat banyak sekali para pejuang maupun orang biasa yang sedang minum di meja mereka masing-masing.
Shin berjalan menuju resepsionis dan ketika sampai, Shin bertanya: "Permisi, aku ingin menginap seminggu disini, berapa biaya yang dibutuhkan?" Tanya Shin kepada resepsionis di depannya.
"Biaya seminggu kamar biasa disini seharga 25 kristal spar rendah, dan untuk kamar VIP seharga 50 kristal spar rendah." Jawab Resepsionis sambil tersenyum.
"Kalau begitu aku akan memilih kamar VIP dan ini uangnya." Ucap Shin sambil mengeluarkan kristal spar sebanyak 50 dan menaruh di atas meja.
Resepsionis mengambil kristal spar rendah di meja dan mulai menghitungnya, tidak lama resepsionis ini berkata: "Uangnya pas dan untuk kunci ruangan akan saya ambil, mohon tunggu!" Ucap Resepsionis.
"Baik!" Jawab Shin sambil menunggu dan melihat-lihat sekelilingnya.
Resepsionis lalu mengambil kunci kamarnya, setelah mengambil kunci kamar lalu kunci ini diberikan kepada Shin.
"Ini adalah kunci ruangan kamarmu, dan kamar VIP anda berada di lantai 3 dengan nomor 2 yang tertulis di atas pintu kamar lalu ini adalah daftar pelayanan VIP." Ucap Resepsionis sambil memberitahu letak ruangan kamar Shin.
"Terima kasih!" Jawab Shin, lalu mengambil kunci kamarnya dan daftar pelayanan VIP, lalu berjalan ke tangga yang berada di posisi kanan Shin.
Setelah menaiki tangga, akhirnya Shin sampai di depan pintu kamarnya, ini adalah pertama kalinya dirinya menginap di kamar VIP, lalu Shin memasukkan kuncinya ke pintu dan segera membukanya.
Ketika melihat isi ruangannya, Shin merasa cukup bagus dan rapih, lalu Shin berjalan ke kasurnya dan segera duduk di tepiannya.
Shin memikirkan rencana selanjutnya, tiba-tiba dia mengingat kalau sudah waktunya berlatih Teknik Tubuh Gorila yang baru saja dia tukar.
"Sepertinya aku harus berlatih Teknik Tubuh Gorila, memikirkan teknik ini dapat meningkatkan kekuatanku dan ketahanan tubuh, jadi waktunya berlatih!" Gumam Shin lalu mengeluarkan batu giok berwarna biru dan bersinar.
Segera Shin menyalurkan energi spiritualnya kedalam batu giok berwarna biru ini, dan pada saat yang sama sejumlah informasi Teknik Tubuh Gorila muncul di pikirannya.
Setelah membaca informasi ini, Shin segera duduk sila dan memejamkan matanya.
Waktu terus berlalu, hingga tidak terasa 6 jam sudah terlewati, tiba-tiba suara yang tidak asing terdengar di kepalanya.
[Berhasil melatih keterampilan Teknik Tubuh Gorila ke Level 1!]
Ketika mendengar ini Shin merasa di tubuhnya ada aliran hangat yang mengalir pada tubuhnya.
__ADS_1
Setelah mendengar pemberitahuan sistem, Shin merasa dirinya bertambah kuat lagi, otot, daging, kulit dan tulang seperti menjadi lebih keras dan kuat.
Lalu Shin ingin melihat statusnya saat ini.
Status, Ucap Shin dalam benaknya.
...[Nama: Shin]...
...[Gender: Laki-laki]...
...[Usia: 18 tahun]...
...[Ras: Manusia]...
...[Tingkat Kekuatan: Prajurit Tingkat Menengah (Membutuhkan 0 / 500.000)]...
...[Kekuatan: 515]...
...[Kecepatan: 451]...
...[Energi Spiritual: 50]...
...[Energi Tubuh: 325]...
...[Keterampilan: Pedang Dasar ( Level 6 ) (+), Gerakan Dasar ( Level 6 ) (+), Sword Slash ( Putih Rendah Level 4 ) (+), Sword Moon Art ( Putih Rendah Level 4 ) (+) ...]...
...[Item: Pedang Besi (biasa) x7, Pedang Hitam (besi hitam), Tombak Merah (biasa), Pisau Gelap (biasa) ...]...
...[Evaluasi: Sedikit peningkatan, tetap saja lemah!]...
Mengabaikan Evaluasi sistem, Shin melihat peningkatan kekuatannya dia merasa senang.
Lalu melihat ke arah jendela luar tampaknya sekarang sudah memasuki tengah malam, Shin tertegun melihat ini, dia tidak berharap berlatih Teknik Tubuh Gorila ini akan memakan waktu banyak.
Lalu Shin memutuskan tidur.
***
Disebuah taman, terdapat gazebo dan terlihat 2 orang yang salah seorang duduk dan satunya berdiri di sebelahnya.
"Bagaimana? Apa pendapatmu tentang Shin, Tetua Ardan?" Ucap Elisa kepada pria tua di depannya yang sedang duduk di kursi sambil menatap langit malam.
Pria tua ini adalah kakek tua yang menjadi supervisor di aula kontribusi, pria tua ini yang sedang menatap langit lalu menoleh ke arah Elisa yang berada di sampingnya.
"Oh? Pemuda yang baru saja menukar Teknik Tubuh Gorila itu memang sedikit menarik, dalam usianya dia sudah memiliki tingkat kekuatan Prajurit Tingkat Menengah, namun jika dibandingkan dengan keluarga-keluarga besar di kerajaan ataupun kekaisaran, pemuda bernama Shin ini tidak termasuk dalam pemuda berbakat, bahkan banyak pemuda yang seumuran dengannya sudah berada di tingkat Komandan." Jawab pria tua yang bernama Ardan ini sambil menggelengkan kepalanya.
Setelah mendengar ini, Elisa sedikit kecewa dengan pendapat Tetua Ardan ini, dia membawa Shin ke Klan Pedang karena dia memiliki firasat kalau Shin memiliki sesuatu yang berbeda dari orang biasanya, dan bahkan berpikiran kalau Shin akan menjadi orang kuat suatu hari nanti.
"Apakah pendapatmu seperti itu terhadapnya, Tetua Ardan?, menurutku firasatku Shin ini tampaknya pemuda berbakat..." Ucap Elisa sambil memikirkan beberapa hal, ini adalah pertama kalinya dia memperhatikan seseorang sampai berlebihan seperti ini.
__ADS_1
Melihat ekspresi Nona Elisa di depannya, Ardan tersenyum, lalu berkata: "Nona Elisa, aku tidak tahu bagaimana perasaanmu saat ini, tapi aku tidak menyangkal tentang firasatmu itu, jadi jika kau mempercayainya, buat dirinya kuat." Ucap Ardan sambil tersenyum.
Semua orang di kerajaan bahkan kekaisaran tahu nama Elisa ini, Elisa adalah wanita yang terkenal dengan kecantikannya dan sangat berbakat, apalagi Elisa memiliki konstitusi tubuh pedang yang sangat jarang terlihat selama 500 tahun terakhir, dan juga memiliki sifat acuh terhadap orang lain.
Oleh karena itu, Ardan melihat Nona Elisa sampai memperhatikan seseorang sampai seperti ini, dia tentu saja terkejut dalam hatinya. Hal seperti ini sangat jarang dan langka.
Setelah mendengar kata-kata Tetua Ardan, Elisa sedikit memerah di wajahnya, lalu menggelengkan kepalanya, dia tidak tahu apa yang terjadi padanya sekarang, Elisa merasa ada yang aneh pada dirinya.
"Baiklah, kalau begitu besok aku akan menemukan Shin." Jawab Elisa sambil menatap langit malam.
***
Keesokan harinya, di pagi hari Shin terbangun oleh lonceng kota, lalu duduk di sisi kasur sambil melihat ke arah sekitarnya.
Shin merasa bahwa 5 hari ini terasa lama, ini adalah hari kelimanya di Dunia Yashan, banyak hal telah terjadi padanya.
Shin menghela napasnya lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.
Setelah membersihkan badannya, Shin memakai pakaiannya dan berjalan ke meja makan lalu duduk memikirkan rencana apa yang akan dilakukan selanjutnya.
Bersambung
[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~
——————————————————————————
Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 8. (Update untuk tanggal 9 akan di update besok, terima kasih!)
...Daftar nama yang sudah vote:...
1. Ali Rasyidin \= Vote 200 Poin
2. Lidya Mariska \= Vote 170 Poin
3. Cimol Enak \= Vote 140 Poin
4. NxR IKxSxN \= Vote 120 Poin
5. {DwiS(DarkBlaze)} \= Vote 60 Poin
6. said Irfan \= Vote 50 Poin
7. Drexsseleer \= Vote 20 Poin
8. who am i? \= Vote 10 Poin
Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.
——————————————————————————
__ADS_1
Silahkan di like dan komen dan semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!