Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 60 - Geng Tengkorak Hitam (2)


__ADS_3

Di dalam hati Shin ia juga menghormati sikap apa yang diperlihatkan oleh Pemimpin Remand, walaupun begitu ia paham sedikit apa yang dirasakan olehnya.


Karena populasi Desa Careth ini tidak banyak, tentu saja penjaga desa sangat dibutuhkan untuk menjaga desa ini dari ancaman apapun. Dengan kematian beberapa penjaga desa ini, status keamanan desa ini semakin menurun, disamping itu desa ini juga sering diserang oleh binatang buas yang keluar dari hutan.


Dan anggota Geng Tengkorak Hitam itu segera mengepung Shin dengan tatapan intimidasi dari matanya.


Kali ini sebagian besar elit Geng Tengkorak Hitam keluar untuk mengejar dan menangkap Shin yang telah membunuh anak dari pemimpin mereka.


Pria yang saat ini menyuruh anggota Geng Tengkorak Hitam melihat pemuda di depannya hanya diam dan saat ini sedang dikelilingi oleh anggota Geng Tengkorak Hitam ia tersenyum.


Ia bisa melihat pemuda di depannya berumur sekitar 17 atau 18 tahun, namun ia melihat tingkat kekuatannya berada di tingkat Prajurit Tingkat Menengah dan aura yang dikeluarkan pemuda ini sangat kuat ia tidak dapat meremehkan pemuda ini.


Melihat orang-orang ini mengelilingi dirinya, Shin tertawa, "Haha … Bagus!, Karena kau ingin membunuhku atau apapun itu, lalu aku akan membunuh kalian semua, jangan harap kalian bisa lari dari sini!"


Shin melangkah sedikit dan menggunakan keterampilan Shadow Step lalu ia mencapai pria yang tampaknya adalah pemimpin orang-orang dalam sekejap. Shin melambaikan tangannya, dengan kekuatan lebih dari 1.000 kg Shin memukul dada pria itu dengan pukulannya.


[Mendapatkan 15.600 Energi Jiwa!]


Namun di mata orang-orang yang sedang mengelilingi dirinya, bayangan Shin masih di tempat, tidak bergerak sama sekali.


Sekarang kecepatan Shin telah mencapai jarak 50 meter dalam satu langkah dengan menggunakan keterampilan Shadow Step, jarak 6 atau 7 meter hampir dicapai dalam pikiran saja.


Pria itu yang saat ini tampak percaya diri akan menangkap pemuda ini, namun dengan pukulan yang sangat keras dan tiba-tiba, tubuh pria itu hancur lebih dari setengah dan membuat beberapa bagian tubuhnya terpental kemana-mana. Kali ini elit dari Geng Tengkorak Hitam keluar untuk mengejar Shin. Tanpa diduga akhir dari pria membiarkan dirinya terbunuh.


Ini terlalu cepat dan terlalu mendadak, bahkan pria itu tidak punya waktu berpikir atau menahan serangan Shin.


Satu gerakan, hanya satu gerakan dapat membunuh seorang pejuang tingkat Prajurit Tingkat Menengah!


Selain itu semua orang dari kelompok Geng Tengkorak Hitam ini menatap pemimpin mereka terbunuh dengan cepat dan hanya satu gerakan, juga mereka melihat sikap yang diperlihatkan pemuda ini sangat santai dan tenang, pembunuhan ini seperti membunuh seekor semut dengan satu jari!


Sekelompok Geng Tengkorak Hitam ini mengira mereka akan dapat dengan mudah menangkap pemuda ini, namun siapa sangka pemimpin mereka di pukul sampai mati oleh Shin.


Semua anggota Geng Tengkorak Hitam dikejutkan oleh kekuatan yang diperlihatkan Shin dalam sekejap.


"Kau! Kau berani membunuh pemimpin kami, bagus! Sangat bagus!, Kau berani memprovokasi Geng Tengkorak Hitam kita. Semuanya ayo serang orang ini secara bersamaan, dengan banyaknya orang dari kita, aku yakin orang ini tidak dapat bertahan."


Seluruh anggota Geng Tengkorak Hitam sangat marah melihat ini, walaupun mereka dikejutkan oleh kekuatan yang perlihatkan Shin, mereka segera berkumpul dan mencoba menyerang Shin secara bersamaan.


Shin yang baru saja membunuh pemimpin kelompok ini, ia melirik ke arah sisa dari kelompok Geng Tengkorak Hitam ini yang sedang berkumpul dan akan menyerang dirinya secara bersamaan.


Melihat ini Shin tertawa, "Haha, baiklah, hari ini, aku akan membantai kalian semua!"


Di tengah tawa Shin, ia melambaikan pedang kegelapannya, aturan pedang telah dimasukkan ke dalamnya, 14 energi pedang hitam keluar secara bersamaan dan dengan kecepatan cepat energi pedang hitam ini menembus orang-orang itu.


Setiap energi pedang hitam yang keluar memiliki aturan pedang di dalamnya.


Saat ini suara jeritan terdengar dari sisa ke-empat belas orang itu, mereka terkena energi pedang dan terbunuh seketika.

__ADS_1


[Mendapatkan 13.890 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 14.550 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 14.200 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 15.500 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 13.980 Energi Jiwa!]


...


Pemimpin Remand yang saat ini menatap Shin yang sedang bertarung ia tidak dapat mempercayai apa yang telah ia lihat di depannya.


Sebelumnya Pemimpin Remand ingin membantu Shin setelah melihat Shin dikelilingi oleh orang-orang yang tampaknya dari Geng Tengkorak Hitam, namun ia tidak menyangka situasinya berubah dengan cepat.


Ia melihat Shin ini dapat membunuh Prajurit Tingkat Menengah hanya dalam satu gerakan dan kecepatan yang ia lihat membuat matanya tidak dapat mengikutinya.


Bahkan membunuh sisa orang-orang dari Geng Tengkorak Hitam ini hanya dengan sekali lambaian pedang dan membunuh 14 orang itu dengan cepat.


"Walaupun aku sempat berpikiran kalau Shin ini memiliki kekuatan yang kuat, tapi aku tidak menyangka kekuatan yang saat ini aku lihat melebihi ekspektasi ku." gumam Pemimpin Remand sambil menatap Shin dengan tatapan tidak percaya. Ia melihat pemuda ini hanya berumur sekitar 17 atau 18 tahun!


Namun pada saat yang sama Pemimpin Remand tanpa sadar memiliki perasaan mengagumi Shin.


Di sisi lain, Annie dan Nisha saat ini yang menatap Shin telah membunuh orang-orang ini tanpa kesulitan, mereka terpana sesaat, terutama Annie saat ini wajahnya semakin memerah menatap Shin, lalu ia menggelengkan kepalanya.


Nisha melihat keanehan kakaknya ia bingung dan bertanya, "Kakak? Apa yang terjadi padamu?, Apa kakak baik-baik saja?" tanya Nisha yang melihat wajah kakaknya memerah dan nafasnya tidak menentu.


Ketika mendengar suara adiknya, Annie terkejut dan menatap Nisha, "Ah … Tidak apa-apa, kakak baik-baik saja … Hanya saja …" jawab Annie namun tidak melanjutkannya.


Nisha melihat ini ia memiringkan kepalanya merasa bingung apa yang terjadi kepada kakaknya, tapi ketika melihat kakaknya tidak ingin membicarakannya ia hanya diam.


Dan Shin saat ini setelah membunuh orang-orang dari Geng Tengkorak Hitam ia melangkah dan menghilang, ketika ia muncul kembali dirinya sudah ada di depan Pemimpin Remand.


Pemimpin Remand melihat kedatangan Shin, untuk sementara ia tidak dapat berkata apa-apa terhadap kekuatan Shin.


Melihat ekspresi Pemimpin Remand, ia mengerti lalu tersenyum, "Pemimpin Remand, sepertinya kelompok Geng Tengkorak Hitam ini sedang mencariku karena alasan tertentu, jadi untuk keamanan desa aku akan segera pergi." ujar Shin kepada Pemimpin Remand.


"Dan untuk keamanan desa juga, kau dapat meminta bantuan kota terdekat atau Kerajaan Tesaria untuk meminta seseorang pejuang dengan tingkat yang kuat, karena saat ini tampaknya Geng Tengkorak Hitam akan beraktivitas tidak seperti biasanya." lanjut Shin.


Setelah mendengar ini, Pemimpin Remand mengerti namun ekspresinya masih rumit setelah melihat ada beberapa penjaga desa terbunuh oleh orang-orang dari Geng Tengkorak Hitam.


"Aku mengerti, sebagai gantinya aku tidak akan mengambil barang-barang dari orang-orang ini, tapi kalian dapat mengambil barang-barang dari mayat orang-orang ini. Aku yakin orang-orang ini memiliki cincin penyimpanan pada mereka." ujar Shin.


Pemimpin Remand yang akan menjawab ia melihat Shin menghilang dari hadapannya ia menghela nafas berat.


Setelah itu Shin menghilang lalu muncul di depan Annie dan Nisha untuk membicarakan kalau dirinya akan segera pergi dari desa ini.

__ADS_1


"Annie, Nisha, mungkin ini hanya pertemuan singkat, tapi aku menyukainya. Aku akan segera pergi dari desa ini karena jika aku terus berada disini akan sangat berbahaya jika orang-orang dari Geng Tengkorak Hitam datang kembali, karena tujuan mereka adalah aku." ujar Shin


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Daftar nama yang sudah vote:


1. Zhima 10 \= Vote 600 Poin


2. Legs \= Vote 570 Poin


3. Maulana Hasanudin \= Vote 130 Poin


4. Heri Putra Bungsu \= Vote 120 Poin


5. Abifandya Ryu \= Vote 100 Poin


6. Nanang Zainuddin \= Vote 60 Poin


7. Alya Sintia Putri \= Vote 60 Poin


8. Drexsseleer \= Vote 50 Poin


9. Lidya Mariska \= Vote 40 Poin


10. Yoga Saputra \= Vote 20 Poin


11. said Irfan \= Vote 20 Poin


12. Arshilla \= Vote 20 Poin


13. Rasya KH \= Vote 20 Poin


14. Gito Chan \= Vote 10 Poin


15. zen chomsu \= Vote 10 Poin


16. Ares \= Vote 10 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.


——————————————————————————


Silahkan di like dan komen, semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2