
[Mendapatkan 34.580 Energi Jiwa!]
Ketika Shin mendengar suara ini dia merasa senang, Energi Jiwa binatang buas yang Shin bunuh sangat banyak.
Pada saat Shin selesai membunuh Harimau Tanduk Iblis ini, orang-orang disekitarnya sangat terkejut bahkan mereka tidak bereaksi, pembunuhan ini sangat cepat.
Mereka hanya melihat bayangan hitam melesat ke arah Harimau Tanduk Iblis ini lalu ada energi berbentuk bulan sabit memotong leher Harimau Tanduk Iblis, hal seperti ini sangatlah tiba-tiba.
Seseorang dari kelompok ini berjalan ke arah Shin lalu berkata, "Siapa kau? dan apa tujuanmu, apa kau tidak tahu kalau Harimau Tanduk Iblis ini adalah buruan kita?" Ucap seorang pria yang memegangi parang.
Shin hanya memandanginya saja, matanya menyipit, orang-orang ini berada di tingkat Prajurit, bahkan yang terkuat memiliki tingkat kekuatan Prajurit Tingkat Tinggi.
Orang-orang ini memiliki banyak luka setelah bertarung dengan Harimau Tanduk Iblis, ketika mereka melihat mangsa mereka di bunuh oleh orang yang tidak di kenal, tentu saja mereka sedikit kesal dan marah.
"Tentu saja aku tahu kalau Harimau Tanduk Iblis ini adalah target kalian, tapi dilihat dari kondisi kalian saja pertarungan akan mencapai akhir dan mungkin akan ada yang terbunuh." Ucap Shin dengan nada acuh.
Mendengar kata-kata ini pria yang memegangi parang merasa kesal dan berkata, "Karena kau tahu, mengapa kau mencuri buruan kami? apakah kau ingin mencari masalah dengan kami?" Ucapnya dengan nada emosi dan kesal.
Tiba-tiba seseorang datang menepuk pundak pria yang memegang parang ini, lalu berkata, "Alred, tahan sebentar, biar aku yang berbicara." Ucap pria yang baru saja menepuk pundak pria yang bernama Alred.
Merasa pundaknya di tepuk, dia menoleh ke arah yang menepuk pundaknya.
"Elwyn, mengapa kau menahan ku? apa kau tidak melihat apa yang dilakukan orang ini? dia mencuri buruan kita!" Ucap Alred dengan nada kesal.
Elwyn mendengar ini, dia tersenyum dan berkata, "Sudah tenangkan emosimu terlebih dahulu, biarkan aku yang berbicara dengannya." Jawab Elwyn sambil tersenyum, bahkan saat ini tubuhnya memiliki beberapa luka yang masih belum di obati.
"Tapi..." Ucap Alred, namun dipotong oleh Elwyn.
"Sudah, biarkan aku yang berbicara." Potong Elwyn.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu, berhati-hati lah terhadap orang ini." Ucap Alred, walaupun begitu, dia tetap masih kesal dengan orang yang ada di depannya ini.
Elwyn mengangguk sebagai jawaban, lalu berjalan ke arah Shin.
Shin melihat ini, dia menyipitkan matanya kepada pria yang berjalan kepadanya.
"Maaf, bisakah kau beritahu aku apa tujuanmu? jika kau ingin mayat binatang buas ini kita bisa membaginya, hanya saja ... urutan pembagian ini kau hanya mendapatkan sedikit, kuharap kau mengerti." Ucap Elwyn sambil tersenyum.
Shin yang sedang memperhatikan kedua orang ini, dia yang telah terdiam beberapa menit, segera menjawab, "Tujuanku? tujuanku adalah memang Harimau Tanduk Iblis ini, hanya saja kau tidak perlu khawatir, aku tidak menginginkan mayatnya, jadi kalian bisa mengambilnya dan sisanya terserah pada kalian." Jawab Shin dengan nada acuh.
Elwyn mendengar ini dia merasa lega, bagaimanapun dia tidak ingin munculnya masalah baru, apalagi kelompoknya saat ini sedang terluka dan kelelahan setelah bertarung dengan Harimau Tanduk Iblis sebelumnya.
Elwyn hanya tersenyum dan menjawab, "Kalau begitu, terima kasih!" Ucapnya.
"Tidak usah dipikirkan." Jawab Shin.
Setelah percakapan ini Shin segera pergi dari tempat ini, dia akan melanjutkan perburuannya.
Pada saat Shin hendak pergi dari tempat ini tiba-tiba terdengar suara.
"Haha... lihat apa yang kita temukan disini, mayat Raja Harimau Tanduk Iblis ini tampaknya telah mati, kalau kita menjualnya mungkin kita bisa menghabiskan minum-minum sepuasnya." Tawa seseorang yang baru datang ke tempat Shin dan kelompok yang baru saja bertarung dengan Harimau Tanduk Iblis.
Shin berbalik untuk melihat siapa orang yang tertawa ini, dia melihat ke arah selatan kalau ada sekelompok orang datang ke tempat mayat Harimau Tanduk Iblis ini, kelompok orang ini berjumlah 11 orang.
Shin mengerutkan keningnya, dia hanya ingin pergi dan beristirahat tapi dia merasa masalah akan datang.
Seseorang yang tertawa tadi melihat kelompok prajurit yang sedang terluka dan memperhatikan Shin.
"Aku akan memberitahu kalian kalau Harimau Tanduk Iblis ini aku akan mengambilnya, jadi kalian segera pergi dari sini." Ucap pria yang memegang pedang.
__ADS_1
Kelompok prajurit dan Shin melihat ini tampaknya sedikit mengernyit, siapa kelompok bodoh ini? datang-datang ingin mengambil mayat Harimau Tanduk Iblis ini.
"Apa maksudmu itu, kau baru saja datang dan tiba-tiba ingin mengambil buruan kami? apakah ada hal baik seperti itu di dunia ini?" Ucap Alred sambil mencibir.
Mendengar ini pria yang memegang pedang mengerutkan keningnya, lalu berkata, "Hey sampah bodoh! apa kau tidak dengar apa yang ku katakan sebelumnya, aku akan mengambil mayat Harimau Tanduk Iblis ini, dan kau segera pergi, aku hanya ingin memperingati mu saja, kalau kau tidak ingin menyesal, segeralah pergi!." Ucap Pria yang memegang pedang ini.
Mendengar ini, Alred tertawa, lalu berkata, " Hahaha... tentu saja aku mendengarnya bodoh, hanya saja apakah kau mengancam ku? aku hanya memberitahumu kalau orang-orang yang mengancam ku kebanyakan dari mereka menderita." Tawa Alred sambil mencibir pria bodoh ini.
Shin melihat kedua orang ini saling memprovokasi dia sebenarnya ingin pergi, tapi dia juga merasa penasaran dengan ini, jadi dia diam dan mendengarkan.
Elwyn yang melihat ini, dia sedikit tertegun, Alred ini tampaknya sama-sama bodoh, dia bahkan tidak melihat situasi kelompoknya saat ini, jika kelompok nya dalam kondisi fit, dia tidak peduli. Namun, karena sekarang kondisi kelompoknya sedikit buruk, tingkah laku Alred ini membuatnya pusing.
"Alred, apa yang kau lakukan? apa kau tidak melihat kawan-kawan kita sedang dalam kondisi yang jelek, mengapa kau memprovokasi orang tanpa berpikir." Ucap Elwyn kepada Alred yang lepas kontrol.
Alred mendengar kata-kata Elwyn dia tertegun, lalu berkata, "Apa kau tidak mendengar perkataan si bodoh itu? dia datang-datang ingin mengambil buruan kita, apa kau tidak merasa kesal?" Ucap Alred.
Elwyn hanya menggelengkan kepalanya, tentu saja dia tahu, tapi dia tidak bisa impulsif.
"Tentu aku juga dengar, tapi kau tidak perlu impulsif seperti itu, atau masalah lain akan datang." Ucap Elwyn.
Alred tahu bahwa kepribadian Elwyn sangat baik, Elwyn ini sangat berhati-hati dalan melakukan tindakan apapun, sebelum melakukan sesuatu, menurutnya Elwyn ini akan menghitungnya.
Alred mendengar ini hanya menghela napasnya, "Baiklah, aku minta maaf." Ucap Alred.
Pria yang memegang pedang melihat orang di depannya mengabaikannya, dia berkata, "Aku beritahu kalian untuk yang terakhir kalinya, baik segera pergi atau menyesal!" Ucapnya.
Elwyn dan Alred mendengar ini dia segera memanggil kelompoknya segera bersiap dalam kondisi bertempur.
Bersambung
__ADS_1
[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~
Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!