
Walaupun pemimpin perampok ini berhasil melarikan diri, Shin tidak terlalu memperdulikannya, karena tempat ini tampaknya sudah dipenuhi oleh bau darah, lalu menaiki kudanya dan segera pergi dari tempat ini.
Shin pergi tidak jauh dari tempat kemahnya sebelumnya menemukan tempat bagus untuk menyimpan kudanya, dia akan berburu tanpa kudanya karena jika dia membawa kuda secara bersamaan akan sedikit sulit. Lalu mengikat kudanya pada pohon.
Setelah mengikatnya, Shin segera berlari ke arah area binatang buas level 3, namun area yang akan Shin datangi adalah di bagian pedalaman hutan, tidak di tempat rawa sebelumnya.
Hanya berlari selama 30 menit akhirnya Shin sampai di pedalaman area level 3, Shin menyebarkan pikiran ilahinya sampai jarak 50 meter dari dirinya.
Di dalam pikiran spiritualnya Shin melihat ada beberapa binatang buas dalam jarak yang tidak jauh dari tempatnya, dalam gambarannya binatang buas ini tampaknya adalah banteng hitam besar.
Shin berlari menuju Banteng Hitam ini, dalam informasinya Banteng Hitam ini adalah binatang buas level 3, jadi Shin segera menargetkannya.
Ketika pada jarak 15 meter akhirnya antara Banteng Hitam ini dengan Shin saling berhadapan satu sama lain, dan pada saat Banteng Hitam ini melihat Shin segera menghembuskan nafas melalui hidungnya.
Asap putih terlihat keluar pada saat Banteng Hitam ini menghembuskan nafasnya, Shin segera mengepalkan Pedang Kegelapan nya lalu bergegas ke arah Banteng Hitam ini.
Banteng Hitam ini melihat Shin yang tampak menyerangnya tentu saja marah, dan meraung segera berlari ke arah Shin lalu menyeruduk menggunakan tanduknya.
Shin yang saat ini sedang berlari ke arah Banteng Hitam segera mengayunkan pedangnya ke arah kepala.
Dentang!!!
Suara benturan terdengar, tampaknya serangan Shin berhasil di tangkis oleh tanduknya, tampaknya tanduk Banteng Hitam ini sangat keras, namun setelah benturan Banteng Hitam segera terhuyung-huyung, melihat ini Shin melesat ke samping dan mengayunkan kembali pedangnya dan menggunakan keterampilannya.
"Sword Strike!"
Pedang Kegelapan Shin mulai bersinar karena efek dari keterampilannya, sinar ini berwarna hitam pekat dan ayunan pedang ini mengarah ke perutnya.
Splat!!!
Perut Banteng Hitam ini tampaknya robek dan lukanya sangat dalam, karena pergerakan Shin sangat cepat, kecepatan reflek dari Banteng Hitam ini tidak bisa menyamainya dan terkena serangan Shin.
Moo!!!
Raungan kemarahan Banteng Hitam terdengar oleh Shin, namun dia tidak memperdulikannya, segera melanjutkan gerakannya yang cepat dan menyerangnya kembali.
...
[Mendapatkan 8.650 Energi Jiwa!]
Hanya dalam beberapa menit akhirnya Banteng Hitam ini mati ditangan Shin.
Shin mengambil beberapa bahan dari tubuh Banteng Hitam ini dan inti binatang buasnya, lalu segera pergi untuk mencari target selanjutnya.
Dalam perburuan kali ini Shin bertemu dengan Banteng Hitam berjumlah 7 ekor, dan 4 Gorila di perjalanan, semuanya terbunuh oleh Shin.
...
__ADS_1
"Aku sudah membunuh 11 binatang buas level 3, tampaknya hanya membutuhkan 4 lagi untuk menyelesaikan misinya." Ucap Shin sambil melihat ke arah langit, tampaknya hari ini sudah menunjukkan siang hari jadi dia beristirahat sejenak untuk makan siang.
Shin duduk di atas batu besar dan di sampingnya terdapat pedang hitam berukuran besar, dia mengeluarkan daging keringnya dari cincin penyimpanan lalu memakannya.
Di sekitar Shin saat ini hanya terlihat pepohonan besar, saat ini Shin yang sedang memakan daging kering dia menyebarkan pikiran spiritualnya, dalam pandangannya saat ini dia melihat ada sekelompok sekelompok Serigala Hijau berjumlah 5 ekor sedang menatap Shin di kejauhan.
Melihat ini Shin hanya tersenyum dan pura-pura tidak mengetahui apa yang sedang di lakukan kelompok Serigala Hijau ini dan melanjutkan makan daging kering miliknya.
Setelah memakan daging kering dan minum Shin akhirnya berdiri dari batu besar ini sambil mengangkat pedang kegelapan nya, dalam pikiran spiritualnya sekelompok Serigala Hijau ini hanya memperhatikan Shin dari kejauhan.
Shin menunggu untuk melihat reaksi serigala-serigala ini, dan melihat apa yang akan dilakukannya.
Setelah 10 menit berlalu, Shin hanya diam berdiri di atas batu besar, namun pikiran spiritualnya menatap sekelompok Serigala Hijau ini, namun Shin sedikit terkejut melihat ini, dari tindakan Serigala Hijau ini mereka hanya memantau gerakan Shin dan tidak melakukan apapun.
"Aku tidak tahu apa yang kalian inginkan, tapi jika kalian hanya diam menatapku seperti itu ini sangat menggangguku," Ucap Shin sambil melihat ke arah Serigala Hijau.
"Jika kalian tidak ingin menyerang terlebih dahulu, kalau begitu aku akan yang akan mulai." Lanjut Shin dan menggerakkan pedangnya lalu menggunakan kecepatannya melesat ke salah satu serigala Hijau yang hanya berjarak 15 meter darinya.
"Shadow Step!"
Hanya dalam 3 detik Shin tiba di belakang Serigala Hijau ini dan pada saat yang sama ayunan Shin menebas leher Serigala Hijau dengan sangat cepat.
Splat!!!
[Mendapatkan 8.980 Energi Jiwa!]
Ke-empat serigala ini terkejut ketika melihat temannya terbunuh seketika, segera melolong dan menyerang Shin.
"Shadow Step!"
"Sword Strike!"
"Sword Strike!"
...
[Mendapatkan 7.540 Energi Jiwa!]
[Mendapatkan 7.960 Energi Jiwa!]
[Mendapatkan 8.220 Energi Jiwa!]
[Mendapatkan 8.840 Energi Jiwa!]
Hanya beberapa menit akhirnya Shin membunuh Serigala Hijau ini, dia tidak merasa tekanan melawan kelompok Serigala Hijau, bahkan sangat mudah, memikirkan ini tampaknya kekuatan dirinya memiliki kekuatan pada tahap Prajurit Tingkat Tinggi.
Setelah membunuh serigala-serigala ini, Shin mengambil bahan-bahannya lalu mengeluarkan token misi dari cincin penyimpanannya, ketika dia melihat token ini bersinar cahaya putih yang menandakan misi selesai, Shin kembali ke tempat Sirius dan pergi ke Klan Pedang di Kota Ogria untuk mengembalikan token misinya.
__ADS_1
Shin kembali ke tempat dimana dia menyimpan kudanya, setelah berjalan beberapa menit akhirnya sampai di tempat menyimpan kudanya, Shin melepaskan ikatan tali kuda pada batu besar lalu menaikinya.
"Mari kita kembali ke Kota Ogria!" Ucap Shin sambil mengusap leher kudanya lalu memacu kuda kembali ke kota Ogria.
Di perjalanan Shin menuju Kota Ogria, dia bertemu dengan pedagang dengan gerbong kereta kuda yang sedang menuju Kota Ogria maupun Kerajaan Tesaria.
Jalan utama ini sangat ramai, karena banyak orang yang bahkan menaiki kuda sama seperti Shin berlalu lalang di antara dua jalur utama.
15 menit kemudian akhirnya Shin sampai di gerbang Kota Ogria, namun pada saat dia sampai di gerbang kota, tampaknya antriannya sedikit panjang dan tampak ada beberapa masalah, lalu dia menyebarkan pikiran spiritualnya ke gerbang kota.
Pada saat melihat situasi di gerbang kota, Shin mendengar percakapan di antara penjaga kota dan seorang pria yang tampak seumuran dengannya, pria ini memakai pakaian mahal dengan aksesoris mahal di tubuhnya.
"Dasar bodoh! Aku sudah mengatakan untuk menyingkir dari jalanku, tapi kau malah mengabaikan." Ucap pria muda yang tampak emosi kepada seorang pria paruh baya.
"Aku minta maaf Tuan, aku sedang memikirkan beberapa hal jadi aku tidak mendengarnya." Jawab Pria paruh baya yang tampak terluka sambil memohon maaf kepada pemuda di depannya.
"Cih, sampah tidak berguna sepertimu menghalangi jalanku, pergi sana, lain kali kau menghalangi jalanku akan ku potong kedua kakimu itu!" Ucap pemuda ini dengan nada sombong dan mengancam, segera melanjutkan perjalanannya.
"Ya, ya Tuan." Jawab pria paruh baya ini sambil menyingkir dari hadapan pemuda yang sombong ini.
Orang-orang disekitarnya hanya melihat pria paruh baya yang di hina di depan publik dan melihat kepergian pemuda sombong itu segera mencibir masing-masing dari mereka.
Melihat ini pun Shin mengerti, seperti yang biasa Shin baca dari novel di bumi sebelumnya, tampaknya pemuda itu adalah salah seorang bangsawan yang sering di manja oleh keluarganya.
Karena penyebab panjangnya antrian memasuki gerbang kota telah berakhir, akhirnya Shin melanjutkan perjalanannya kembali ke Klan Pedang.
Bersambung
[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~
——————————————————————————
Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 7. (Update untuk tanggal 8 akan di update besok, terima kasih!)
...Daftar nama yang sudah vote:...
1. Bill Sopios \= Vote 360 Poin
2. Ilham.Manfis \= Vote 100 Poin
3. {DwiS(DarkBlaze)} \= Vote 70 Poin
4. Drexsseleer \= Vote 30 Poin
5. Yoga Saputra \= Vote 30 Poin
Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.
__ADS_1
——————————————————————————
Silahkan di like dan komen dan semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!