Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 63 - Perjamuan Makan Malam


__ADS_3

Melihat Federic itu sangat sopan, Shin merasa sedikit malu.


"Karena aku menjanjikan bisnis yang dikatakan Pangeran Kelima, tentu saja aku pasti datang." ucap Shin sambil tersenyum.


Saat ini Federic membawa Shin ke dalam istana kerajaan, dan Shin saat ini melihat ke sekelilingnya ia dapat melihat berbagai pohon ditanam dengan rapih di sisi jalan utama.


Namun, Federic tampaknya saat ini tidak membawa Shin ke arah istana kerajaan, namun di persimpangan jalan utama, ia belok ke kiri dan mengikuti jalan ini.


Shin yang sebelumnya berpikir dirinya akan memasuki istana kerajaan, ia melihat kalau saat ini dirinya menuju arah lain yang tampaknya ada sebuah bangunan besar yang mirip dengan istana.


Setelah berjalan sebentar, Shin mengikuti Federic menaiki tangga.


Dan di atas tangga ada sebuah gerbang dengan beberapa penjaga di sekitarnya yang memiliki tingkat kekuatan yang cukup tinggi.


Para penjaga ini melihat Federic dan Shin segera membungkuk, "Selamat datang kembali Tuan Federic dan Tuan Muda." ucap penjaga gerbang itu sambil membungkuk.


Federic melihat ini ia mengangkat tangan kanannya dan mengangguk lalu melanjutkan perjalanannya menuju rumah besar yang ada di depannya.


Shin mendengar dirinya dipanggil Tuan Muda, ia bingung, mengapa dirinya dipanggil Tuan Muda? Walaupun ia tahu kalau sekarang dirinya adalah tamu, tapi dipanggil Tuan Muda sedikit aneh. 


Melihat Federic melanjutkan berjalan Shin terus mengikuti Federic ini di belakangnya.


Setelah memasuki gerbang, terdapat rumah besar mewah dengan halaman kolam bebatuan dan paviliun di sebelahnya.


Di jalan utama menuju rumah besar ini, ada banyak wanita cantik dengan tubuh yang sangat indah dan harum melewati mereka berdua.


Shin melihat ada banyaknya wanita cantik ini ia merasa terpana sesaat, dan Federic hanya berjalan normal seperti sudah terbiasa melihat ini.


Ketika para wanita cantik ini melewati Federic dan Shin, mereka berlutut dan hormat sambil membisikkan salam.


Shin benar-benar pusing melihat apa yang telah terjadi sekarang, "Hah … Sepertinya kehidupan orang-orang di Kerajaan Tesaria ini benar-benar kaya." ujar Shin sambil menghela nafasnya.


"Federic, apa ini?" tanya Shin dengan bingung.


Federic yang mendengar ini ia hanya tersenyum dan berhenti sejenak lalu menatap Shin dan menjawab, "Shin, jika kau berkonsentrasi untuk membantu Tuan Mudaku nanti, percayalah, kau akan menjalani kehidupan kaya seperti ini.


Bahkan jika Tuan Muda ku bisa memenangkan pertempuran takhta, kau bahkan bisa mendapatkan seratus kali lipat lebih dari ini, bahkan dapat menjadi seribu kali lipat lebih baik." jawab Federic.


Ketika ia membicarakan pertempuran takhta, dirinya menjadi bersemangat.


Mendengar ini Shin tampaknya mengerti, dirinya saat ini sudah memasuki lingkaran pertarungan antara Pangeran Kerajaan Tesaria.


Setelah beberapa saat, Federic membawa Shin ke ruangan aula yang kecil dan elegan, lalu menatap Shin dan berbicara, "Shin, kau dapat beristirahat disini, dan untuk makan malam akan ada seorang pelayan yang akan mengantarnya, jadi bersantai lah dulu." ucap Federic.


Mendengar ini, Shin sedikit tidak enak dengan sikap sopan Federic terhadapnya, lalu menjawab, "Kau tidak perlu sesopan ini, aku hanya menepati janji saja." jawab Shin sambil menggaruk kepalanya.


"Kau tidak perlu memperhatikannya, apa yang aku inginkan ku lakukan, dan Shin untuk saat ini aula ini akan menjadi tempatmu." ucap Federic lalu pergi dari aula ini.


Melihat kepergian Federic, Shin menghela nafasnya, karena sifat yang diperlihatkan Federic ini membuatnya tidak dapat bertahan. 


Saat ini Shin melihat ke sekelilingnya, ada beberapa pot tanaman yang disimpan di tempat yang cocok pada aula ini, dan ada beberapa lukisan wanita cantik di dinding.


Shin berjalan ke arah sofa yang ada di depannya dan duduk, tidak lama kemudian ia melihat ada beberapa gadis berpakaian pelayan datang ke tempatnya menawarkan teh, makanan ringan dan beberapa buah. Pada saat yang sama, gadis ini mengedipkan matanya ke arah Shin yang tampak menggoda.

__ADS_1


Setelah menempatkan beberapa makanan dan minuman ini di atas meja, gadis itu berbicara, "Tuan Muda, jika anda ingin mendapatkan beberapa pelayanan, saya dapat memberikan pelayanan apapun terhadap Tuan Muda." ucap gadis itu.


Gadis pelayan ini memberikan petunjuk dengan jelas.


Melihat ini Shin sedikit tersenyum dan menolaknya.


Mendengar penolakan dari pemuda itu, ia membungkuk dan berbalik pergi.


Saat ini di ruangan aula hanya tersisa Shin sendiri yang saat ini sedang duduk di sofa dan beberapa makanan, buah-buahan dan teh diatas meja di depannya.


Memikirkan perkembangannya saat ini, ia menutup matanya dan berlatih beberapa gerakan yang ada dalam ingatannya di batu prasasti sebelumnya.


Setelah dua jam berlalu, Shin yang saat ini sedang berlatih dan mengingat sisa beberapa gerakan yang ada didalam batu prasasti, ia mendengar suara lembut dari luar ruangannya, "Tuan Muda, makan malam sudah siap, dan Pangeran Helie meminta Tuan Muda untuk datang dan mengundang anda." ucap seorang wanita yang ada di luar ruangannya.


Saat ini Shin membuka matanya dan mendengar kalau akan ada pesta ia bangun dan menepuk pakaiannya lalu berjalan keluar dari pintu aula.


Setelah keluar dari pintu aula, saat ini sudah malam, dan ia melihat ada wanita cantik berdiri di depan pintu aula.


Wanita ini melihat Shin keluar ia membungkuk lalu berucap, "Tuan Muda."


Shin mengangkat tangannya, "Tidak perlu sopan, bawa aku ke pesta." jawab Shin dengan lembut.


Wanita ini tampaknya tidak berani berbicara banyak, lalu pergi dengan diikuti Shin berjalan melewati beberapa koridor dan memimpin Shin ke aula megah.


Sesampainya di aula megah ini, sudah terdapat puluhan gadis cantik yang menunggu di pintu aula. Semburan aroma anggur, hidangan, bercampur hingga tercium diluar aula.


"Tuan Muda, silahkan."


Wanita itu sedikit mencondongkan tubuhnya dan memberi isyarat 'silahkan' kepada Shin.


Ketika baru saja mencapai pintu masuk aula, puluhan gadis cantik itu berlutut di tanah secara bersamaan dan mengucapkan kata-kata yang sama.


"Tuan Muda, silahkan masuk!"


Shin melihat ini benar-benar tidak dapat berpikir apapun terhadapnya, hal seperti ini adalah pertama kalinya ia rasakan.


Ketika Shin memasuki ruangan, ada seorang pemuda yang ia kenali, yaitu Helie Valgard! Ia berjalan ke arahnya dan berbicara, "Haha, Saudara Shin, datanglah kemari." ucap Helie Valgard.


"Saudara Shin, ayo, jangan gugup seperti itu." lanjutnya sambil tersenyum.


Shin hanya mendengarkannya lalu mengikuti Helie Valgard dan berjalan menuju meja kayu besar di aula ini.


Meja makan ini memiliki panjang puluhan meter dan lebar beberapa meter, ratusan pria dan wanita duduk di kursi meja tersebut.


Ketika Shin datang ratusan mata menatap dirinya dengan rapi.


Pada saat ini bukan hanya ratusan mata yang menatapnya saja, tapi ratusan tekanan menuju ke arah Shin.


Shin melihat kalau ratusan pria dan wanita ini mereka berada di tingkat Prajurit dan Komandan!


Bersambung


...[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~...

__ADS_1


——————————————————————————


Daftar nama yang sudah vote:


1. Exiled \= Vote 2.000 Poin


2. Caapr ozy \= Vote 640 Poin


3. Fauzi Anandaputra \= Vote 500 Poin


4. Muhafa elfanie \= Vote 200 Poin


5. Zeraf 123 \= Vote 200 Poin


6. Bayu Indra Kusworo \= Vote 190 Poin


7. Abifandya Ryu \= Vote 130 Poin


8. Faizal Ramadan \= Vote 120 Poin


9. NONE \= Vote 110 Poin


10. Up \= Vote 100 Poin


11. Ares \= Vote 100 Poin


12. satri laras \= Vote 100 Poin


13. Ade Eka \= Vote 100 Poin


14. Andrey Pratama \= Vote 50 Poin


15. said Irfan \= Vote 50 Poin


16. Yoga Saputra \= Vote 20 Poin


17. Fajar \= Vote 50 Poin


18. Adiaza \= Vote 30 Poin


19. Drexsseleer \= Vote 30 Poin


20. Jordi Srabal \= Vote 20 Poin


21. Arshilla \= Vote 20 Poin


22. A.F Ganshai \= Vote 20 Poin


23. Gito Chan \= Vote 10 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.


——————————————————————————

__ADS_1


Silahkan di like dan komen, semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!


__ADS_2