Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 29 - Berburu Binatang Buas Di Hutan 10.000 Pegunungan (2/3)


__ADS_3

Setelah membunuh Gorila ini, Shin melihat ke arah sekitarnya, dia melihat kalau tempat ini menjadi kacau, banyak pepohonan runtuh dan retakan tanah tak terhitung jumlahnya bahkan membuat beberapa lubang besar.


Shin sedikit menghela nafasnya, lalu mengambil bahan-bahan dari mayat Gorila yang telah ia bunuh.


Lalu melanjutkan perjalanannya mencari binatang buas lainnya, di area binatang buas level 3 Hutan 10.000 Pegunungan ini banyak sekali suara raungan dimana-mana, Shin mendengar ini tentu saja dia tidak perlu pusing untuk mencari binatang buas, ia hanya perlu mendatangi pusat raungan itu.


Shin berlari sambil menyebarkan pikiran spiritualnya, dalam pikiran spiritualnya dia tampak bisa melihat banyak sekali binatang-binatang kecil dimana-mana, bahkan penglihatannya setelah peningkatan kekuatan meningkat, dalam pandangan Shin, ia dapat dengan jelas melihat hal-hal kecil di kejauhan, seperti semut di tanah dia dapat dengan jelas melihatnya.


Hal seperti ini adalah pengalaman baru sekaligus hal yang aneh juga menurut Shin, karena Shin yang awalnya tinggal di Bumi, dimana orang-orang di Bumi hanyalah orang biasa, tidak seperti di Dunia Yashan ini Shin dapat melakukan sesuatu yang berbeda dari kehidupan sebelumnya.


Segera Shin mendekati pusat raungan yang menurutnya dekat dengan dirinya, dan ketika pikiran spiritualnya menemukan bahwa ada binatang buas level 3 dalam jarak 50 meter dia segera mendekatinya.


Namun, sekarang dia tampaknya memasuki kawasan rawa, dan setelah bergerak mendekati binatang buas dalam pikiran spiritualnya. Shin melihat kalau di depannya adalah seekor kadal besar di rawa, dan jumlah kadal ini berjumlah 5.


Melihat ini Shin memikirkan cara untuk melawan sekelompok kadal di depannya, karena area sekitar adalah rawa, dan untungnya rawa ini tidak dalam hanya setinggi lutut kaki Shin.


"Aku tidak berharap kalau area disini akan menjadi rawa, mungkin perburuan di tempat ini akan sedikit menyulitkan..." Ucap Shin sambil melihat-lihat ke arah sekitarnya.


Bentuk kadal ini sangat besar, kadal ini berukuran 3 meter dan panjangnya 5 meter, mereka juga memiliki sisik berwarna ungu dengan beberapa corak garis lurus di bagian punggungnya, juga ekor kadal ini memiliki beberapa duri tajam.


Shin merasa kalau dia bisa saja menyerang secara frontal ke arah sekelompok kadal ini, hanya saja karena medan area berada di rawa, dia sedikit kesulitan dengan ini, walaupun kecepatannya sangat tinggi, tetap saja jika berjalan di atas air akan membuat kecepatannya sedikit menurun.


Namun, untungnya Kadal-kadal ini hanya berada di tahap Prajurit Tingkat Rendah, jadi Shin merasa lega saat ini, segera memegang pedang kegelapan nya dan memutuskan untuk menyerang secara frontal.


Shin menggunakan Shadow Stepnya, lalu melesat ke arah kadal pertama yang posisinya memiliki jarak sedikit lebih jauh dari kadal lainnya.


Ketika Shin berlari air rawa ini terciprat kemana-mana karena efek dari kecepatan Shin, walaupun kecepatannya menurun, tapi itu hanya sedikit, jadi tidak banyak mempengaruhi dirinya.


Kadal ini melihat suara percikan air lalu menoleh ke arah suara itu, ketika melihat ada seseorang berlari menuju ke arahnya segera menggeram dan memukul-mukul ekornya ke air, lalu berlari menyerang ke arah Shin.


Melihat ini, Shin hanya tersenyum terhadap kadal di depannya, dia tidak berharap kadal ini akan memiliki sifat agresif yang sama dengan Ular Sanca sebelumnya.


Shin mengayunkan pedang kegelapan nya ke arah kadal ini, dia ingin melihat setajam apa bilah dari pedang kegelapan tingkat Mithril ini.


Segera pedang kegelapan Shin menebas kepala kadal ini, ketika pedang ini menyentuh sisik dari kadal ini, dengan sangat mudah merobek sisik dan kepala kadal ini seperti tahu.


Splat!!!


Kepala kadal ini dengan sangat mudah terbelah menjadi dua bagian dan pada saat yang sama kadal ini menggeliat sebentar lalu bergetar dan mati.


[Mendapatkan 9.540 Energi Jiwa!]


Setelah kadal pertama mati, sisa dari ke-empat kadal ini menggeram dan memukul-mukul ekornya ke air rawa yang membuat suara seperti cambukan, tampaknya para kadal ini sangat marah ketika melihat spesies seperti dirinya terbunuh oleh manusia di depannya.

__ADS_1


Segera ke-empat kadal ini berlari menuju arah Shin dan beberapa dari kadal ini membuka giginya yang penuh dengan taring tajam.


Shin yang telah membunuh kadal pertama, dia merasa melawan ke-empat kadal ini akan menjadi sangat mudah, setelah memverifikasi ketajaman pedang kegelapan tingkat Mithril ini, dia dapat dengan mudah memotong Kadal-kadal ini.


Segera Shin menggunakan keterampilan Shadow Stepnya untuk menyerang Kadal-kadal ini sambil mengayunkan pedangnya.


[Mendapatkan 8.690 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 9.250 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 9.460 Energi Jiwa!]


[Mendapatkan 9.340 Energi Jiwa!]


...


Shin membunuh ke-empat kadal ini hanya membutuhkan kurang dari 2 menit.


Setelah serangkaian suara sistem, Shin mengambil bahan-bahannya dari kadal ini.


Setelah itu Shin bergerak mencari target binatang buas selanjutnya.


***


Di pedalaman rawa, terlihat ada seorang wanita yang terbang di udara sedang di kejar-kejar oleh binatang buas berukuran 14 meter, bentuk dari binatang buas ini sangat besar dan binatang buas ini memiliki 2 tanduk besar di kepalanya, dan tubuhnya berwarna hitam, berkaki empat dan memiliki 3 ekor hitam panjang.


Wanita ini terus melayang ke arah pinggiran rawa dan diikuti binatang buas hitam besar di belakangnya.


Para binatang buas di sekitarnya melihat dan mendengar raungan ini segera melarikan diri, dari aura yang di pancarkan binatang buas hitam besar ini tampak jauh lebih kuat dari area binatang buas level 3 disini.


Kecepatan keduanya sangat cepat.


***


Shin yang sedang mencari target binatang buas selanjutnya dia mendengar suara raungan besar dari arah depannya, dan getaran di kaki Shin pun sangat kuat.


Merasakan ini, Shin terkejut, dia merasa sesuatu yang besar dan kuat tampaknya sedang menuju ke arahnya, dia mengerutkan keningnya.


Shin merasakan firasat buruk saat ini, dia segera berbalik melarikan diri dari tempat ini, karena dari raungan yang terdengar ini memiliki tekanan aura yang sangat kuat.


Namun ketika Shin berbalik melarikan diri menggunakan Shadow Stepnya, dia merasa binatang buas yang tampak kuat ini segera mengarah ke arahnya.


"Sial, apakah binatang buas ini menargetkan ku?" Ucap Shin sambil memacu kecepatannya hingga maksimal.

__ADS_1


Namun, kecepatan binatang buas yang berlari ke arahnya tampak jauh lebih cepat dari kecepatan Shin saat ini.


1 km


800 meter


600 meter


400 meter


300 meter


100 meter


50 meter


...


Pada saat di jarak 50 meter dia merasakan binatang buas di belakangnya dari pikiran spiritualnya.


Dalam pandangannya ada seorang wanita yang terbang sedang di ikuti oleh binatang buas hitam besar di belakangnya.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini dari tanggal 1 - tanggal 2, daftar nama yang sudah vote:


1. Zulfa Jabbar \= Vote 10 Poin


2. Eka Purwanti \= Vote 10 Poin


3. Drexsseleer \= Vote 110 Poin


4. Ahmad Fallah \= Vote 60 Poin


5. Lu Yueyin \= Vote 150 Poin


6. Azzahra \= Vote 20 Poin


Saya minta maaf untuk yang tidak dimasukkan kedalam list ini, karena saya dapet ide ini dari kenalan Author di platform ini juga, tentu saja saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama, dan mulai sekarang saya akan update pembaca yang vote novel ini sebagai apresiasi dan rasa terima kasih saya kepada kalian yang sudah membaca dan vote novel ini.

__ADS_1


——————————————————————————


Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!


__ADS_2