Soul Devourer System

Soul Devourer System
Chapter 31 - Klan Pedang


__ADS_3

Wanita ini segera terbang menuju ke arah Shin yang berada pada jarak 30 meter dari tempatnya, karena kecepatannya sangat tinggi hanya dalam beberapa detik wanita ini sampai di tempat Shin.


Wanita ini melihat kondisi Shin dia menghela nafasnya, karena luka pada tubuh Shin salah satu penyebabnya adalah dia, dia merasa sedikit bersalah tentang ini.


Lalu segera turun dan mendarat di depan Shin.


Shin yang dalam kondisi lemah dia melihat seorang Wanita yang bisa terbang dan mendarat di depannya, dalam pandangannya, wanita ini memakai gaun putih dengan rambut hitam panjang, wajahnya terlihat sangat cantik dan tampak dewasa, menurutnya umur wanita ini sekitar 25 tahun.


Wanita ini setelah mendarat di tanah, dia berjalan mendekati Shin.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya wanita ini dengan pandangan ekspresi yang sedikit merasa bersalah.


Shin mendengar ini dia menjawab, "Seperti yang kau lihat, aku hanya bisa sedikit menggerakkan tubuhku." Jawab Shin sambil menggerakkan beberapa bagian tubuhnya.


Melihat ini, wanita ini pun sedikit tersenyum masam, dan berkata, "Hufftt... Aku minta maaf kepadamu apa yang sudah terjadi, karena ini semua salahku membawa Harimau Hitam itu." Ucapnya sambil meminta maaf dengan nada tulus.


"Tapi tenang saja, aku akan bertanggung jawab untuk mengobati mu." Lanjutnya.


"Tidak apa-apa, aku juga tidak mempersiapkan diri untuk mengantisipasi keadaan seperti ini sebelumnya, jadi yah... Aku akan merepotkan mu." Jawab Shin.


Segera wanita ini menyalurkan energi kekuatannya ke arah Shin, dan pada saat yang sama Shin melayang dari tanah.


Shin merasakan energi ini dia merasa terkejut, memikirkan kalau dia akan terbang tentu saja ini akan menjadi pengalaman pertamanya, walaupun keadaan Shin saat ini sangat buruk, tetap saja dia masih merasa menikmati perasaan mengambang di tanah.


Dan segera wanita ini melayang dan membawa Shin, Shin pun tidak tahu dia akan dibawa kemana, jadi dia bertanya, "Maaf, bisakah kau beritahu aku kalau kau akan membawaku kemana?" Ucap Shin dengan ekspresi lemah dan bingung di wajahnya, karena hal seperti ini dia harus merasa sedikit waspada.


Mendengar ini, wanita ini tersenyum dan menjawab, "Oh, aku lupa memberitahumu, jadi perkenalkan namaku Elisa, aku berasal dari Klan Pedang, jadi saat ini aku akan membawamu kembali ke klan Pedang." Jawabnya.


Setelah mendengar kata-kata ini, Shin terkejut setelah mendengar klan Pedang, Klan Pedang adalah salah satu dari 7 klan terkuat di benua ini. Mengingat keterampilan yang dia lihat sebelumnya Shin merasa kalau identitas wanita ini akan sangat tinggi.


"Klan Pedang? Ternyata begitu, aku mengerti!" Ucap Shin sambil mengangguk lemah.


"Jadi siapa namamu? Dilihat dari umurmu sepertinya masih sangat muda, dan tingkat kekuatanmu juga sedikit berbeda dengan orang-orang yang seumuran denganmu." Ucap Elisa sambil menatap Shin dengan pandangan yang berbeda, dalam pandangannya pemuda di sampingnya memiliki bakat yang sangat tinggi.


Shin terkejut setelah Elisa mengatakan tingkat kekuatan dirinya, karena Shin telah mempraktikkan Teknik Menahan Napas, tapi Elisa dapat melihat tingkat kekuatannya.


"Namaku Shin, dan untuk kekuatanku..." Jawab Shin namun dia berhenti berkata.


Mendengar jawaban Shin, Elisa tertawa, dan berkata, "Apa kau penasaran mengapa aku bisa melihat tingkat kekuatanmu? Aku tahu kau mempraktikkan Teknik Menahan Napas." Ucapnya sambil melirik ke arah Shin.


Shin pun tersenyum kecut, segera mengangguk lemah.


"Yah, akan ku beritahu padamu mengapa aku bisa melihat tingkat kekuatanmu, ada 2 hal mengapa aku bisa melihat kekuatanmu, hal pertama adalah tingkat kekuatanku lebih tinggi darimu, yang kedua adalah kelemahan dari Teknik Menahan Napas." Ucap Elisa sambil mengangkat tangannya menunjukkan 2 jari.


Shin mendengar ini, dia mengangguk dan memikirkannya lagi, jadi tingkat kekuatan yang lebih tinggi juga dapat melihat napas seseorang walaupun orang itu menahannya dengan keterampilan tertentu, dan untuk kelemahan Teknik Menahan Napas Shin menebak kalau yang dia terapkan dari keterampilan ini masih di level 1, jadi bagaimana jika meningkatkan levelnya? Mungkin dia bisa menahan kekuatannya dan tidak akan terasa oleh tingkat kekuatan yang lebih tinggi darinya.


Shin dan Elisa keduanya berbicara sambil terbang menuju ke arah Kota Ogria.


...

__ADS_1


Hanya dalam beberapa menit perjalanan akhirnya sampai di Kota Ogria, di perjalanan banyak orang melihat ke arah Shin dan Elisa yang sedang terbang memasuki kota, dalam pandangan orang-orang ini mereka yang bisa terbang adalah pejuang tingkat tinggi, jadi jarang sekali seseorang yang berani memprovokasi.


Elisa membawa Shin menuju basis cabang Klan Pedang di Kota Ogria, dan akhirnya sampai.


Pada saat sampai di gerbang Klan Pedang, Shin melihat ada lambang pedang pada gerbang ini, dan orang-orang yang tampak dari Klan Pedang melihat Elisa segera memberi hormat. Dan banyak sekali orang-orang dari Klan Pedang melihat Elisa membawa seorang pemuda yang terluka, mereka bingung.


Elisa membawa Shin ke salah satu rumah dan memasukinya, pada saat memasuki rumah ini, dia melihat ada seorang pria tua sedang duduk di kursi tua sambil meminum minuman di meja kecil, dari aroma yang tercium tampaknya minuman itu adalah teh.


Pria tua ini melihat ada yang datang ke tempatnya dia melirik dan melihat siapa yang datang, setelah melihat siapa yang datang segera mengenalinya, berkata, "Oh? Tampaknya Nona Elisa datang apakah ada yang bisa orang tua ini bantu?" Ucapnya lalu melihat pemuda di sampingnya yang melayang dan terlihat terluka parah.


"Ivote, bisakah kau membantunya untuk mengobati lukanya?" Ucap Elisa.


Pria tua bernama Ivote ini menatap Shin kalau tubuhnya penuh luka, beberapa tulangnya patah dan tampak memiliki luka dalam. Setelah mengamati sebentar, pria tua bernama Ivote ini berbicara, "Hmm, tampaknya kondisinya sedikit buruk, kalau begitu bawa dia keruangan pengobatan dan biarkan dia tidur di kasur, aku akan mempersiapkan bahan-bahan pengobatannya." Jawab pria tua bernama Ivote.


Elisa mendengar ini mengangguk, segera membawa Shin ke ruangan pengobatan, dan menaruh Shin di kasur.


"Aku akan meninggalkan mu sebentar karena ada beberapa urusan, jadi kau bisa menunggu pak tua Ivote untuk mengobatimu." Ucap Elisa.


Shin mendengar ini dia mengangguk sebagai jawaban.


Setelah melihat tanggapan Shin, Elisa segera pergi dari ruangan pengobatan.


Shin melihat ruangan ini tampak seperti rumah sakit di bumi sebelumnya, hanya saja yang berbeda adalah dekorasi disini terlihat banyak barang yang terbuat dari bahan kayu.


Setelah melihat hal-hal yang ada di sekelilingnya, Shin ingin melihat statusnya Saat ini.


...[Nama: Shin]...


...[Gender: Laki-laki]...


...[Usia: 18 tahun]...


...[Ras: Manusia]...


...[Tingkat Kekuatan: Prajurit Tingkat Menengah (Membutuhkan 0 / 500.000)]...


...[Kekuatan: 365]...


...[Kecepatan: 451]...


...[Energi Spiritual: 50]...


...[Energi Tubuh: 325]...


...[Keterampilan: Pedang Dasar ( Level 6 ) (+), Gerakan Dasar ( Level 6 ) (+), Sword Slash ( Putih Rendah Level 4 ) (+), Sword Moon Art ( Putih Rendah Level 4 ) (+) ...]...


...[Item: Pedang Besi (biasa) x7, Pedang Hitam (besi hitam), Tombak Merah (biasa), Pisau Gelap (biasa) ...]...


...[Energi Jiwa: 165.400]...

__ADS_1


...[Evaluasi: Diharapkan untuk segera meningkatkan kekuatan agar tidak mudah mati lebih cepat.]...


Merasa peningkatan Energi Jiwanya, tampaknya Shin bisa meningkatkan beberapa keterampilannya, tentu saja Teknik Menahan Napas, hal ini juga penting baginya, tapi untuk peningkatan kekuatan Shin tidak bisa melakukannya sekarang, hal pertama yang harus dia lakukan adalah mengobati dirinya.


Dan melihat ada peningkatan kekuatan dan kecepatannya Shin tentu saja merasa senang, tahapan ini juga membuatnya secara bertahap akan menjadi kuat.


Tidak lama kemudian pria tua bernama Ivote ini datang membawa beberapa barang dan bahan obat, dan pria tua ini juga menggunakan jubah putih. Ketika Shin melihat jubah yang pria tua ini kenakan, dia mengetahui kalau pria tua ini tampaknya dari Asosiasi Apoteker.


"Baiklah, aku akan mengobatimu, jadi silahkan buka pakaianmu dan biarkan aku mengobati beberapa bagian luka." Ucap Pria tua bernama Ivote itu, sambil mengambil beberapa jarum dan tumbuhan obat.


Bersambung


[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~


——————————————————————————


Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 3, daftar nama yang sudah vote:


1. Rizky Aulia \= Vote 500 Poin


2. Lidya Mariska \= Vote 320 Poin


3. Sin•Yu \= Vote 300 Poin


4. NxR IKxSxN \= Vote 160 Poin


5. Yoga Saputra \= Vote 100 Poin


6. Melanius Baru \= Vote 100 Poin


7. kresno sunugrahendro \= Vote 100 Poin


8. said irfan \= Vote 70 Poin


9. Drexsseleer \= Vote 50 Poin


10. noob \= Vote 30 Poin


11. Jordi Srabal \= Vote 30 Poin


12. who am i? \= Vote 30 Poin


13. K4Z4MI-Kun \= Vote 20 Poin


Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, dan mulai sekarang saya akan update pembaca yang vote novel ini sebagai apresiasi dan rasa terima kasih saya kepada kalian yang sudah membaca dan vote novel ini.


——————————————————————————


Semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2