
Setelah memfokuskan energi spiritualnya kedalam prasasti, Shin melanjutkan memahami gerakan yang dilakukan seseorang dalam benaknya.
Pada saat ini Shin fokus untuk melihat misteri apa saja yang terdapat dari gerakan seorang yang ada dalam benaknya, dalam gerakan pedang ini Shin melihatnya sangat elegan dan tampak halus.
Shin menikmati pergerakan yang dilakukan seorang yang melakukan gerakan pedang dalam benaknya, dan beberapa saat kemudian Shin memasuki kondisi pencerahan kembali.
Karena bantuan sistem dengan pemberian petunjuk kepada Shin, saat ini dia memasuki kondisi pencerahan dan bahkan di atas kepalanya memancarkan cahaya putih.
Orang-orang yang sedang duduk sila dan memejamkan matanya, mereka tiba-tiba membuka matanya karena merasakan perbedaan aura di salah seorang yang sedang memahami aturan.
"Bukankah orang itu sedang memasuki kondisi pencerahan?"
"Seperti yang kau lihat, pemuda itu tampaknya sedang dalam kondisi pencerahan, aku tidak tahu apa yang dapat dia pahami setelah menyelesaikan kondisi pencerahan ini."
"Sialan, bagaimana mungkin dia dapat dengan mudah memasuki kondisi pencerahan, sepertinya aku harus mengganggunya!" Ucap pria dengan tubuh kekar yang tampak iri dengan keadaan Shin.
"Hei, apa yang akan kau lakukan? Apakah kau tidak tahu pemuda itu adalah orang yang di bawa oleh Nona Elisa? Jika kau berani mengganggunya aku tidak akan menghalangi mu, hanya saja aku ingin memberitahu ini kepadamu." Jawab seorang pria dengan nada datar.
Setelah mendengar ini, pria berotot itu segera tertegun, lalu berkata: "Yah, hitung saja ini adalah keberuntungannya!" Ucap pria berotot ini lalu menghentikan niatnya, dia tidak berani memprovokasi pemuda di depannya setelah mengetahui ada seorang dengan latar belakang kuat di belakangnya.
Walaupun begitu, pria berotot ini melihat Shin dan mencoba merasakan aura ditubuhnya, namun dia tidak bisa merasakan tingkat kekuatan yang dimiliki Shin. Lalu dia bingung karena, orang di depannya tidak memiliki aura tubuh tapi dapat memasuki kondisi pencerahan! Apakah ini yang dinamakan pemuda berbakat?
Beberapa orang di tempat pelatihan lantai pertama banyak membicarakan Shin, bahkan mendengar Shin memiliki latar belakang kuat pun segera tersebar di ruangan ini.
Jika Shin mendengar pembicaraan orang-orang ini, mungkin dia akan tertawa, tampaknya orang-orang ini telah salah menilainya.
Saat ini di ruangan utama menara pelatihan pedang terlihat seorang kakek tua dengan pria paruh baya yang tampak elegan sedang duduk dikursi dengan segelas air di atas meja.
Kakek tua ini adalah salah satu tetua dari Klan Pedang, mereka tampaknya sedang membicarakan sesuatu.
"Daren, bagaimana menurutmu tentang pemuda yang di bawa oleh Nona Elisa itu?" Tanya seorang kakek tua sambil mengusap-usap pahanya dan menatap segelas cangkir di meja.
Mendengar ini, pria paruh baya yang bernama Daren segera menjawab: "Aku tidak tahu tentangnya dan bahkan aku belum melihatnya, jadi aku tidak mengetahuinya?" Jawab Daren dengan nada santai.
"Apakah kau ingin mengetahui apa yang sedang terjadi padanya di lantai pertama sekarang?" Ucap Kakek tua sambil tersenyum melihat Daren yang tampak sangat bersantai.
"Apa yang terjadi padanya?, apakah ada sesuatu yang telah terjadi?" Jawab Daren dengan ekspresi penasaran, lalu melanjutkan, "Mungkin pemuda itu bertarung dengan anggota Klan Pedang lainnya." lanjutnya.
__ADS_1
Mendengar apa yang di ucapkan Daren, Kakek tua itu menggelengkan kepalanya, dan berkata: "Tidak, apa yang terjadi pada pemuda itu saat ini dia sedang memasuki kondisi pencerahan!" Ucapnya sambil tersenyum lalu mengambil gelas yang berisi air dengan harum yang tampaknya adalah teh herbal dan meminumnya.
"Ah... Seperti biasa teh dengan bahan yang langka ini sangat menenangkan dan membuat pikiran tenang." Lanjut kakek tua itu setelah meminum tehnya.
Setelah mendengar perkataan ini, Daren segera terkejut, ini adalah situasi yang sangat jarang terjadi. Menurutnya, seorang yang baru saja berlatih dan memahami aturan pedang dalam lantai pelatihan pertama sangat jarang membuat seseorang memasuki kondisi pencerahan.
"Apakah begitu? Tampaknya pilihan Nona Elisa mungkin tepat, pemuda ini tampaknya memiliki bakat! Walaupun tidak sama seperti kondisi yang dimiliki Nona Elisa." Jawab Daren dengan wajah terkejut.
Tampaknya seseorang yang mengawasi Shin adalah seorang kakek tua yang berada di ruangan utama menara pelatihan pedang.
***
Saat ini Shin sedang dalam kondisi pencerahan, waktu ketika dia memasuki kondisi pencerahan Shin tidak dapat merasakan aliran waktu di luar.
Karena kondisi pencerahan adalah dimana seorang telah mendapatkan sesuatu dan dapat memahami sesuatu dengan pemahaman yang cepat tanpa mengetahui keadaan dunia luar, oleh karena itu, untungnya Shin berada di menara pelatihan pedang dan orang-orang di sekitarnya tampak melihat Shin memiliki latar belakang yang kuat, jadi tidak ada yang mengganggunya.
Jika Shin saat ini berada di luar atau alam liar mungkin dia sudah terbunuh.
Dalam kondisi pencerahan ini waktu terus berlalu dan akhirnya 6 jam berlalu dengan tidak terasa.
Shin merasa sangat bersemangat kali ini, dia tidak berharap kalau dirinya dapat memahami aturan pedang dalam lantai pertama hanya dari kurun waktu 2 hari! Namun saat ini Shin masih merasakan seseorang tampaknya sedang mengawasinya, dia mengerutkan alisnya.
"Aku tidak tahu siapa yang sedang mengawasi ku, tapi jika orang yang mengawasi ku ingin mencari masalah denganku, tentu saja aku akan melawannya!" Gumam Shin.
Lalu Shin bangun lalu menatap tangga lantai dua dan bertujuan memasuki lantai kedua dari menara pelatihan pedang.
Tangga lantai 2 menara pelatihan pedang ini berada di dalam ruangan lantai pertama dan posisinya berada di sebelah ujung kiri ruangan.
Shin berjalan menuju tangga ini dan segera menaikinya.
...
Kakek tua yang sedang mengawasi Shin melihat Shin bangun dari kondisi pencerahannya dia berkata: "Oh? Tampaknya bocah ini sudah menyelesaikan kondisi pencerahannya, menghitung waktu yang dia habiskan pencerahan ini menghabiskan 6 jam." Ucap Kakek tua ini dengan tatapan menarik.
Namun setelah melihat Shin bangun dari tempatnya dan berjalan ke lantai dua menara pelatihan pedang, kakek tua ini terkejut sesaat. Pemuda yang sedang dia awasi saat ini adalah pemuda yang baru saja memasuki Klan Pedang dan berlatih di menara pelatihan pedang hanya kurang dari 2 hari! Dan ketika dirinya melihat Shin yang berjalan ke lantai dua dia tentu saja terkejut.
"I-Ini... Apakah kau bercanda! Dia bahkan baru saja berlatih kemarin dan sekarang ingin memasuki lantai dua menara pelatihan pedang?" Melihat ini Kakek tua tampak melihat lelucon di depannya, apakah pemuda ini sangat bodoh sehingga dia merasa terburu-buru dan ingin memasuki lantai dua?
__ADS_1
Di dalam menara pelatihan pedang ini, seseorang yang ingin memasuki lantai kedua atau memasuki lantai ketiga dan seterusnya, orang itu harus melakukan tes pemahaman dirinya tentang berpedang dan aturan pedang. Dan jika seseorang itu Lulus dalam tes ini, dia dapat memasuki lantai selanjutnya.
Setelah melihat ini, Kakek tua yang sebelumnya tampak memiliki ekspektasi yang sedikit tinggi terhadap pemuda itu, dan setelah melihat tindakan ini dia merasa sedikit kecewa.
"Baiklah! Mari kita lihat apa yang akan terjadi kepadanya saat melakukan tes kenaikan lantai itu, aku harap dia tidak terluka parah oleh penjaga pada saat melakukan tes kenaikan lantai." Ucapnya dengan nada kecewa dan tampak sedikit hilang kepercayaan.
Bersambung
[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~
——————————————————————————
Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 12. (Update untuk tanggal 13 akan di update besok, terima kasih!)
...Daftar nama yang sudah vote:...
1. satri laras \= Vote 200 Poin
2. Zulfa Jabbar \= Vote 110 Poin
3. . \= Vote 100 Poin
4. SanSkuy \= Vote 90 Poin
5. {DwiS(DarkBlaze)} \= Vote 60 Poin
6. Drexsseleer \= Vote 60 Poin
7. Kage-san +_^ \= Vote 50 Poin
8. Gito Chan \= Vote 30 Poin
Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.
——————————————————————————
Silahkan di like dan komen, semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!
__ADS_1