
Setelah menunggangi kudanya selama 15 menit Shin sampai di gerbang Klan Pedang, pada saat akan memasuki gerbang, Shin di hentikan oleh penjaga gerbang.
"Tahan! Bisakah kau perlihatkan identitasmu?" Ucap penjaga Klan Pedang sambil menghentikan Shin yang sedang menunggangi kuda.
Mendengar ini Shin segera mengeluarkan token identitasnya dan memberikan ke penjaga gerbang, ketika penjaga gerbang ini melihat token identitas Shin lalu mengangguk, segera membiarkan untuk lewat.
Pada saat Shin memasuki Klan Pedang banyak orang memandanginya, dia tidak mengerti ini, sejak dia pergi untuk menyelesaikan misi Shin selalu di perhatikan oleh sekitarnya.
Shin mengabaikannya lalu berjalan ke aula misi untuk memberikan token misi yang telah dia selesaikan.
Lima belas menit berjalan di jalan utama, akhirnya sampai di aula misi, Shin mengikat kudanya pada kayu yang biasa menyimpan kuda.
Lalu berjalan memasuki aula misi, dan menuju ke resepsionis untuk menyerahkan token misi yang sudah Shin selesaikan.
"Permisi, aku akan menyerahkan token misi yang sudah ku selesaikan." Ucap Shin sambil memanggil pelayan.
Pelayan yang sebelumnya memberikan token misi ini kepada Shin, dia mengetahui tingkat dari kesulitan misi ini, karena kebanyakan orang akan membuat kelompok untuk menyelesaikan misi. Namun pemuda di depannya hanya butuh setengah hari menyelesaikan misi yang seharusnya berkelompok.
"Baiklah, berikan aku token identitasmu dan akan hadiah dari misi ini." Ucap Pelayan mengambil token misi sambil memperhatikan Shin, pemuda di depannya tidak memiliki aura kekuatan, tapi dapat menyelesaikan misi membunuh binatang buas level 3.
Shin mengeluarkan token identitasnya dan menyerahkan kepada pelayan ini.
"Tunggu sebentar, aku akan mengisi poin kontribusi pada token identitasmu." Ucap pelayan ini sambil tersenyum.
Setelah mengisi poin kontribusi pelayan ini mengembalikan token identitasnya.
Shin mengambil token identitasnya, dia melihat token di belakangnya ada poin kontribusi berjumlah 4.500 poin kontribusi.
Setelah mengambil tokennya Shin berbalik dan pergi ke aula kontribusi, tempat aula kontribusi ini berada di 2 bangunan samping aula misi, lalu pergi keluar dari aula misi dan segera menuju aula kontribusi.
Memikirkan ada tower latihan berpedang, Shin penasaran dengan ini? Apakah dia bisa berlatih aturan pedang di tower latihan ini? jadi walaupun Shin penasaran dia pergi ke aula kontribusi terlebih dahulu.
Hanya berjalan sebentar Shin akhirnya sampai di aula kontribusi, di aula kontribusi ini terdapat penjaga keamanan dan sama seperti di aula misi sebelumnya, banyak orang yang keluar masuk aula kontribusi.
Aula kontribusi ini terbilang cukup mewah dan bagus, walaupun bangunan aula kontribusi tidak sebesar aula misi dekorasi di tempat ini memiliki perasaan yang menyenangkan, mungkin dikarenakan adanya barang-barang berharga yang bisa di ganti dengan poin kontribusi, sehingga tempat ini berbeda dengan yang lainnya.
Lalu Shin berjalan menuju resepsionis di depannya, dia melihat seorang kakek tua yang tampak sebagai penjaga atau yang melayani orang-orang yang melakukan penukaran poin kontribusi. Shin tidak bisa melihat tingkatan kekuatan kakek tua ini, namun dalam aura yang diperlihatkannya sangat halus, tampaknya kakek tua ini menyembunyikan kekuatannya.
"Permisi, bisakah aku melihat daftar barang-barang yang bisa di tukar poin kontribusi?" Ucap Shin kepada kakek tua di depannya, dalam pandangannya, kakek tua ini terlihat malas-malasan di kursi yang tampak seperti kakek tua biasa.
Kakek tua yang matanya sedang terpejam, ketika mendengar suara Shin lalu membukanya, pada saat membuka matanya, Shin melihat ke arah matanya merasa merinding di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
Benar saja, kakek tua ini sepertinya seorang pejuang yang kuat!, Pikir Shin.
Namun perasaan menakutkan itu hanya sekilas dan kakek tua ini tersenyum berjalan ke arah Shin.
"Ini daftar barang-barang yang bisa di tukar poin kontribusi." Jawab kakek tua itu sambil memberikan daftar barang sambil tersenyum dan menatap Shin dengan aneh.
Shin yang merasa di tatap oleh kakek tua ini segera mengabaikannya lalu mengambil daftar barangnya.
"Terima kasih!" Ucap Shin sambil mengangguk.
Lalu Shin melihat daftar barang yang ada di tangannya, pada saat melihat daftar ini, Shin merasa terkejut, banyak sekali keterampilan yang ada di daftar barang ini.
Ada satu hal yang menarik baginya, Shin tidak memiliki keterampilan tubuh, namun pada saat membaca daftar barang ini, Shin melihat banyak sekali keterampilan tubuh yang dapat dia tukar dengan Poin kontribusi.
Daftar keterampilan tubuh:
Teknik Tubuh Besi (Tingkat putih menengah, poin kontribusi \= 2.500)
Teknik Tubuh Gorila (Tingkat Putih Atas, poin kontribusi \= 3.500)
...
Tubuh Emas (Tingkat Ungu Rendah, poin kontribusi 550.000)
...
Melihat banyaknya daftar keterampilan tubuh, Shin melihat dari yang terendah hingga paling mahal yang berada di Tingkat Ungu Menengah merasa sangat bersemangat, adapun keterampilan pedang, kecepatan dan sebagainya daftar ini memiliki barang yang bisa di tukar poin kontribusi, namun pada saat melihat harga poin tukarnya dia sedikit mengernyit harga-harga di dalamnya sangat mahal.
Setelah melihat-lihat daftar isinya Shin memutuskan untuk menukar Teknik Tubuh Gorila, karena setelah membaca Teknik Tubuh Gorila ini dia melihat keterangannya jika dia berhasil menerapkan keterampilan ini ke level 1, keterampilan ini dapat meningkatkan kekuatan dan kekerasan pada tubuh yang sangat tinggi, dalam hal kekuatan Shin dapat menambah 150 kg pada level 1 dan kekerasan pada daging, kulit, tulang dapat menahan serangan tahap setengah prajurit tingkat rendah!
"Aku ingin menukar Teknik Tubuh Gorila ini, dan ini adalah token identitasnya." Ucap Shin sambil memberikan daftar barang dan token identitas yang berisi poin kontribusi kepada kakek tua ini.
Kakek tua ini mengambilnya dan mengeluarkan batu giok berwarna biru dari cincin penyimpanannya dan ketika Shin melihat batu giok ini terlihat bercahaya, dia tidak tahu apa itu.
"Poin kontribusi sudah dipotong dan ini adalah batu giok yang berisi keterampilan Teknik Tubuh Gorila, silahkan diterima." Ucap Kakek tua ini sambil memberikan batu giok yang seperti yang dia katakan berisi keterampilan di dalamnya.
Mendengar ini Shin mengingat kembali ketika dia membaca novel yang tampak hal di depannya sangat mirip dengan deskripsi yang ada di novel, batu giok ini di dalamnya memiliki keterampilan jadi Shin tampak terkejut ketika melihat hal yang nyata di depannya.
__ADS_1
Lalu Shin mengambil kembali token identitasnya dan batu giok ini lalu memasukkan kedalam cincin penyimpanannya.
"Terima kasih!" Ucap Shin lalu berbalik dan pergi dari aula kontribusi ini, sekarang dia sedikit bersemangat, Teknik Tubuh Gorila ini akan membuat dirinya meningkatkan kekuatannya lagi.
Kakek tua yang melihat Shin pergi, dia menatapnya dari belakang, lalu berbicara, "Apakah anak ini yang di bawa dan di undang oleh Nona Elisa? Aku sedikit penasaran dengan anak ini ..." Ucap Kakek tua itu sambil tersenyum, lalu berjalan kembali ke kursinya dan penampilan ini tampak seperti kakek tua pada umumnya.
Shin yang sedang berjalan keluar lalu pergi ke kudanya, Shin menaiki kudanya lalu berbicara, "Baiklah mari kita pergi mencari penginapan disini, karena turnamen kerajaan masih lama jadi sekarang aku akan memfokuskan diriku untuk meningkatkan kekuatan." Ucap Shin sambil mengusap leher kudanya, lalu kudanya meringkik tampak mengerti.
Melihat ini Shin segera tertawa lalu memacu kudanya pergi mencari penginapan di sekitar Klan Pedang.
Bersambung
[Soul Devourer System] Update dengan chapter terbarunya~
——————————————————————————
Saya ingin berterima kasih kepada pembaca yang sudah memberikan vote terhadap novel ini pada tanggal 8. (Update untuk tanggal 9 akan di update besok, terima kasih!)
...Daftar nama yang sudah vote:...
1. Ali Rasyidin \= Vote 200 Poin
2. Lidya Mariska \= Vote 170 Poin
3. Cimol Enak \= Vote 140 Poin
4. NxR IKxSxN \= Vote 120 Poin
5. {DwiS(DarkBlaze)} \= Vote 60 Poin
6. said Irfan \= Vote 50 Poin
7. Drexsseleer \= Vote 20 Poin
8. who am i? \= Vote 10 Poin
Saya berterima kasih kepada pembaca yang sudah vote novel ini sejak lama ataupun baru, vote ini membuat saya bersemangat untuk menulis.
——————————————————————————
Silahkan di like dan komen dan semoga kalian menyukai cerita dari chapter baru ini. Terima kasih!
__ADS_1